Satu Tahun Cabuli Anak Tiri, Warga Lebong Diciduk Polisi

loading…

Pelaku pencabulan anak tiri diamankan di Mapolsek Lebong Tengah. Foto Ilustrasi/Dok SINDOnews

BENGKULU – Kurun waktu satu tahun melakukan pencabulan terhadap anak tirinya, AS (25), warga Kecamatan Lebong Sakti Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu, diringkus polisi.

“Pelaku sudah dimintai keterangan oleh anggota Polsek Lebong Tengah, sementara kita dari unit PPA melakukan pendampingan dalam pemeriksaan,” ungkap Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Reskrim Polres Lebong, Ipda Awatharie Kusumadewi, Kamis (13/6/2019).

Kusumadewi mengatakan, pelaku ditangkap polisi atas laporan kakek korban yang mengetahui perbuatan pelaku terhadap cucunya yang masih berusia 11 tahun.

Baca Juga:

Kepada aparat, pelaku mengaku telah melakukan pencabulan sejak bulan Juli 2018 hingga April 2019 yang lalu, di rumah dan di pondok kebun milik pelaku.

“Korban selalu di bawah ancaman, sehingga hampir 1 tahun terus menjadi korban aksi bejat pelaku. Saat ini kita tinggal menunggu hasil visum yang dilakukan oleh tim dokter,” imbuhnya.

Akibat perbuatan bejatnya, pelaku diancam Pasal 76E jo Pasal 82 UU 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman maksimal kurungan penjara selama 15 tahun.

(rhs)

Gubernur Nurdin Abdullah Ekspos 3 Komoditas Unggulan Petani Sulsel di Belanda

loading…

Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja dan Bupati Wajo Amran Mahmud. Foto Ist

AMSTERDAM – Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah mengekspos tiga komoditas unggulan petani Sulsel di negara Belanda. Tiga komiditas unggulan tersebut yakni pala, lada dan kopi. Dalam kunjungan tersebut Gubernur Sulsel beserta Bupati Wajo Amran Mahmud dan rombongan diberikan kesempatan khusus untuk menyampaikan potensi unggulan petani di Sulsel.

Pada kesempatan ini Nurdin Abdullah dan Amran Mahmud diterima langsung Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja.

“Semoga dengan dibukanya kran ekspor ke Belanda tiga komoditas tersebut dapat mengangkat harganya,” kata Prof HM Nurdin Abdullah, melalui telepon selulernya di Belanda, Kamis (13/6/2019).

Baca Juga:

Mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini berharap Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda bisa menjembatani produk pala, lada dan kopi dari Sulawesi Selatan untuk kebutuhan masyarakat negari kincir angin itu. “Karena keluhan masayarakat saat ini harga lada terus merosot,” papar mantan Bupati Bantaeng 2008-2018 itu.

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja berharap, Sulawesi Selatan dapat memasukkan tiga komoditas unggulannya, sebab saat ini Belanda sendiri masih kekurangan pasokan komoditas ini. “Belanda masih sangat kekurangan pasokan dari Indonesia. Sementara ini pasok dari Pangka Belitung,” ujarnya.

Diketahui, Gubernur Sulsel bersama Bupati Wajo serta rombongan lainnya disambut meriah oleh Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, dengan mengajaknya untuk menikmati makan siang di Restoran RON Gabarnur yang sangat terkenal dengan sate kambingnya.

(sms)

Calon Jemaah Haji Pekanbaru Lakukan Manasik Haji

loading…

Tahun 2019 Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberangkatkan 1.238 Calon Jemaah Haji. Asisten I Setdako Pekanbaru, Azwan membuka acara pembekalan tentang manasik haji di Mesjid Agung Annur, Kamis (13/6/2019).

PEKANBARU – Tahun 2019 Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberangkatkan 1.238 Calon Jemaah Haji. Hal itu dikatakan Kepala Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Edward S Umar, saat mendampingi Asisten I Setdako Pekanbaru, Azwan membuka acara pembekalan tentang manasik haji di Mesjid Agung Annur, Kamis (13/6/2019).

“Kegiatan digelar selama delapan hari dan ditutup tanggal 25 Juni. Alhamdulillah tahun ini yang akan berangkat insyaallah 1.238 orang,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Edwar berharap Calon Jemaah Haji sudah memiliki kematangan sebelum berangkat ke tanah suci. Diharapkan menjadi pelopor pembangunan sekembalinya mereka pulang dari tanah suci. Calon Jemaah Haji juga diharapkan menjadi tauladan masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga:

“Kegiatan manasik haji ini adalah memberitahukan pengalaman pada Calon Jemaah Haji, sehingga mereka tidak stres sampai di tanah suci. Dan mereka betul sudah merasakan berada di tanah suci. Kami harap mereka dapat bersungguh dan pulang dari tanah suci menjadi haji yang mabrur dan menjadi tauladan masyarakat,” harapnya. (Kominfo8/RD3)

(alf)

Dikabarkan Hilang Kontak, Basarnas Deteksi Kapal Pesiar Kribien II dalam Kondisi Aman

loading…

Kepala Seksi Operasional Basarnas Tanjungpinang Eko Suprianto. Foto Koran SINDO/Muhammad Bunga Ashab

TANJUNGPINANG – Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Tanjungpinang memastikan Kapal Pesiar Kribien II asal Malaysia dalam kondisi aman berlayar. Kapal Kribien II dikabarkan hilang kontak saat berlayar dari Nongsa, Batam menuju Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau (Kepri).

Informasi yang dihimpun, identitas Kapal Kribien II, jenis Kapal Pesiar, MMSI: 533130063 dan Call Sign 9MSB4. Kapten Kapal berkembangsaan Amerika Serikat dengan dua ABK warga negera Indonesia. Kapal Kribien II mengangkut sembilan orang penumpang di antaranya 8 orang warga Amerika Serikat dan 1 orang warga Singapura. Kapal yang membawa penumpang ini membawa satu keluarga yang hendak berlibur ke Anambas.

Kepala Basarnas Tanjungpinang Mu’min Maulana melalui Kepala Seksi Operasional Eko Suprianto membenarkan bahwa kapal Kribien II sempat dikabarkan hilang kontak.

Baca Juga:

Basarnas diminta untuk membantu melakukan pencarian terhadap kapal tersebut. Eko menjelaskan, setelah ditelusuri kapal layanan jenis Sail Fast Yatch pada 10 Juni lost kontak di sekitar Parairan Nongsa. Kapal Kribien II melakukan perjalanan ke Kepulauan Anambas dari Nongsa. Kapal ini direncanakan akan kembali ke Singapura pada 20 Juni.

“Awalnya kita menerima informasi masih simpang siur, ada yang bilang kapal tenggelam atau pecah, setelah melaksanakan koordinasi kapal tersebut bukan tenggelam atau pecah,” ujar Eko di Tanjungpinang, Kamis (13/6/2019).

Dikatakannya, pihak keluarga penumpang kapal dan agen kapal telah berupaya menghubungi kapten kapal. Namun, baik kru kapal dan penumpang kapal tidak yang bisa dihubungi.

Setelah mendapat informasi itu, kata Eko, Basarnas dan unsur potensi SAR lainnya, yakni KN SAR Purworejo, Polair Polda Kepri, Lanal Batam, VTS Batam, KSOP Batam dan PLP Tanjunguban melaksanakan pencarian.

“Dikarenakan posisi terahir berada di Nongsa maka kita melaksanakan pencarian sepanjang Perairan Nongsa dan Tanjung Berakit,” ujar Eko.

Di sela pencarian, Basarnas akhirnya bisa berkomunikasi dengan ABK Kribien II yang menyatakan bahwa posisinya berada di utara Pulau Bawah, Anambas.

Kapal ini dinyatakan hilang kontak karena kru kapal dan penumpang tidak bisa dihubungi dengan seluler, sehingga keluarga korban cemas dengan keberadaan mereka.

“Kita mendapat kontak dengan ABK kapal, posisi mereka dalam kondisi aman, mereka sedang melanjutkan perjalanan ke Tarempa, Anambas,” ujar dia.

(sms)

Rapat Persiapan Halal Bihalal dan Pergelaran Seni Budaya NTT di Nunukan

loading…

Rapat persiapan pelaksanaan kegiatan halal bihalal dan pergelaran seni budaya Nusa Tenggara Timur yang akan dilaksanakan di Kabupaten Nunukan, Rabu (12/6/2019)./foto: HM

NUNUKAN – Rapat persiapan pelaksanaan kegiatan halal bihalal dan pergelaran seni budaya Nusa Tenggara Timur yang akan dilaksanakan di Kabupaten Nunukan digelar di ruang Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah dan dipimpin oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Robby N. Serang, Rabu (12/6/2019).

Forum Komunikasi Pemuda NTT akan menampilkan 11 tarian dan sebuah teater dan sebuah sanggar seni dari Lembata Cipta Pesona Lembata. NTT terkenal dengan toleransi beragama sangat tinggi.

Selain tarian dan teater, panitia juga menampilkan fashion show serta kolaborasi etnis tempatan. Acara akan diselenggarakan di GOR Dwikora dengan menargetkan sekitar 2000-an undangan.

Baca Juga:

Tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut adalah dengan melihat banyaknya anak-anak NTT yang lahir dan besar di Kabupaten Nunukan. Oleh karena itu, dengan terlaksananya acara tersebut akan menampilkan seni budaya Nusa Tenggara Timur agar tetap melestarikan kekayaan dan keindahan budaya NTT menuju Indonesia mandiri [HM].

(akn)

Polda Riau Evaluasi Banyak Korban Tewas Selama Mudik Lebaran

loading…

Kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban jiwa mengalami peningkatan yang cukup signifikan selama arus mudik dan arus balik 2019 di wilayah hukum Polda Riau. Foto Okezone/Banda HT

PEKANBARU – Kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang menyebabkan korban jiwa mengalami peningkatan yang cukup signifikan selama arus mudik dan arus balik 2019 di wilayah hukum Polda Riau. Kapolda Riau, Irjen Widodo Eko Prihastopo mengatakan, akan melakukan evaluasi terkait banyaknya nyawa yang melayang.

“Memang ada peningkatan kasus Lakantas yang menimbulkan korban meninggal dunia, itu yang kita evaluasi,” kata Kapolda Riau saat menutup Operasi Ketupat 2019 di Kantor Gubernur Riau, Kamis (13/6/2019).

Dalam arus mudik dan arus balik di Riau sebanyak 16 orang meninggal dunia. Sementara pada arus mudik 2018, hanya delapan orang yang meninggal dunia. Artinya ada peningkatan 100 persen angka kematian dalam berlalu lintas. Semua kecelakaan terjadi merupakan jalur lintas dari dari dan menuju Riau.

Baca Juga:

Sementara untuk jumlah pemudik yang mengalami luka berat tahun ini berjumlah tujuh orang. Sedangkan luka ringan sebanyak 22 orang. Degan adanya peningkatan angkat kematian, Kapolda Riau segara melakukan pertemuan dalam waktu dekat.

“Kita akan melakukan Rakor (Rapat Koordinasi) untuk membahas tingginya korban meninggal selama mudik lebaran tahun ini. Kita minta pak Dirlantas untuk segera membahas hal ini,” ucap jendral bintang dua ini.

Disinggung mengenai apa penyebab tingginya korban Lalantas 2019, Kapolda Riau belum bisa memastikannya. Setelah melakukan pertemuan dengan Satlantas semua jajaran akan diketahui apa penyebabnya.

“Faktor penyebabnya masih kita pelajari. Biasanya faktornya ada tiga yakni alam, kendaraan dan manusia. Itu yang sedang dikaji terlebih dahulu,” kata pucuk pimpinan Polda Riau.

Namun secara umum, dia menjelaskan bahwa arus mudik jalur lintas Sumatera di Riau berjalan dengan baik. Tidak ada gangguan yang menonjol untuk mudik Idul Fitri 2019.”Alhamdulilah arus mudik dan balik Operasi Ketupat 2019 berjalan dengan baik dan kondusif,” tukasnya.

