Peninggalan Bung Karno Masih Berdiri Kokoh di Tepi Danau Toba

loading…

Pesanggrahan Bung Karno masih berdiri kokoh di Kota Parapat, Danau Toba, Sumatera Utara. Foto/Ricky Hutapea

Danau Toba yang dikelilingi 7 kabupaten di Provinsi Sumatera Utara menyimpan banyak keindahan dan peninggalan sejarah. Salah satu tempat yang banyak dikunjungi wisatawan adalah Kota Parapat, di Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun.
Kota kecil ini berada persis di tepi Danau Toba. Di kota ini pula terdapat pesanggrahan Bung Karno yang menjadi tempat pengasingannya pada 4 Januari hingga 9 April 1949.
Bangunan bergaya arsitektur klasik berlantai dua yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1927 sebagai vila atau tempat menginap para mandor perkebunan jika berkunjung ke Parapat. Bangunan ini menjadi saksi bisu bagi proklamator sekaligus Presiden pertama RI Soekarno saat diasingkan di kawasan Danau Toba.

Rumah yang sudah beberapa kali mengalami renovasi itu di beberapa bagian bangunannya masih dipertahankan dengan aslinya saat pertama kali dibangun. Seperti dinding rumah yang masih didominasi oleh kayu jati Sumatera.

Dinding jati itu dihiasi oleh foto-foto Soekarno, Sjahrir, dan Agoes Salim semasa pengasingan mereka di rumah tersebut. Berkeliling di rumah itu masih terlihat banyak interior yang tertata rapi, meskipun beberapa furnitur atau perabotannya sudah banyak diganti, kemungkinan dikarenakan usianya yang sudah cukup tua.

Baca Juga:

Sampai saat ini sejumlah barang-barang yang pernah dipakai Presiden Soekarno masih terawat dengan baik di pesanggarahan tersebut mulai dari kursi ukir, koleksi buku-buku serta tempat tidur dan beberapa barang lainnya.

Menurut Sekretaris Camat Girsang Sipangan Bolon Ferry Doni Sinaga di Pesanggrahan Soekarno di Parapat, terdapat foto-foto kenangan yang membuktikan keberadaan Soekarno pernah tinggal di kawasan Danau Toba.

“Foto-foto yang masih ada di pesanggrahan merupakan kenang-kenangan yang membuktikan Presiden Soekarno pernah tinggal di sini (Parapat atau kawasan Danau Toba),” sebut Ferri.

Dari lantai dua pesanggrahan ada sebuah balkon yang dijadikan tempat untuk menikmati pemandangan atau panorama keindahan Danau Toba, sambil menghirup udara segar.

Peninggalan Bung Karno Masih Berdiri Kokoh di Tepi Danau Toba

Menurut masyarakat di sekitar pesanggrahan, tidak banyak orang yang tahu keberadaan Presiden Soekarno dan sejumlah tokoh penting di Indonesia pernah diasingkan di Parapat. Sebab, keberadaannya sangat dirahasikan oleh pemerintah Belanda saat itu.

Para tokoh penting yang ikut diasingkan bersama Presiden Soekarno di Parapat di antaranya H Agus Salim dan Sjahrir, tidak bisa bebas selama menjalani pengasingan, karena mendapat pengawasan ketat dari tentara pemerintahan Belanda. Keberadaannya di Parapat juga dirahasiakan sehingga tidah banyak warga sekitar yang tahu ada tokoh penting yang tinggal di kawasan Danau Toba saat itu.

Sayangnya meski pesanggrahan Bung Karno di Parapat merupakan saksi sejarah, tempat itu belum dijadikan museum oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Malah pesanggrahan ini dijadikan sebagai tempat menginap bagi pejabat-pejabat yang berkunjung ke kota turis itu.

Pemkab Simalungun pernah mengusulkan agar pengelolaan pesanggarahan Bung Karno diserahkan ke pemerintah daerah sehingga bisa dijadikan tempat wisata bersejarah.

Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Simalungun Pahala R Sinaga mengatakan, pemerintah daerah siap mengelola pesanggrahan Bung Karno apabila diserahkan pengelolaannya kepada Pemkab Simalungun.

“Pemkab Simalungun siap mengelola pesanggrahan Bung Karno di Parapat menjadi tempat wisata bersejarah dan bukan dijadikan tempat penginapan. Sangat sayang jika dijadikan tempat penginapan,bisa merusak barang-barang peninggalan yang ada di rumah itu,” kata Pahala.

Pahala menambahkan, apabila diserahkan kepada Pemkab Simalungun, pesanggaran Bung Karno akan dijadikan sebagai salah satu tempat kunjungan wisata utama di Parapat. Biaya pemeliharaanya akan dialokasikan di APBD setiap tahunnya.

Tokoh masyarakat di Kota Parapat yang juga anggota DPRD Simalungun Mansur Purba berharap, pesanggrahan Bung Karno bisa menjadi potensi penting untuk mendukung pariwisata Danau Toba.

Menurutnya, sebagai salah satu potensi penting mendukung pariwisata di Parapat, pesanggrahan Bung Karno harus ditata lebih baik lagi. Di antaranya penyediaan fasilitas umum bagi pengunjung dan tempat-tempat menikmati panorama Danau Toba dari atas pesanggrahan.

“Pesanggrahan Bung Karno menurut saya merupakan salah satu potensi penting yang harus dimanfaatkan dengan baik sebagai daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Parapat,” ujar Mansur.

Mansur meminta sejumlah fasilitas umum bagi pengunjung harus dilengkapi seperti kamar mandi umum, dan tempat duduk di sekitar pesanggaran Bung Karno. Dia berharap pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyerahkan pengelolaan pesanggrahan Bung Karno kepada Pemkab Simalungun.

“Pemkab Simalungun selama ini tidak bisa mengalokasikan anggaran untuk perawatan atau pengembangan pesanggrahan Bung Karno di APBD karena merupakan aset Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Padahal banyak pihak yang menyalahkan pemerintah daerah, karena tidak maksimal mengelolanya selama ini,” sebut Mansur.

Apalagi dengan perhatian besar Presiden Jokowi terhadap pengembangan kawasan Danau Toba menjadi salah satu destinasi pariwisata nasional, Mansur menyakini, pesanggrahan Bung Karno bisa menjadi salah satu tujuan wisata yang diminati wisatawan nusantara maupun mancanegara.

(rhs)

Antisipasi Korban Jiwa, Gubernur Sulbar Minta Petugas Medis Siaga 24 Jam

loading…

Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar memantau kegiatan proses penghitungan suara di 5 kecamatan siang tadi. Foto/iNews TV/Huzair Zainal

SULAWESI BARAT – Mengantisipasi jatuhnya korban jiwa akibat kelelahan salah satunya petugas Linmas TPS Polewali Mandar yang meninggal beberapa waktu lalu, Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar memantau kegiatan proses penghitungan suara di 5 kecamatan siang tadi.

Dalam pemantauan ini, Gubenur Ali memerintahkan semua jajaran termasuk petugas kesehatan siaga 24 jam dan menyediakan ambulans serta tim medis di setiap lokasi rekapitulasi di kecamatan.

Selain itu, gubernur juga meminta seluruh intansi termasuk pemerintah, kecamantan dan petuags petugas puskesmas untuk terus bersiaga serta menyiapkan sarana fasilitas kesehatan termasuk ambulans.

Baca Juga:

Pemantauan penghitungan suara di tingkat PPK ini dilaukan pasca banyaknya jatuh korban jiwa akibat kelelehan yang tersebar di seluruh Indonesia dalam proses Pemilu 2019.

Menurut Ali, pemerintah provinsi siap memfasilitasi seluruh kebutuhan penunjang bagi pelaksana kegiatan pemilu khususnya penyelenggara dan saksi serta petugas kepolisian agar tatap fit dalam melaksankan tugas.

“Saya juga meminta pada penyelenggara agar tetap menjaga kondisi dan tidak memaksakan diri saat dalam kondisi letih dan kecapean,” ujarnya saat memantau kegiatan penghitungan suara di tingkat PPK, di Kecamatan Binuang, Sulbar, Kamis (25/4/2019).

Selain di Kecamatan Binuang, Gubernur Ali juga memantau jalan proses penghitungan di empat kecamatan lainnya. Seperti Kecamatan Polewali, Kecamatan Wonomuyo, Kecamatan Capalagian, serta Kecamatan Anreapi.

Sejak proses Pemilu 2019 dilaksanakan tercatat satu orang petugas Linmas TPS meninggal dunia akibat kelelahan. Tahapan penghtungan di tingkat kecamatan sendiri hari ini merupakan hari terakhir meskipun terdapat beberpa kecamatan telat akibat masalah teknis.

(kri)

Kepala Desa Bengkulu Utara ini Jadi Saksi Caleg dari PAN

loading…

Ismet Muhadi (49), Kepala Desa Karang Suci, Kecamatan Kota Arga Makmur, Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu ikut menjadi saksi salah satu caleg kabupaten setempat, Kamis (25/4/2019). Foto/SINDOnews

BENGKULU UTARA – Ismet Muhadi (49), Kepala Desa Karang Suci, Kecamatan Kota Arga Makmur, Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu ikut menjadi saksi salah satu calon anggota legislatif (Caleg) kabupaten setempat, Kamis (25/4/2019).

Berdasarkan surat mandat Partai Amanat Nasional (PAN) Nomor/PAN/07.08/SM-AM/01/IV/2019 yang ditandatangani Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah PAN Kabupaten Bengkulu Utara, Yennita Fitriani, tertanggal 18 April 2019

Ismet Muhadi hadir menjadi saksi dari Partai Amanat Nasional, pada sidang Pleno yang digelar di Kantor Kecamatan beberapa waktu lalu. “Iya benar, Kades Karang Suci. Dari PAN,” ujar Divisi Penindakan Pelanggaran Panwascam Kota Arga Makmur, Juni Libra.

Baca Juga:

(kri)

Jalur Lintas Bengkulu Tengah Amblas Akses Kendaraan Lumpuh Total

loading…

r lintas di desa Kelindang Atas Kecamatan Merigi Kelindang Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu. Foto/iNews TV/Ismail Yogo Trianto

BENGKULU TENGAH – Akses jalur lintas di Desa Kelindang Atas, Kecamatan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu amblas. Amblasnya akses utama ini memicu lumpuhnya transportasi kendaraan warga setempat, Kamis (25/4/2019)

Amblasnya badan jalan diketahui warga pada Kamis pagi, kondisi tanah pada badan jalan ini turun sedalam kurang lebih 1 meter dengan panjang berkisaran 10 meter. “Akibat hujan deras yang melanda sejak Rabu sore hingga dini hari Kamis. Kendaraan baik roda 2 ataupun roda 4 tidak bisa melintas sama sekali,” ungkap warga setempat, Mardiana.

Berkat bantuan dari masyarakat yang menimbun bagian pinggir jalan, saat ini akses ini dapat dilalui kendaraan roda dua. Mardiana mengungkapkan, akses ini merupakan jalan penghubung utama sejumlah desa di Kecamatan Merigi Kelindang, seperti sebagian Desa Kelindang sendiri, Pungguk Beringin, Pungguk Ketupak, Lubuk Unen, Taba Durian Sebakul, Susup, Penembang, dan Talang Ambung.

Baca Juga:

“Karena jalan ini tembus ke PLTA Ujan Mas Kabupaten Kepahiang. Jadi memang kerap dilintasi kendaraan. Kita berharap dapat segera ditindaklanjuti, sehingga akses transportasi warga tidak terganggu,” harap Mardiana.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Mulyani mengatakan, pihaknya telah menurunkan Bidang Bina Marga untuk meninjau jalan provinsi yang amblas tersebut. “Ini sebagai langkah awal yang kita lakukan. Seiring dengan itu nantinya kita juga berkoordinasi dengan BPBD, karena tidak menutup kemungkinan amblasnya badan jalan akibat bencana alam,” singkat Mulyani melalui seluler.

(kri)

Longsor Lumpuhkan Akses Jalan Bangko-Kerinci Selama 7 Jam

loading…

Hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Merangin, Jambi, mengakibatkan tebing di ruas jalan nasional Kabupaten Merangin menuju Kabupaten Kerinci yang berada di Desa Birun, Kecamatan Pangkalan Jambu, mengalami longsor. iNewsTV/Nanang Fahrurozi

MERANGIN – Hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Merangin, Jambi, mengakibatkan tebing di ruas jalan nasional Kabupaten Merangin menuju Kabupaten Kerinci yang berada di Desa Birun, Kecamatan Pangkalan Jambu, mengalami longsor.

Material longsor menutup jalan sepanjang 20 meter dan ketinggian satu meter, mengakibatkan kendaraan dari Kabupaten Kerinci maupun dari Kabupaten Merangin tidak bisa melintas. Longsor terjadi Rabu, 24 April 2019 pukul 20.00 WIB. Hampir selama 7 Jam sejumlah kendaraan terjebak di lokasi tersebut.

Pihak Kecamatan Pangkalan Jambu dan Polsek Sungai Manau berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Merangin, khususnya Dinas PUPR Kabupaten Merangin untuk mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor.

Baca Juga:

Pada pukul 03.00 WIB, PUPR Kabupaten Merangin memerintahkan balai yang menangani jalan nasional Kabupaten Merangin-Kerinci untuk menurunkan alat berat. Pukul 05.00,akses jalan yang terdampak longsor sudah kembali normal setelah satu unit alat berat membersihkan material longsor.

“Memang sempat lumpuh selama 7 jam lebih jalan yang terkena longsor tidak bisa dilalui kendaraan. Pada pukul 05.00 WIB, arus lalu lintas sudah kembali normal di wilayah tersebut,”jelas Kapolsek Sungai Manau Iptu Nixon, Kamis(25/4/2019).

Terpisah Dinas PUPR Kabupaten Merangin melalui Kabid Bina Marga Aspan menjelaskan, sudah memerintahkan pihak balai yang menangani jalan tersebut untuk menurunkan alat berat ke lokasi tersebut.

“Setelah material longsor dibersihkan dan akses jalan sudah kembali normal. Saya juga memerintahkan pihak balai untuk menyiagakan satu unit alat berat jika nantinya longsor kembali melanda, mengingat curah hujan di Kabupaten Merangin terus terjadi,” tutupnya.

(wib)

Bupati TabananTinjau Kesiapan Akhir abanan Harmoni Festival

loading…

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Sekda Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, tinjau kesiapan akhir Tabanan Harmony Festival (THF) 2019 di Seputaran Panggung Terbuka Garuda Wisnu Serasi, Tabanan, Kamis (25/4/2019). Bupati membahas kesiapan tekn

TABANAN – Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarno Putri, dan KH Ma’ruf Amin direncakan hadir pada Tabanan Harmoni Festival yang akan diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan, 26-27 April 2019 di area Panggung Terbuka Garuda Wisnu Serasi, Tabanan.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Sekda Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, tinjau kesiapan akhir Tabanan Harmony Festival (THF) 2019 di Seputaran Panggung Terbuka Garuda Wisnu Serasi, Tabanan, Kamis (25/4/2019). Bupati membahas kesiapan teknis jelang penyelenggaraan THF 2019.

Bupati Ni Putu mengatakan tujuan dari penyelenggaraan kegiatan THF ini adalah untuk menggaungkan persatuan dan persahabatan antar umat sebangsa dan se-Tanah Air. Serta mampu menjaga perbedaan untuk menjadikannya sesuatu kekuatan dalam memajukan bangsa dan negara.

Baca Juga:

“Ingin menggaungkan rasa persatuan dan persahabatan se-Bangsa dan se-Tanah Air dengan menjaga perbedaan keyakinan, perbedaan etnis sehingga perbedaan itu menjadi sesuatu kekuatan untuk memajukan bangsa dan Negara ini. Kita bersatu di suatu tempat, semua keyakinan, semua etnis di Tabanan kita hadirkan dan tokoh Agama, pemuka Agama kami hadirkan. Kami ingin menjadikan contoh bahwa Tabanan bisa bersatu, begitupun dengan daerah lainnya,” ungkapnya.

Ni Putu Eka juga menyampaikan kegiatan ini merupakan kampanye damai pasca menggelar pesta demokrasi Indonesia. Dan kembali menjalin silaturahmi, perkuat rasa persaudaraan, karena Indonesia adalah Bangsa yang besar, negara yang besar dengan berbagai keaneka ragaman yang mampu menjadikan Indonesia kuat.

“Itu merupakan aset bangsa yang harus kita jaga demi kemajuan bangsa dan negara kita,” tegasnya.

Bupati yang akrab disapa Eka tersebut juga sempat menyinggung bahwa yang menjadikan acara ini sangat spesial bagi dirinya adalah adanya pementasan kesenian dari beberapa etnis yang ada di Tabanan, yang menunjukan simbul dari masing-masing etnis tersebut, berkumpul menjadi satu-kesatuan.

“Kita akan menampilkan gandrung Banyuwangi, ada Pecalang etnis Madura yang akan berjaga di pagelaran dan masih banyak lagi. Dan uniknya lagi kita menerima semua etnis, agama yang ada di Tabanan untuk menampilkan kesenian mereka di panggung nantinya. Mungkin kami tidak bisa menampilkan semuanya karena keterbatasan waktu, tapi kami serahkan pada mereka nantinya mau menampilkan apa yang mencerminkan persatuan dan persaudaraan,” tambah Bupati Eka.

Selain Bupati Eka dan Sekda Tabanan, tampak hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tabanan AA Dalem Tresna Ngurah, beserta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan dan tokoh masyarakat.

(alf)

Survei Berbasis C1 Plano, UKRI Sebut Prabowo-Sandi Menang 62,20%

loading…

Direktur Lapitek UKRI Rochmanizar Setiadi memaparkan hasil survei Pilpres 2019 berbasis sampel C1 plano di Kampus UKRI, Kamis (25/4/2019). SINDOnews/Agung Bakti Sarasa

BANDUNG – Berdasarkan hasil survei Lembaga Pengetahuan dan Ilmu Teknologi (Lapitek) Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf) unggul di 11 provinsi. Sedangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) unggul di 23 provinsi di Indonesia.

“Kami sudah melakukan tiga kali survei, pertama survei elektabilitas, lalu exit poll survei, dan saat ini survei berdasarkan penghitungan suara di C1 plano,” ujar Direktur Lapitek UKRI Rochmanizar Setiadi dalam pemaparan hasil survei di Kampus UKRI, Jalan Terusan Halimun, Kota Bandung, Kamis (25/4/2019).

Diketahui, model C1 plano merupakan catatan hasil penghitungan suara di setiap tempat pemungutan suara (TPS). Lapitek UKRI menggunakan 8.000 C1 plano yang diperoleh dari 8.000 TPS di seluruh Indonesia sebagai sample survei tersebut.

Baca Juga:

Rochmanizar melanjutkan, sampel C1 plano dipilih menggunakan metode multistage random sampling dengan margin error sebesar 2,4% dan tingkat kepercayaan mencapai 95%. “Secara angka, Pak Jokowi dan Pak Kiai Ma’ruf Amin meraih 35,90% serta Pak Prabowo dan Pak Sandiaga sebesar 62,20%. Sementara suara tidak sah sebanyak 1,90%,” sebut.

Rochmanizar mengakui, C1 plano yang diperoleh pihaknya umumnya berasal dari TPS-TPS di wilayah barat Indonesia, seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, hingga Sumatera. Dia beralasan, cukup kesulitan untuk mendapatkan sampel C1 plano dari TPS-TPS di kawasan timur Indonesia.

“Sample C1 plano ini umumnya diperoleh dari relawan di TPS-TPS di wilayah Barat Indonesia, kami menghadapi kesulitan teknis mendapatkan sample C1 plano di wilayah-wilayah timur,” akunya.

Meski begitu, Rochmanizar meyakinkan bahwa 8.000 sampel C1 plano tersebut dapat mewakili seluruh TPS yang tersebar Indonesia. Terlebih, pihaknya pun melibatkan sekitar 10.000 relawan serta didukung peralatan teknologi informasi (TI) yang mumpuni untuk mendukung surveinya itu.

“Terkait pendanaan survei, ini murni dana dari kampus yang nilainya sekitar Rp200 jutaan,” tandas Rochmanizar.