(sms)

Bunda PAUD Nunukan: Kahadiran Orangtua Sangat Penting bagi Anak

loading…

Berakhirnya kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tahun ajaran 2018/2019 ditutup dengan pelaksanaan Pelepasan Bersama Anak Didik PAUD Kelompok Bermain (KB) di Kabupaten Nunukan, Kamis (13/6/2019)./foto:HM dan RDJ

NUNUKAN – Berakhirnya kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tahun ajaran 2018/2019 ditutup dengan pelaksanaan Pelepasan Bersama Anak Didik PAUD Kelompok Bermain (KB) di Kabupaten Nunukan, Kamis (13/6/2019).

Bertempat di Aula Gedung Gabungan Dinas (Gadis) 1 Nunukan Selatan, pelepasan diikuti Kelompok Bermain (KB) dari KB. Al Farizih, KB. Tunas Pertiwi, TPA Kasih Bunda, KB. Al Hidayah, KB. Al Farizih 2, KB. Wisma Ceria, KB. Flower, dan KB. Nur Kasih.

Dengan tema ‘Melalui Pendidikan Anak Usia Dini, Kita Ciptakan Generasi Yang Mandiri dan Berkarakter’. Pelepasan tersebut diikuti 156 peserta didik. Tampak hadir Bunda PAUD Kabupaten Nunukan, Anna Megariana Faridil yang turut antusias dalam acara itu.

Baca Juga:

Menurut laporan ketua panitia, Wartinah mengatakan tujuan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini adalah untuk mempererat silahturahmi dengan masyarakat, khususnya orang tua anak didik sekaligus sosialisasi akan pentingnya PAUD.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD mengungkapkan ada sedikit rasa kecewa karena sedikitnya kehadiran bapak-bapak dari anak didik yang akan di wisuda. “Dalam pendidikan anak, harus seimbang antara bapak dan ibu. Kehadiran orang tua pada acara seperti ini akan sangat membekas dalam hati seorang anak hingga ia tua nantinya. Maka dari itu, saya tekankan kehadiran orang tua,” terang Anna Megariana.

“Pendidikan itu harus direncanakan, harus ditata. Sebagai orang tua, kita harus selalu belajar mengikuti perkembangan zaman dimana anak-anak kita tumbuh dan berkembang. Namun, yang paling penting adalah mendidik anak sesuai porsinya, sesuai umurnya,” tambah wanita yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan.

Bupati Nunukan diwakili Asisten Pemerintahan, Muhammad Amin menyampaikan selamat kepada anak-anak didik PAUD se-Kecamatan Nunukan Selatan yang diwisuda hari ini.

“Masa kanak-kanak adalah masa emas. Di masa ini banyak yang terekam dalam pikiran anak-anak, yang akan dikenang hingga dewasa. Oleh karena itu, bekalilah anak-anak dengan ilmu pengetahuan yang cukup, terutama bekal akhlak dan budi pekerti yang baik,” pesan Bupati Nunukan dalam sambutannya.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan, Camat Nunukan Selatan, perwakilan Forkopimda Kabupaten Nunukan, pengurus Himapaudi, serta wali murid. Acara dilanjutkan dengan prosesi pelepasan dan foto bersama.

(akn)

Pj Wali Kota Iqbal Hadiri Halal BiHalal Balitbangda Sulsel

loading…

Hari ke tiga pascaperayaan Idul Fitri 1440 Hijriah, Pj Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb menghadiri Halal bi Halal Balitbangda (Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah) Provinsi Sulawesi Selatan di kantor Gubernur Sulsel, Rabu (12/6/2019).

MAKASSAR – Hari ke tiga pascaperayaan Idul Fitri 1440 Hijriah, Pj Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb menghadiri Halal bi Halal Balitbangda (Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah) Provinsi Sulawesi Selatan di kantor Gubernur Sulsel, Rabu (12/6/2019).

Dalam sambutannya Pj Wali Kota Iqbal mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Balitbangda Sulsel.

“Saya mengunjungi tempat ini seperti reuni dengan teman seperjuangan, terima kasih atas waktunya dan marilah kita saling memaafkan atas segala kesalahan maupun kekhilafan yang sempat terjadi di masa kemarin,” ucapnya.

Baca Juga:

Halal bi Halal turut dihadiri Kepala Balitbangda kota Makassar Suwiknyo beserta jajarannya, dan Asisten II Pemkot Makassar A Irwan Bangsawan.

Silaturahmi yang berlangsung dengan penuh kehangatan ini ditutup dengan saling berjabat tangan dan foto bersama.

(akn)

Hari ke-5 Mini Bus Masuk Jurang, 1 Korban Masih Misteri

loading…

Tim gabungan menelusuri berbagai titik untuk mencari korban atas nama Devan. Foto/Rus Akbar

PADANG – Hari kelima kecelakaan minibus Avanza BA 1751 BP masuk jurang sedalam 100 meter di Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, seorang korban bernama Devan (7) belum ditemukan.

Kabid KL BPBD Agam, Wahyu Bestari, mengungkapkan, ada 10 orang korban dalam minibus itu. Saat itu mobil dari Payakumbuh menuju Bukittingi pada (9/6/2019), sekira pukul 21.00 WIB di perbatasan terjadi kecelakaan.

“Dalam kecelakaan itu ada tiga korban yang meninggal dunia, Putri Najwa (7) dan Mulyati (57), sementara Devan masih hilang,” katanya Kamis (13/6/2019)

Baca Juga:

Putri Nazwa meninggal saat kejadian, sedangkan Mulyati ditemukan pada Selasa (11/6). “Mulyati ini ditemukan tersangkut di pinggir sungai, di jembatan Barulak sekitar pukul 10.45 WIB dengan jarak lebih kurang 5 kilometer dari lokasi mobil jatuh,” ucapnya.

Pagi ini kata Wahyu, tim gabungan menelusuri berbagai titik untuk mencari korban atas nama Devan. Sru I terdiri dari BPBD Payakumbuh sudah berangkat ke Ibuah PLTA dengan sistem penyisiran air. Sru II berangkat pukul 08.00 WIB terdiri dari BPBD Agam dan Basarnas Limapuluh Kota.

“Lokasi yang disisir Ibuah ke Taram dengan sistem pencarian penyisiran darat dan air dengan menggunakan perahu dan ban karet,” ujarnya.

Sementara Sru III berangkat pukul 08.30 WIB terdiri dari Basarnas, Merapi Adventure dan Sekber area pencarian korban TKM ke PLTA dengan sistem pencarian penyisiran darat. Sementara Sru IV berangkat pukul 10.20 WIB, terdiri dari Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) area pencarian pencarian daerah Taram ke Lintau pencarian dengan sistem penyisiran air dengan menggunakan perahu.

“Saat ini kita turun dari BPBD Agam bersama Camat Baso dan Kalaksa Kota Payakumbuh untuk memantau pergerakan semua Sru,” ucapnya.

Adapun kronologis kejadian bermula dari mobil dari arah Payakumbuh menuju Bukittinggi diperkirakan mobil dalam kecepatan tinggi sehingga sopir kehilangan kendali dan masuk jurang dengan kedalaman lebih kurang 100 meter.

Data korban kecelakaan Rasyid Akbar (18) Nesi Novita warga Koto Baru Padang Panjang. Kharan (9), Putri (11) warga Koto Baru Padang Panjang, Intan (23) warga Koto Baru Padang panjang. Alvin (19) warga Koto Baru Padang panjang, Putri Najwa (7) ditemukan meninggal dunia.

Syafril (60) warga Koto Baru Padang panjang, Mulyati (57) ditemukan pada Selasa (11/6) dalam keadaan meninggal dan Devan (7) belum ditemukan.

“Delapan orang pada kejadian itu dapat dievakuasi oleh tim Gabungan. Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Payakumbuh, namun masih ada 2 korban hilang,” pungkasnya.

(rhs)

Masyarakat Pesisir Jadi Fokus Perhatian Iqbal di Halal Bihalal

loading…

Kehidupan masyarakat pesisir menjadi lokus perhatian Pj Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb saat menghadiri Halal Bihalal Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Sulsel, Rabu (12/6/2019)./foto:Nana

MAKASSAR – Kehidupan masyarakat pesisir menjadi lokus perhatian Pj Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb saat menghadiri Halal Bihalal Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Sulsel, Rabu (12/6/2019).

Iqbal mengharapkan Balitbangda Kota Makassar dan Provinsi Sulsel dapat bersinergi menciptakan rencana kerja untuk pemberdayaan masyarakat pesisir. Apalagi Makassar dan Sulsel dikenal sebagai kota dan provinsi yang memiliki banyak pulau.

Di Makassar saja ada delapan pulau yang terdapat di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang. Tujuh di antaranya merupakan pulau berpenghuni yang didiami 13.703 jiwa dengan luas wilayah 54.23 Ha.

Baca Juga:

Kecamatan Kepulauan Sangkarrang memiliki 3 kelurahan yakni kelurahan Kodingareng, Barang Lompo, dan Barang Caddi dengan 15 RW dan 57 RT.

“Coba buat rencana kerja yang bisa memberdayakan UKM yang ada di pulau agar masyarakat kita di kepulauan bisa berdaya secara ekonomi dan sosial. Masyarakat pesisir punya banyak potensi yang bisa digali yang membutuhkan wadah yang tepat untuk dikelola dengan baik dan bijak,” ujar Iqbal.

Pemberdayaan masyarakat pesisir menurut Iqbal harus mempertimbangkan aspek lingkungan agar peningkatan kesejahteraan masyarakat berbanding lurus dengan peningkatan kualitas lingkungan di mana masyarakat bermukim.

Saat ini, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang diperhadapkan pada persoalan abrasi pantai, dan pembinaan UKM yang belum maksimal.

Ketersediaan infrastruktur yang memadai seperti fasilitas MCK, drainase pemukiman, dermaga, dan fasilitas umum seperti jalan, dan gedung juga masih menjadi kebutuhan warga di kecamatan yang baru terbentuk pada 2015 lalu.

Di tahun 2018, Pemerintah kota Makassar mengucurkan dana sebesar Rp 7.9 Miliar untuk pembangunan Puskesmas Kodingareng, Pustu Pulau Langkai, dan Kantor Kecamatan Kepulauan Sangkarrang yang telah diresmikan oleh Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah pada 7 Juni lalu.

(akn)

Semarak Lebaran Ketupat di Gorontalo

loading…

GORONTALO – Tujuh hari setelah lebaran Idul Fitri, seperti biasa masyarakat Gorontalo khususnya kota, sangat menantikan lebaran ketupat, termasuk pelaksanaan gebyar lebaran ketupat pada Rabu (12/06/2019), yang dihadiri Wali Kota Gorontalo Marten Taha, dan Wakil Wali Kota Gorontalo Ryan F. Kono.

Berbagai macam lomba disuguhkan di sembilan kecamatan, mulai dari lomba gendong istri sampai dengan lomba balap perahu. Sebanyak 13 titik lokasi kunjungan yang didatangi jajaran Pemerintah Kota Gorontalo, dalam rangka safari lebaran ketupat.

Mulai dari wilayah yang berada di Kabupaten Gorontalo, yakni Limboto dan Kampung Jawa. Hingga kembali ke Kota Gorontalo dan berkunjung ke beberapa tempat, diantaranya Kecamatan Sipatan, Kota Utara, Kota Timur, Dumbo Raya dan terakhir di Kecamatan Hulonthalangi.

Baca Juga:

Menurut Wali Kota Gorontalo Marten Taha, selain sudah menjadi tradisi masyarakat Gorontalo, lebaran ketupat yang digelar setelah tujuh hari lebaran Idul Fitri ini, sudah menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota Gorontalo.

“Baik itu dalam mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat Gorontalo, antara Pemerintah Daerah, Tokoh Masyarakat, serta mendorong berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh masyarakat di momen tersebut,” ujar Wali Kota.

Di wilayah Kota Gorontalo sendiri, ada banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat. Mulai dari lomba olahraga, pesta rakyat, kesenian, budaya hingga kegiatan-kegiatan lain yang merupakan kreatifitas masyarakat.

Seperti yang ada di wilayah Kecamatan Kota Timur, dimana masyarakat yang berasal dari dua kelurahan, masing-masing Kelurahan Ipilo dan Padebuolo, bergotong royong menggelar kegiatan gebyar ketupat.

“Kegiatan tersebut diprakasai oleh Generasi Muda Kreatif Pancawardana (GMKP), dengan menyajikan berbagai macam lomba, termasuk lomba gendong istri. Pemerintah Kota Gorontalo sendiri, turut andil dengan memberikan bantuan dana dalam kegiatan tersebut,” ungkap Wali Kota.

Ryan F. Kono menambahkan bahwa lain lagi kegiatan gebyar ketupat yang digelar oleh Kecamatan Dumbo Raya, yang berpusat di Kelurahan Leato Selatan. Kegiatan tersebut turut melibatkan para nelayan sebanyak 40 orang sebagai peserta lomba balap perahu. Menariknya lagi, panitia pelaksana kegiatan tersebut bukan lain adalah generasi muda di kelurahan tersebut.

“Keatifan generasi muda dalam berbagai kegiatan positif, seperti yang dilaksanakan di Kelurahan Leato Selatan, tentu akan berdampak baik terhadap masa depan mereka. Sebab, melalui kegiatan seperti itu mereka akan jauh dari hal-hal negatif yang bisa mencelakakan mereka,” jelas Wakil Wali Kota.

(akn)

Jelang Sidang Pemilu, Pasukan TNI dan Polri Disiagakan di Sumut

loading…

Pangdam I BB Mayjen TNI MS Fadhillah dan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto memberi semangat kepada personel gabungan usai apel di Lapangan Benteng, Medan, Kamis (13/6/2019). Foto/Istimewa

MEDAN – Menjelang sidang sengketa Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden-Wakil Presiden (Pilpres), pasukan TNI dan Polri di Sumatera Utara (Sumut) disiagakan di sejumlah titik.

Pasukan terdiri dari seribuan personel, gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP). Hari ini, Kamis, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama penegak hukum melakukan apel konsolidasi ‘Operasi Ketupat Toba 2019 dan Apel Kesiapan Pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Pemilu 2019’ di Lapangan Benteng, Medan, (13/6/2019).

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto didampingi Kabid Humas Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, apel ini dilakukan untuk persiapan menjaga situasi kamtibmas pasca dilaksanakannya Pilpres dan Pileg 2019 beberapa waktu lalu. “Jadi ini untuk mengawal sidang sengketa pascapemilu,” jelasnya.

Baca Juga:

Kapolda Sumut bersama Pangdam I BB Mayjen TNI MS Fadhillah tiba di Lapangan benteng Medan pukul 08.10 WIB bersama sejumlah pejabat utama. Agus berharap situasi kamtibmas yang sudah aman dan tertib saat ini bisa terus dipertahankan dengan sinergitas TNI, Polri serta seluruh lapisan masyarakat.

“Kalau situasi aman dan damai, maka semua pihak khususnya masyarakat akan senang serta tenang dalam beraktivitas sehari-hari,” harapnya.

(rhs)

Petugas BPBD Kobar Atasi Jembatan Putus di Desa Keraya

loading…

Petugas BPBD Kobar bersama warga sekitar memperbaiki jembatan yang terputus. Foto/Sigit Dzakwan

KOTAWARINGIN BARAT – Setelah diterjang air bah akibat hujan deras beberapa hari terakhir, jembatan kayu yang sudah tua di perbatasan RT 01 dan RT02, Desa Keraya, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah ambrol dan terputus pada Rabu (12/6/2019) sore.

Akibatnya, jalan penghubung Desa Keraya dan Desa Sebuai terputus dan tidak bisa dilewati untuk beberapa saat. Melihat kondisi ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar langsung memberikan respons.

Kepala BPBD Kobar Petrus Riendra mengatakan, jembatan yang terputus selain usianya sudah tua juga akibat pengaruh hujan deras. Ditambah lagi dengan ombak yang cukup tinggi menghantam jembatan tersebut.

Baca Juga:

“Karena hujan kemarin dari pagi sampai sore, ditambah lagi ombak laut naik. Dan pagi tadi sudah kita perbaiki sementara biar warga dua desa bisa melintas,” ujar Petrus, Kamis (14/6/2019).

Plt Kepala DPUPR Kobar Juni Gultom menyampaikan, jembatan yang terputus tersebut langsung diperbaiki oleh petugas BPBD Kobar bersama warga sekitar. Yakni dengan membuat jembatan dari potongan batang kayu yang kemudian di timbun dengan tanah.

“Sekarang ini sudah bisa dilewati, untuk penanganan darurat sementara,” tandasnya.

Juni menambahkan, jembatan tersebut akan diganti dengan box culvert pada anggaran perubahan 2019 atau pada 2020 mendatang. “Kalau memungkinkan perubahan anggaran atau tahun 2020,” pungkasnya.

(rhs)

Polda Jabar Diminta Buka Kembali Kasus Perusakan Ruko di Bandung

loading…

Kasus dugaan perusakan, penjarahan ruko serta dan keterangan palsu di Kota Bandung, Jawa Barat dengan pelapor Budi Hartono Tengadi bisa dilanjutkan kembali. Ilustrasi/SINDOnews

JAKARTA – Kasus dugaan perusakan, penjarahan ruko serta dan keterangan palsu di Kota Bandung, Jawa Barat dengan pelapor Budi Hartono Tengadi bisa dilanjutkan kembali. Perkara itu sebelumnya sempat dihentikan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jabar dengan menebitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Budi sendiri sudah menempuh proses hukum melalui Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Hasilnya diputuskan untuk melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan penyidik serta dilakukan tindakan penyitaan terhadap barang bukti tindak pidana yang berada di dalam tempat dan penguasaan terlapor.

Pakar hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Hajar Fickar mengatakan, dengan adanya penetapan penyitaan PN Bandung tersebut maka penyidik bisa membuka kembali perkara tersebut. “Dalam konteks peristiwa di atas karena sudah ada penetapan penyitaan PN Bandung, maka penyidik kepolisian bisa membuka kembali perkara dan melakukan pemeriksaan dalam proses penyidikan untuk dilanjutkan ke penuntutan,” kata Fickar saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Baca Juga:

Biro Pengawasan Penyidikan Bareskrim Polri juga telah memerintahkan Direskrimum Polda Jabar menindaklanjuti secara profesional, proposional, objektif, transparan dan akutabel serta mengirimkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) kepada pihak pelapor secara periodik. Namun sampai saat ini perintah tersebut belum ditindaklanjuti. (Baca juga: Polda Jabar Berpeluang Kembali Buka Kasus Perusakan Ruko di Bandung)

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko sebelumnya akan mempelajari atau meneliti terlebih dahulu kasus tersebut. Tidak menutup kemungkinan proses penyidikan dilanjutkan. “Kami akan mempelajari dan ranahnya adalah fungsi pengawasan internal akan melakukan penelitian terhadap perkara yang dimaksudkan,” kata Trunoyudo saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Upaya Budi dalam mencari keadilan tak hanya sampai di PN Bandung. Budi juga menyurati Kapolri Jenderal Tito Karnavian lantaran menduga adanya ketidakprofesionalan oknum anggota Polri dalam kasus ini. (Baca juga: Kasus Penjarahan di SP3, Korban Layangkan Surat Terbuka ke Kapolri)

Budi juga mengutip pernyataan Kapolri yang meminta seluruh jajarannya untuk proaktif menindak tegas segala bentuk persekusi di berbagai daerah. Sebab, kata Kapolri, persekusi merupakan pelanggaran hukum yang tak termasuk delik aduan. Tanpa adanya aduan masyarakat, polisi bisa langsung memproses secara hukum.

“Di tengah tuntutan masyarakat akan profesionalisme dan netralitas penyidik Polri, saya sependapat dengan Biro Wasidik Bareskrim Polri yang memerintahkan kepada jajarannya untuk menjalankan pemeriksaan laporan saya secara profesional, proporsional, objektif, transparan dan akuntabel,” ungkap Budi.

(poe)

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Sabu di Bandara Husein Sastranegara

loading…

BANDUNG – Bea Cukai Bandung menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2.085 gr dalam suasana libur hari raya Idul Fitri 1440 H. Penggagalan dilakukan pada pengawasan di Bandara Husein Sastranegara, Bandung pada hari Kamis, 6 Juni 2019 lalu.

Saipullah Nasution, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat mengatakan bahwa pengamanan selama hari libur memang tidak akan berkurang bahkan justru ditambahkan. “Meskipun dalam suasana libur hari raya Idul Fitri 1440 H, tidak lantas menyurutkan kinerja pengawasan atas lalu lintas barang dan penumpang. Petugas tetap melakukan pemeriksaan karena justru biasanya momen libur seperti ini dimanfaatkan oknum-oknum tertentu,” ujarnya, Kamis (13/6/2019).

Bermula dari hasil analisa pra kedatangan atas penerbangan Malindo Air rute Kuala Lumpur-Bandung dan pemeriksaan bagasi dengan menggunakan x-ray, ditemukan anomali pada barang bawaan milik penumpang dengan inisial WB. Berdasarkan hasil pemeriksaan atas barang bawaan penumpang, petugas menemukan serbuk kristal berwarna putih di dalam buku yang dimodifikasi sebagai tempat untuk menyembunyikan serbuk tersebut. Barang bukti kemudian dilakukan uji laboratorium di Balai Laboratorium Bea Cukai Jakarta dan dinyatakan positif sabu.

Baca Juga:

“Keberhasilan ini merupakan aksi nyata tim gabungan Bea Cukai Bandung dan Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat yang bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika di Indonesia guna melindungi dan menyelamatkan masyarakat dari penyalahgunaan narkotika,” tutup Saipullah.

(akn)

Kena Perangkap Babi, 2 Ekor Beruang Madu Berhasil Dievakuasi

loading…

Tim BKSDA Aceh Selatan dibantu Polhut/TNI dari 0110/Abdya, Polres Aceh Barat Daya dan masyarakat desa setempat berhasil mengevakuasi beruang madu. Foto/Ichdar Ifan

ACEH SELATAN – Dua ekor beruang madu yang terjerat perangkap babi di kawasan perkebunan masyarakat di Desa Ladang Neubok, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya berhasil dievakuasi oleh tim badan konservasi sumber daya alam (BKSDA) Kabupaten Aceh Selatan.
Kedua ekor beruang itu dievakuasi dengan cara dibius untuk memudahkan petugas melepaskan jeratan yang melilit di kakinya.
Evakuasi beruang madu itu dilakukan tim BKSDA Aceh Selatan dibantu Polhut/TNI dari 0110/Abdya, Polres Aceh Barat Daya dan masyarakat desa setempat. Kepala BKSDA Aceh Selatan Wirli mengatakan, kedua beruang tersebut berhasil dibius sekitar pukul 14:00 WIB. Kedua ekor beruang tersebut berjenis kelamin betina dengan berat 50 kilogram sedangkan yang jantan berat 20 kilogram.

Akibat terperangkap, keduanya mengalami luka di bagian kaki, sementara kaki beruang jantan kaki yang mengalami luka yang sangat serius sehingga perlu penanganan medis lebih lanjut.

“Setelah berhasil dievakuasi kedua ekor beruang tersebut lansung dimasukkan dalam kerangkeng untuk dibawa ke Banda Aceh. Beruang ini akan direhabitasi sebelum satwa tersebut dilepas liarkan kembali ke habitatnya,” jelas Wirli.

Baca Juga:

(rhs)

Festival Raodhah Perkaya Wisata Religi di Kota Palu

loading…

Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said didampingi Sekertaris Daerah Kota Palu Asri serta asisten 1 dan sejumlah kepala dinas di Pemerintah Kota Palu membacakan sambutan Wali Kota Palu sekaligus membuka Festival Raodhah Sis Al Jufri ketujuh tahun, Rabu (1

KOTA PALU – Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said didampingi Sekertaris Daerah Kota Palu Asri serta asisten 1 dan sejumlah kepala dinas di Pemerintah Kota Palu membacakan sambutan Wali Kota Palu sekaligus membuka Festival Raodhah Sis Al Jufri ketujuh tahun, Rabu (12/6/2019).