Masih di tempat yang sama, Rektor UKRI Boyke Setiawan kembali meyakinkan bahwa hasil survei Lapitek UKRI dapat dipertanggungjawabkan. Pasalnya, kata dia, survei dilakukan para akademisi UKRI dan didukung ribuan relawan yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Jadi, tidak ada biaya dari Pak Prabowo atau siapapun, tidak ada pula dana sponsor dari pihak kedua. Penelitian ini murni menggunakan dana UKRI. Kami hanya ingin memberikan sumbangsih bagi bangsa Indonesia,” katanya.

Boyke pun menegaskan, pihaknya benar-benar menekankan kejujuran dalam seluruh proses penelitian yang dilakukan tim Lapitek UKRI. Terlebih, kata dia, UKRI pun selama ini berkomitmen membentuk calon-calon pemimpin bangsa yang berkarakter berani, jujur, dan tangguh. “Kami selalu menekankan kejujuran, bukan akal-akalan, hasil survei ini pun bukan akal-akalan,” tandasnya.

(wib)

Relawan Jokowi-Ma’ruf Gelar Tumpengan Bhineka

loading…

Ratusan relawan Jokowi-Ma’ruf Jabar memanjatkan doa sebagai wujud rasa syukur dalam kegiatan Tumpengan Bhineka, Kamis (25/4/2019). SINDOnews/Agung Bakti Sarasa

BANDUNG – Sebagai rasa syukur atas pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang lancar dan damai, ratusan relawan dan pendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf) di Jawa Barat menggelar kegiatan Tumpengan Bhineka

Selain pemotongan nasi tumpeng, kegiatan yang mengusung tema “Syukur pada Negeri” ini diisi berbagai kegiatan seni dan budaya khas Jabar. Kegiatan juga dihadiri sesepuh dan tokoh masyarakat Jabar, di antaranya Solihin GP.

“Meskipun pemilu kali ini cukup rumit, namun kira bersyukur karena berjalan cukup lancar dan damai,” ungkap Nyoman Nuarsa, penggagas kegiatan Tumpengan Bhineka di lokasi kegiatan di Galeri Seni Nuart, Kompleks Setraduta, Kota Bandung, Kamis (25/4/2019).

Baca Juga:

Pematung kenamaan itu berharap, melalui kegiatan Tumpengan Bhineka, masyarakat, khususnya masyarakat Jabar, mampu mempertahankan kecintaan terhadap warisan leluhur. Menurut dia, nilai-nilai tradisi yang ditinggalkan leluhur memiliki nilai tak terhingga, sehingga harus dilestarikan dan dikembangkan.

“Pariwisata itu 60% budaya. Dari pariwisata, kita bisa menghasilkan USD 17 miliar atau sekitar Rp200 triliun,” sebutnya.

Nyoman mengakui, nilai-nilai tradisi yang ditinggalkan leluhur bangsa Indonesia kini mulai terganggu oleh masuknya tradisi dan kebudayaan asing dan dikhawatirkan menggerus tradisi dan budaya bangsa Indonesia yang sesungguhnya.

“Kita perlu mempertahankan tradisi dan budaya asli Indoensia. Seperti di sini, tradisi Sunda harus dipertahankan dan terus dilestarikan,” katanya.

Seniman yang sudah 30 tahun bermukim di Bandung itu mencontohkan, masyarakat Bali sangat mempertahankan tradisi dan budaya leluhurnya. Meski mayoritas masyarakatnya beragama Hindu, namun budaya dan tradisi Bali benar-benar kentara dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Bali.

“Orang Bali tetap menjadi orang Bali, meski mayoritas beragama Hindu. Kita di sini punya tradisi dan budaya Sunda yang hebat, ini yang harus dipertahankan,” katanya.

Masih di tempat yang sama, Dewan Pengarah Rumah Kerja (Rumker) Relawan Jokowi-Ma’ruf Jabar Ipong Witono menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh relawan yang telah bekerja keras bagi pasangan Jokowi-Ma’ruf di Jabar.

Meski raihan suara Jokowi-Ma’ruf kalah atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) di Jabar, namun menurutnya, berkat kerja keras seluruh relawan dan pendukung Jokowi di Jabar, pasangan Jokowi-Ma’ruf mampu membendung ambisi Prabowo-Sandi yang menginginkan kemenangan telak di Bumi Tatar Pasundan ini.

“Apalagi, 02 (Prabowo-Sandi) menargetkan raihan suara hingga 85%. Kita sukses mempertahankan suara Pak Jokowi dan 02 gagal menjebol suara Pak Jokowi di Jabar,” katanya.

(wib)

Kapolda Kalbar Tinjau Langsung Coblos Ulang di Sanggau dan Bengkayang

loading…

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono saat mengunjungi TPS yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Sanggau, Kamis (25/4/2019). Foto iNews TV/Gusti E

SANGGAU – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono menggunakan Helikopter mengunjungi TPS 04 yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Desa Maju Karya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kamis (25/4/2019). Tercatat ada 18 TPS yang hari kamis ini melaksanakan PSU dan PSL. Seperti diketahui, Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dilaksanakan lantaran adanya kesalahan dalam prosesi pemungutan suara pada hari Rabu, 17 April lalu dan protes masyarakat yang meminta agar pemilu ulang kembali dilaksanakan.

“Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Sanggau dilaksanakan di 3 TPS yang lokasinya berada di Kecamatan Kapuas, Kecamatan Parindu dan Kecamatan Kembayan. Selain itu di Kapuas Hulu 2, Sintang ada 4, Melawi ada 1, Landak ada 2, Polresta 1, Ketapang ada 1 dan Bengkayang ada 3 TPS KSU dan 1 PSL,” kata Didi.

Dalam kunjungan ke TPS, Kapolda juga didampingi Karo Ops Polda Kalbar Kombes Pol Jayadi, Direktur Intelejen Polda Kalbar Kombes Pol Dally Achmad Mutiara, Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi, Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Gede Setiawan, dan Ketua Bawaslu Provinsi Kalbar, Ruhermansyah dan pejabat lainnya.

Baca Juga:

Kapolda mengimbau kepada masyarakat agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik, dan bersama menjaga situasi yang aman terhadap jalannya kegiatan tersebut.

“Saya percaya, warga Kalbar makin dewasa dalam berdemokrasi. Pelaksanaan pemilu di Kabupaten Sanggau juga berjalan aman, selalu saya ingatkan kita tidak boleh under estimate, kita berlakukan sesuai standar keamanan dalam mengawal dan mengamankan pemilu ini, bahwa aman itu adalah kebutuhan dasar kita semua, yang mengelolanya adalah sama-sama masyarakan dan dengan stakeholder lainnya namun leading sectornya adalah Polri,” papar Kapolda.

Usai mengunjungi Kecamatan Parindu mantan Wakapolda Kepulauan Riau ini langsung bertolak ke lokasi TPS 10 Desa Lembang Kecamatan, Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang untuk meninjau Kegiatan Pemungutan Suara Ulang (PSU) disana, nampak hadir juga Kapolres Bengkayang AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, Wakil Bupati Bengkayang, Kajari, Danlanud, Bawaslu dan komisioner KPU Kabupaten Bengkayang.

“Tingkat partisipasi Pemilu 2019 meningkat. Warga Kalbar 81,76% memberikan hak suaranya. Ini berkat upaya seluruh jajaran dalam mengelorakan warga masyarakat datang ke TPS. Polri dan TNI menjamin keamanan di TPS, Golput hanya sekitar 18%,” kata Kapolda Kalbar.

Dalam kesempatan itu, Irjen Pol Didi Haryono memerintahkan Kapolres/ta jajaran untuk mempertebal jumlah personel pengamanan surat suara, back up dengan personel Satgas Operasi Mantap Brata (OMB).

“Bagi PPK yang sudah selesai pleno, lakukan pengawalan dan pengamanan pengiriman hasilnya ke KPUD Kota/Kabupaten se-Kalbar, jangan lambat, koordinasi dengan KPU untuk melakukan penerimaan dan backup pengamanannya,” tandasnya.

(sms)

Bripka Anumerta Romadhanis Alami Kecelakaan saat Hendak Jaga PPK Toapaya

loading…

Pengantaran jenazah Bripka Anumerta Romadhanis di Mapolres Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Foto/Muhammad Bunga Ashab

TANJUNG PINANG – Jajaran Polda Kepulauan Riau (Kepri) berduka setelah Brigadir Kepala (Bripka) Romadhanis, anggota Satuan Brimob Polda Kepri gugur saat bertugas mengawal Pemilu 2019. Romadhanis meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di sekitar Waduk Gesek, Jalan Raya Tanjunguban-Tanjungpinang Lama, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Kamis (25/4/2019) sekira pukul 05.30 WIB.

Almarhum Romadhanis meninggalkan seorang istri Rusni Aprina dan seorang putra Rizki Saputra, serta orangtua dan kerabat lainnya. Saat disemayamkan di Mapolres Tanjungpinang, Rusni dan ayah kandung korban Zulkifli Zen tak kuasa melihat jenazah Romadhanis di dalam peti mati dibungkus dengan bendera Merah Putih. Rusni tak henti meneteskan air matanya, setelah berpisah dengan suami tercinta untuk selamanya. (Baca Juga: Anggota Brimob Gugur saat Bertugas BKO Pemilu di Bintan)

Romadhanis selama ini menjabat sebagai Komandan Regu 1 Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kepri. Almarhum mendapat tugas menjaga keamanan rekapitulasi hasil pemungutan suara di panitia pemilihan kecamatan (PPK) Toapaya, Bintan. Korban mengalami kecelakaan tunggal saat hendak menuju PPK Toapaya. Akibat kecelakaan itu, nyawa korban melayang.

Baca Juga:

Prosesi pemakaman Romadhanis dipimpin langsung Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto di Mapolres Tanjungpinang. Almarhum dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Batu 10, Tanjungpinang.

Bripka Anumerta Romadhanis Alami Kecelakaan saat Hendak Jaga PPK Toapaya

Andap menyampaikan atas nama bangsa dan negara, Kapolri dan seluruh jajaran Polda Kepri, Bhayangkari Kepri, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bhayangkara terbaik Poldak Kepri yang bertugas dalam pengamanan keamanan pemilu di Kepri. Andap mengatakan, atas jasa-jasa almarhum berdasarkan keputusan Kapolri nomor 733/IV/2019 25 April 2019 dianugerahkan kenaikan pangkat luar biasa setingkat lebih tinggi dari Brigadir Polisi Anumerta Romadhanis menjadai Brigadir Kepala (Bripka) Anumerta Romadhanis.

“Saya turut berbela sungkawa yang sedalam-sedalamnya kepada istri, anak, ayah dan keluarga, semoga almarhum dimudahkan jalannya menghadap Sang Khalik,” kata Andap. Dia menyampaikan, sepanjang almarhum bertugas selama 12 tahun 3 bulan menunjukkan dedikasi pengabdian dan prestasi kerja yang sanga baik

Di tempat sama, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga menambahkan, almarhum meninggal dunia saat perjalanan bertugas mengamankan tempat rekapitulasi hasil pemungutan suara di PPK Toapaya. Saat kecelakaam itu alhmarhum langsung menghembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian.

“Almarhum mengalami kecelakaan tunggal, mau berangkat ke PPK Toapaya setelah habis ganti baju,” ujar Erlanga.

Erlangga menyampaikan pesan kepada personel yang bertugas dalam pelaksanaan operasi kepolisian selalu menjaga kesehatan dan keselamatan.

Dalam operasi ini Dokkes Polda Kepri selalu melakukan perawatan dan mengecek kesehatan para personel agar tetap prima. Selain memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa kepada Bripka Anumerta Romadhanis, kata Erlanga, negara juga memberikan santunan sebesar Rp275 juta termasuk hak-haknya almarhum kepada ahli waris, serta termasuk dari Jasa Raharja.

Ayah kandung Romadhanis, Zulkifli menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polda Kepri, khususnya Satuan Brimob Polda Kepri yang telah membantu prosesi pemakaman anaknya. Dia meminta kepada semua yang bergaul dengan almarhum agar memaafkan segala kesalahannya selama masih hidup.

Bripka Anumerta Romadhanis Alami Kecelakaan saat Hendak Jaga PPK Toapaya

Rusni Aprina istri almarhum dan Zulkipli Zen ayah kandung almarhun tak kuasa menahan tangis di Mapolres Tanjungpinang. Foto/Muhammad Bunga Ashab

(rhs)

Murid SD di Surabaya Melawan Guru karena Ditegur Merokok

loading…

Video amatir seorang murid Sekolah Dasar di Surabaya yang berani melawan gurunya saat dinasehati karena ketahuan merokok di luar sekolah viral di media sosial. Foto Ist

SURABAYA – Video amatir seorang murid Sekolah Dasar di Surabaya yang berani melawan gurunya saat dinasehati karena ketahuan merokok di luar sekolah viral di media sosial. Dalam video berdurasi 2 menit itu sang murid terlihat berkata dengan nada tinggi memakai bahasa daerah.

Dimana RA sang murid perkataanya kasar dan menantang Munari guru kelas yang sedang menasehati. Bahkan siswa tersebut memakinya dengan kata-kata kotor yang tidak layak dilontarkan oleh anak-anak seusianya saat RA dipanggil ke ruang kepala sekolah.

Saat dikonfirmasi terkait viralnya video murid tantang guru di media sosial, Munari selaku walikelas RA mengaku bahwa muridnya masih anak-anak yang labil dan salah pergaulan.

Baca Juga:

Karena RA langsung mengamuk setelah dirinya ditegur oleh sang guru saat ketahuan merokok di luar sekolah. Marahnya RA, kata Munari, dalam video itu karena dia tak terima akan dilaporkan ke orang tuanya oleh pihak sekolah.

Pihak sekolah juga sengaja mendokumentasikan kelakukan RA, sebagai bukti fisik dan pertanggungjawaban sekolah kepada orang tua terkait kelakuan anaknya.

Namun pihak sekolah tak menyangka video yang direkam untuk internal tiba-tiba bisa menyebar dan viral di media sosial. Pihak sekolah sudah melakukan serangkaian pendampingan untuk RA bahkan pihak sekolah sudah menghadirkan psikolog untuk melakukan pendampingan dan pembinaan agar si siswa tersebut bersedia merubah perilakunya yang saat ini menyimpang dan melanggar norma kesusilaan.

(sms)

Bocah Perempuan di Pekalongan Meninggal Setelah Konsumsi Jajanan Cokelat

loading…

Seorang bocah perempuan Jesika Putri (5), warga Panjang Wetan, Gang I, Kecamatan Pekalongan Utara, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, meninggal setelah mengonsumsi jajan cokelat stik, Kamis (25/4/2019). iNewsTV/Suryono Sukarno

PEKALONGAN – Seorang bocah perempuan Jesika Putri (5), warga Panjang Wetan, Gang I, Kecamatan Pekalongan Utara, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, meninggal setelah mengonsumsi jajan cokelat stik, Kamis (25/4/2019). Sedangkan rekannya, Nur Syafia Rahma (5), masih dirawat intensif di RS Budi Rahayu, Pekalongan, karena kondisinya lemas setelah mengonsumsi jajanan cokelat.

Taufik, ayah Jesika menyebutkan, putrinya merasa mual, pusing, dan muntah, setelah mengonsumsi cokelat yang dibelinya. Setelah itu, kondisinya semakin lemah dan segera dibawa ke puskesmas, lalu dirujuk ke rumah sakit Bendan.

“Namun, kondisinya semakin drop sehingga jiwanya tidak tertolong,“ jelas Taufik. Dia berharap penegak hukum bisa mengusut penyebab kematian putri ketiganya itu. Korban meninggal Kamis (25/4/2019) dan sudah dimakamkan sore hari.

Baca Juga:

Cokelat yang diduga menjadi penyebab seorang bocah meninggal, sudah diamankan polisi dan akan dibawa ke laboratorium untuk diperiksa kandungan zat di dalamnya. Tampilan cokelat ini memang menarik, dikemas bungkus warna-warni dengan gambar putri duyung, dan harganya Rp500.

“Barang bukti cokelat sudah kami amankan dan akan dibawa ke laboratorium forensik Polda Jawa Tengah, untuk memastikan kandungannya,” jelas Waka Polres Pekalongan Kota, Kompol I Wayan Yudy. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan dan korban juga akan diautopsi untuk memastikan penyebab meninggalnya.

Sedangkan, Nur Syafia Rahma terlihat lemas di ruang perawatan anak RS Budi Rahayu. Tangan kirinya masih terpasang selang infus dan ditunggu ibunya, Nur Rose Firdaus.

“Anak saya masih lemas dan mengeluhkan pusing serta mual, namun mulai membaik. Dia membeli cokelat bareng dengan teman-teman mainnya. Setelah makan langsung mual, muntah, dan lemas, sehingga saya bawa langsung ke rumah sakit Budi Rahayu,” jelas Nur.

(wib)

Perbaikan RTLH di Kabupaten Serang Libatkan ASN dan TNI

loading…

Rumah kakek sebatang kara diresmikan langsung Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah didampingi Dandim 0602/Serang Letkol Inf Erwin Agung TWA dan Kapolres Serang dan Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan.

SERANG – Aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang turut membantu dan berinfak untuk memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH) yang masih banyak di Kabupaten Serang.

Salah satu yang telah dibangun melalui infak ASN, yakni rumah Sahari, seorang kakek penjual pakaian bekas di Desa Pegandikan, Kecamatan Lebakwangi.

Rumah kakek yang tinggal sebatang kara tersebut, diresmikan langsung Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah didampingi Dandim 0602/Serang Letkol Inf Erwin Agung TWA dan Kapolres Serang dan Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan.

Baca Juga:

“Alhamdulillah, sekarang sudah enak tidur,” kata Sahari dengan nada haru, Kamis (25/4/2019).

Sebelumnya rumah Sahari sangat tidak layak huni. Setiap hujan, dipastikan tidak bisa ditempati dan terpaksa ia mengungsi ke rumah tetangga atau rumah anak tirinya yang masih satu desa.

Sehari-hari Sahari berjualan pakaian bekas dengan cara berkeliling antar kampung, dari kecamatan ke kecamatan.

Dari berjualan pakaian bekas, Sahari maksimal mendapatkan uang Rp20.000. Pakaian yang dijual berharga antara Rp5.000 sampai Rp50.000. Dan harus setor kepada bos, per pakaian antara Rp2.000- Rp5.000.

Menurut informasi warga, ia tidak mau tinggal di rumah anaknya maupun di anak tirinya. “Saya masih sehat, ingin mandiri dan tidak mau merepotkan,” kata Sahari.

Sekadar diketahui, sejak tahun 2016 hingga 2018, dari berbagai sumber anggaran pemerintah, infak dan swasta, di Kabupaten Serang telah diperbaiki sebanyak 2.846 rumah tidak layak huni. Dengan perincian, 247 rumah pada 2016, 1.288 rumah pada 2017, dan 1.311 rumah pada 2018.

Sumber anggaran perbaikan RTLH berasal dari APBN, APBD Banten, APBD Kabupaten Serang, Infak ASN, dan corporate social responsibility (CSR) atau dana sosial perusahaan.

Untuk infaq ASN, dihimpun oleh Baznas Kabupaten Serang, dan dalam proses realisasi perbaikan RTLH melibatkan TNI dari Kodim 06/02 Serang, dan bergotong royong dengan masyarakat.

“Anggaran dari Pemkab Serang tentu terbatas, maka kami berharap, dukungan dari APBN dan APBD Banten semakin banyak untuk memperbaiki RTLH. Saat ini tersisa sekitar 7.427 RTLH yang harus diperbaiki. Kami targetkan setiap tahun lebih dari 1.000 RTLH diperbaiki. Jika bantuan dari pusat dan provinsi besar, tentu bisa memperbaiki 2.000 RTLH per tahun,” kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.

Tatu menyampaikan terima kasih kepada ASN Pemkab Serang dan TNI yang turut peduli memperbaiki RTLH. Setiap tahun, dari infak ASN yang dihimpun melalui Baznas Kabupaten Serang, bisa memperbaiki lebih dari 50 RTLH.

Dandim 0602/Serang Letkol Inf Erwin Agung TWA mengatakan, perbaikan rumah tidak layak huni memang butuh sinergi dari berbagai pihak. Termasuk TNI siap bersama-sama bergotong royong dengan masyarakat. “Alhamdulillah dengan sinergi semua instansi, kita bisa lebih memberdayakan masyarakat,” ujarnya.