Dalam sambutannya Wakil Wali Kota mengatakan, festival ini dapat mempromosikan Kota Palu secara luas. “Pembangunan kebudayaan dan pariwisata yang dikemas dalam suatu hal sangat positif. Daerah ini memiliki ragam budaya, adat istiadat tradisi seni yang khas dan unik dengan musik tradisional serta beraneka ragam tarian yang menambah daya tarik bagi siapa pun untuk berkunjung ke kota ini.”

Ke depan, menurut Wakil Wali Kota, pelaksanaan festival akan dikemas lebih baik lagi. “Guna memajukan kebudayan dan pariwisata religi Sis Al Jufri Palu.

Baca Juga:

Turut Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Utama Alkhairat Habib Sayyid Saggaf bin Muhammad Al jufri, Ketua Umum PB Alkhairat Habib Sayyid Ali bin Muhammad Al jufri, Ketua DPRD Kota Palu, Bupati Sigi dan Bupati Donggala, Sekertaris Jenderal PB Alkhairat Ridwan Yalidjama ,Sekertaris Jenderal Wanita Islam Alkhairat( WIA), Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Palu, Ketua Umum MUI Kota Palu, Ketua TIM Pengerak PKK Kota Palu, dan sejumlah pimpinan lainnya.

(akn)

Rumah Kebakaran, Nenek Renta di Solo Tewas Mengenaskan

loading…

Rumah Kebakaran, Nenek Renta di Solo Tewas Mengenaskan SOLO – Nasib malang menimpa nenek Sumarno Kartiko (84), warga Kelurahan Jagalan RT 02 RW 14 Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (13/6/2019) dini hari. Perempuan renta itu tewas mengenaska

SOLO – Nasib malang menimpa nenek Sumarno Kartiko (84), warga Kelurahan Jagalan RT 02 RW 14 Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (13/6/2019) dini hari. Perempuan renta itu tewas mengenaskan setelah rumah yang ditinggalinya mendadak terbakar sekitar pukul 03.30 WIB. Diduga, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik.

Saat kejadian, nenek Sumarno Kartiko berada di rumah sendirian. Sedangkan anaknya, AF Sutrisno (64), tengah pergi ke rumah anaknya di Sukoharjo. “Sebelum saya tinggal, seluruh listrik saya matikan. Hanya tempat yang dipakai ibu saya yang dihidupkan,” kata AF Sutrisno saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (13/6/2019) pagi.

Setelah mendapat informasi rumahnya kebakaran, dirinya langsung bergegas pulang. Sementara, kebakaran berlangsung cukup cepat. Si jago merah melalap seluruh bagian rumah hingga ludes tak tersisa. (Baca Juga: Api Mengamuk di Salatiga, Kakek 80 Tahun Tewas Terpanggang)Ketika rumahnya terbakar, korban sempat berteriak minta tolong. Namun warga yang berdatangan tak bisa berbuat banyak karena api sudah membesar.
Terlebih atap rumah juga sudah ambrol akibat kebakaran. Dengan perlengkapan seadanya, warga berusaha memadamkan api yang berkobar. Api baru bisa dikendalikan sekitar pukul 03.40 WIB setelah regu pemadam kebakaran dari Pemkot Solo datang ke lokasi kejadian.

Baca Juga:

Karena berada di gang sempit, regu pemadam harus masuk dari sisi selatan dengan melewati rumah warga lainnya.

Api berhasil dilokalisir agar tidak merembet ke rumah warga lainnya. Sebab lokasi kebakaran berada di pemukiman padat penduduk. Ketika dievakuasi, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan luka bakar di beberapa bagian tubuh.

“Saat dievakuasi, korban ditemukan dengan kondisi tertimpa atap rumah,” kata Tri Wiyono (64), salah satu tetangga korban.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk divisum. Dalam keseharian, nenek Sumarno Kartiko biasanya tidur di kamar bagian depan rumah. Namun ketika hari nahas itu, ia tidur di rumah bagian tengah.

(rhs)

32 Orang Tewas Kecelakaan Saat Arus Mudik Lebaran

loading…

32 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1440 H. Foto/Ilustrasi

SEMARANG – Sebanyak 32 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1440 H. Angka ini meningkat 167 persen dibanding tahun lalu.

“Analisa dan evaluasi kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Candi (OKC) sampai Senin 10 Juni 2019. Jumlah korban meninggal dunia sebanyak 12 orang pada 2019, dan pada 2019 terdapat 32 korban meninggal dunia. Atau naik 167% dibandingkan OKC 2018,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Triatmaja, Kamis (13/6/2019).

Meski demikian, angka kecelakaan lalu lintas menurun dibanding pada periode yang sama tahun lalu. Salah satu penyebab menurunnya angka kecelakaan karena diterapkannya sistem one way atau satu arah selama arus mudik dan balik di tol Trans Jawa.

Baca Juga:

“Terdapat 324 kasus kecelakaan pada 2018, dan 256 kasus pada 2019. Angka ini turun 21% dibandingkan OKC 2018,” tambahnya.

Jumlah korban yang menderita luka berat juga menurun dari 25 pada 2018, kini menjadi 15 orang. Demikian pula untuk korban luka ringan menurun dari 430 orang menjadi 334 pada 2019.

“Jumlah korban luka berat 25 menjadi 15 atau turun 40% dibandingkan OKC 2018. Untuk korban luka ringan 430 menjadi 334, turun 22% dibandingkan OKC 2018,” pungkasnya.

(rhs)

Cemburu Buta, Suami Tega Bunuh Istri yang Berprofesi Guru SMK

loading…

Pembunuhan sadis terhadap seorang istri oleh suaminya sendiri menggegerkan warga Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Foto/Huzair Zainal

POLEWALI MANDAR – Pembunuhan sadis terhadap seorang istri oleh suaminya sendiri menggegerkan warga Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Korban yang juga merupakan guru SMK ini tewas mengenaskan di rumah mertua.

Tersangka sendiri sempat melarikan diri ke wilayah Mamuju dan berhasil dibekuk aparat kepolisian. Tersangka Nurdin (32), pelaku pembunuhan sadis terhadap istrinya kini ditahan di Mapolsek Campalagian pada Rabu sore. (Baca Juga: Sepasang Suami Istri Diduga Dianiaya, Jasad Istri Dikarungi)Tersangka melarikan diri usai membenuh istrinya bernama Wati berusia 42 tahun pada Selasa malam (11/6/2019). Dengan pengawalan aparat kepolisian, tersangka tiba dengan tangan terborgol dan terlihat celana jeans yang digunakan masih bersimbah darah korban.
Tersangka yang tiba ini pun sontak menjadi tontonan masyarakat dan berusaha mendekat ke Mapolsek, namun dihalangi petugas dengan alasan keamanan. Polisi langsung melakukan interogasi terhadap tersangka.

Di hadapan polisi, tersangka mengaku tega menghabisi nyawa istrinya lantaran cemburu buta. Peristiwa mengerikan ini terjadi di Dusun Parabaya Desa Lapeo Kecamatan Campalagian tepatnya di rumah orang tua tersangka.

Baca Juga:

Saat itu kedua pasangan suami istri ini sempat terlibat cekcok. Tersangka kesal kemudian mengambil balok kayu dan memuku kepala korban. Tak sampai di situ, tersangka yang dirasuki setan itu kemudian mengambil sebilah golok dan membacok leher istrinya dua kali hingga leher nyaris putus.

Usai membunuh, tersangka langsung melarikan diri ke Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju. Diketahui jiika pelaku baru 7 bulan menikahi korban yang diketahui berfrofesi sebagai guru di SMK Campalagian.

Ironisnya, sebelumnya tersangka beberapa watku lalu sempat menjalani penahanan di kantor polisi lantaran menembak ipar atau kakak istrinya menggunakan air softgun yang dibeli secara online.

Selain membekuk tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya sebilah parang dan satu buah balok kayu. Untuk sementara tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Campalagian.

(rhs)

Gunakan Perahu SAR, Polda Distribusi Bantuan ke Daerah Terisolir

loading…

Dua Desa di Kecamatan Langkikima, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), terendam banjir setinggi dua hingga empat meter. Foto/Dok SINDOnews

KONAWE SELATAN – Menggunakan peralatan SAR, polisi terus menjangkau daerah banjir yang terisolir untuk menyalurkan bantuan logistik yang ada di sejumlah kabupaten di Sultra. Kali ini, penyaluran dilakukan di Kabupaten Konawe Selatan yang tak jauh dari perbatasan Kabupaten Konawe.

Konawe Selatan dan sejumlah daerah merupakan wilayah yang terkena dampak banjir di tujuh kabupaten kota yang ada di Sulawesi Tenggara. Di Desa Laikan Ndonga Kecamatan Ranomeeto Barat ini merupakan daerah terisolasi. Setelah jalan penghubung antarkabupaten terendam banjir setinggi dua hingga tiga meter.

Untuk menjangkau daerah ini, tim siaga bencana harus menggunakan perahu karet milik Basarnas. Sejak 3 hari terendam banjir, distribusi logistik baru dapat dilakukan karena peralatan SAR yang sangat terbatas.

Baca Juga:

Selain di Konawe Selatan, beberapa wilayah di Kota Kendari juga terendam banjir. Salah satunya pemukiman penduduk yang ada di kompleks Kali Wanggu. (Baca Juga: Terisolir, Ratusan Warga Korban Banjir Konawe Mulai Kelaparan)

Usai menyerahkan bantuan logistik, Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjend Iriyanto mengatakan, sejak dua minggu terakhir, tujuh kabupaten kota dilanda bencana dengan bantuan seadanya.

“Diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terkena dampak banjir,” kata Brigjen pol Iriyanto.

(rhs)

Ahmad Dhani Dipindahkan Ke Lapas Cipinang

loading…

Ahmad Dhani dipindahkan dari Rutan Medaeng Sidoarjo ke Lapas Cipinang Jakarta, Kamis (13/6/2019) sekitar pukul 02.30 WIB. Foto/Dok/SINDOnews

SURABAYA – Ahmad Dhani dipindahkan dari Rutan Medaeng Sidoarjo ke Lapas Cipinang Jakarta, Kamis (13/6/2019) sekitar pukul 02.30 WIB. Pentolan grup band papan atas Indonesia, Dewa 19, dipindahkan setelah divonis satu tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

Ahmad Dhani yang mengenakan kemeja warna hijau dikawal ketat petugas kepolisian berpakaian preman dan Kejaksaan Negeri Surabaya. Keluar Rutan Medaeng, Ahmad Dhani digiring menuju Bandara Juanda Surabaya untuk diterbangkan ke Jakarta. Setiba di Lapas Cipinang Ahmad Dhani akan menempati sel isolasi.

Sejumlah kerabat sempat menyalami Ahmad Dhani sebelum masuk ke dalam mobil tahanan Kejari Surabaya yang membawanya ke Bandara Juanda. Setiba di Bandara Juanda Surabaya, suami Mulan Jameela ini masuk ke terminal keberangkatan domestik melalui pintu masuk karyawan yang berada di sisi Timur Terminal Umum.

Baca Juga:

Ahmad dhani terbang ke Jakarta menggunakan pesawat Citilink penerbangan pertama pukul 5.00 WIB dan langsung menuju ke Lapas Cipinang. Menurut tim kuasa hukum, Sahid, seperti napi pada umumnya, Ahmad Dhani akan langsung menempati sel isolasi begitu sampai di Lapas Cipinang.

(wib)

Taman Baca Garuda, Rumah Huni untuk Cerdaskan Warga Perbatasan RI-RDTL

loading…

Rumah Sius Fahik (44), warga Laenmane yang dibangun melalui Program Rehab Rumah ke-11 dari Satgas Pamtas Yonmek 741 GN tidak hanya sebagai hunian. Rumah tersebut juga dilengkapi Taman Baca untuk belajar seluruh warga di Perbatasan RI-RDTL. Foto/Istimewa

JAKARTA – Rumah Sius Fahik (44), warga Laenmane yang dibangun melalui Program Rehab Rumah ke-11 dari Satgas Pamtas Yonmek 741 GN tidak hanya sebagai hunian. Rumah tersebut juga dilengkapi Taman Baca untuk belajar seluruh warga di Perbatasan RI-RDTL.