(alf)

Banjir Rendam Ribuan Rumah di Merangin Jambi

loading…

Ribuan rumah di enam kecamatan di Merangin, Jambi terendam banjir setinggi 50 centimeter hingga 1 meter. Foto/Nanang Fahrurozi

MERANGIN – Curah hujan tinggi dalam satu pekan ini membuat Sungai Batang Tabir dan Sungai Aur meluap. Akibatnya enam kecamatan di Tabir Raya, Merangin, Jambi, terendam banjir setinggi 50 centimeter hingga 1 meter. Kini ada dua kecamatan yang banjirnya sudah mulai Surut.

Banjir melanda Kecamatan Tabir Barat, Kecamatan Tabir Ulu, Tabir, Margo Tabir, Tabir Ilir dan Tabir Timur sejak Rabu (24/4/2019), kemarin. Banjir ini langsung merendam ribuan rumah. Namun tak berlangsung lama di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Tabir Barat dan Tabir Ulu, pada Kamis (25/4/2019), sudah mulai surut. (Baca Juga: Ratusan Rumah di Merangin Terendam Banjir, Belum Ada Bantuan dari Pemerintah)

Untuk empat kecamatan lainya, banjir masih menggenangi rumah warga dengan ketinggian 30 centimeter hingga 1 meter. Warga yang kini rumahnya terkena dampak banjir memilih mengungsi ke rumah sanak saudaranya yang tidak terkena banjir.

Baca Juga:

Namun, beberapa warga yang rumahnya terkena banjir ada yang tetap bertahan. Sebab warga meyakini banjir yang melanda rumahnya tidak akan berlangsung lama.

Danramil Tabir Kapten Suhari saat di konfirmasi membenarkan ada enam kecamatan di wilayahnya yang terkena banjir. “Ada enam kecamatan dan duanya sudah surut. Kini untuk wilayah yang terkena banjir masih ada empat kecamatan lagi, dan nantinya muara banjir akan berada di Kecamatan Tabir Timur,” jelas Kapten Suhari.

Danramil juga mengatakan, saat ini dirinya bersama pihak terkait tengah berupaya mendata dan memberi imbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap banjir yang melanda wilayah Tabir Raya.

“Kita selalu mengimbau agar warga selalu waspada, dimana tidak menutup kemungkinan curah hujan akan melanda kembali wilayah Tabir Raya dan bisa membuat banjir yang lebih besar,” tutupnya.

(rhs)

Banjir dan Longsor Terjang Tondano Timur, 78 Rumah Terendam

loading…

Hujan yang mengguyur wilayah Minahasa dan sekitarnya selama dua hari terakhir menyebabkan banjir dan longsor di Kelurahan Papakelan, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis (25/4/2019) pukul 04.00 Wita. Foto/Ist/Minahasa

MINAHASA – Hujan yang mengguyur wilayah Minahasa dan sekitarnya selama dua hari terakhir menyebabkan banjir dan longsor di Kelurahan Papakelan, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Kamis (25/4/2019) pukul 04.00 Wita. Sedikitnya 78 rumah terendam banjir, sedangkan 6 rumah tertimbun longsor.

Kepala BPBD Minahasa, Johanis Pesik, melalui Kabid Darlog, Alex Dotulong, menjelaskan, hujan deras mengakibatkan meluapnya sungai, irigasi, dan saluran air, sehingga air menggenanggi puluhan rumah warga.

“Setelah menerima informasi tim dari BPBD langsung ke lokasi. Warga yang terdampak mengungsi ke tetangga dan anggota keluarga terdekat,” terangnya.

Baca Juga:

Menurut Alex kebutuhan yang diperlukan saat ini oleh korban terdampak banjir adalah bahan makanan, peralatan rumah dapur dan air bersih.

(wib)

100 Lapak Pasar Magangan Ludes Terbakar

loading…

Sedikitnya 100 lapak pedagang di Pasar Magangan, Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, ludes terbakar, Kamis (25/4/2019) sore. SINDOnews/Eddie Prayitno

KENDAL – Sedikitnya 100 lapak pedagang di Pasar Magangan, Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, ludes terbakar, Kamis (25/4/2019) sore. Kobaran api cepat membesar dan membakar seluruh lapak dan kios pedagang yang terbuat dari kayu.

Belum diketahui sumber api penyebab kebakaran hebat tersebut. Menurut seorang warga, Jafar api tiba-tiba muncul pada bagian tengah pasar. Beberapa saat kemudian api menjadi besar karena sebagian besar bangunan pasar terbuat dari kayu. “Kejadiannya sekitar jam 5 sore. Cepat sekali tadi. Tidak ada orang yang tahu penyebabnya,” katanya

Dia menambahkan, warga dan para pedagang lainnya langsung berusaha menyelamatkan barang dagangan. “Ini bantu tetangga yang lapaknya hampir terbakar agar bisa diselamatkan barang dagangannya,” ujarnya.

Baca Juga:

Kasatpoldamkar Kendal, Toni Ari Wibowo mengatakan, akibat kejadian itu sebanyak sekitar 100 lapak milik pedagang pasar tersebut hangus terbakar. Untuk memadamkan kobaran api sebanyak empat unit mobil pemadam dikerahkan. “Saat ini kami tengah melakukan proses pendinginan agar api tidak kembali berkobar,” katanya.

Sementara itu, kepolisian masih menyelidiki sumber api penyebab kebakaran pasar Desa Jatirejo. Polisi sudah memasang garis polisi di sekitar pasar itu.

(wib)

Tak Kuat Menanjak, Truk Lindas Ayah dan Anak di Bandar Lampung

loading…

Tak kuat menanjak sebuah truk muatan garam melindas dan menyeret sepeda motor yang dikendaraai Teguh Riyadi dan anaknya Kamila (8) di Kawasan Jalan Emir M Nur, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, Kamis (25/4/2019). Foto Ilustrasi/SINDOnews

BANDAR LAMPUNG – Tak kuat menanjak sebuah truk muatan garam melindas dan menyeret sepeda motor yang dikendaraai Teguh Riyadi dan anaknya Kamila (8) di Kawasan Jalan Emir M Nur, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, Kamis (25/4/2019). Sang ayah tewas di lokasi kejadian sementara sang anak luka berat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Abdul Muluk Bandar Lampung.

Menurut Agus saksi mata, kecelakaan maut tersebut sempat terekam kamera CCTV yang berada di lokasi kejadian. Dimana truk Mitsubishi Colt BE 9144 BK yang dikemudikan Ipul tak kuat menanjak saat melintas di Tanjakan Jalan Emir M Nur.

Seketika kemudian melindas sepeda motor yang dikemudikan korban Teguh Riyadi yang berboncengan dengan anaknya Kamila hingga terseret sejauh 13 meter.

Baca Juga:

“Korban Teguh Riyadi warga Kompleks Kehutanan Pengajaran Teluk Betung Utara ini meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara anaknya Kamila menderita luka berat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Abdul Muluk Bandar Lampung. Nyawa korban Teguh Riyadi tak tertolong setelah terseret sejauh 13 meter bersama sepeda motor yang dikemudikannya,” kata Agus.

Jasad korban dibawa ke Ruang Forensik Rumah Sakit Abdul Muluk Bandar Lampung untuk dilakukan visum.

Polisi dari Unit Kecelakaan Satlantas Polresta Bandar Lampung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara di lokasi kejadian dan masih mencari sopir dan kernet truk yang melarikan diri saat kejadian. Kasus kecelakaan maut ini kini masih ditangani petugas Satuan Lantas Polresta Bandar Lampung.

(sms)

Gubernur Edy Rahmayadi: Alhamdulilah Bupati Madina Batal Mundur

loading…

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi merasa bersyukur dengan mengucapkan alhamdulilah Dahlan Nasution membatalkan untuk mundur dari jabatan Bupati Madina. Foto iNews TV/Devis AK

MEDAN – Rencana Presiden Joko Widodo dan Mendagri Tjahjo Kumolo memanggil Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution terkait rencana pengunduran dirinya menimbulkan keputusan baru bagi sang bupati. Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution itu pun dikabarkan batal meletakkan jabatannya.

Setelah mendapat kabar tersebut Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pun merasa bersyukur dengan mengucapkan alhamdulilah Dahlan Nasution membatalkan untuk mundur dari jabatan bupati. “Alhamdulilah cepat sadar. Bupati itu dipilih oleh rakyatnya dan merupakan panutan dan tokoh masyarakat di wilayahnya sehingga perlu menjaga marwah dan bekerja untuk mensejahterakan rakyatnya,” kata Edy, Kamis (25/4/2019).

Mantan Pangkostrad ini berharap kedepan para bupati dan wali kota lebih fokus bekerja untuk rakyat sehingga bisa membawa membawa kemajuan di daerahnya.

Sebelumnya Gubernur Sumatera Utara mengatakan, dirinya telah mengingatkan para kepala daerah untuk netral dalam pilpres sehingga fokus bekerja untuk rakyat. Sebelumnya surat pengunduran diri Bupati Madina Dahlan Nasution disebut sebut karena diduga tidak mampu mendulang suara untuk Capres Jokowi-Ma’ruf Amin.

(sms)

Tudingan PKB ke PDIP Soal Kecurangan di Surabaya Bisa Ganggu Koalisi

loading…

JAKARTA – Dugaan kasus kecurangan berupa penggelembungan suara yang ditudingkan oleh PKB kepada PDIP di sejumlah TPS di Surabaya pada Pemilu 2019 dapat mengganggu kerja koalisi ke depan. Hal itu diucapkan Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus.

“Membuka ruang ke depannya bahwa kepentingan masing-masing partai selalu mungkin untuk menjadi penghambat koalisi,” ujar Lucius saat diskusi bertema ‘Evaluasi Pileg & Potret Parlemen Baru’ di kantor Formappi Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Lucius kemudian menambahkan, jika fenomena di Surabaya nanti terbukti terjadi, maka akan menunjukan adanya ketidakpercayaan sejak awal di antara partai koalisi Joko Widodo-Ma’ruf Amin tersebut.

Baca Juga:

Menurut Lucius, kinerja koalisi terganggu karena ada kecurigaan sesama partai di dalamnya terkait bisa mendapatkan suara atau kursi lebih banyak dnegan mencuri suara.

“Ada sebuah partai yang mengambil suara dari partai lain untuk pemilihan legislatif saya kira ini modal awal yang tidak terlalu bagus untuk bangun kerja koalisi,” kata dia.

Sebelumnya, isu kecurangan Pemilu 2019 yang diduga dilakukan PDIP di Surabaya diungkapkan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Surabaya Musyafak Rouf.

Musyafak mengungkapkan, PDIP melakukan penggelembungan suara di sejumlah TPS di Surabaya. Hal ini, kata dia, ditemukan berdasarkan ketidakcocokan dan penggelembungan jumlah suara partai tersebut.

Musyafak membeberkan ketidakcocokan data itu salah satunya terjadi TPS 97 Kelurahan Patemo Surabaya. Menurut dia, semestinya perolehan suara PDIP yakni 26 suara, namun ditulis jadi 88 suara.

“Temuan yang jelas itu, ada penggelembungan suara yang dilakukan oleh PDIP yang masif di beberapa TPS. Dan itu kegiatannya hampir sama, penggelembungan antara kisaran 20 sampai 30 suara per TPS,” kata Musyafak.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono mengaku kaget dengan tudingan PKB tersebut. Ia pun meminta agar PKB berjuang untuk menunjukkan data yang menurut mereka benar.

Adi menyindir, saat ada penggelembungan suara yang dialami PKB di TPS, partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar itu diam saja.

“Tapi saya anggap ini hal normal, karena faktor kelelahan PKB. Karena penghitungan suara DPRD Kota saja bahkan baru dilakukan jam 12 malam,” kata Adi.Sekadar diketahui, PKB adalah salah satu partai yang masuk dalam koalisi Capres Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin.

(mhd)

KM Triangel Tenggelam, 7 ABK Selamat Lompat ke Laut

loading…

Personel SAR Manado saat hendak evakuasi 7 ABK KM Triangel yang tenggelam di Perairan Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (25/4/2019) pukul 11.10 Wita.Koran SINDO/Cahya Sumirat

SITARO – KM Triangel Tenggelam di Perairan Tagulandang Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (25/4/2019) pukul 11.10 Wita. Sebanyak tujuh anak buah kapal (ABK) selamat setelah melompat dari kapal.

Humas SAR Manado, Feri Ari Yanto menjelaskan kejadiannya kapal penampung (KM Triangel) GT-29 mengalami pecah lambung kapal akibat cuaca buruk di perairan Biaro – Tagulandang. “Awak KM. Triangel yang berjumlah 7 orang melompat ke laut untuk menyelamatkan diri dan sempat menghubungi pemilik kapal,” ujarnya.

Ketujuh ABK itu, adalah Willy Sumerar, Rizky Nicolas, Ian Engkey, Geral Wenas, Jeremias Silangen, Jel Silangen, Apolos Makalihing. “Kami sudah terima info dari SROP SIAU dan Srop Bitung bahwa ketujuh awak KM Triangel telah dievakuasi oleh Kapal Pajeko Betania Sejahtera,” jelasnya.

Baca Juga:

Diperoleh informasi kapal penyelamat dengan kapten kapal Amang menemukan korban di perairan Pulau Ruang dalam keadaan selamat. “Untuk selanjutnya dievakuasi menuju dermaga Pulau Tagulandang, Kabupaten Sitaro,” jelasnya.

Saat ini KN SAR Bima Sena oleh SMC diarahkan menuju dermaga Pulau Tagulandang untuk menjemput korban menuju Bitung.

(wib)

Penghargaan LPPD Terbaik Nasional Jadi Kado Akhir Masa Jabatan Danny Pomanto

loading…

BANYUWANGI – Kota Makassar dinakhodai Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto kembali menunjukkan gengsinya di kancah nasional. Di akhir masa jabatan Danny, Makassar kembali dinobatkan sebagai kota terbaik Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) secara nasional.

Pada Tahun 2017 Kota Makassar Juga pernah meraih peringkat terbaik nasional LPPD. Pemerintah kota Makassar meraih nilai tertinggi yakni 3,4404. Sementara beberapa kota terkemuka lainnya seperti Surabaya dan Bandung hanya mampu berada pada peringkat 9 dan 11.

Surabaya meraih 3,3029, sementara Bandung mendapatkan 3,3019. Berada di posisi kedua yakni kota Gotontalo dengan nilai 3,4142 dan posisi ketiga ditempati kota Semarang dengan nilai 3,3375.

Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan diterima langsung Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, (25/4/2019).

“Sebuah penerintahan yang bagus tentunya ditopang oleh beberapa prestasi-prestasi dan pekerjaan-pekerjaan yang terukur. Baik secara nasional maupun internasional. Tak seorang pun kepala daerah berani mengatakan diri bagus tanpa bisa mewujudkan pemerintahan yang bagus,” ucap Danny.

Menurutnya, jika hanya bagus dalam pencitraan tentunya bukan menjadi prestasi berarti. Tapi bagus adalah secara administrasi pemerintahan daerah, pertumbuhan ekonomi naik, dan kemiskinan bisa menurun. Maka ukuran-ukuran inilah, kata Danny memberikan sebuah tanda bahwa pemerintahan dan kepemimpinan itu berhasil atau tidak.

“Alhamdulillah Makassar hari ini telah dinobatkan menjadi sebuah kota dengan nilai penyelenggaraan daerah terbaik di Indonesia. Sebuah tanda bahwa organisasi pemerintah kota Makassar dengan segala kekurangannya berhasil membuat nilai-nilai yang sangat jelas untuk dinyatakan bahwa Makassar adalah kota terbaik di Indonesia,” katanya.

Penyerahan penghargaan tersebut bertepatan dengan Hari Otonomi Daerah XXIII yang bertajuk “Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia Yang Lebih Baik Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Kreatif dan Inovatif” yang berlangsung 25 April 2019 di Banyuwangi Jawa Timur.

Sementara itu Menteri Tjahjo mengatakan pemerintah daerah harus dapat beradaptasi dengan kepentingan masyarakat sehingga masyarakat semakin memahami hak dan kewajibannya dalam rangka mendapatkan pelayanan.

Karena itu bertepatan dengan hari Otda tersebut Menteri Tjahjo mengajak semua bisa mengawal otonomi daerah agar selalu diisi dengan kegiatan dalam peningkatan kinerja penyelenggaraan penerintah di daerah. Hal ini guna mewujudkan kesejahteraan rakyat dan peningkatan sumber daya manusia melalui kegiatan kreatif dan inovatif.

“Mari mendorong munculnya kemandirian yang digerakkan oleh krearivitas dan inovasi daerah dan mengoptimalkan berbagai potensi sumber daya yang ada baik sumber daya manusia, maupun sumber daya alam yang secara signifikan akan mendukung dan memperkokoh pembangunan nasional dalam bingkai NKRI,” ujarnya.

(alf)

3 Anggota KPPS di Medan Timur Dirawat, 1 Meninggal Dunia

loading…

Wali Kota Medan Dulmi Eldin bersama Kapolrestabes Medan langsung menjenguk petugas yang sakit di Rumah Sakit Sufina Aziz Jalan Karya Medan Medan. Foto/Ahmad Ridwan Nasution

MEDAN – Akibat kelelahan dalam pelaksanaan rekapitulasi suara pada pemilihan umum (Pemilu) 2019, tiga anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Medan Timur terpaksa dirawat di Rumah Sakit Sufina Azis, Kota Medan, Sumatera Utara.

Sementara dua orang staf Panwaslu Medan Area melakukan rawat jalan dan seorang PTPS 088 Kecamatan Medan Selayang dikabarkan meninggal dunia. (Baca Juga: Diduga Kelelahan, Petugas PAM PPK di Padangsidimpuan Meninggal Dunia)

Mendengar ada anggota KPPS yang jatuh sakit, Wali Kota Medan bersama Kapolrestabes Medan langsung menjenguk para korban di Rumah Sakit Sufina Aziz Jalan Karya Medan Medan.

Baca Juga:

Soegeng Afriadi, salah satu anggota KPPS yang menjabat koordintator divisi penanganan di Kecamatan Medan Timur terpaksa dirawat di RSU Sufina Aziz akibat kelelahan dalam melaksanakan tugas pada pemilihan umum.

Menurut Soegeng, dirinya sudah merasakan tidak enak badan setelah Pemilu pada tanggal 17 April kemarin usai. Namun, karena proses pendistribusian kotak suara dari seluruh kelurahan serta pelaksanaan rekapitulasi di kecamatan masih belum selesai, dirinya harus terus terjun ke lapangan untuk memonitoring proses tersebut.

Bersama komisioner KPPS lainnya, Soegeng sudah bekerja 3 hari sebelum hari pencoblosan. Mereka tiap malam begadang di gudang logistik gedung eks Bandara Polonia Medan. Selanjutnya mereka harus keliling sebanyak 11 kelurahan serta 315 TPS yang harus dimonitoring di Kecamatan Medan Timur.

Menurut keterangan Payung Harahap, Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Medan, saat ini sebanyak 3 orang anggotanya mengalami sakit. Satu orang rawat inap, dua orang rawat jalan. Selain itu anggota PTPS 088 Kelurahan Tanjung Sari Medan Selayang bernama Parsaoran Pardede meninggal dunia kemarin.

Bawaslu Kota Medan masih terus melakukan pendataan terhadap jajaran panwascam dan pengawas kelurahan. Untuk mendata dan memberikan informasi pascapemilu kepada seluruh anggota baik yang sakit maupun terjadi kecelakaan kerja.

(rhs)

Jembatan di Bengkulu Utara ini Nyaris Menelan Korban

loading…

Kondisi jembatan Desa Tanjung Aur Kecamatan Air Padang Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. Foto/Ismail Yogo Trianto

BENGKULU UTARA – Jembatan penghubung yang berada Desa Tanjung Aur I Kecamatan Air Padang Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, nyaris menelan korban dari siswa-siswi sekolah dasar Desa setempat, Rabu (24/4/2019).

“Adik saya saat berangkat sekolah nyaris jatuh ke sungai. Jembatan ini satu-satunya akses pelajar menuju ke sekolah. Saat ini harus mutar tiga kali lipat jauhnya,” ungkap Sony, warga setempat. (Baca Juga: Puluhan Tahun Warga Salule’bo’ Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Deras)

Selain satu-satunya akses terdekat pelajar menuju sekolah dan akses warga dalam mengeluarkan hasil bumi, jembatan sepanjang 25 meter ini merupakan jalan tercepat menuju ibukota kabupaten.

Dia berharap pihak terkait segera turun tangan membenahi jembatan yang telah ada sejak 1994 silam ini.”Kerusakan sejak 2018, perehapan sekitar tahun 2016. Informasi masyarakat, kayu yang dipakai tidak sesuai spesifikasi makanya sudah rapuh,” jelasnya.

Baca Juga:

Camat Air Padang Ali Amran mengatakan, meski pihaknya telah menyampaikan kondisi jembatan kepada Dinas terkait, namun belum ada penanganan serius atas perehapan jembatan penghubung dua desa tersebut.

“Airnya deras, kalo putus akan sangat membahayakan warga, terlebih pelajar. Jangan sampai menunggu ada korban baru dibangun lagi,” sampai Ali.

(rhs)

Diduga Kelelahan, Satu Anggota KPPS di Toraja Utara Alami Keguguran

loading…

Natalia Sandala’bi anggota KPPS di TPS 3 Karre Penanian, Lembang Kartu Penanian, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara mengalami keguguran akibat kelelahan, saat menjalankan tugasnya pada 17 April 2019 lalu. Foto Ilustrasi TPS/iNews TV/Deny I

TORAJA UTARA – Satu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Toraja Utara mengalami keguguran akibat kelelahan, saat menjalankan tugasnya demi mensukseskan pesta demokrasi Pilpres dan Pileg 2019 di Indonesia.

Natalia Sandala’bi yang adalah anggota KPPS di TPS 3 Karre Penanian, Lembang Kartu Penanian, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara.

Usai melaksanakan tugasnya pada pencoblosan 17 April 2019 lalu. Namun pada saat proses penghitungan suara berlangsung, Natalia merasa kesakitan dan dibawa ke Rumah Sakit Elim Rantepao, diketahui Natalia saat itu sedang mengandung.

Baca Juga:

“Saat itu saya masih menjalankan tugas saat pencoblosan namun pada waktu penghitungan suara berjalan, saya merasa sakit pada bagian perut, lalu saya dibawa ke rumah sakit, usia kandungan saya sudah 2 bulan,” kata Natalia, Kamis (25/4/2019).

Namun nasib berkata lain, kandungan Natalia sudah tidak dapat diselamatkan dan mengalami keguguran. “Waktu keguguran saya sempat dirawat di rumah sakit selama tiga hari, sebelum saya kembali ke rumah sekarang,” timpal Natalia.

(sms)

Vanessa Angel Gelar Sayembara Berhadiah Umrah untuk Mencari Rian Subroto

loading…

Untuk mencari sosok Rian Subroto, artis Vanessa Angel, melalui kuasa hukumnya menggelar sayembara berhadiah umrah bagi siapa saja yang menemukan. Dok/SINDOnews

SURABAYA – Untuk mencari sosok Rian Subroto, artis Vanessa Angel, melalui kuasa hukumnya menggelar sayembara berhadiah umrah bagi siapa saja yang menemukan. Diketahui Rian Subroto adalah pria yang menyewa Vanessa Angel untuk hubungan badan.

Ketua Tim Kuasa Hukum Vanessa Angel, Abdul Malik mengatakan, sebagai pengacara, pihaknya harus proaktif agar bisa menemukan Rian. Pasalnya, keterangan pria yang dikabarkan adalah seorang pengusaha asal Lumajang itu diperlukan di persidangan. (Baca juga; Vanessa Angel Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara)

Sayangnya, Rian hingga saat ini tak pernah hadir di persidangan. “Kami buat sayembara yang berlaku masyarakat umum. Siapapun yang bisa memberi keberadaan Rian, kami beri hadiah umroh,” katanya, Kamis (25/4/2019).

Baca Juga:

Sayembara ini, lanjut dia, bertujuan agar masyarakat ikut proaktif menemukan Rian. Di sisi lain, pihaknya juga menungu kinerja dari kepolisian dalam menemukan Rian. Dia pun mendorong kepolisian, agar memampang foto Rian di media massa, agar semua masyarakat tahu, bagaimana sosok Rian ini.

“Polisi harus serius mencari Rian, karena ini menyangkut nasib 5 orang yang sudah menjadi terdakwa. Kalau tidak juga ketemu, maka diduga ada permainan,” terangnya.

Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jatim ini menyatakan, andai Rian tidak juga ditemukan, maka proses pidana 5 orang terdakwa ini harusnya tidak dapat diteruskan. Sebab, unsur pidana dalam kasus ini dianggap tidak sempurna. Jika unsur pidananya tidak sempurna, maka para terdakwa harus dibebaskan.

“Informasi yang saya dapat, sosok Rian ini tidak pernah ada di Lumajang. Dia tidak dikenal dikalangan pengusaha tambang pasir di Lumajang. Bupati Lumajang pernah mengumpulkan para pengusaha tambang pasi dan tidak ada nama Rian,” ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum muncikari Endang Suhartini alias Siska, Franky Desima Waruwu mengaku setuju dengan diadakannya sayembara itu. Harapannya, Rian dapat ditemukan dan bisa memberi kesaksian di persidangan. “Yang penting Rian bisa cepat ditemukan,” katanya.

Dalam perkara prositusi artis ini, sudah ada lima terdakwa yang kini menjalani proses persidangan. Mereka antara lain, Vanessa Angel dan empat mucikari yang terdiri dari Tentri Novanta, Endang Sutantri, Fitria, dan Winindia. Untuk Vanessa Angel, dia didakwa terkait perbuatan menyebarkan konten asusila. Sementara keempat terdakwa lainnya di jerat pasal mucikari. (Baca juga; 2 Mucikari Vanessa Angel Segera Disidang di PN Surabaya)

Perkara ini bermula ketika Rian Subroto, bertemu dengan Dhani di sebuah cafe bernama Delight, di Lumajang. Dari pertemuan tersebut, Dhani menawari Rian untuk dicarikan teman kencan dengan artis. Tawaran ini pun langsung disambut Rian. Dhani kemudian menghubungi Tentri Novianta dan memintanya untuk dicarikan artis atau model yang bisa dibooking.

Tentri lantas mengajukan nama Vanessa Angel dan Maria Delima Siahaan alias Avriellya Shaqilla. Tawaran Tentri disetujui Dhani. Karena Tentri hanya mengenal Avriellya, dia lantas menghubungi mucikari Intan Permatasari Winindya Chasanovri alias Nindy, agar dikomunikasikan dengan Vanessa. Nindy lalu menghubungi mucikari Fitriandri alias Vitly Jen, agar dapat membooking out (BO) Vanessa Angel.

Keinginan BO ini kemudian disampaikan lagi oleh Fitri ke Endang. Dari Endang inilah Vanessa Angel akhirnya menyetujui untuk diterbangkan ke Surabaya dengan harga yang telah disepakati antar mucikari, yakni Rp80 juta untuk Vanessa dan Rp25 juta untuk Avriellya. Hingga akhirnya Polda Jatim menangkap Vanessa bersama dengan Rian, di sebuah hotel berbintang di Surabaya barat, pada 5 Januari 2019.

(wib)

Terkena Serangan Jantung, Petugas KPPS di Tanggamus Lampung Meninggal Dunia

loading…

Petugas Pemilu 2019 yang meninggal dunia kembali bertambah, kali ini terjadi di anggamus, Lampung. Pahlawan Demokrasi tersebut adalah Irfan Hilmi anggota KPPS di TPS 07, Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Tanggamus. Foto makam korban/iNews TV/Indra S

TANGGAMUS – Petugas Pemilu 2019 yang meninggal dunia kembali bertambah, kali ini terjadi di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Pahlawan Demokrasi tersebut adalah Irfan Hilmi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 07, Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung,Kabupaten Tanggamus.

Almarhum meninggal pada Jumat 19 April 2019 laluketika dirawat di RSUD Pringsewu, hasil diagnosa terkena serangan jantung. Saat itu rencana akan dirujuk ke RSUD Abdoel Moeloek, Bandar Lampung namun tak tertolong lagi.

Kadus Sinar Gunung Syaiful mengatakan, dia dimakamkan di TPU setempat pada hari Jumat 19 April 2019 yang merupakan anak ketiga dari pasangan H Subak dan Hj Sumriyah dan merupakan lulusan S1 program Admistrasi Universitas Bandar Lampung yang diwisuda tahun 2016-2017.

Baca Juga:

“Almarhum Irfan Hilmi merupakan pribadi yang menyenangkan. Almarhum dalam melaksanakan tugasnya di TPS 07 mungkin karena kondisi badan lelah sehingga kesehatannya menjadi drop dan mengakibatkan kematian,” kata dia, Kamis (25/4/2019).

Sementara Ade Herlianti kakak kandung dari Irfan Hilmi berharap agar pemerintah dapat perduli dengan memberikan santunan terhadap Irfan. Karena menurutnya adiknya adalah pahlawan demokrasi. “Saya ingin adik saya ini dapat diberikan santunan karena menurut saya dia adalah pahlawan demokrasi,” timpalnya.

(sms)

Diduga Kelelahan, Petugas PAM PPK di Padangsidimpuan Meninggal Dunia

loading…

Jenazah AKP Anumerta Partahian Dalimunthe ketika disemayamkan di rumah duka. Foto/Zia Nasution

PADANGSIDIMPUAN – Diduga karena kelelahan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Anumerta Partahian Dalimunthe tiba-tiba jatuh sakit dan langsung meninggal dunia saat bertugas mengawasi suara di tingkat kecamatan. Saat ini jenazah disemayamkan di Kompleks Perumahan Polisi Sabungan. Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara.

Kapolres Kota Padangsidimpuan, AKBP Hilman Wijaya mengatakan, peristiwa tersebut berawal ketika almarhum (Partahian) merasakan sakit di dadanya. Selain Partahian juga merasakan sesak napas. Spontan, petugas medis yang berada di lokasi PAM PPK Hutaimbaru langsung memberikan pertolongan pertama. (Baca Juga: 144 Petugas KPPS Meninggal dan 883 Orang Sakit, Berikut Daftarnya)

Selanjutnya, perwira angkatan SAG 2012 dibawa ke RSUD Padangsidimpuan. Partahian akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 13.45 WIB.

Baca Juga:

“Jajaran Polres Kota Padangsidimpuan khususnya, dan Polda Sumatera Utara (Sumut) pada umumnya mengucapkan belasungkawa yang dalam,” ujar Hilman ketika ditemui di rumah duka bersama dengan perwira yang lainnya.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, beberapa hari yang lalu, Partahian sempat melakukan tes kesehatan. “Hasil tes kesehatannya tiga hari yang lalu semua baik baik saja,” tuturnya.

Sayangnya, ketika Partahian sampai di rumah sakit, tidak ada satu pun dokter spesialis yang dijumpai. Padahal, pada saat dia dibawa ke rumah sakit masih jam kerja. “Tak ada dokter spesialis, semuanya di luar,” tuturnya.

Ditanya jumlah personel Polres Kota Padangsidimpuan yang mengalami sakit selama mengawas jalannya Pemilu 2019, Kapolres menjelaskan sudah dua orang.

“Selain Pertahian, satu orang personel atas nama Aiptu Martin Sembiring masih koma dan menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Medan,” ujarnya. Kapolres menambahkan, dia dirawat karena mengalami kecelakaan pada saat PAM TPS di PPK Tenggara.

(rhs)

Perempuan sebagai Agen Perubahan dan Ujung Tombak Pembangunan

loading…

SEKAYU – Puncak Peringatan ke-140 Hari Kartini di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Muba, digelar di Opp room Pemkab Muba, Kamis (25/4/2019) berlangsung semarak.

SEKAYU – Puncak Peringatan ke-140 Hari Kartini di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Muba, digelar di Opp room Pemkab Muba, Kamis (25/4/2019) berlangsung semarak. Acara mengusung tema ‘Perempuan sebagai Agen Perubahan dan Ujung Tombak Pembangunan Bangsa’ ini dihadiri Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin.

Dalam sambutannya Bupati Dodi Reza mengapresiasi meriahnya pelaksanaan peringatan Hari Kartini di Kabupaten Muba. “Saya baru pertama kali melihat acara Peringatan Hari Kartini sebegitu meriah dan penuh partisipasi para ibu-ibu disini. Kalau bicara tentang Hari Kartini setiap 21 April pasti kita memperingati Hari Kartini. Setiap zaman ada perubahan dan ada revolusi kebudayan dan sosial, tentunya perayaan Kartini mengalami adaptasi pula setiap tahun,” ujar Dodi.

Dodi juga mengatakan, Kartini di era revolusi industri 4.0 disebut kartini milenial di abad ke 21 ini, “Saya kira kita tidak cukup lagi bicara tentang emansipasi dan keikutsertaan wanita dalam berkontribusi, karena sudah banyak contoh wanita-wanita hebat yang bahkan emansipasi dan kontribusi melebihi kaum pria. Contohnya saja di negara Indonesia sudah pernah memiliki presiden, menteri, atlet, seniman wanita yang berprestasi dan bahkan banyak lagi.”

Baca Juga:

“Sekarang tidak cukup lagi emansipasi wanita, namun bagaimana wanita bisa menjadi agen perubahan dan ujung tombak pembangunan.”

Bisa dilihat betapa banyak tugas seorang ibu, dari ruang lingkup kecil hingga ke besar. Mulai dari dirumah harus diperhatikan, sebagai Kartini masa kini ibu-ibu di rumah bagaimana agar anak-anak bisa sekolah setinggi mungkin. Kemudian mendampingi suami dan berikan dukungan sehingga karir suami bisa bertambah baik. Sehingga kesejahteraan lahir dan batin keluarga dapat terwujud, kemudian keluar ke lingkungan sekitar bagaimana wanita bisa ikut dalam pemberdayaan masyarakat, inilah peran penting Kartini sekarang.

Sementara itu Ketua TP PKK Muba dan penasehat DWP Kabupaten Muba, Thia Yufada Dodi Reza, mengatakan, Kartini masa kini adalah sosok perempuan yang siap berperan ganda, selain menjadi ibu bagi anak-anaknya juga harus mampu berkarya dan menjadi inspirasi bagi masyarakat di era milenial.

“Peran kartini merupakan refleksi kasih ibu, di semua lini dan menjadi power penggerak yang terus menginspirasi, untuk itu kartini dimasa kini dituntut untuk bisa tampil mandiri, dinamis, kreatif, penuh inisiatif dan profesional dalam mengambil perannya di sektor Publik. Dengan tidak harus meninggalkan naluri keibuan yang penuh sentuhan perhatian dan kasih sayang terhadap anak dan suami, lembut, hormat, etis dan bermartabat tinggi, ” ujar perempuan jelita ini.

Pada kesempatan yang sama istri Bupati Muba yang juga Ketua Dekranasda Kabupaten Muba meluncurkan Gambo Muba Online. Di mana pemasaran produk Gambo Muba bisa juga diperjualbelikan via online/medsos.

“Kita harus bangga menggunakan produk Gambo Muba ini karena selaras dengan isu Internasional. Eco Fashion sekarang ini sudah sangat penting dilakukan, karena berdasarkan hasil penelitian lebih dari 60% limbah kimia berasal dari tekstil. Nah kita sudah duluan dalam memberikan kontribusi terhadap isu tersebut. Eco Fashion dari limbah gambir yang awalnya tidak ada harga menjadi berharga mahal, yang kita jadikan pewarna kain jumputan khas muba ini,” ujar Thia.

Thia juga menghimbau agar masyarakat Kabupaten Muba tidak membeli Gambo Muba yang palsu, karena harus disadari selain mengangkat nama daerah dengan menggunakan gambo muba, tapi juga mendukung pemberdayaan masyarakat dan sekaligus menjawab isu lingkungan, dengan begitu dapat memberi kontribusi positif bagi perekonomian desa dan lingkungan.

Acara berlangsung meriah dengan ditampilkan persembahan tarian massal lebih dari 50 orang ibu-ibu dari DWP dan TP PKK Muba, kemudian penampilan paduan suara dan penampilan qasidah oleh ibu-ibu dibawah binaan Ketua TP PKK dan Penasehat DWP Kabupaten Muba.

Turut dihadiri Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, Dandim 0401 Muba Dandim 0401 Muba Letkol arm M Saufudin Khoiruzzamani, Sekda Muba Apriyadi, Ketua DWP Muba Asna Aini Apriyadi beserta perangkat daerah, camat dan seluruh anggota DWP Kabupaten Muba.

(akn)

Truk Tangki Semen Terguling, Jalur Pantura Kendal Tersendat

loading…

Truk tangki semen terguling ditanjakan jembatan Kalibodri Kamis (25/4/2019) pagi. iNewsTV/Eddie Prayitno

KENDAL – truk tangki pengangkut cairan semen menabrak pembatas dan terguling di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di tanjakan Jembatan Kalibodri, Desa Kebonharjo, Patebon, Kamis (25/4/2019) pagi. Akibatnya, lalu lintas di jalan pantura Kendal tersendat.

Truk bernopol W 8542 UW terguling di bahu jalan dengan posisi bagian kepala truk berada di badan jalan sedangkan badan truk masuk ke dalam bahu jalan yang curam.

Kasatlantas Polres Kendal AKP Firdaus melalui Kanit Laka Ipda Dedy mengatakan truk yang dikendarai Zaenal Maarif itu melaju dari arah timur menuju barat. Ketika di lokasi kejadian, truk tersebut hilang kendali dan menabrak guarddrail (besi pengaman) di sisi sebelah kanan jalan.

Baca Juga:

“Kejadiannya sekitar pukul 05.00 WIB, saat itu lalu lintas masih lengang. Kecelakaan diduga sang sopir mengantuk,” katanya

Dia menambahkan, saat ini kepala truk sudah dievakuasi agar tidak menimbulkan kemacetan di jalan tersebut. Sedangkan badan truk tangki saat ini masih berada di lokasi kejadian. Akibat kejadian tersebut kerugian materi senilai Rp5 juta.

“Tidak ada korban jiwa, sang sopir selamat. Dari penuturan sang sopir, kendaraannya melaju cepat di sisi kanan. Mungkin karena mengantuk, kendaraan berjalan terlalu ke kanan sehingga menabrak guarddrail,” tuturnya .

(wib)

Gianyar Masuk 10 Besar Penyelenggara Pemerintahan Terbaik se-Indonesia

loading…

Kabupaten Gianyar menyabet penghargaan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah terbaik. Penghargaan diserahkan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, dan diterima Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis, (25/4/2019).

BANYUWANGI – Untuk kali pertama Kabupaten Gianyar menyabet penghargaan bergengsi tingkat nasional dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah terbaik. Penghargaan diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, dan diterima Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun pada puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) Ke-XXIII secara Nasional yang dipusatkan di Stadion Diponogoro, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis, (25/4/2019). Turut mendampingi pada kegiatan tersebut Sekdakab Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya.

Dari sepuluh besar yang masuk nominasi, Kabupaten Gianyar berada di peringkat sembilan terbaik dengan skor 3.3212 dari 396 Kabupaten se-Indonesia. Peringkat pertama diraih Kabupaten Sidoarjo, menyusul Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Bone, Kabupaten Bintan, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Gianyar serta diperingkat sepuluh Kabupaten Pohuwato.

Selain kabupaten yang menduduki peringkat sepuluh besar, peringatan Hari Otda ke-XXIII juga dihadiri peringkat sepuluh besar pemerintah provinsi dan pemerintah kota se-Indonesia. Penentuan peringkat ini berdasarkan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) Tahun 2018 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2017.

Wakil Bupati Gianyar, A A Gde Mayun mengatakan, raihan prestasi tersebut sekaligus sebagai kado Hari Jadi Kota Gianyar ke-248. Setelah beberapa hari lalu, Kabupaten Gianyar juga telah ditetapkan sebagai Kota Kerajinan Dunia oleh World Craft Council (Dewan Kerajinan Dunia), hari ini dalam bidang penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Gianyar juga mampu menduduki peringkat ke sembilan terbaik se-Indonesia.

Dua prestasi ini, tak terlepas dari kerja keras dan dukungan semua komponen, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat.