Dansatgas Pamtas Yonif 741/GN, Mayor Inf Hendra Saputra menjelaskan, Program Bedah Rumah ke-11 yang diresmikan pada 11 Juni 2019 itu, tidak hanya sebagai hunian bagi Sius Fahik beserta 4 orang anggota keluarganya. Namun juga dijadikan sebagai Taman Baca bagi seluruh warga yang berada di Desa Neurobo dan Tiumanu

“Bangunan tersebut, didirikan diatas tanah milik Pak Sius Fahik. Selama ini (Sius Fahik) sekeluarga menumpang tinggal bersama keluarganya di desa Tiumanu,” ujar Hendra Saputra dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Rabu (12/6/2019).

Baca Juga:

Hendra menambahkan, Sius Fahik yang sehari-hari bekerja di kebun, berkeinginan untuk untuk membangun rumah, namun tidak memiliki cukup biaya. “Karena (Sius fahik) tidak memiliki biaya, kita sepakat untuk membangunkan rumah yang sekaligus akan dijadikan taman bacaan bagi warga sekitar,” katanya.

Hendra bersyukur, bangunan yang didirikan dari mulai nol tersebut dapat diselesaikan sesuai target waktu yang ditetapkan. Dia juga memuji Sius Fahik yang rela berkorban dan berbagi lahan maupun rumahnya ini untuk turut membantu mencerdaskan masyarakat.

Terkait dengan buku-buku yang diserahkan di Taman Baca Garuda itu, menurut Hendra seluruhnya berasal dari Satgas Pamtas. Sedangkan Sius Fahik dan keluarganya sendiri, menurut Hendra, secara otomatis menjadi penggelola dan penjaga sarana maupun buku yang ada di sana.

“Selain istri, yang menunggu Taman Baca dirumahnya ada tiga orang anaknya, yang dua orang diantaranya telah bersekolah di SD. Memang ini juga perlu menjadi pemikiran semua pihak, bagaimana mekanisme pemeliharaan (Taman Baca) ini,” ujar Hendra.

Sementara itu Camat Laenmane (Blasius Bau), Kepala Desa Tinumanu (Anita Dacosta) dan Kepala SDI Rentete (Gabriel) yang juga turut hadir pada saat penyerahan dan peresmian Rumah Taman Baca Garuda sangat bangga dan memberikan apresiasi atas kepedulian Satgas Pamtas Yonmek 741/GN terhadap warga dan anak-anak di Tiumanu.

Untuk diketahui, sebelum peresmian Rumah Taman Baca Garuda di Laenmane, bertepatan dengan hari raya Idul Fitri 1440 H, Satgas Pamtas Yonmek 741/GN menyerahkan rumah ke-10 dalam program Bedah Rumah. Untuk selanjutnya, rumah ke-12 yang saat ini sedang dikerjakan Satgas di Oepoli Tengah Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, direncanakan akan selesai pada 20 Juni 2019.

(wib)

Model DA1 Hasil Pemilu 2019 di Pangandaran Diserahkan ke KPU RI

loading…

Penyerahan Model DA1 Hasil Pemilihan Umum Serentak KPU Kabupaten Pangandaran ke KPU RI. SINDOnews/Syamsul Maarif

PANGANDARAN – Model DA1 hasil pemilihan umum serentak di Kabupaten Pangandaran diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) pada Rabu, (12/6/2019).

Kepala Sub Bagian Teknis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat KPU Pangandaran Wawan Cahyana mengatakan, penyerahan model DA1 hasil pemilihan umum serentak 2019 tersebut untuk kebutuhan pendukung bahan gugatan dari pihak BPN 02 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Penyerahan model DA1 hasil pemilihan umum serentak tahun 2019 ke KPU RI diserahkan oleh Komisioner KPU Pangandaran Divisi Hukum Suwardi Maninggesa didampingi oleh Kepala Sub Bagian Hukum Ipung Sukardi,” kata Wawan.

Baca Juga:

Wawan menambahkan, berkas yang diserahkan merupakan dokumen berita acara rekapitulasi di tingkat PPK. “Jumlah PPK di Kabupaten Pangandaran ada 10 PPK dan semuanya sudah diambil dari kotak surat suara yang tersimpan di gudang KPU Pangandaran,” tambahnya.

Wawan menjelaskan, pengambilan dokumen berita acara rekapitulasi ditingkat PPK tersebut dilakukan oleh pihak KPU, Bawaslu dan Kepolisian pada Minggu, (9/6/2018). “Karena yang memegang kunci di gudang KPU 3 lembaga, maka pengambilan harus dilakukan oleh 3 lembaga terkait yaitu KPU, Bawaslu dan Kepolisian,” jelasnya.

Wawan memaparkan, berdasarkan informasi, hari ini petugas dari KPU Pangandaran yang berangkat ke KPU RI sedang melakukan penggandaan berkas dan selanjutnya akan diserahkan ke KPU RI.

(wib)

Belum Ada Bantuan Logistik, Korban Banjir Nilai Pemerintah Pusat Tak Peduli Bencana

loading…

Pantauan udara ribuan rumah warga Konawe masih terendam banjir pada Rabu (12/6/2019) sore, meluas. iNewsTV/Rahmat Buhari

KONAWE – Warga korban banjir Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, menyesalkan sikap pemerintah pusat yang tak peduli bencana. Sebab, hingga saat ini warga korban banjir Konawe belum mendapat bantuan logistik, sementara air terus meninggi.

Pantauan udara ribuan rumah warga Konawe masih terendam banjir pada Rabu (12/6/2019) sore, meluas. Intensitas hujan yang terus meningkat menyebabkan rumah-rumah warga terkepung banjir.

Banjir yang meluas juga menyebabkan Jalur Trans Sulawesi lumpuh total. 24 kecamatan terendam banjir berdampak pada puluhan desa terisolir dan sulit dijangkau petugas siaga bencana.

Baca Juga:

Sementara itu, korban banjir belum menerima bantuan dari pemerintah pusat. Warga menyesalkan pemerintah pusat karena tidak tanggap bencana di Konawe

Bupati Konawe Keri Saiful Konggoasa menuturkan, stok logistik pemerintah daerah Konawe sangat menipis. Pihaknya akan terus berusaha menjangkau lokasi terisolir untuk menyalurkan bantuan seadanya.

(wib)

Eka Supriatmaja Resmi Pimpin Kabupaten Bekasi

loading…

Gubernur Jabar Ridwan Kamil melantik Eka Supriatmaja sebagai Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022 di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (12/6/2019). Foto/Istimewa

BANDUNG – Wakil Bupati Bekasi Eka Supriatmaja resmi memimpin Kabupaten Bekasi menggantikan Neneng Hasanah Yasin yang terjerat kasus suap proyek Meikarta. Pelantikan Eka sebagai Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022 dipimpin langsung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (12/6/2019).

Eka baru resmi dilantik sebagai Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin divonis enam tahun penjara karena terbukti bersalah. Dalam sambutannya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan, pelantikan Eka Supriatmaja mengacu pada Surat Keputusan (SK) SK Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah.

Sebab, masih tersisa waktu 2,5 tahun kepemimpinan yang ditinggalkan Neneng Hasanah Yasin. “Secara peraturan perundang-undangan, Pak Eka sebagai wabup atas SK dari Kemendagri hari ini dilantik sebagai Bupati Bekasi,” ujar Ridwan Kamil.

Baca Juga:

Dalam kesempatan itu, Gubernur yang akrab disapa Emil itu menitipkan pesan kepada Eka dan seluruh jajaran pemerintahan di Kabupaten Bekasi untuk memperkuat benteng integritas, agar terhindar dari persoalan hukum. Emil pun berharap, kasus yang menjerat Neneng Hasanah Yasin yang juga melibatkan sejumlah pejabat di Kabupaten Bekasi tidak terulang.

“Jaga benteng integritas, jangan sampai kejadian lagi. Bekasi ini proyeknya banyak, industrinya banyak, tapi godaan dari pihak ketiganya banyak sekali. Kalau benteng integritasnya patah akan repot, maka saya mendoakan jangan sampai jatuh dua kali,” tegas Ridwan Kamil.

(wib)

Hindari Motor, Bus Sarat Penumpang Terguling dan Enam Luka

loading…

Bus sarat penumpang terguling dan melintang di tengah jalan jalur puncak Cirebon-Kuningan, Jawa Barat, Rabu (13/6/2019). iNewsTV/Toiskandar

CIREBON – Bus sarat penumpang terguling dan melintang di tengah jalan jalur puncak Cirebon-Kuningan, Jawa Barat, Rabu (13/6/2019). Bus terguling setelah berusaha menghindari tabrakan dengan sepeda motor yang hendak berputar arah di Desa Halimpu, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Akibat kecelakaan tersebut enam penumpang bus dan seorang pengendara sepeda motor terluka sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Ciremai dan Rumah Sakit Gunung Jati. Sedangkan bus yang melintang di tengah jalan mengalami kerusakan parah setelah terbanting keras di jalan beraspal.

Keterangan Dani, seorang penumpang, Bus Budiman melaju dari arah Tasikmalaya menuju Cirebon. Saat bus Budiman melaju di turunan tajam berusaha menyalip kendaraan dengan mengambil lajur kanan. Bus yang melaju dengan kecepatan tinggi berusaha menghindari sepeda motor yang hendak berputar arah. “Kemudian sopir banting setir ke kiri dan akhirnya terguling,” katanya.

Baca Juga:

Kanit Lakalantas Polres Cirebon Iptu Endang mengatakan, evakuasi bus cukup lama karena kondisinya terguling di tengah jalan. Petugas masih menyelidiki penyebab apsti kecelakaan dengan meminta keterangan penumpang dan sopir bus yang masih dalam perawatan medis. Akibat kecelakaan ini arus lalu lintas sempat tersendat hingga sembilan kilometer.

(wib)

Dendam, Lima Pelaku Bakar Petani Kopi hingga Tubuhnya Hangus

loading…

Lima tersangka pembunuhan dan pembakaran petani kopi yang ditangkap Polres Bengkulu Utara. iNews TV/Ismail Yogo Trianto

BENGKULU TENGAH – Kasus pembunuhan dan pembakaran terhadap seorang petani kopi, Ermansyah, warga Desa Renah Kandis, Kecamatan Pagar Jati, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, terungkap.

Polres Bengkulu Utara menangkap lima lelaki yang diduga sebagai pelaku pembunuhan dan pembakaran terhadap Ermansyah. Kelima orang berinisial HM (35), HS (45), CA (26), OO (29), dan AD (34), diringkus dikediamannya dengan barang bukti sebilah parang dan sebatang kayu.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara AKP Jerry Nainggolan mengungkapkan, para tersangka masih memiliki hubungan kekerabatan dengan korban. Mereka nekat menghabisi nyawa korban karena dendam atas perkelahian antara korban dengan salah satu pelaku.

Baca Juga:

“Dendam. Sebelumnya salah satu tersangka sempat berselisih paham dan berkelahi. Keempat saudara lainnya tak terima, maka aksi pembunuhan itu dilakukan,” ungkap Jerry, Rabu (12/6/2019).

Jerry menambahkan, kelima tersangka mengahabisi nyawa korban dengan sebilah parang dan kayu. Mengetahui korban tewas, para pelaku membakar jasad korban di dalam pondok kebun miliknya.

Hal tersebut dilakukan guna menghilangkan jejak aksi pembunuhan tersebut. “Para tersangka dijerat pasal berlapis, Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati,” tegas Jerry.

(wib)

Siti Fauziah Karunia Perenang Asal Muba Berlaga di Thailand

loading…

Siti Fauziah Karina, si lincah asal Muba ini akan menjadi wakil Indonesia untuk mengikuti kompetisi Asean School Games 2019 cabang olahraga Renang Internasional di Thailand pada Juli mendatang.