“Secara internasional Kabupaten Gianyar telah diakui sebagai Kota Kerajinan Dunia. Hari ini juga, Pemerintah Kabupaten Gianyar menerima penghargaan peringkat sembilan terbaik penyelenggaraan pemerintah daerah se-Indonesia. Dua prestasi ini adalah kado terbaik peringatan Hari Jadi Kota Gianyar tahun ini,” terang Agung Mayun.

Agung Mayun menambahkan, penghargaan ini merupakan motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Gianyar, dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penilaian ini juga sebagai tolak ukur upaya Pemkab Gianyar dalam melakukan inovasi dalam rangka menyediakan pelayanan terbaik bagi masyarakat Gianyar, baik dari segi peningkatan kualitas sumber daya manusia, kualitas pelayanan publik, serta penyediaan pelayanan administrasi kependudukan keliling.

(akn)

Caleg NasDem Dilaporkan ke Bawaslu Bandung Barat

loading…

Ketua Bawaslu KBB, Cecep Rahmat Nugraha (kanan) didampingi Komisioner Divisi Penindakan, Ai Wildani Sri Aidah. SINDOnews/Adi Haryanto B

BANDUNG BARAT – Seorang caleg Partai NasDem dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 (Ngamprah, Padalarang, Saguling) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dilaporkan warga ke Bawaslu KBB, Kamis (25/4/2019). Pelaporan itu terkait dengan indikasi dugaan money politics yang dilakukan oleh tim sukses atau pendukung caleg NasDem tersebut pada masa tenang atau sehari sebelum pencoblosan.

Ketua RW 05, Ahmad Yani mengatakan, dirinya melaporkan indikasi money politics ke Bawaslu setelah menerima pengaduan dari beberapa warganya. Tim sukses caleg NasDem itu berharap aksi money politics itu bisa mengantarkan jagoannya menjadi anggota DPRD KBB dari Dapil 1.

“Yang lapor ke saya ada lima orang, atas dasar itu saya lapor ke Bawaslu karena bukti-buktinya ada,” ucapnya.

Baca Juga:

Dia menjelaskan, berdasarkan laporan dari warganya uang yang didapat berasal dari salah satu tim sukses dan bukan calegnya langsung. Mereka datang bertiga, tugasnya ada yang melakukan pendataan, mengajak, dan memberikan uang. Jadi besar kemungkinan warga yang mendapatkan uang dari tim sukses tersebut cukup banyak.

“Bukti-buktinya kami kumpulkan, mulai dari stiker bergambar caleg dan pecahan uang Rp50.000. Semua itu saya sertakan dalam laporan ke Bawaslu,” sebutnya.

Ketua Bawaslu KBB, Cecep Rahmat Nugraha menyebutkan, pihaknya masih melakukan kajian awal terhadap laporan dugaan money politics tersebut. Di antaranya menganalisa syarat formil dan materil, jenis pelanggaran, dan pasal pelanggaran yang dilanggar.

Setelah itu melalui rapat pleno, baru pelaporan tersebut diregister guna ditindaklanjuti. Nantinya, dari pihak saksi dan terlapor pun akan dimintai klarifikasi untuk melengkapi laporan.

“Hingga sekarang sudah ada dua laporan yang masuk, semuanya soal dugaan money politics. Kami akan kaji dulu legal formilnya sebelum diregister, prinsipnya masyarakat jangan takut untuk melapor ketika menemukan pelanggaran di lapangan,” ujarnya.

(wib)

Caleg DPR Sri Kustina Diprediksi Raih Suara Terbanyak di Dapil Sumsel 2

loading…

Caleg DPR RI Nomor urut 6 dari partai NasDem, Hajjah Sri Kustina (kanan) mengklaim berhasil meraih suara terbanyak di daerah pemilihan Sumsel 2. Foto/Istimewa

PALEMBANG – Calon anggota (Caleg) DPR RI Nomor urut 6 dari partai NasDem, Hajjah Sri Kustina mengklaim berhasil meraih suara terbanyak di daerah pemilihan Sumsel 2 meliputi, Ogan Ilir, OKI, OKU, OKU Timur, OKUS, Prabumulih, Muara Enim, Pali, Lahat, Pagaralam dan Empat Lawang.

Hj Sri Kustina mengatakan, dirinya optimistis berhasil meraih suara terbanyak berdasarkan data internal yang dihimpun relawan-relawan baik tingkat TPS, desa, dan bahkan kecamatan di 11 kabupaten/kota untuk dapil Sumsel 2 DPR RI kita masih unggul.

Menurutnya, saat ini penghitungan suara masih berlangsung. “Saat ini insya Allah kita masih unggul dari kandidat lain, kita tunggu dari KPU, doain ajah ya,” ucapnya dalam keterangan persnya, Kamis (25/4/2019).

Baca Juga:

Sementara Koordinator Tim Pemenangan Sri Kustina Kabupaten Ogan Ilir, Yusi mengatakan, hingga detik ini Sri Kustina masih mengungguli calon lainnya di internal partai Nasdem sendiri. “Sangat mustahil jika yang diprediksi adalah Percha dan Irma Suryani yang bakal melenggang ke Senayan,” katanya.

Menurutnya, berdasarkan data yang dihimpun baik dari Desa dan kecamatan, bahwa Sri Kustina masih unggul dari kandidat lainnya.
Mengenai klaim salah satu media massa yang menyebut salah satu kandidat dipastikan melenggang ke Senayan itu katanya, hanya membangun opini publik semata.

“Jelas saat ini bu Sri masih unggul dan kami optimis bahwa beliau akan melenggang ke senayan,” terangnya.

Beredarnya berita prediksi caleg DPR RI asal Sumsel dari Partai Nasdem ini juga menuai kritik dari Weddy, Koordinator Tim Pemenangan Kota Prabumulih, pihaknya jelas membantah opini tersebut. Menurut penghitungan yang dilakukan oleh Wali Kota Prabumulih, Suara tertinggi di Kota Prabumulih dari 16 partai, Nasdem menduduki peringkat pertama, sebesar 17.099. Disusul partai Golkar sebesar 13.165 dan PKS 7.099. Selanjutnya Gerindra 7.020, PKB 6.986, PDIP 5.498, Demokrat 4.712.

“Kalau kita lihat hasil penghitungannya suara partai Nasdem menduduki peringkat pertama. Sedangkan untuk suara calegnya Ibu Sri Kustina memperoleh suara terbanyak mencapai 8.050. Disusul Alex Nurdin 6.251, lalu Irma Suryani 5.951, Bertu Merlas 5.797, Moh. Iqbal Romzi 4.146, Wahyu Sanjaya 2.943, Sri Meliyana 2.795, Percha 1.727,” katanya.

“Jadi sangat mustahil, ada yang klaim Percha dan Irma Suryani yang diprediksi masuk ke senayan sedangkan Ibu Sri Kustina mendapatkan suara terbanyak,” katanya.

Hal sama diutarakan Tugio Koordinator Kabupaten Pali mengatakan untuk di Kabupaten Pali Istri Heri Amalindo ini bertengger di peringkat pertama.

“Kalau ada prediksi Bu Sri Kustina kalah dengan kandidat lainnya, itu tidak mungkin yang pastinya kita akan lihat hasil penghitungan PPK siapa yang akan duduk. Saya yakin Ibu Sri Kustina pasti lolos ke Senayan. Di 11 kabupaten/kota sesuai dengan data C1 nya sudah mencapai 125 ribu suara,” ungkap Tugio.

(rhs)

Kapolres Nias 4 Hari Dirawat di RSUD Gunungsitoli Pascapengamanan Pilpres

loading…

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto beserta pejabat utama Polda Sumut menyempatkan waktu menjenguk Kapolres Nias sebelum bertolak ke Medan Sumatera Utara. Foto iNews TV/Iman Lase

GUNUNGSITOLI – Sudah empat hari Kapolres Nias AKBP Deny Kurniawan menjalani perawatan secara intensif di lantai dua kamar 7 Rumah Sakit Umum Daerah Gunungsitoli akibat diserang penyakit tipes karena kelelahan pascapengamanan pada Pemilu 17 April 2019 lalu. Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto, Kamis pagi (25/4/2019) menjenguk Kapolres Nias AKBP Deny Kurniawan yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Gunungsitoli.

Hingga saat ini personil kepolisian di wilayah Polda Sumatera Utara satu orang meninggal dunia pascapengamanan pemilu serentak.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto beserta pejabat utama Polda Sumut menyempatkan waktu menjenguk Kapolres Nias sebelum bertolak ke Medan Sumatera Utara usai meninjau Pemungutan Suara Susulan di Kabupaten Nias Selatan.

Baca Juga:

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto menyatakan wilayah hukum Polres Nias memang sangat luas dengan memiliki tiga kabupaten dan satu kota yakni Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat dan Kota Gunungsitoli dan hanya satu orang kapolres sehingga kedepan perlu penambahan polres untuk meminimalisir jangkauan pengamanan.

“Selain Kapolres Nias beberapa anggota polri lainnya di wilayah hukum Polda Sumatera Utara juga sedang dirawat di rumah sakit karena kelelahan dan satu orang kecelakaan saat ini kondisi kritisdan satu orang lainnya meninggal dunia,” kata Kapolda.

Menurut Kapolda, personil yang gugur dalam tugas mengamankan pelaksanaan pemilu serentak akan diberi penghargaan dengan dinaikkan pangkat luar biasa.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga di Kepulauan Nias bahwa proses pemilu serentak tidak menimbulkan kericuhan berjalan aman dan damai,” tandasnya.

(sms)

Gianyar Ditetapkan sebagai Kota Kerajinan Dunia

loading…

President World Craft Council Asia Facific Region, Ghada Hiijawi Quddumi dan Ketua Umum Dekranas Mufidah Jusuf Kalla, menyerahkan Sertifikat World Craft City (WCC) kepada Kabupaten Gianyar. Sertifikat diterima Wakil Bupati Gianyar, A.A Gde Mayun,

GIANYAR – President World Craft Council Asia Facific Region, Ghada Hiijawi Quddumi dan Ketua Umum Dekranas Mufidah Jusuf Kalla, menyerahkan Sertifikat World Craft City (WCC) kepada Kabupaten Gianyar. Sertifikat diterima Wakil Bupati Gianyar, A.A Gde Mayun, didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra di Bali Agung Theatre Show- Bali Safari & Marine Park, Senin (22/4/2019).

Sebelumnya, juga diserahkan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual Indikasi Geografis (HKI-IG) kerajinan Perak Celuk oleh Kementerian Hukum dan HAM diterima Kepala Desa Celuk, Nyoman Rupadana didampingi Ketua Celuk Desain Center, I Made Megayasa.

Wabup Agung Mayun mengatakan, penobatan Gianyar sebagai World Craft City atau Kota Kerajinan Dunia adalah yang pertama di Indonesia setelah Yogyakarta ditetapkan sebagai Kota Batik Dunia tahun 2014 lalu.

Pengakuan ini, tak terlepas dari aktivitas masyarakat Gianyar yang sebagian besar bergelut di bidang seni dan kerajinan sehingga dijuluki Bumi Seni. Predikat Bumi Seni yang disandang Gianyar, tak terlepas dari banyaknya karya seni yang monumental lahir di Gianyar. Hal ini juga didukung, semakin berkembangnya berbagai bentuk dan jenis karya seni yang didukung oleh seniman-seniman muda yang kreatif dan inovatif.

“Industri kerajinan di Gianyar merupakan salah satu usaha industri yang berlandaskan pada kreativitas seni para seniman Gianyar, dikerjakan secara manual, dan merupakan hasil cipta rasa dan karya tangan-tangan terampil perajin Gianyar,” kata Wabup Agung Mayun.

Ditambahkan Agung Mayun, dengan penetapan ini, Kabupaten Gianyar tidak saja dikenal sebagai bumi seni, kota pusaka dunia, daerah tujuan wisata, juga dikenal sebagai Kota kerajinan dunia atau world craft city (WCC). Identitas ini, membuka peluang dan kesempatan bagi perajin Gianyar untuk berinteraksi dengan perajin yang ada di dalam maupun di luar negeri, sehingga terjadi alih pengetahuan, alih teknologi, serta kerjasama usaha, untuk memenangkan persaingan menembus pasar global.

“Sampai dengan akhir tahun 2018, jumlah industri kerajinan di Kabupaten Gianyar sebanyak 36.890 unit, mampu menampung tenaga kerja sebanyak 81.946 orang, hampir semua jenis industri kerajinan ada di Gianyar. Yang dominan seperti kerajinan kayu, emas atau perak, tenun atau endek, bambu, pangan, dan kulit,” imbuh Agung Mayun.

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, mengatakan, pertumbuhan industri kreatif sangat dipengaruhi oleh kreativitas, keahlian, talenta dan gagasan yang inovatif sehingga mampu memberikan peningkatan nilai tambah untuk dapat dikomersialisasikan.

Sejalan dengan upaya tersebut, banyak tantangan yang akan dihadapi. Sehingga diharapkan untuk seluruh pelaku usaha serta seluruh masyarakat Bali bersama-sama untuk bersinergi, menjadi bagian penting untuk memberikan kontribusinya secara nyata untuk memajukan industri kreatif di Provinsi Bali.

President World Craft Council Asia Facific Region, Ghada Hiijawi Quddumi, mengucapkan selamat atas penetapan Gianyar sebagai Kota Kerajinan Dunia. Ghada sangat mengapresiasi atas apa yang dilihat selama proses penilaian, serta atas kehangatan masyarakat Gianyar selama penilaian berlangsung.

Kegiatan Dewan Kerajinan Dunia dimulai sejak tahun 2012 hingga tahun 2018, ditetapkan 30 Kota di wilayah Asia Pacifik. Yaitu, 10 dari Iran, 7 dari Cina, 3 dari India, 2 dari Indonesia, 2 dari Thailand, 1 dari Nepal, 1 dari Oman, 1 dari Libanon, 1 dari Yordan dan 1 dari Palestina.

“Beberapa ditetapkan sebagai pusat kerajinan dunia seperti Gianyar dan sebagian besar lainnya dengan kerajinan yang spesifik seperti kerajinan kayu, batik, ikat, batu karang, porselen, pahat batu, batu mulia, karpet, tanah liat dan lain sebagainya,” terang Ghada Hiijawi Quddumi.

Ketua Umum Dekranas, Ibu Mufidah Jusuf Kalla merasa sangat bangga dengan diserahkannya sertifikat penetapan Kabupaten Gianyar sebagai Wolrd Craft City. Dengan penetapan ini diharapkan, Gianyar akan lebih dikenal di manca negara serta dapat membangun jejaring dengan World Craft City lainnya.

“Saya harap Gianyar dapat mempertahankan penetapan Gianyar sebagai World Craft City dengan terus mengembangkan produk kerajinan di Gianyar yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan para perajian dan meningkatkan perekonomian di Kabupaten Gianyar,” kata Mufidah Jusuf Kalla.

Seusai acara penyerahan sertifikat penetapan Gianyar sebagai World Craft City, dilaksanakan fashion show (peragaan busana) rancangan desainer lokal Gianyar serta dilanjutkan dengan peninjauan pameran kerajinan oleh perajin Gianyar.

(akn)

Bupati Malang Nonaktif Dituntut 8 Tahun Penjara

loading…

Bupati Malang nonaktif, Rendra Kresna dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (25/4/2019) dituntut delapan tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). SINDOnews/Lukman

SURABAYA – Bupati Malang nonaktif, Rendra Kresna dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (25/4/2019) dituntut delapan tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Ketua DPW Partai Nasdem Jatim itu diduga terlibat kasus dugaan suap senai Rp7,5 miliar.

Surat tuntutan itu dibacakan JPU dari KPK, Abdul Basir. Dalam surat tuntutam tersebut disebutkan, terdakwa Rendra melanggar pasal 12 B UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal yang memberatkan, terdakwa tidak mendukung program pemerintah untuk memberantas korupsi serta tidak mengakui perbuatannya.

Sedangkan hal yang meringankan terdakwa berprilaku sopan serta telah membayar sebagian uang pengganti. “Dengan ini terdakwa dituntut dengan delapan tahun penjara dengan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan,” kata Abdul Basir dalam sidang yang dipimpin Agus Hamzah tersebut.

Baca Juga:

Selain itu, terdakwa juga wajib mengembalikan uang pengganti sebesar Rp4,07 miliar dalam jangka waktu satu bulan. Jika tidak dapat membayar akan disita harta benda sesuai dengan total uang pengganti tersebut. “Jika tidak memenuhi akan diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun,” pungkas Abdul Basir.

Setelah pembacaaan tuntutan, ketua majelis hakim, Agus Hamzah meminta terdakwa berkonsultasi dengan kuasa hukumnnya untuk pledoi yang akan dilakukan. Rencananya, sidang dengan agenda pembacaan pledoi akan digelar pada Kamis (2/5/2019) dengan agenda pledoi. Usai sidang JPU, Abdul Basir mengaku tuntutan yang tinggi itu lantaran terdakwa tidak mengakui perbuatannya. “Ini (tidak mengakui perbuatan) menjadi pertimbangan kami memberikan tuntutan tinggi,” jelasnya.

Diketahui, Rendra terbukti menerima suap yang totalnya mencapai Rp7,5 miliar. Uang suap itu dari sejumlah proyek di dinas pendidikan Kabupaten Malang. Dalam setiap proyek, Rendra menerima fee sebesar 17,5 persen hingga 20 persen. Mantan ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jatim itu diduga menerima hadiah itu sejak tahun 2010 hingga tahun 2014.

Sebelumnya, pada pertengahan Oktober tahun lalu, KPK menetapkan Rendra Kresna selaku Bupati Malang bersama Ali Murtopo (AM) pihak swasta yang diduga sebagai pemberi suap. Rendra diduga menerima suap sekitar Rp3,45 miliar Ali. Rendra bersama mantan tim suksesnya pada pilkada 2010 mengatur proses lelang dan pengadaan barang dan jasa secara elektronik (e-procurement) proyek pengadaab buku dan alat peraga pendidikan setingkat SD dan SMP.

Untuk dugaan korupsi kedua, Rendra juga diduga menerima suap dari pihak swasta, Eryk Armando Talla untuk sejumlah proyek di Dinas Kabupaten Malang. Nilai suap yang diduga terima Rendra sebesar Rp3,55 miliar. Sehingga, total sekitar Rp7,5 miliar. KPK telah menyita barang bukti berupa dokumen, bukti elektronik dan sejumlah uang. Komisi anti rasuah itu juga menyita uang USD15.000 di rumah dinas Bupati, Rp305 juta di Kantor Bina Marga dan Rp18,95 juta di rumah salah satu kepala bidang.

(nag)

Tergiur Iming-iming PNS, Warga Blitar Tertipu Puluhan Juta

loading…

Polisi saat memperlihatkan barang bukti dan pelaku penipuan. SINDOnews/Solichan

BLITAR – Tergiur iming-iming tawaran pegawai negeri sipil, Sutrismiani (53) ibu rumah tangga asal Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar rela merogoh kocek puluhan juta. Sutrismiani berharap anaknya bisa bekerja sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

Tanpa berfikir panjang uang Rp35juta diserahkan kepada Edy Hartono (48) warga Kelurahan Ronowijayan Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo. Di depan Sutrismiani, Edy yang baru dikenalnya mengaku sebagai PNS Pemkab Ponorogo.

Dia juga mengatakan memiliki jatah dalam setiap agenda rekrutmen CPNS. “Uang Rp 35 juta diserahkan pada 15 Oktober 2018,” kata Kasubag Humas Polres Blitar Iptu M Burhanuddin dalam keterangan rilisnya Kamis (25/4/2019).

Baca Juga:

Uang Rp 35 juta itu merupakan dana awal dari nominal Rp70 juta yang diminta Edy Hartono. Karena percaya, Sutrismiani menyanggupinya. Namun begitu tes CPNS diumumkan, nama Dani Aditya (28), yakni anak Sutrismiani tidak muncul di daftar peserta tes yang diterima.

Saat dihubungi untuk mempertanyakan hal itu, Edy berkilah proses masih berjalan. Bahkan Edy kembali meminta tambahan Rp10 juta yang katanya untuk mengurus semuanya. Sadar menjadi korban penipuan, Sutrismiani menyanggupi dan meminta Edy bertemu di rumahnya.

Namun sebelum rencana itu dilakukan korban sudah lebih dulu melapor ke kepolisian. “Pada hari Rabu 24 April 2014 yang bersangkutan (Edy Hartono) mendatangi rumah korban di Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro,” kata Burhanuddin.

Di depan pelaku, Sutrismiani mengaku hanya memiliki uang Rp3 juta dari dana Rp 10 juta yang diminta pelaku. Oleh pelaku Edy tanpa pikir panjang uang Rp3 juta itu langsung diterima. Namun pada saat hendak meninggalkan rumah korban, petugas datang dan langsung menyergapnya.

Edy Hartono langsung dijebloskan ke dalam tahanan. Dalam kasus dugaan penipuan ini petugas mengamankan uang tunai Rp3 juta, dua lembar kuitansi penyerahan uang sebelumnya, satu unit motor Honda Vario dan buku rekening serta ATM BRI atas nama Sutrismiani. Dalam pemeriksaan terungkap pelaku bukan PNS seperti yang disampaikan kepada korban.

Terungkap juga dalam pemeriksaan pelaku diduga juga telah menipu korban untuk urusan pembelian rumah. Dalam kasus jual beli rumah itu korban mengalami kerugian materiil Rp150 juta. “Saat ini kami masih terus melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi,” jelasnya.

(nag)

2 Korban Banjir di Pemalang Ditemukan Tewas, 2 Masih Hilang

loading…

Dua korban hanyut di Sungai Rejasa Belik Pemalang berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. iNews TV/Taufik

PEMALANG – Dua korban hanyut di Sungai Rejasa Belik Pemalang berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Hingga kini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua korban lain yang hilang terseret banjir.

“Dua korban yang ditemukan adalah Diki dan Rahmat. Diki ditemukan pukul 06.15 WIB pada jarak sekira dua kilometer, dan Rahma dijarak tiga kikometer pada pukul 08.15 WIB. Sehingga saat ini tim SAR gabungan tinggal mencari dua lagi korban hanyut,” terang Kepala Basarnas Jawa Tengah, Aris Sofingi, Kamis (25/4/2019).

Diberitakan sebelumnya, delapan orang warga Beluk Kecamatan Belik kabupaten Pemalang dikabarkan hanyut diterjang banjir bandang di Kali Rejasa Belik Pemalang pada Rabu 24 April sekira pukul 15.30 WIB.

Baca Juga:

Adapun nama-nama korban yang hanyut adalah adalah Tendi bin teguh (11), Fatir bin Arla (12), Rahma bin Wawa (11), dan Diki (11). Untuk korban yang selamat adalah Fajar bin Arian (7) dan Indra bin Waeni (10). Sedangkan meninggal dunia yang sudah ditemukan adalah merupakan anak dan bapak atas nama Tarno (55) dan putrinya yang bernama Iis (11).

“Karena Diki dan Rahma sudah ditemukan, maka tim SAR gabungan tinggal mencari lagi korban hanyut atas nama Tendi dan Fatir. Untuk cuaca dan kondisi sungai sudah normal kembali, semoga hari ini korban bisa kami temukan semua,” pungkas Aris.

(nag)

Geger! Pria Renta Ditemukan Tewas di Bengkel Mobil

loading…

Pria renta berusia 63 tahun bernama Oei Thong San Hasan, ditemukan tewas di salah satu bengkel mobil Jalan Mojopahit, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Kamis (25/4/2019). SINDOnews/Ricky

PEMATANGSIANTAR – Pria renta berusia 63 tahun bernama Oei Thong San Hasan, ditemukan tewas di salah satu bengkel mobil Jalan Mojopahit, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Kamis (25/4/2019).

Informasi yang diperoleh dari seorang warga di sekitar lokasi kejadian, R Siregar, pria yang kesehariannya bekerja sebagai penjaga bengkel ditemukan tergeletak di dekat tempat tidurnya. “Penyebab kematiannya belum tahu pasti, namun ditemukan sudah tidak bernyawa lagi di dekat tempat tidurnya di bengkel,” ujar Siregar.

Dia menambahkan pria yang hidup melajang itu ditemukan pertama kali oleh pegawai bengkel, dan curiga melihat Hasan tergeletak di dekat tempat tidurnya.

Baca Juga:

Polisi yang menerima laporan kematian Hasan kemudian datang melakukan penyelidikan penyebab kematiannya sekaligus mengevakuasi jasadnya ke RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar,untuk diotopsi.

Kapolresta Pematangsiantar,melalui Kasubbag Humas Iptu Resbon Gultom mengatakan, polisi masih menyelidiki penyebab kematian pria yang ditemukan di bengkel jalan Mojopahit Pematangsiantar.

“Masih diselidiki penyebab kematian pria yang ditemukan di bengkel Jalan Mojopahit dan jasadnya sudah dievakuasi ke RSUD Djasamen Saragih untuk diotopsi,” sebut Gultom.

(nag)

Anggota Brimob Gugur saat Bertugas BKO Pemilu di Bintan

loading…

Jenazah Brigadir Romadhani saat disemayamkan di Mapolres Tanjungpinang. SINDOnews/Bunga

TANJUNGPINANG – Brigadir Romadhani, anggota Kompi 1 Yon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kepulauan Riau (Kepri) gugur saat bertugas menjaga keamanan Pemilu 2019 di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (25/4/2019) sekira pukul 05.30 WIB.

Romadhani meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di sekitar Waduk Gesek, Jalan Raya Tanjunguban-Tanjungpinang Lama, Toapaya, Bintan. “Polda Kepri berduka telah gugur dalam tugas Brigadir Romadhani dalam menjaga keamanan Pemilu di Kepri,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto lewat pesan singkatnya.

Andap memohon doa semoga almarhum diterima di sisi terbaik Tuhan Yang Maha Esa. “Mohon doanya semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah. Selamat jalan Bhayangkara terbaik Polda Kepri,” ujar Andap.

Baca Juga:

Informasi yang dihimpun, kecelakaan yang dialami korban saat dalam perjalanan menuju PPK Toapaya untuk menjalankan tugasnya. Namun, dalam perjalanan Romadhani menabrak pembatas jalan. Setelah kejadian itu korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib di Tanjungpinang.

Saat ini jenazah korban masih disemayamkan di Polres Tanjungpinang sebelum dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Batu 10, Tanjungpinang. Istri dan anak korban serta keluarga dan kerabat, begitu juga dengan pejabat Polda Kepri, Satuan Brimob Polda Kepri, Polres Bintan, Polres Tanjungpinang mulai berdatangan ke Mapolres Tanjungpinang untuk melihat korban.

(nag)

Ini Pesan Kepala BKPPD Kepada 184 CPNS Baru Pasangkayu

loading…

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Pasangkayu, Kasmuddin, menyerahkan 184 SK CPNS tahun 2019, bertempat di ruang kerja BKDD Kamis (22/4/2019), itu dilakukan usai penyerahan SK secara simbolis oleh Bupati Pasangkayu

PASANGKAYU – Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Pasangkayu, Kasmuddin, menyerahkan 184 SK CPNS tahun 2019, bertempat di ruang kerja BKDD Kamis (22/4/2019), itu dilakukan usai penyerahan SK secara simbolis oleh Bupati Pasangkayu.

Kasmuddin, saat menyerahkan SK menjelaskan kepada para CPNS, sebagai aparatur sipil negera benar-benar harus melaksanakan tugas dengan baik. Ini penting dilakukan dalam rangka memberikan informasi tentang kepegawaian sebagai bekal mereka dalam melaksanakan tugas di unit kerja masing-masing.

“Mereka dapat mengubah mindset dan cara kerjanya. Kalau selama ini hanya bertugas sebagai tenaga honorer yang tidak terikat dengan aturan apapun, maka setelah menerima SK CPNS otomatis posisinya berubah karena telah terikat dengan aturan-aturan kepegawaian,” ujarnya.

Baca Juga:

Menurutnya, semua tingkah laku seorang ASN diatur oleh ketentuan dan segala pekerjaannya harus dapat dipertanggungjawabkan termasuk dalam hal kedisiplinan.

“Dalam hal tingkah laku dan perbuatan harus dijaga, karena saat ini dalam diri CPNS telah melekat instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Pasangkayu. Jadi selain harus bisa menjaga nama baik diri pribadi juga harus bisa menjaga nama baik Instansi masing-masing,” tegas Kasmuddin.

(akn)

Dua Karyawan PT Pos yang di PHK Sepihak Menangkan Gugatan di PHI

loading…

Majelis hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Jakarta Pusat memutuskan mengabulkan gugatan dua karyawan PT Pos. Ilustrasi/SINDOnews

BANDUNG – Perjuangan panjang penuh semangat tanpa mengenal kata menyerah telah dilakukan oleh empat karyawan BUMN PT Pos Indonesia (Persero), dua di Jakarta dan dua di Bandung.

Hasilnya, majelis hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Jakarta Pusat memutuskan mengabulkan gugatan dua karyawan PT Pos pada Senin (22/04/2019). Putusan PHI itu menekankan bahwa pekerja yang sebagai penggugat harus dipekerjakan kembali oleh pihak tergugat PT Pos Indonesia. Selain itu, pihak tergugat juga harus membayarkan sebagian hak-hak pekerja yang menjadi gugatan.

Selain itu, majelis hakim juga memerintahkan kepada tergugat agar menempatkan kembali para pekerja pada pangkat dan jabatan semula atau yang setara dengan kedudukan sebelumnya.

Baca Juga:

Diketahui, perjuangan empat karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak tersebut telah berlangsung selama dua tahun. Dalam perkara itu, keempat karyawan menguasakan gugatannya kepada Kantor Kuasa Hukum Husendro & Rekan. Perkara PHI empat karyawan itu didaftarkan dengan Nomor Register: 359/PDT.SUS-PHI/2018/PN.JKT.PST tanggal 11 Desember 2019.

Keempat pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pos Indonesia Kuat Bermartabat (SPPIKB) mengajukan gugatan ke PHI Jakarta Pusat dan PHI Bandung melawan Direksi PT Pos Indonesia.

Sekretaris Jenderal SPPIKB Hendri Joni yang bertindak sebagai salah satu partner dari Kantor Hukum Husendro & Rekan mengatakan, kemenangan ini akan terus dikawal dan tidak akan menyurutkan semangat perlawanan karyawan yang ter-PHK.

“Tidak ada perjuangan yang sia-sia. Itulah yang kami alami saat ini. Kebetulan juga menjadi korban PHK ini adalah pengurus serikat yaitu Fadhol Wahab dan Adang Sukarya yang merupakan Ketua dan Sekretaris DPW 4 Jabodetabek.

Sedangkan dua orang lainnya yang sedang kami tunggu hasil putusannya senin depan di PHI Bandung adalah Deni Sutarya dan Rachmad Fadjar yang juga merupakan Ketua dan Sekretaris DPW Khusus di Kantor pusat Bandung yang insya Alloh mudah-mudahan hasilnya sama seperti PHI Jakarta yaitu 1.

PHK yang dilakukan oleh Direksi PT Pos cacat hukum dan memerintahkan perusahaan mempekerjakan kembali rekan-rekan aktivis serikat pekerja, serta merehabilitasi hak-hak pekerja yang bersangkutan,” kata Hendri.

Dia mengemukakan, hadir pada saat pembacaan putusan tersebut, Ketua/Sekretaris DPW 4 SPPIKB Jakarta, Ketua DPC SPPIKB Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, serta para pengurus SPPIKB se-Jabodetabek sebagai bentuk dukungan moril. Dukungan itupun akan dilakukan juga terhadap pembacaan putusan di PHI Bandung, Senin 29 April 2019.

“Bagaimanapun mereka kaum pekerja yang juga memiliki harga diri. Kami akan terus melawan kezaliman jika pengusaha masih memperlakukan kami semau-maunya,” ujar Husendro yang telah mendampingi para pekerja selama lebih kurang dua tahun sejak Agustus 2017 silam.

Husendro menuturkan, putusan majelis hakim sudah tepat karena UU yang dijadikan acuan dalam perkara ini juga mempertimbangkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan. Sehingga, perkara menjadi terang benderang bahwa karyawan mendasarkan perkara ini bukan hanya pelanggaran terhadap UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, akan tetapi juga terdapat unsur pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Sementara itu, kuasa hukum pekerja lainnya Mansyur Wahab yang akrab disapa Acui memgungkapkan, perbuatan Direksi PT Pos yang mem-PKH para pekerja sebagai pengurus serikat pekerja yang sedang menjalankan fungsi organisasi, selain sebagai pelanggaran HAM juga kejahatan Union Busting (pemberangusan terhadap organisasi serikat pekerja). “Sehingga, pacsaputusan Senin depan, kami akan membuka LP (laporan polisi) Union Busting di Polda Jabar,” ungkap Acui.

Selanjutnya, kuasa hukum para penggugat akan menunggu selama 14 hari kalender sebagaimana dinyatakan oleh majelis hakim yang memberikan kesempatan para pihak untuk menyatakan menerima/menolak putusan. “Prinsipnya akan kami dampingi hingga tuntas perkara ini sampai tingkatan manapun,” tutur dia.

(nag)

Truk Hantam Tangki di Jalan Tol Semarang-Solo, 1 Tewas

loading…

Kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 460.00 Jalan tol Semarang-Solo tepatnya di daerah Barukan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Kamis (25/4/2019) sekira pukul 05.00 WIB. SINDOnews/Angga

SEMARANG – Kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 460.00 Jalan tol Semarang-Solo tepatnya di daerah Barukan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Kamis (25/4/2019) sekira pukul 05.00 WIB. Truk colt diesel Mitsubishi bernopol AG 9497 UP menghantam truk tangki Mercedes Benz bernopol AD 1751 EB yang melaju di depannya.

Akibatnya, sopir truk colt diesel Mitsubishi Andika Irawan (29) Dusun Jatilengger RT 01 RW 04 Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur tewas.

Penumpang truk colt diesel Mitsubishi, Agung Wahyudi (39) warga Jatilengger RT 01 RW 04 Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar mengalami luka pada kaki kanan dan dagu. Tak hanya itu, truk yang dikemudikan korban juga ringsek.

Baca Juga:

Kanit Laka Satlantas Polres Semarang Ipda Wardoyo mengatakan, kecelakaan lalulintas di jalan bebas hambatan tersebut bermula ketika truk colt diesel Mitsubishi melaju dari arah Solo menuju Semarang.

Sesampainya di KM 460.00 truk yang dikemudikan korban menabrak truk tangki Mercedes Benz yang dikemudikan Winarto (58) warga Tanjunganom RT 02 RW 05 Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo yang melaju di depan. “Truk Mitsubishi menabrak dari belakang truk yang melaju searah di depannya. Pengemudi truk Mitsubishi meninggal,” kata Ipda Wardoyo.

Setelah menabrak truk tangki, truk colt diesel bermuatan cabai itu oleng ke kanan dan menghantam beton pembatas jalan. Benturan keras mengakibatkan truk ringsek dan sebagian muatan tumpah hingga berserakan di jalan.

Arus lalulintas dari arah Solo menuju Semarang pun tersendat karena truk melintang hingga menutup satu lajur. Arus lalulintas baru normal kembali setelah truk dievakuasi dari lokasi kejadian.

(nag)

Penjelasan dari Biro Humas Pemprov Sumbar

loading…

Biro Humas Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat memberi penjelasan terkait pernyataan Gubernur IP tentang ‘Jangan Anak Tirikan Daerah yang Tidak Mendukung Presiden Terpilih’

PADANG – Berkaitan dengan viralnya pemberitaan tentang ucapan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (IP) soal “Jangan Anak Tirikan Daerah,” Biro Humas Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, menyatakan bahwa Gubernur IP tidak pernah menyatakan secara langsung tentang “Jangan Anak Tirikan Daerah Yang Tidak Mendukung Presiden Terpilih”.

Melalui keterangan tertulis kepada Sindonews, Kamis (25/4/2019), Biro Humas Sumbar menuturkan kronologinya. Menurut Biro Humas, selesai pencoblosan di TPS, Gubernur IP langsung diwawancarai oleh awak media yang jumlahnya puluhan. Dalam wawancara, Gubernur IP menyampaikan berbagai hal tentang Pemilu, himbauan-himbaun dan harapan-harapan. Namun tidak ada menyebutkan soal “anak tiri” tadi.

Selesai wawancara, dalam kelakar lepas, salah seorang wartawan bertanya ke Gubernur IP sambil jalan mengiringi beliau ke atas mobil, karena Gubernur IP mau meninjau beberapa TPS di Kota Padang.

Baca Juga:

“Saya selaku Kepala Biro Humas Setda Prov Sumbar ikut mendampingi beliau dan malah satu mobil dan duduk disampingnya. ‘Pak Gub, kira-kira ada ndak nantinya anak tiri dan anak kandung oleh Presiden terpilih jika seandainya suatu daerah suaranya kalah?’ tanya sang jurnalis sambil tersenyum,”

“Sambil ketawa dan tersenyum lepas, Gubernur IP menjawab ‘Ndak mungkinlah. Presiden itu kan Pemimpin seluruh bangsa. Ndak ada istilah anak tiri dan anak kandung. Presiden itu negarawan. Siapapun jadi Presiden tidak mungkin seperti itu. Contohnya saya, saat saya pertama kali jadi Gubernur, kan ndak ada satupun SKPD dukung saya. Tetapi begitu saya dilantik jadi Gubernur, saya ndak pernah mempersoalkan dukung mendukung itu. Semuanya saya pakai dan saya rangkul.”

“Itulah sebenarnya yang terjadi. Artinya, Gubernur IP tidak ada menyatakan hal seperti itu secara langsung. Saya juga telah konfirmasi kepada wartawan yang pertama kali buat berita tersebut. Berita itu telah diambil oleh media lain tanpa adanya konfirmasi lagi ke IP atau ke kami. Namun karena telah menyebar, kami biarkan saja.”

(akn)

Potensi Zakat di Jateng Capai Rp14 Triliun, Baru Terhimpun Rp150 Miliar

loading…

Potensi zakat di Jawa Tengah mencapai Rp14 triliun per tahun, namun baru sebagian kecil yang bisa dihimpun oleh sejumlah lembaga. Ilustrasi/SINDOnews

SEMARANG – Potensi zakat di Jawa Tengah mencapai Rp14 triliun per tahun, namun baru sebagian kecil yang bisa dihimpun oleh sejumlah lembaga. Masih banyak masyarakat yang menggunakan pola konvensional dengan menyalurkan sendiri secara langsung atau titip kepada kiai terdekat.

“Potensi zakat di Jateng ini masuk tiga besar di Pulau Jawa. Pertama Jabar Rp19 triliun, Jatim Rp17 triliun, dan Jateng Rp14 triliun,” terang Kepala Cabang ACT Jateng, Sri Suroto, Kamis (25/4/2019).

“Namun yang bisa dihimpun oleh lembaga-lembaga seperti kita nilainya masih ratusan miliar. Di Semarang ini ada 30 lembaga penyalur zakat, jika dikumpulkan jadi satu kisarannya Rp150 miliar yang bisa dihimpun dalam satu tahun. Jadi potensi saat ini masih besar. Kemudian tugas kita adalah bagaimana bisa dipercaya publik, agar pengelolaan dana umat ini dan menyalurkan kepada umat yang lebih tepat sasaran,” beber dia.

Baca Juga:

“Masyarakat sebagian menyalurkan ke masjid, sebagian menyalurkan secara konvensional langsung kepada mustahik. Pola ini masih terjadi, apalagi kalau di kabupaten/kota yang kosong (lembaga zakat), mereka kulturnya masih lewat kiai, itu masih sangat kuat,” jelasnya lagi.

Menurutnya, terdapat beberapa kelebihan jika zakat disalurkan oleh lembaga pengelola zakat. Selain bisa dipertanggungjawabkan secara terbuka, penyaluran kepada penerima zakat (mustahik) juga lebih tepat sasaran.

“Kelebihan kenapa zakat itu dikelola secara kelembagaan, yang pertama lebih tepat sasaran, karena kita asesmen calon mustahiknya. Yang kedua jangkauannya luas, ketiga lebih terprogram,” tukasnya.

“Jadi kita punya tahapan-tahapan program sehingga bagaimana posisi mustahik ini nantinya bisa menjadi muzaki (pembayar zakat). Seperti termasuk mitra-mitra kita di Blora itu di antaranya ada di Cepu, Sambong, dan daerah sekitarmya,” ulas dia.