SEKAYU – Di bawah kepemimpinan Bupati H Dodi Reza Alex, sejumlah atlet PPLPD Musi Banyuasin makin berprestasi. Sejumlah bibit atlet belia yang dibina Muba dilirik dan kini dibina PPLP Ragunan di antaranya atlet renang dan atletik.

Sebelumnya tiga atlet polo air Muba pernah meraih puncak prestasi dan jadi tulang punggung timnas polo air Indonesia. Kali ini, atlet renang Muba yang menjalani pemantapan di PPLP Ragunan tampil mewakili Indonesia di Thailand Sport School Game. Bersama atlet atletik Muba Aldinda Dedek, juga akan tampil di Thailand termasuk beberapa atlet lainya di cabang olahraga panahan, gulat, sepak bola, bola volley dan atletik. Para bibit muda ini akan menuju Thailand pada 28 Juli hingga 1 Agustus 2019 mendatang.

Adalah Siti Fauziah Karina, si lincah asal Muba ini akan menjadi wakil Indonesia untuk mengikuti kompetisi Asean School Games 2019 cabang olahraga Renang Internasional di Thailand pada Juli mendatang.

Baca Juga:

Menurut Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muba, Muhammad Fariz, kini Siti Fauziah Karina sedang mengikuti pelatihan yang intensif di Ragunan. “Ya, pembinaan dan pelatihan terhadap Siti Fauziah terus dimaksimalkan agar bisa tampil maksimal. Kita berharap Siti atlet Muba yang saat ini berlatih di Ragunan jadi yang terbaik,” ungkap Fariz.

Pada ajang kejuaraan ini, lanjut Fariz, Siti Fauziah akan difasilitasi dan mendapatkan pendampingan dari di SKO Ragunan yang berada dibawah naungan Kemenpora RI. “Kami, Dispopar Muba, sebagai anak didik kami saat di Muba, kami mendoakan kiranya dapat meraih prestasi sebaik-baiknya buat Siti selama bertanding di Asean School Games 2019 Thailand,” tuturnya.

Sebelumnya, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin telah meminta pelatih dan pendidik PPLPD Muba terus memberikan pelatihan yang maksimal kepada seluruh para atlet Muba. Sehingga akan terus bertumbuh dan berprestasi baik di level nasional dan internasional.

Atlet Muba bisa menjadi contoh seperti atlet-atlet yang telah mengharumkan nama baik daerah. Menjadi kebanggaan, Siti Fauziah dan Aldinda walau masih tingkat pelajar tapi mampu mengharumkan nama baik keluarga dan daerahnya.

“Apalagi fasilitas sarana dan prasarana kolam renang di Muba sangat menunjang dan berstandar Internasional . Semoga Siti mampu mengharumkan nama Muba dengan mendapat hasil maksimal,” tukas Dodi.

Sementara itu Siti Fauziah Karina meminta doa restu dan syukur atas dukungan masyarakat Muba kepada dirinya dan bisa bertanding dengan maksimal.

“Saya juga sangat berterima kasih atas support yang diberikan Pak Bupati Dodi Reza. Alhamdulillah fasilitas untuk berlatih di daerah yang kami banggakan, Bumi Serasan Sekate sangat lengkap dan menunjang. Tidak kalah dengan fasilitas di negara lain dan kami bangga akan pembinaan olahraga di Muba. Kami yakin akan terus berprestasi,” tutur Siti Fauziah.

(alf)

George Toisutta Dimakamkan di Samping Pusara Ibunya

loading…

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal (Purn) George Toisutta dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dadi, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar. Koran SINDO/Faisal Mustafa

MAKASSAR – Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal (Purn) George Toisutta dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dadi, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar.

Sejumlah pejabat TNI, kerabat serta keluarga hadir dalam prosesi pemakaman yang dilakukan secara militer. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) upacara pemakaman Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad), Letnan Jenderal Tatang Sulaiman.

“Upacara ini dilaksanakan dalam rangka penghargaan kepada almarhum atas segala jasa yang telah diberikan kepada bangsa dan negara selama hidupnya, melalui TNI. Untuk itu saya selaku Irup sekaligus rekan beliau semasa hidup mengucapkan bela sungkawa yg sedalam-dalamnya,” ujar Tatang Sulaiman.

Baca Juga:

Dia menambahkan, TNI Angkatan Darat sangat kehilangan sosok yang dikenal sangat baik tersebut. Jasa-jasa George Toisutta sangat banyak terhadap negara. “Kita semua terutama angkatan darat merasa kehilangan dengan kepergian beliau karena begitu besarnya jasa-jasa, minta doanya semoga amal baktinya diterima di sisi Allah,” katanya.

Bahkan, secara pribadi Tatang merasa bahwa almarhum adalah guru dan pelatih yang sangat baik. George Toisutta dikenal tegas dalam mendidik dan selalu memberikan teladan baik kepada semua prajurit.

Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo turut hadir dalam upacara pemakaman mantan KSAD itu. Gatot Nurmantyo, mengatakan sosok George Toisutta adalah orang baik dan patut menjadi teladan, tidak hanya sebagai prajurit tetapi di keseharian. “Beliau teladan yang baik. Baiklah semuanya,” singkatnya.

Gatot yang menggunakan kemeja dan celana kain berwarna hitam, juga menjadi orang pertama yang menabur bunga dipusara almarhum. Almarhum dikebumikan di samping makam ibunya, Sitti Hasanah atas permintaannya sebelum tutup usia seperti yang disampaikan kakak ipar almarhum, M Asri Samsuddin.

“Dia mau dimakamkan bersama dengan ibunya, pas di atas ibunya di Tempat Pemakaman Umum Dadi. katanya dia mau dekat dengan ibunya,” ujarnya saat berada di rumah duka Jalan Rutan No 80, Gunung Sari Makassar, rumah Lody Toisutta, kakak kandung George Toisutta.

Jenderal bintang empat ini lebih memilih dimakamkan disamping ibunya meski sudah di tawarkan untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Panaikang, Makassar.

Asri Samsudin juga menyebut sosok almarhum dikenal baik, ramah, dan kerap membantu keluarga, bahkan di setiap kesempatan George selalu mengunjungi keluarganya lainnya baik di Makassar maupun di Ambon, kampung halaman Ayahnya.

“Orangnya bersahaja, di keluarga orangnya baik di mata keluarga besar kita, Alhamdulillah cukup banyak membantu, banyak sekali, ramah baek banyak senyum,” kata Asri.

George Toisutta meninggal pukul 05.25 WIB, Rabu, 12 Juni 2019, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Almarhum meninggal karena penyakit kanker usus yang telah lama dideritanya.

(wib)

Peda KTNA XIII Tingkat Provinsi, Muba Siapkan 207 Homestay bagi Peserta

loading…

Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XIII Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), akan berlangsung pada 24-28 Juni 2019. Untuk menampung seluruh peserta panitia menyiapkan sebanyak 207 rumah pendudu

SEKAYU – Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XIII Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), akan berlangsung pada 24-28 Juni 2019.

Untuk menampung seluruh peserta yang diperkirakan mencapai 2.723 orang dari 17 Kabupaten/Kota dalam Provinsi Sumsel, panitia menyiapkan sebanyak 207 rumah penduduk yang representatif sesuai syarat yang telah ditetapkan panitia. Homestay ini tersebar Dalam Kecamatan Sekayu dibagi dalam empat kelurahan yakni di Kelurahan Balai Agung, Soak Baru, Serasan Jaya dan Kelurahan Kayuara.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan, Ir A Thamrin mengatakan selain homestay kepanitiaan juga telah menyiapkan hotel, penginapan dan losmen yang berada di Kota Sekayu. Semua kamar tersedia sebanyak 564 kamar yang diperuntukan bagi tamu-tamu kepala daerah dan tamu undangan lainya yang akan menginap.

Baca Juga:

“Sedangkan Untuk fasilitas homestay, fasilitas pendukung sudah dipastikan semua baik dan dipastikan air PDAM mengalir lancar selama pelaksanaan kegiatan KTNA. Listrik wajib menyala setiap hari, serta fasilitas kesiapan kosumsi peserta selama kegiatan baik makan dan minum dua kali sehari pagi dan malam. Tidak termasuk makan siang peserta karena sudah disediakan ditempat acara,” ujar Thamrin.

Sementara untuk transportasi peserta disediakan bus-bus angkutan dan ojek angkutan untuk memfasilitasi setiap tamu dari kabupaten/kota termasuk fasilitas rumah ibadah terdekat bagi peserta. Semua informasi tentang KTNA untuk mempermudah dan memperjelas informasi kegiatan KTNA panitia telah siapkan MAP dan buku panduan pelaksanan kegiatan KTNA Ke XIII di Bumi Serasan Sekate.

Camat Sekayu, Marko Susanto SSTP MSi selaku penanggung jawab homestay menjelaskan bahwa untuk pembagian homestay telah dibagi di empat zona kelurahan dalam Kecamatan Sekayu.

“Kami selaku Camat dan para Lurah dan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta pemilik rumah akan memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu-tamu kita. Dan seluruh LO yang bekerja tentunya informasi tentang kesiapan serta lokasi homestay tempat tamu menginap sudah dipastikan sesuai dengan persyaratan yang ditentukan panitia Besar KTNA,” jelas Marko.

Dilanjutkan Marko dalam setiap kesempatan dilakukan sosialisasi kepada warga khususnya Kecamatan Sekayu.

“Kita dapat menjadi tuan rumah yang baik. Kita selaku warga yang memiliki agama, budaya serta adat istiadat yang mengedepankan silaturhami dan bermusyawarah dalam mencapai kemufakatan serta menjunjung tinggi etika, sopan santun bergotong royong yang merupakan bagian budaya kita akan diuji saat penyelengraan KTNA XIII ini. Untuk itu mari kita jaga semua untuk bersama-sama dan kita siap menjadi tuan rumah yang baik dan saya yakin warga Kecamatan Sekayu siap untuk itu,” tutur Marko.

Untuk zona wilayah lokasi homestay dan peruntukannya disebutkan di Kelurahan Kayuara untuk 1046 orang ditampung di 114 rumah warga dan diperuntukan bagi peserta dari Kabupaten Pali, Musirawas Utara dan Muba.

Kemudian di Kelurahan Serasan Jaya untuk 488 orang ditampung di 40 rumah bagi peserta dari Kabupaten Pali, Muba, OKI, Muara Enim, Palembang, Lahat, Pagar Alam dan Empat Lawang.

Selanjutnya untuk Kelurahan Soak Baru untuk 355 orang ditampung di 33 rumah bagi peserta dari Kabupaten OKU, Banyuasin, Lubuk Linggau dan Musi Rawas. Terakhir di Kelurahan Balai Agung untuk 305 orang ditampung di 20 rumah bagi peserta Prabumulih, OKU Selatan, OKU Timur dan Ogan Ilir.

“Peserta bakal check in pada tanggal 23 Juni 2019 pukul 16:00 WIB dan check out pada tanggal 28 Juni setelah penutupan acara para peserta pulang ke daerah masing-masing,” jelas Marco.

(alf)

Pj Wali Kota Iqbal Antar Jenazah George Toisutta ke Peristirahatan Terakhir

loading…

Jenazah George Toisutta langsung diberangkatkan ke pekuburan Dadi. Pj Wali Kota Iqbal turut mengantarkan jenazah hingga ke peristirahatan terakhir.

MAKASSAR – Berita duka kembali menyelimuti Makassar. Mantan Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) TNI Jenderal (Purn) George Toisutta mengembuskan nafas terakhir, Rabu (12/6/2019) pukul 05.26 WIB saat menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Tokoh militer Indonesia yang lahir di Makassar 1 Juni 1953 dan juga sempat menjabat sebagai Panglima Kostrad di tahun 2007-2009 ini terkenal sebagai sosok prajurit yang gesit dan cerdas serta memiliki kemampuan strategi yang sangat baik.

Hal inilah yang terkenang dalam ingatan Pj Wali Kota Makassar Dr M Iqbal S Suhaeb saat melayat di rumah duka jalan Rutan No 80, Makassar, Rabu sore (12/6/2019).