Dia menjelaskan, sejumlah program pemberdayaan masyarakat berhasil dilaksanakan berkat pengelolaan zakat. Masyarakat yang kebanyakan petani tak perlu meninggalkan pekerjaannya tapi mendapatkan tambahan penghasilan dengan merawat ribuan kambing yang dipersiapkan untuk hewan kurban.

“Program kita di Blora cukup banyak, pertama LTM lumbung ternak masyarakat, kedua lumbung pangan masyarakat. Bahkan kita membeli hasil panen masyarakat, jika sebelumnya mereka tergantung sekali pada tengkulak, sekarang jual ke kita dengan harga lebih mahal Rp200 per kilogram dari harga tengkulak,” tambahnya.

“Semoga pada Ramadan yang sebentar lagi menyongsong. Ramadan adalah momen terbaik bagi para dermawan untuk kemudian menebar amalan kebaikan. Tujuan finalnya, program-program yang diberikan juga bisa berperan sebagai pengentas kemiskinan,” pungkasnya.

(nag)

Peringati Hari Otda, Bupati Pasangkayu Serahkan SK CPNS Formasi 2018

loading…

Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 182 CPNS Pasangkayu formasi 2018. Penyerahan dilakukan saat upacara peringatan ke-23 Hari Otonomo Daerah, di lapangan kantor bupati, Kamis (25/4/2019).

PASANGKAYU – Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 182 CPNS Pasangkayu formasi 2018. Penyerahan dilakukan saat upacara peringatan ke-23 Hari Otonomo Daerah, di lapangan kantor bupati, Kamis (25/4/2019).

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Muhammad Saal, Kapolres AKBP Made Ary Pradana, Dandim 1427 Letkol Inf. Kadir Tangdiesak, serta sejumlah pimpinan OPD.

Bupati mengucapkan selamat datang di pemerintahan kepada 182 CPNS. Ia mengingatkan agar benar-benar amanah dalam menjalankan tanggung jawab yang diberikan.

Baca Juga:

Terlebih, status mereka masih CPNS. Masih berpotensi untuk tidak diangkat sebagai pegawai jika dikemudian hari mereka didapati melakukan hal-hal yang bertentangan dengan peraturan yang ada.

“Jujur saya sangat berat jika di meja saya ada berkas usulan pemberhentian PNS karena mereka melakukan pelanggaran fatal. Saya sesungguhnya tidak ingin tanda tangan. Tapi mau bagaimana lagi, kita harus menjalankan aturan. Makanya saya ingatkan jangan sekali-kali melakukan pelanggaran. Amanah terhadap jabatan yang diberikan,” ujarnya mengingatkan.

Mengemban status sebagai pelayan publik, kata Agus, bukan hal yang main-main. Dituntut integritas, kejujuran, serta profesional yang tinggi.

Status PNS, sambung Agus, di satu sisi memang patut dibanggakan, sebab menaikan status sosial ditengah masyarakat. Namun di sisi lain terdapat tanggung jawab besar yang mesti dijalankan dengan sungguh-sungguh. Jika tidak, maka konsekuensinyapun akan besar. Bahkan dipertanggung jawabkan dunia akhirat.

“Harus betul-betul dipahami makna dari seorang pelayan, makna dari seorang pegawai negeri sipil. Amanah yang diberikan jangan disia-siakan. Mari bersungguh-sungguh, mari serius. Di pemerintahan ada etika dan moralitas yang mesti dijunjung tinggi,” imbuhnya.

(akn)

Wakil Wali Kota Palu Tinjau Latihan Damkar dan Rescue

loading…

Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said, meninjau pelatihan satuan reaksi cepat damkar dan rescue yang digelar oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kota Palu, Rabu (25/4/2019) di aula BKKBN Kota Palu.

KOTA PALU – Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said, meninjau pelatihan satuan reaksi cepat damkar dan rescue yang digelar oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kota Palu, Rabu (25/4/2019) di aula BKKBN Kota Palu.

Sigit Purnomo Said mengatakan, Dinas Damkar dan Penyelamatan tidak sekadar mengurusi kebakaran maupun penyelamatan. Akan tetapi, Damkar juga harus memiliki kemampuan untuk mengatasi persoalan-persoalan bencana khususnya seperti yang terjadi pada 28 September 2018 silam.

“Kita patut berbangga dengan para personil Dinas Damkar dan Penyelamatan kota Palu,” ungkap Wawali Sigit.

Baca Juga:

Menurutnya, melalui pelatihan yang digelar kali ini, peserta jangan hanya memperoleh ilmunya saja. Jauh lebih penting penanaman jiwa dalam diri para peserta untuk memahami betul tugas dan fungsi Damkar. Apalah jadinya ilmu kalau yang tertanam di jiwa kita bukanlah seperti yang seharusnya.

Wawali Sigit berharap fungsi-fungsi teknis dari seluruh ilmu yang didapatkan selama pelatihan, tidak sekedar masuk dalam orientasi kerja saja. Akan tetapi, harus tertanam dalam jiwa para peserta untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut, Kadis Damkar dan Penyelamatan kota Palu, Kadis Penataan Ruang dan Pertanahan kota Palu, dan Kadis Pariwisata kota Palu. [Imron]

(akn)

Tujuh TPS di Pulau Sumba Akan Laksanakan Pencoblosan Ulang

loading…

Sebanyak tujuh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU). iNews TV/Dion Umbu

KUPANG – Sebanyak tujuh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Semua TPS dijadwalkan akan melaksanakan PSU pada hari Sabtu (27/04/2019) mendatang.

Adapun TPS yang melaksanakan PSU itu tersebar pada tiga Kabupaten, masing-masing lima TPS di Kabupaten Sumba Timur, satu TPS di Kabupaten Sumba Tengah, dan di Kabupaten Sumba Barat Daya juga satu TPS.

Ketua KPU Sumba Timur, Oktavianus Landi, yang di temui wartawan di Waingapu, Kamis (25/04/2019) lalu menyatakan lima TPS laksanakan PSU berdasarkan rekomendasi pengawas TPS dan Bawaslu Sumba Timur. “Jadi kami akan melaksanakan rekomendasi pengawas TPS dan Bawaslu. Kelima TPS itu masing-masing TPS 8, 10 dan TPS 20 di Kelurahan Prailiu Kecamatan Kambera. Kemudian dua TPS masing- masing TPS 10 dan 27 di Kelurahan Kambadjawa, Kecamatan Kota Waingapu,” ungkapnya.

Baca Juga:

Lebih jauh Landi memaparkan, jenis surat suara dalam PSU pada kelima TPS dimaksud adalah untuk TPS 08 di kelurahan Prailiu 238 lembar suarat suara untuk masing – masing untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR- RI, DPRD NTT dan DPRD Kabupaten khusus untuk Dapil Sumba Timur (satu) serta DPD. Hal yang sama juga untuk TPS 10 Kelurahan Prailiu, hanya saja jumlah surat suara untuk masing-masing jenis pilihan sebanyak 250 lembar.

Sementara itu, untuk TPS 20 juga di wilayah kelurahan Prailiu, pasokan surat suara sebanyak 250 lembar, namun minus surat suara untuk Pemilihan anggota legislative DPRD dapil Sumba Timur 1 (satu).

Dua TPS lainnya di Kelurahan Kambadjawa, Kecamatan hanya dialokasikan surat suara untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dengan rincian surat suara untuk TPS 10 sebanyak 288 lembar dan TPS 27 sebanyak 245 lembar surat suara.

Terpisah, juru bicara KPU Sumba Tengah, yang dihubungi via WhatsApps – nya, mengatakan TPS 01 di Desa Ole Ate, Kecamatan Mamboro, juga akan laksanakan PSU untuk seluruh jenis Pemilihan. PSU itu digelar, demikian kata dia karena ada temuan pengawas terkait adanya oknum yang menggunakan hak pilih orang lain di TPS dimaksud. Padahal oknum tersebut sudah menggunakan hak pilihnya di TPS lain dalam desa yang sama.

Di Kabupaten Sumba Barat Daya, sebagaimana diungkapkan oleh Nikodemus Kaleka, Ketua Bawaslu setempat akal dihubungi awak media via WhatsApp menyatakan satu TPS yang akan laksanakan PSU adalah TPS 01 di Desa Pero, Kecamatan Wewewa Barat.

(nag)

Diskominfo Kobar Gelar Bimtek Diseminasi Informasi Digital di Jakarta

loading…

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Diseminasi Informasi Digital. iNews TV/Sigit

KOTAWARINGIN BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Diseminasi Informasi Digital dengan tema ‘Humas Pemerintahan Dalam Menyambut Era Industri 4.0 Menuju Good Governance’ di Jakarta. Acara ini diikuti oleh puluhan kontributor MMC Kobar yang merupakan perwakilan dari setiap SKPD di Pemkab Kobar.

Kepala Dinas Diskominfo, Rody Iskandar mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah untuk menyongsong revolusi industri 4.0.

“Humas pemerintah yang memiliki posisi strategis sebagai corong pemerintah diharapkan bisa menambah keahliannya dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Selain itu mampu menguasa teknologi dan media penyampaian informasi harus mampu dikuasai oleh humas pemerintah,” kata Rody di Hotel Falatehan, Jakarta Selatan, dalam rilis persnya, Kamis (25/4/2019).

Baca Juga:

Sejumlah praktisi diseminasi informasi digital pun dihadirkan sebagai pembicara. Di antara mereka, ada ahli komunikasi dan kehumasan Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa dan Universitas Mercubuana, Nurprapti Wahyu W dan Manajer Produksi Indosiar Visual Mandiri, Cosmas, Sushanto.

Nurprapti mengatakan, humas pemerintah perlu menyusun agenda setting isu publik. Hal ini perlu dilakukan agar publikasi informasi tidak hanya bersifat reaktif, tapi disusun dengan sadar untuk mencapai target outcome tertentu.

“Saat ini pemerintah lebih sering reaktif terhadap isu ketimbang proaktif berkomunikasi dengan publik. Untuk itulah diperlukan agenda setting atau framing atas isu dalam berkomunikasi dengan publik. Yang paling penting adalah bagaimana pemerintah mampu menjelaskan isu secara terbuka, sehingga tidak terus menerus menjadi sorotan publik, sehingga tercipta komunikasi yang harmonis serta melahirkan dukungan terhadap kinerja pemerintah,” jelas Nurprapti.

Pada Bimtek yang dilaksanakan selama 3 hari mulai 23-25 April 2019 ini, seluruh peserta diajarkan dasar-dasar desain grafis/desain komunikasi visual, dasar produksi audio visual hingga praktek langsung di lapangan dengan berkunjung ke objek liputan, sehingga mengundang antusiasme dari para peserta.

Diharapkan melalui bimtek ini dapat meningkatkan ilmu dan pengetahuan para peserta mengenai desain komunikasi visual mau pun produksi media audio visual untuk kemudian dapat diterapkan di lingkungan dinasnya masing-masing.

(nag)

Gubernur WH Respons Cepat Perbaiki Jalan

loading…

Mendapat laporan masyarakat Kota Serang, adanya aksi tambal jalan rusak yang dilakukan Warga Kampung Cikepuh pada sore hari pukul 17:00 Wib, Rabu (24/4/2019), Gubernur WH langsung merespons dengan memerintahkan DPUPR Banten segera memperbaikinnya.

SERANG – Mendapatkan laporan dari masyarakat Kota Serang, adanya aksi tambal jalan rusak, yang dilakukan oleh Warga Kampung Cikepuh pada sore hari pukul 17:00 Wib, Rabu(24/4/2019), Gubernur Banten, Wahidin Halim langsung merespons dengan memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten segera memperbaikinnya.

Setelah mendapatkan perintah langsung dari Gubernur Banten, DPUPR Banten langsung menurunkan alat-alat berat dan di lokasi dan segera memperbaiki jalan tersebut malam itu juga.

Kepala UPTD Pengelolaan Jalan Serang dan Cilegon, DPUPR Banten, Fransisko mengatakan, pihaknya memperbaiki Jalan Aip Usman, Lingkungan Cikepuh, Kecamatan Serang, berdasarkan perintah Gubernur Banten.

Baca Juga:

“Kita diperintahkan oleh Pak Gubernur untuk segera memperbaiki jalan rusak tersebut. Ini pun sebagai bentuk cepat tanggap Pemerintah Provinsi Banten, atas laporan dari masyarakat sekitar,” ungkap Fransisko saat di temui di lokasi perbaikan jalan rusak.

Fransisko juga menjelaskan, perbaikan Jalan Aip Usman yang dilakukan pada malam ini, hanya untuk sementara. Karena, kata Fransisko, perbaikan seutuhnnya akan dilakukan pada bulan Mei 2019 setelah proses lelang selesai untuk selanjutnya dibangun.

“Pak Gubernur tidak ingin ada warga yang jatuh karena jalan rusak, walaupun malam ini untuk sementara agar pengguna jalan menjadi nyaman melalui Jalan Aip Usman,” katannya.

Hal ini dibenarkan oleh Kabid Aplikasi, informasi dan komunikasi pada Diskominfo Provinsi Banten Amal Herawan, jika Gubernur Banten saat dilaporkan ada kegiatan warga menebar pasir di Jl. Aip Usman dan mengeluhkan jalan yang rusak langsung memberikan instruksi kepada DPUPR dan minta diperbaiki saat ini juga.

“Pak Gubernur perintahkan saya untuk selalu monitor dan memberikan laporan, alhamdulillah dari PU nya juga merespon cepat sekali. Kendala utama memang banyak drainase tertutup, jadi perlu digali terlebih dahulu untuk jalan air. Sampai jam segini (01.30) pak Gubernur masih menjawab dan bertanya melalui WA,” katanya.

Sementara itu, Ketua RW 06, Lingkungan Cikepuh, Hamsani mengapresiasi, kinerja Pemprov Banten yang cepat merespon keinginan masyarakat Cikepuh.

“Sebelumnnya saya berterimakasih kepada Pak Gubernur, karena telah peduli dengan Lingkungan Cikepuh. Sehingga tidak ada lagi jalan rusak yang membahayakan,” ujarnya.

Tidak lupa, Hasmani berharap, supaya pembangunan jalan betonisasi dan perbaikan drainase, di Jalan Aip Usman bisa dipercepat. Karena apabila hujan turun, bisa menyebabkan banjir ke permukiman warga sekitar.

“Mudah-mudahan saja, pembangunan Jalan Aip Usman bisa dipercepat. Agar saat hujan turun, kita tidak lagi kebanjiran,” tandasnya.

(akn)

Jumlah Petugas Pemilu yang Meninggal Dunia di Jateng Jadi 32 Orang

loading…

SEMARANG – Jumlah petugas Pemilu 2019 di Jawa Tengah yang meninggal dunia terus bertambah yakni mencapai 32 orang. Demikian pula yang menderita sakit juga meningkat menjadi 249 orang.

“Update per 24 April 2019 pukul 19.00 WIB, yang menderita sakit sebanyak 249 orang dan meninggal 32 orang,” ungkap Komisioner KPU Jateng, Ikhwanudin, Rabu (24/5/2019).

Banyaknya korban meninggal dan sakit akibat beban tugas selama proses pemilihan. Mereka kelelahan hingga daya tahan tubuh menurun. Sebagian harus dilarikan ke rumah sakit untuk memulihkan kesehatannya.

Baca Juga:

“Alhamdulillah dapat santunan, ada perhatian dari pemerintah. Karena memang sampai saat ini untuk KPU setiap Pemilu memang enggak ada santunan bagi yang kecelakaan, meninggal dunia, dan masuk rumah sakit,” katanya.

“Jadi kami kalau ini ada perhatian dari pemerintah kami menyambut dengan baik. Memberikan apresiasi kepada pemerintah, karena memang enggak ada anggaran di KPU untuk santunan termasuk asuransi,” ujarnya.(Baca: Di Jateng, 25 Petugas Pemilu Meninggal Dunia dan 5 Wanita Keguguran)

Ikhwanudin menuturkan, pihaknya juga secara sukarela mengumpulkan iuran dari masing-masing anggota untuk disalurkan kepada petugas yang tertimpa musibah. Termasuk kepada yang meninggal santunan diberikan kepada ahli warisnya.

“Kita patungan masing-masing kemudian nanti diberikan kepada yang meninggal. Ini sifatnya pribadi, bukan institusi KPU. Jadi kita iuran berapa aja, nanti hasilnya kita berikan untuk santunan kepada yang meninggal, sakit, keguguran, dan sebagainya,” tukas dia.

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan data KPU Jateng, terdapat 25 orang petugas Pemilu yang meninggal dunia. Sementara yang menderita sakit sebanyak 97 orang hingga sebagian harus dilarikan ke rumah sakit. Namun seiring waktu, jumlah terus bertambah.

(whb)

Perangi Berita Hoax Pascapemilu, Kapolresta Sidoarjo Optimalkan Pasukan Delta Siap

loading…

Jajaran Polresta Sidoarjo makin mengoptimalkan layanan Delta Siap, yang akan membantu masyarakat terkait kebenaran informasi atau berita yang beredar di masyarakat. Foto iNews TV/Pramono P

SIDOARJO – Seiring makin banyaknya informasi maupun berita bohong alias Hoax di sejumlah media sosial pascapemilu 2019, jajaran Polresta Sidoarjo kini makin optimalkan layanan Delta Siap, yang akan membantu masyarakat terkait kebenaran informasi atau berita yang beredar di masyarakat.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, siapapun masyarakat bisa melapor ke Polresta Sidoarjo untuk membantu mengecek kebenaran sebuah informasi atau berita yg sedang ramai diperdebatkan atau diperbincangkan di sejumlah media sosial.

“Melalui Layanan Delta Siap ini, Polisi di jajaran Polresta Sidoarjo akan melakukan pengecekan atau penelusuran terkait adanya info yang belum pasti kebenarannya,” kata Kapolresta Sidoarjo saat menjadi salah satu pemateri di Acara Diskusi ” Tangkal Hoax di Era Industri 4.0 ” yang digelar dalam rangka pelantikan pengurus Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas) di Sidoarjo, Rabu (24/4/2019).

Baca Juga:

Melalui Forum Diskusi yang dimotori oleh sejumlah awak media harian yang tergabung dalam Forwas ini, Zain Dwi Nugroho meminta kepada masyarakat untuk tidak takut melapor atau meminta bantuan polisi dalam pengecekan kebenaran sebuah informasi atau berita, daripada menyebarluaskan berita atau informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Daripada menyebarkan berita Hoax, lebih baik lapor polisi untuk minta bantuan cek kebenaran sebuah berita atau info yang menyebar di masyarakat, ” ujar Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.

Fungsi Layanan Delta Siap yang dilakukan jajaran Polresta Sidoarjo pascapilpres dan pileg 2019 ini sengaja dioptimalkan sebagai salah satu upaya Polresta Sidoarjo untuk memberikan rasa aman dan tenang bagi masyarakat Kota Sidoarjo, terkait maraknya info atau berita Hoax yang meresahkan dan membingungkan masyarakat.

(sms)

2 Perampok dan Pembunuh Sopir Taksi Online Divonis Hukuman Mati

loading…

Pengadilan Negeri (PN) Palembang menjatuhkan vonis mati kepada dua pelaku perampokan dan pembunuhan sopir taksi online di Palembang. Foto/Berli Zulkanedy

PALEMBANG – Dua pelaku perampokan disertai pembunuhan sopir taksi online di Palembang, Sumatera Selatan, Riduan dan Acuandra, divonis hukuman mati. Vonis keduanya dibacakan majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Rabu (24/4/2019) sore.

“Menyatakan para terdakwa ini terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana. Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa pidana mati,” ucap Ketua Majelis Bagus Irawan saat membacakan putusan dengan anggota Kartinjono dan Abu Hanifa. (Baca Juga: Polisi Ringkus Pembunuh Sopir Taksi Online di Palembang)

Majelis menilai tidak ada perbuatan yang meringankan kedua terdakwa. Bahkan hakim menilai para terdakwa sangat sadis dan tidak lagi dapat diberi toleransi. “Tidak ada yang meringankan, sangat kejam,” sambung hakim.

Baca Juga:

Setelah membacakan vonis mati kedua terdakwa, majelis memberi waktu tujuh hari untuk menanggapi putusan tersebut.

Sementara JPU Purnama menyebut sangat mengapresiasi putusan majelis karena sesuai dengan tuntutan. “Kenapa kami tuntut hukum mati, karena ini memberi efek jera dan sangat kejam,” kata Purnama.

Riduan dan Acuandra yang mendengar putusan ketiga majelis hakim langsung tertunduk. Acuandra sempat meneteskan air mata saat keluar ruang sidang.

Tuntutan mati dijatuhkan kepada kedua terdakwa karena terlibat pembunuhan berencana terhadap sopir raksi online, Sofyan (43). Mereka melanggar Pasal 340 junto 55 ayat 1 KUHP.

Untuk diketahui, Sofyan hilang setelah mendapat order penumpang pada 29 Oktober 2018 siang dengan lokasi ke jemputan sekitar KM 5 dan titik pengantaran di simpang bandara. Setelah itu, almarhum Sofyan hilang kontak.

Menindaklanjuti laporan istri korban, Jatanras Polda Sumsel melakukan penyelidikan dan menemukan titik terang. Akhirnya jasad Sofyan ditemukan di perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Musi Rawas.

Perampokan dan pembunuhan ini dilakukan empat orang. Satu pelaku FR telah masih di bawah umur telah divonis 10 tahun. Dan satu pelaku lainnya Akbar, masih dalam pengejaran.

(rhs)

Banjir Bandang di Kali Rejasa Belik, 2 Tewas dan 4 Orang Hilang

loading…

PEMALANG – Sebanyak delapan orang warga Beluk Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang dikabarkan hanyut diterjang banjir bandang di Kali Rejasa Belik Pemalang pada Rabu (24/4/2019) sore. Akibatnya dua orang meninggal dunia, empat hanyut, dan dua selamat.

Adapun korban yang hanyut dan belum ditemukan adalah adalah Tendi bin teguh (11), Fatir bin Arla (12), Rahma bin Wawa (11), dan Diki (11). Untuk korban yang selamat adalah Fajar bin Arian (7) dan Indra bin Waeni (10).
Sedangkan korban meninggal dunia yang sudah ditemukan merupakan anak dan bapak atas nama Tarno (55) dan putrinya yang bernama Iis (11).
“Iis ditemukan warga pukul 16.20 WIB di jarak dua kilometer dari lokasi, sedangkan ayahnya, Tarno ditemukan pukul 16.35 WIB, 200 meter tak jauh dari anaknya dan langsung diserahkan ke pihak keluarga,” ungkap Kepala Basarnas Jawa Tengah, Aris Sofingi pada Rabu sore.

Aris mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima Basarnas, kejadian bermula saat lima anak tersebut sedang bermain di Kali Rejasa dan dua lainnya berada di pinggir sungai. Padahal saat kejadian hujan turun dengan derasnya.

Baca Juga:

Saat asyik bermain, tiba-tiba arus menjadi deras sehingga kelima anak tersebut hanyut. Tarno yang saat itu juga menuju ke kali hendak mandi kaget dan langsung bermaksud menolong para korban yang salah satunya adalah anaknya.

“Namun karena arus sangat deras, Tarno justru ikut hanyut terseret arus sungai. Atas kejadian tersebut kami telah mengirimkan satu Tim Rescue Basarnas bergabung dengan tim SAR yang sudah ada di lokasi untuk melakukan pencarian,” ucap Aris.

(whb)

Besurek Kian Bersolek, Batik Bengkulu Pamer di Inacraft 2019

loading…

Batik Besurek Bengkulu di pameran International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2019 Jakarta. Foto/Ismail Yugo Trianto

BENGKULU – Provinsi Bengkulu semakin percaya diri menampilkan potensi khas yang dimilikinya. Kali ini Besurek, batik khas Bengkulu bertengger di pameran International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2019.

Tiga boot stand pameran pengusaha dan perajin binaan Bank Indonesia perwakilan Bengkulu serta Dekranasda, seluruhnya menampilkan kain batik besurek juga produk-produk kreasinya. Setidaknya lebih dari 1.400 stand Inacraft di Jakarta Convention Center Senayan dipenuhi produk kerajinan, termasuk dari Maroko. (Baca Juga: Utamakan Kearifan Lokal, Batik Jambi Siap Tembus Pasar Dunia)

“Bangga, besurek bisa bersanding bersama ribuan stand kerajinan. Karakter unik besurek menjadi semakin kentara, dan mudah-mudahan bisa merambah pasar nasional bahkan pasar global,” terang Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat mengunjungi stand pameran di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Baca Juga:

Batik, lanjut Rohidin, sudah diakui dunia sebagai kekayaan khas Indonesia. Besurek, batik Bengkulu juga menambah ragam batik Indonesia yang hendaknya populer sejajar dengan batik-batik dari berbagai daerah di Nusantara.

“Desain besurek juga kekinian dan elegan, sehingga semakin diminati seluruh kalangan. Ayo mulai dari kita masyarakat Bengkulu kita tunjukkan kebanggaan kita mengenakan kain besurek,” ajak Rohidin.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Dewi Coryati mengatakan, melalui Badan Ekonomi Kreatif, dirinya berupaya meningkatkan tumbuhnya UKM. Selain itu, peningkatan kapasitas pelaku usaha serta pengrajin di Bengkulu.

“Kita mendorong tumbuhnya UKM, juga peningkatan pelaku UKM agar bisa mengikuti pasar. Khusus besurek, kita terus dorong melalui pelatihan desain,” tutur Dewi Coryati.

(rhs)

Selisih Suara Puluhan Ribu, Saksi Gerindra Minta Hentikan Pleno

loading…

Saksi Partai Gerindra meminta Pleno Kecamatan Air Besi Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu dihentikan. Foto/Ismail Yugo Trianto

BENGKULU UTARA – Sejumlah saksi ngotot meminta Pleno di Kecamatan Air Besi Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, dihentikan karena adanya kesalahan penulisan jumlah data C1, Rabu (24/4/2019).

Keterangan saksi dari Partai Gerindra Buyung Raja (36) mengungkapkan, sejumlah kesalahan penulisan data ini terlihat pada lembar C1 lembar ke IV pada kolom perolehan suara partai politik (parpol). (Baca Juga: Warganet Ungkap Kekeliruan KPU: Jokowi Tambah 69 Suara, Prabowo Susut 53)

“Mata pilih di Desa Datar Macang sebanyak 122, namun perolehan suara yang tercatat di C1 tertulis 61.016 suara,” sebut Buyung, saat Pleno berlangsung.

Selisih Suara Puluhan Ribu, Saksi Gerindra Minta Hentikan Pleno

Pleno yang digelar di Kantor Kecamatan Air Besi sempat tegang atas berkerasnya saksi yang meminta Pleno dihentikan sementara. Atas kesepakatan, petugas membuka dan melakukan hitung ulang kotak suara Desa Datar Macang.

Baca Juga:

Saat penghitungan ulang pukul 11.00 WIB, diketahui kesalahan penulisan data dari panitia penyelenggara.”Kami mempertanyakan sumber daya manusia dan kinerja panitia Pemunggutan suara,” cetusnya.

Di sisi lain, pada penghitungan ulang, baik Panitia Pemunggutan Kecamatan, Panwaslu dan sejumlah saksi lainnya memaklumi kesalahan penulisan tersebut. “Kita pakai akal sehat saja mas, mata pilih dalam TPS tak lebih dari 300. Kita maklumi, kita hargai kinerja KPPS, kalo minta Pleno dihentikan kurang tepatlah, semua sudah capek,” cetus salah satu saksi saat Pleno.

(rhs)

Menteri ATR Serahkan 6.000 Sertifikat, Kapolda Apresiasi Program Sertifikasi Tanah di Kalbar

loading…

Foto Gubernur Kalbar Sutarmiji (dua kiri), Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, Pangdam XII/Tanjung Pura Mayjen TNI Herman Asaribab dan Kepala Kanwil BPN Kalbar AS Soemarga/iNews TV.

PONTIANAK – Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN Sofyan Djalil menyerahkan secara simbolis 6.000 sertifikat tanah bagi warga Kalbar di rumah Radakng Pontianak, Rabu (24/04/2019). Penyerahan sertifikat tersebut disaksikan Gubernur Kalbar, Sutarmiji, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, Pangdam XII/Tanjung Pura Mayjen TNI Herman Asaribab dan Kepala Kanwil BPN Kalbar AS Soemarga.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil mengatakan, penyerahan sertifikat tersebut adalah upaya pemerintah untuk menyelesaikan seluruh konflik tanah di seluruh Indonesia. “Sebelum pemerintahan Joko Widodo, banyak terjadi konflik tanah. Sekarang perlahan kita selesaikan,” kata Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil.

Tahun 2018, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, kata dia, ditargetkan mencetak 5 juta sertifikat, tapi berhasil melampau target yakni 7 juta sertifikat. “Semua berkat hasil dukungam seluruh instansi,” ungkap Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil.

Baca Juga:

Begitu juga di tahun 2019 ini, kembali ditarget mencetak 9 juta sertifikat dan sebelum tahun 2025, seluruh tanah di Indonesia harus sudah terdaftar.

“Beberapa daerah seperti di Bali seluruh wilayahnya telah terdaftar, dan tahun ini seperti Magelang, Solo dan Jakarta akan segera lengkap terdaftar,” kata Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil.

Menteri ATR juga mengapresiasi kinerja Kanwil BPN Kalbar dalam menyukseskan program sertifikat tanah di wilayah ini.

Sementara Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono mengatakan, adanya sertifikat tanah memberikan jaminan kepastian hukum hak atas tanah kepada masyarakat.

“Sertifikasi tanah ini memberikan jaminan dan kepastian hukum atas tanah tersebut, nilai tanahpun akan semakin tinggi, menimbulkan rasa aman dan tentram bagi pemiliknya. Apabila ada sengketa kepemilikan, kami pun akan mudah melakukan proses penyelidikannya,” kata Irjen Pol Didi Haryono .

Menurut dia, seperti kita diketahui biasanya terkait klaim atas kepemilikan tanah atau lahan bisa menimbulkan gangguan Kamtibmas. Proses Pidana dan Perdatapun ditempuh oleh pihak yang bersengketa. “Dengan adanya program ini memang dapat menghindari kejadian kejadian tersebut. Maka dari itu perlu kita sukseskan bersama program dari Bapak Presiden RI ini,” kata Didi Haryono.

Sementara Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan pemberian sertifikat ini sangat penting, sehingga dia mendukung program pemerintah pusat tersebut.

“Kita berharap kepada daerah tingkat dua bupati atau wali kota. Kendala-kendala itu untuk dijadikan catatan, agar ke depan harus dipermudah,” jelas Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji.

Begitu juga kepada masyarakat yang menerima sertifikat, untuk menggunakan dengan sebaik-baiknya. “Karena sertifikat tersebut bisa dijadikan akses permodalan, menaikkan nilai properti dan sebagainya,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kanwil BPN Kalbar AS Soemarga berterima kasih kepada instansi terkait seperti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Kalbar dan kantor BPN kabupaten/kota yang telah banyak membantu sehingga program strategis sertifikasi tanah sukses di Kalimantan Barat. “Berkat bantuan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Kalbar capaian kinerja BPN Kanwil Kalbar telah mencapai 99.70%,” ungkap AS Soermarga.

(sms)

Diduga Kelelahan, Ketua KPPS Kuta Tewas Kecelakaan

loading…

I Putu Rudi Artawan, Ketua KPPS di TPS 11 Banjar Temacun Kuta, Kabupaten Badung, Bali diketahui meninggal dunia usai mengalami kecelakaan diduga akibat kelelahan. Foto karangan bunga buat korban/iNews TV/Bona J

BADUNG – Duka mendalam dirasakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali dan Badung karena I Putu Rudi Artawan, Ketua KPPS di TPS 11 Banjar Temacun Kuta, Kabupaten Badung, Bali diketahui meninggal dunia usai mengalami kecelakaan beruntun di Raya Tuban.

Komisioner KPU Bali I Gde John Darmawan yang datang melayat ke rumah duka menduga kecelakaan tersebut lantaran kelelahan usai penghitungan suara di tingkat TPS yang berlangsung hingga dini hari.
I Gde John Darmawan mengatakan, pihaknya akan memberikan santunan kepada keluarga. Hal tersebut tetap menjadi tanggung jawab KPU karena masih dalam rangkaian pascapemilu 2019.

“KPU Bali sudah melakukan laporan ke KPU RI bahwa I Putu Rudi Artawan merupakan salah satu pejuang demokrasi yang meninggal dalam proses pemilu kali ini,” katanya, Rabu (24/4/2019).

Baca Juga:

Sementara itu pihak keluarga Wayan Ardana mengatakan,kecelakaan tersebut bukan karena kelelahan usai penghitungan suara namun murni karena kecelakaan beruntun di Jalan Raya Tuban, Jumat lalu.

“KPU Bali mencatat selain satu meninggal terdapat sekitar 8 petugas KPU yang sakit dan dua petugas lainnya terkena stroke, Sementara dua lainnya dari TPS di Karangasem masih menjalani rawat inap di RSUD Karangasem. KPU Bali mengimbau kepada petugas PPK di tingkat kecamatan mengatur ritme pekerjaan untuk tidak terlalu diporsir. Selain itu meminta bantuan kepada dinas kesehatan kabupaten/ kota untuk bisa melakukan pengecekan kesehatan rutin di PPK dan PPS,” tandasnya.

(sms)

Di Festival Tiga Gunung, Bupati Lembata Terima Penghargaan IVL

loading…

Dengan mengenalkan pin IVL, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur memberikan sambutan dalam Festival Tga Gunung di Lippo Mall Kuta, Bali, Rabu (24/4/2019). Eliaser menang dengan kategori The Best Tourism Innovation. Foto/SINDOnews/Bambang Taruna

BADUNG – Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur meraih penghargaan Indonesia Visionary Leader (IVL) kategori The Best Tourism Innovation. Kemenangan Eliaser ini diperoleh melalui Festival Tiga Gunung yang menggunakan konsep community based tourism, co branding, dan sharing economic.IVL merupakan program KORAN SINDO dan SINDOnews yang menguji visi kepala daerah dari seluruh Indonesia. IVL sendiri sudah berjalan sebanyak 4 season. Eliaser mengikuti IVL season 3 pada Oktober 2018. (Baca juga: Melalui Festival Tiga Gunung, Lembata Pamer Keindahan di Kuta)

Sebenarnya penghargaan diberikan pada akhir April 2019 lalu di Hotel Borobudur, Jakarta. Bertepatan dengan malam inagurasi IVL 3 dan 4 serta pemasangan pin kepada kepala daerah peserta IVL season 1 dan 4. Namun Eliaser tidak hadir karena ada kunjungan menteri ke Kabupaten Lembata.

Baca Juga:

Akhirnya penghargaan dan penyematan pin IVL dilakukan bersamaan dengan rangkaian acara Festival Tiga Gunung di Bali, Rabu (24/4/2019). “Kami berterima kasih kepada KORAN SINDO dan SINDOnews yang sudah memberikan kesempatan kepada kepala daerah “pinggiran” untuk mengikuti IVL,” katanya.

IVL sendiri memang merupakan konsep membangun Indonesia dari daerah. IVL memberikan kesempatan bagi kepala daerah membuktikan dan mewujudkan karakter di dalam visinya.

Karena selama ini tokoh atau pemimpin daerah mayoritas dari Jawa. “Sekarang sudah muncul pemimpin-pemimpin yang visioner dari luar Jawa. Ini salah satu cara untuk membangun visi untuk Indonesia,” kata Pemimpin Redaksi KORAN SINDO dan SINDOnews, Djaka Susila.

(poe)

Ledakan di Lokasi Perbaikan Kapal, 2 Pekerja Luka Bakar

loading…

Ledakan di lokasi proyek perbaikan kapal menyebabkan dua pekerja luka-luka. Foto/Istimewa

KARIMUN – Dua pekerja PT Multi Ocean Shipyard (MOS) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar serius akibat terkena ledakan. Peristiwa ledakan ini diduga berasal dari sebuah tabung gas saat pengelasan salah satu proyek perbaikan kapal di perusahaan itu, Rabu (24/4/2019) sekira pukul 17.25 WIB.

Kecelakaan bermula ketika salah satu pekerja sedang melakukan pengelasan di atas kapal, tiba-tiba muncul ledakan kuat yang membuat dua pekerja mengalami luka bakar serius. (Baca Juga: Kapal Jukung Meledak di Sungai Musi, 1 Orang Dinyatakan Hilang)

“Jadi saat itu ada pekerja yang sedang mengelas. Kemudian api dari mesin las itu jatuh ke bawah dan mengenai tabung dan meledak,” kata seorang pekerja yang tak mau namanya disebutkan.

Baca Juga:

Ia mengatakan, ledakan itu langsung membuat para pekerja lainnya menghentikan pekerjaannya dan menuju sumber ledakan. Sesaat setelah kejadian itu, dua pekerja ditemukan menjadi korban dari ledakan besar itu.

“Ada dua orang korban, satu orang masih sadarkan diri dan terlihat lemas. Sementara satu lainnya tidak sadarkan diri. Luka bakar mereka cukup parah di sekujur tubuh,” katanya.

Kedua orang itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Sani dan Rumah Sakit Bakti Timah untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Meral AKP Hadi Sucipto dikonfirmasi mengenai hal tersebut mengaku belum mendapatkan informasi terkait kebakaran itu, dan sedang mengecek ke anggotanya untuk memastikan kejadian itu.

“Kita belum mendapatkan informasi karena masih berada di PPK mengawasi perhitungan suara. Segera kami infokan terkait kejadian itu nanti,” katanya.

Sementara Kepala Pusat Informasi dan Layanan RSUD Muhammad Sani Zulham membenarkan adanya pekerja yang dilarikan ke RSUD karimun karena mengalami luka bakar. Menurutnya, saat ini pekerja itu sedang mendapatkan perawatan medis di ruang Instalasi Gawat Darurat.

“Iya benar, ada satu orang. Saat ini masih dalam perawatan medis di IGD oleh dokter. Kita belum dapat memberikan keterangan karena masih fokus terhadap penanganannya,” kata Zulham, Rabu (24/4/2019) malam.

(rhs)

TKA Asal China Tewas Setelah Terjatuh dari Atap Mess

loading…

Petugas memperlihatkan lokasi korban terjatuh dari atap mess. Foto/Gusti Eddy

KETAPANG – Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di bagian teknisi turbin di perusahaan PT Alas Kusuma Ketapang, Kalimantan Barat, tewas setelah terjatuh dari atas atap penginapan karyawan (mess). Korban meninggal dengan kondisi mengeluarkan darah di bagian kepala dan tergeletak di teras mess perusahaan tersebut.

Peristiwa yang terjadi Minggu (21/4/2019) dibenarkan Yosef Purnadadi, bagian umum PT Alas Kusuma Ketapang. Korban merupakan salah satu dari tiga karyawan asing asal China, bekerja di bagian teknisi mesin di PT Alas Kusuma. (Baca Juga: Janggal, Tahanan Kasus Pencurian Tewas Keluarga Puji Bantuan Polisi)

“Kejadian ini saat hari libur. Setelah ditemukan di depan teras messnya, karyawan asing itu dibawa oleh security‎ ke Rumah Sakit Fatimah,” kata Yosef Selasa (23/4/2019).

Terkait kematian yang menimpa TKA di PT Alas Kusuma Ketapang, Kapolres Ketapang AKBP Yury Nurhidayat melalui Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto menjelaskan identitas korban bernama Li Tao berasal dari Shandong China. “TKA ini telah bekerja di perusahaan sudah kurang lebih selama 7 tahun lamanya,” kata AKP Eko, Selasa (23/4/2019).

Baca Juga:

“Kondisi korban saat ditemukan masih dalam kondisi hidup. Namun setelah ‎sesampai di rumah sakit korban meninggal dunia,” terangnya.

AKP Eko mengungkapkan, berdasarkan hasil olah TKP pihaknya menyimpulkan korban terjatuh dari atap mess setinggi kurang lebih 5 meter.‎ “Korban ini jatuh setelah memanjat atap mess dan menginjak atap seng yang tidak terpaku untuk mengejar burung peliharaan milik temannya yang dititipkan ke korban,” jelasnya.

(rhs)