Baca Juga:

“Bapak seorang prajurit yang kuat, tegas, dan sangat cekatan. Beliau mampu menciptakan strategi jitu dalam mengambil keputusan dan bertindak. Olehnya itu tidak ada alasan untuk tidak mengenang memori akan sosoknya,” ungkap Iqbal.

Di rumah duka tampak jenderal TNI berbaur bersama pelayat lainnya yang turut berduka cita atas kepergian George Toisutta.

Jenazah yang sebelumnya direncanakan akan tiba di rumah duka terlebih dahulu sebelum ke lokasi pemakaman batal di laksanakan dengan pertimbangan waktu dan juga kondisi cuaca kota Makassar yang sore tadi diselimuti awan hitam.

Jenazah George Toisutta langsung diberangkatkan ke pekuburan Dadi. Pj Wali Kota Iqbal turut mengantarkan jenazah hingga ke peristirahatan terakhir.

(alf)

Pemkab Banyuasin Akan Optimalkan Pengelolaan Ibu Kota Banyuasin Pangkalan Balai

loading…

Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin memastikan perencanaan pengelolaan Kota Pangkalan Balai dapat terealisasi secara optimal dan akan segera diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

BANYUASIN – Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin memastikan perencanaan pengelolaan Kota Pangkalan Balai dapat terealisasi secara optimal dan akan segera diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Hal itu dikatakan, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Banyuasin Erwin Ibrahim, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Banyuasin dalam kegiatan Halal Bihalal Diskominfo Kabupaten Banyuasin di Rumah Dinas Kadiskominfo Banyuasin, Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin, Rabu (12/6/2019).

“Tentang Tata Kelola dan pola Ruang Kota Pangkalan Balai itu sudah ada Peraturan Bupati nya sejak 2008. Jadi dalam waktu Dekat ini kita akan review untuk wujudkan kota pangkalan balai dengan pengeloalaan yang baik,” terang Erwin Ibrahim.

Baca Juga:

Dia juga mengungkapkan bahwa luas kota Pangkalan Balai yang mencapai 5000 hektare itu pintu masuknya mulai dari batas Kelurahan Kayuare Kuning dan pintu keluarnya di Keluarahan Sterio Kota Pangkalan Balai.

“Saat ini bentuk data tabular didalam master plan Kota Pangkalan Balai sudah kami konversi kedalam bentuk Geospasial kota Pangkalan Balai sudah kami selesaikan dalam beberapa hari ini dan akan kita buka di publik nanti,” sambungnya.

Erwin melanjutkan dari perencanaan yang dilakukan kedepannya, Bappeda siapkan terlebih dahulu. Agar masyarakat nantinya mengetahui secara jelas Ibu Kota Banyuasin Pangkalan Balai ini dan masyarakat memiliki kota daerahnya dengan pengelolaan yang baik.

“Bisa juga nanti akan ada penambahan kecamatan yaitu kecamatan Pangkalan Balai. Tapi ada prosedur dan prosesnya terlebih dahulu,” tukas Erwin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Banyuasin, Aminuddin menyampaikan sangat berterimah kasih kepada seluruh jajaran Diskominfo Banyuasin serta Kepala Bappeda Kabupaten Banyuasin Erwin Ibrahim yang telah memberikan bekal Ilmu kepada dirinya sebelum menjabat.

“Mudah-mudahan Kominfo dapat lebih baik lagi kedepannya sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.

(alf)

Bupati Hendra Lesmana: Lamandau Terbuka Untuk Pendatang, Tapi Harus Kompeten

loading…

Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah, Hendra Lesmana meminta agar para pencari kerja di Lamandau pascaliburan Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah agar membekali diri dengan keahlian.

LAMANDAU – Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah, Hendra Lesmana meminta agar para pencari kerja di Lamandau pascaliburan Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah agar membekali diri dengan keahlian.

Dengan bekal kompetensi, para kaum urban bisa mengisi lowongan pekerjaan baik di Perusahaan Besar Swasta (PBS), perkebunan kelapa sawit dan pertambangan, serta sektor informal lainnya.

“Lamandau terbuka untuk kaum urban, tetapi minimal memiliki pengalaman sesuai bidangnya sehingga tidak sulit mencari kerja nanti,” kata Hendra di sela sela kesibukannya, Rabu (12/6/2019).

Orang nomor satu di “Bumi Bahaum Bakuba” itu berharap, dengan dibekali keahlian ke depan tidak menimbulkan persoalan sosial, lantaran tidak mendapatkan kesempatan bekerja dan menjadi pengangguran.

Selain itu, pemerintah daerah nantinya akan berkoordinasi dengan RT/RW serta dinas terkait untuk memantau keberadaan pendatang. “Nanti kita lakukan pendataan baik melalui perusahaan bersangkutan, RT/RW dan dinas terkait sebagai leading sektornya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lamandau, Sefamas menyampaikan berdasarkan pengalaman sebelumnya di Lamandau, para pencari kerja tidak ada peningkatan pada momen seperti Lebaran Idul Fitri.

Ia mengaku, selama ini tidak mendapatkan laporan dari perusahaan besar swasta terkait jumlah pekerja yang mengisi lowongan pekerjaan di perusahaan.

“Kita mengetahui berapa jumlah pekerja hanya berdasarkan jumlah pembuat kartu kuning, saya juga tidak pegang datanya,” pungkasnya.

(alf)

Pemkab Banyuasin Pastikan Perencanaan Kota Terealisasi Optimal

loading…

Kepala Bappeda Kabupaten Banyuasin Erwin Ibrahim menyayangkan bahwa wajah Ibu Kota selama ini tidak pernah di sosialisasikan ke publik.

BANYUASIN – Kurangnya sosialisasi Ibu Kota Kabupaten Banyuasin menyebabkan banyak masyarakat tidak tahu pusat kota. Karenanya Kepala Bappeda Kabupaten Banyuasin Erwin Ibrahim menyayangkan bahwa wajah Ibu Kota selama ini tidak pernah di sosialisasikan ke publik.

Hal itu dikatakan Erwin Ibrahim dalam kegiatan halal bihalal Diskominfo Kabupaten Banyuasin di rumah dinas Kadis Kominfo Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin, Rabu (12/6/2019).

“Selama ini masyarakat tidak pernah tahu dimana wajah kota Kabupaten Banyuasin, dimana pusat perbelanjaan, dimana kebudayaan, dimana perkantoran, karena tidak pernah di sosialisasikan. Setelah saya review ternyata wajah kota Kabupaten Banyuasin itu dari KM 42 gerbang Pemkab Banyuasin di Kayuara Kuning sampai di Gerbang di Kelurahan Setrio yang secara keseluruhan 5000 hektare luas Kota Kabupaten Banyuasin,” ungkapnya.

Baca Juga:

Untuk itu lanjutnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin memastikan perencanaan pengelolaan Kota Pangkalan Balai dapat terealisasi secara optimal dan akan segera diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Banyuasin.

”Tentang Tata Kelola dan pola Ruang Kota Pangkalan Balai itu ada di Peraturan Bupati akan disosialisasikan. Jadi dalam waktu dekat ini kita akan wujudkan kota dengan pengeloalaan yang baik,” terang Erwin Ibrahim.

Oleh karna itu, dari perencanaan dilakukan kedepannya akan secara lengkap disiapkan terlebih dahulu. Agar masyarakat nantinya mengetahui secara jelas kota pangkalan Balai dan masyarakat memiliki kota daerahnya dengan pengelolaan yang baik.

”Bisa juga nanti akan ada penambahan kecamatan yaitu kecamatan Pangkalan Balai. Tapi ada prosedur dan prosesnya terlebih dahulu,” tutupnya.

(alf)

Sengketa Pilpres, Ulama Ciamis Minta Warga Tak Terprovokasi

loading…

Ulama dan pengasuh ponpes di Ciamis. Foto/Istimewa

JAKARTA – Sejumlah ulama di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menolak aksi kerusuhan terkait sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Ulama Ciamis mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan serta ketentraman.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Panjalu Ust Solihin. Dia mengatakan, lebih dari itu, pihaknya juga menolak dan menentang segala bentuk kerusuhan, kekerasan, dan sejenisnya, termasuk penyebaran berita hoaks. “NKRI harga mati,” tandasnya dalam keterangan tertulis, Rabu (12/6/2019).

Senada, Ketua MUI Baregbeg Ciamis, Nana menolak aksi kekerasan terkait pilpres. Apalagi, kata dia, hal itu sudah dilaporkan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga:

“Atas nama MUI Baregbeg, kami menolak keras segala bentuk radikalisme dan tindak kekerasan selama pelaksanaan sidang-sidang MK. Kami berharap sidang MK berjalan lancar dan damai,” harapnya.

Hal yang sama juga ditegaskan Pengasuh Pondok Pesantren Al Muawanah Cinangka Rajadesa Ciamis, KH Didi Jubaedi. Dia mengimbau, warga Ciamis tidak mudah terprovokasi.

“Kami mengimbau kepada warga masyarakat Ciamis, jangan mudah terprovokasi dengan berita-berita hoaks. Terkait hasil pilpres, kami berharap masyarakat menghargai hasil pemilu dan menyerahkan sepenuhnya sengketa pilpres pada MK,” ujar Didi.

Selain itu, ormas di Ciamis juga angkat bicara. Ketua PAC Pemuda Pancasila Rancah Tambak Sari Ciamis, Agus Susilo mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi berita hoaks yang mengarah pada kerusuhan.

“Karena yang menanggung akibatnya, yang dirugikan tak lain masyarakat kita juga. Untuk itu jaga keamanan dan kondusifitas di lingkungn masing-masing,” katanya.

(mhd)

Wisatawan China Meninggal Saat Snorkeling di Bunaken

loading…

Korban diotopsi di Rumah Sakti Bhayangkara, Manado sembari menunggu keluarga korban. Foto/Istimewa

MANADO – Seorang wisatawan asal China bernama Xie Wei diduga meninggal saat melakukan snorkeling dan saat sesi foto bawah air di Taman Nasional Bunaken, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (11/06/2019).

Informasi diperoleh, perempuan kelahiran Chongqing 19 Agustus 1987 itu saat giat snorkeling, korban melepaskan life jaketnya. Selang beberapa saat ketika akan naik ke permukaan air, korban tidak bisa naik lagi karena pingsan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado Friece Sumolang menginformasikan, guide berusaha memberikan pertolongan, namun tidak tertolong lagi. Korban meninggal dunia saat sedang berada di laut.

Baca Juga:

“Untuk kepentingan otopsi korban telah dibawa ke RS Siloam,” terangnya.

Staf Khusus Bidang Pariwisata Dino Gobel menjelaskan saat ini jenazah korban sudah dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Karombasan, Manado, untuk dilakukan otopsi setelah sebelumnya dibawa ke RS Siloam.

“Esok keluarga dari China didampingi staf Kedubes akan menjemput jenazah,” terangnya.

Menurut Dino, Gubernur Sulut Olly Dondokambey sendiri selama ini telah menegaskan terkait komitmen dalam berlibur harus tetap mengutamakan keselamatan.

“Dan penanganan korban turis China bisa ditangani berdasarkan prosedur hukum yang ada dan prosedur kemanusiaan,” pungkasnya.

(rhs)

BPN Pasangkayu Absen, Polemik HGU di Desa Lariang Kian Meresahkan

loading…

Polemik tentang HGU PT. Letawa yang konon menurut Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pasangkayu mencaplok perkampungan di Desa Lariang telah lama meresahkan warga setempat.

PASANGKAYU – Polemik tentang HGU PT. Letawa yang konon menurut Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pasangkayu mencaplok perkampungan di Desa Lariang telah lama meresahkan warga setempat.

Tidak hanya was-was lahan mereka sewaktu-waktu bakal diambil alih perusahaan, polemik itu juga telah merugikan sebagian warga Lariang secara ekonomi. Bagaimana tidak sertipikat warga tidak bisa lagi jadi agunan di bank.

Berupaya menyelesaikan permasalahan itu, Pemerintah Desa Lariang telah melakukan beberap upaya. Mendatangi langsung kantor BPN Pasangkayu untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut, sampai beberapa kali melakukan upaya pertemuan tripartit yang melibatkan warga, perusahaan, dan pihak BPN sendiri.

Baca Juga:

Seperti pertemuan yang diinisiasi Pemerintah Desa Lariang pada, Rabu 12 Juni, yang berlangsung di balai desa. Sayang, pertemuan itu membuat warga kembali kecewa, bagaimana tidak perwakilan BPN absen dalam pertemuan itu. Pihak perusahaan pun hanya mengutus perwakilan yang dinilai tidak memiliki kompetensi untuk mengambil keputusan strategis.

“Padahal undangan telah kami sampaikan kepada mereka. Tapi nyatanya mereka tidak hadir. Masyarakat kami semakin resah dengan adanya persoalan ini,” keluh Kepala Desa Lariang Firman K, Rabu (12/6/2019).

Kata dia, persoalan tersebut mesti segera terselesaikan untuk menghindari bentrokan ditingkat bawah. Ia sendiri mengaku tidak mengerti mengapa sebagian wilayah desanya masuk HGU, padahal perkampungan disana telah ada jauh sebelum perusahaan hadir.

“Kalau begini, tadi warga sepakat akan ramai-ramai mendatangi BPN. Kami akan segera mengatur kapan bisa ramai-ramai ke BPN untuk menyelesaikan persoalan ini. Menurut kami BPN lah yang harus bertanggung jawab, karena dia yang menyebut sebagian desa kami masuk HGU,” ungkap Firman K.

Sementara dalam pertemuan itu, salah seorang warga membuka salinan peta pelepasan kawasan hutan PT. Letawa. Dalam peta itu nyata batas pelepasan tidak mencaplok perkampungan warga. Membuat, warga makin bertanya apa dasar BPN menyebut perkampungan warga ikut masuk dalam HGU.

“Peta pelepasan kawasan hutan ini tahun 1994 luas wilayah pelepasan sebanyak 13.218 hektar. Sementara berdasarkan sertipikat HGU milik PT. Letawa yang terbit tahun 1997, luas HGU hanya sebanyak 10.297 hektar. Artinya lebih kecil dari luas pelepasan kawasan hutan. Nah, bagaimana mungkin HGU mencaplok perkampungan warga,” terang Syamsul, pemilik salinan peta pelepasan kawasan hutan itu.

(akn)

Bupati Serang: Idul Fitri Mempersatukan Perbedaan

loading…

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menjalankankan salat Idul Fitri di Alun-alun Kramatwatu, Kabupaten Serang, Rabu (5/6/2019). Kemudian dilanjutkan dengan menggelar open house di Pendopo Bupati Serang.

SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menjalankankan salat Idul Fitri di Alun-alun Kramatwatu, Kabupaten Serang, Rabu (5/6/2019). Kemudian dilanjutkan dengan menggelar open house di Pendopo Bupati Serang.

Sebelumnya pada Selasa malam (4/6/2019), Tatu menyaksikan Lomba Takbir dan Nabuh Bedug di Halaman Pendopo Bupati Serang. “Alhamdulillah, rasa bahagia setelah menyelesaikan ibadah di bulan suci Ramadan,” kata Tatu.

Setelah Ramadan, Tatu berharap, bisa memperbaiki serta meningkatkan ibadah di 11 bulan selanjutnya. Serta bagi aparatur Pemkab Serang, lebih semangat lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:

“Kita semua tentu berharap, ibadah kita harus lebih meningkat dari bulan Ramadan. Semoga pula kita bisa berjumpa kembali pada Ramadan tahun depan,” ujarnya.

Menurut Tatu, Ramadan dan Idul Fitri telah menumbuhkan rasa empati serta kepedulian terhadap sesama. “Selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri, sesama muslim saling mengasihi. Berbagi kebahagiaan untuk mereka yang membutuhkan secara ekonomi,” ujarnya.

Lebih dari itu, Tatu menilai, saat proses Pemilu Presiden dan Legislatif, masyarakat sempat terpecah belah karena pilihan politik yang berbeda. “Sejak Ramadan, saya mengajak masyarakat untuk kembali bersatu kembali. Dan pada momen Idul Fitri ini, mari semua saling memaafkan setelah mungkin sempat berseteru karena politik. Idul Fitri harus kembali mempersatukan perbedaan” ujarnya.

Pada open house, Pendopo Bupati Serang dibanjiri masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan Tatu serta jajaran Pemkab Serang. Turut hadir Wakil Bupati Pandji Tirtayasa, Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, Dandim 0602/Serang Letkol Inf Erwin Agung TWA, Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso, Dandim 0623/Cilegon Letkol Arm Rico Ricardo Sirait, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah Pemkab Serang.

“Open house rutin digelar setiap hari raya, baik Idul Fitri dan Idul Adha. Kita silaturahmi dengan masyarakat. Kita makan bersama. Berbagi kebahagiaan,” ujar Tatu.

(akn)

Lebaran, Pedagang Pantai Anyer-Cinangka Dapat Bantuan Modal

loading…

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memberikan bantuan modal untuk 251 warga pemilik warung di sekitar Kecamatan Anyer dan Cinangka. Mereka yang mendapat bantuan adalah yang pernah terdampak tsunami Selat Sunda, akhir Desember 2018 lalu.

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memberikan bantuan modal untuk 251 warga pemilik warung di sekitar Kecamatan Anyer dan Cinangka. Mereka yang mendapat bantuan adalah yang pernah terdampak tsunami Selat Sunda, akhir Desember 2018 lalu.

Pemberian bantuan dilakukan Wakil Bupati Pandji Tirtayasa bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang Saepudin di Aula Kantor Kecamatan Cinangka, Kamis (6/6/2019). Turut hadir Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Serang Faeru Zabadi, serta Camat Anyer Khairil Anwar dan Camat Cinangka Deni Firdaus.

Menurut Saepudin, berdasarkan pendataan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, tercatat ada 251 warga pemilik warung yang terdampak tsunami. Dengan perincian, Desa Sindanglaya 5 warung, Bulakan 62 warung, Pasauran 33 warung, Karangsuraga 146 warung, Anyar 5 warung.

Baca Juga:

Ia mengungkapkan, setiap pemilik warung mendapatkan bantuan Rp 3 juta. “Bantuan ini kedua kali diberikan Pemkab Serang. Awal tsunami, Ibu Bupati juga menurunkan bantuan tunai langsung kepada warga terdampak tsunami di Anyer dan Cinangka,” ungkap Saepudin.

Sekadar informasi, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah bergerak cepat turunkan bantuan tunai untuk korban bencana tsunami Anyer-Cinangka yang terkena dampak secara langsung. Bantuan tersebut diberikan secara langsung di SDN Cinangka, Jumat (28/12/2018). Saat itu, bantuan dibagi menjadi lima kelompok dengan tingkat kerusakan bangunan rumah dan warung, dengan masing-masing korban mendapatkan Rp 1,5 juta sampai Rp 500 ribu.

Wakil Bupati Pandji Tirtayasa mengatakan, bantuan permodalan untuk pedagang diberikan pada saat libur Idul Fitri atau lebaran. Sebab pada waktu tersebut, para pedagang membutuhkan modal saat pantai ramai dikunjungi wisatawan. “Pantai Anyer dan Cinangka ramai dikunjungi saat libur lebaran, maka kami berusaha menurunkan bantuan agar para pedagang bisa maksimal berjualan,” ujarnya.

(akn)

Bila Rakyat Pasangkayu Menghendaki, Yaumil Ambo Djiwa Siap Maju Pilkada 2020

loading…

Pilkada Kabupaten Pasangkayu Tahun 2020, telah memasuki tahapan di KPUD, sejumlah figur telah bermunculan untuk ikut dalam pesta lima tahunan tersebut, salah satunya sesepuh Kabupaten Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa, Wakil Ketua DPRD.

PASANGKAYU – Pilkada Kabupaten Pasangkayu Tahun 2020, telah memasuki tahapan di KPUD, sejumlah figur telah bermunculan untuk ikut dalam pesta lima tahunan tersebut, salah satunya sesepuh Kabupaten Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa, Wakil Ketua DPRD.

Mengenai Pilkada Pasangkayu tahun 2020, Yaumil Ambo Djiwa, mengatakan, kalau seluruh rakyat Kabupaten Pasangkayu menginginkan dan merestui dirinya maju, Insya Allah akan siap memimpin daerah ini periode 2021-2026, Rabu (12/6/2019).

“Kalau seluruh rakyat Kabupaten Pasangkayu menginginkan dan merestui saya maju dalam pilkada 2020, Insya Allah saya siap lahir dan batin,” tegasnya.

Baca Juga:

Ketika bicara Kabupaten Mamuju Utara, yang kini menjadi Kabupaten Pasangkayu, sosok figur utama kharismatik, Yaumil Ambo Djiwa, menjelaskan, pembentukan kabupaten ini diinisiasi oleh hanya segelintir orang, termasuk Agus Ambo Djiwa dan Rahmat K. Turusi sebagai sekretaris komite, serta beberapa tokoh lainnya.

Kiprahnya sebagai penggagas terbentukanya Kabupaten Pasangkayu yang dahulunya merupakan daerah terpencil, saat ini telah menjadi kabupaten yang maju dan terdepan di Sulawesi Barat, dibawah kepemimpinan Bupati dua periode, Agus Ambo Djiwa, tidak diragukan lagi.

Yaumil memaparkan, keterlibatan dirinya dalam pembentukan kabupaten Mamuju Utara, bukan hanya sekedar ucapan semata, atau hanya dilibatkan saja, tapi segala harta dan jiwa raganya dia persembahkan buat terbentuknya daerah ini pada saat itu.

“Pertama kali dirinya menginisiasi terbentukanya Komite Aksi Pembentukan Kabupaten Pasangkayu (KAPKP) yang diketuai langsung oleh Agus Ambo Djiwa, dibantu Rahmat K. Turusi sebagai Sekretaris,” ucapnya.

Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa, sesepuh di balik perjuangan KAPKP ini, dikenal pribadi yang sederhana dan bermasyarakat. Dalam aktivitas kesehariannya bila berbicara, persoalan didaerahnya tidak ada kata menyerah, karena dirinya menganggap dia hadir untuk daerah demi menggapai kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasangkayu.

Mengenal figur Yaumil Ambo Djiwa, namanya sudah tidak asing lagi di masyarakat Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat. Sang Inisiator pembentukan kabupaten ini dikenal gigih berjuang tanpa mengenal lelah guna peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasangkayu pada khususnya.

“Apa yang diperbuatnya semata-mata demi kesejahteraan masyarakat. Dirinya mengaku bekerja ikhlas, tanpa berharap imbalan dari apa yang dikerjakan,” papar Yaumil.

Selain itu, politisi senior ini mengatakan bahwa saat mengeluarkan ide membentuk KAPKP untuk berjuang memekarkan daerah ini, dirinya meniti satu asa terbentuknya kabupaten yang mampu bersaing, dikenal serta terwujudnya masyarakat sejahtera dan bermartabat berdasarkan keberagaman.

“Kabupaten Pasangkayu sangat kaya raya dengan sumber daya alamnya, sehingga saya menganggap tak ada kata yang tak mungkin, bila kami ingin bangkit bersama,” ujar Yaumil Ambo Djiwa.

(akn)

Semarak Kampung Baru Fair di Kota Palu

loading…

Wali kota Palu Hidayat didampingi Kadispora Palu, Kadis Kominfo, dan Kadis Damkar menghadiri sekaligus membuka secara resmi Kampung Baru Fair (KBF) IV, Selasa (11/6/2019) di Kelurahan Baru, Palu.

KOTA PALU – Wali kota Palu Hidayat didampingi Kadispora Palu, Kadis Kominfo, dan Kadis Damkar menghadiri sekaligus membuka secara resmi Kampung Baru Fair (KBF) IV, Selasa (11/6/2019) di Kelurahan Baru, Palu.

Kegiatan yang menjadi rangkaian dari perhelatan Lebaran Mandura oleh masyarakat kelurahan Baru tersebut juga dihadiri langsung Sekretaris Daerah provinsi Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate mewakili Gubernur Sulawesi Tengah dan Wakil Ketua DPRD Sulteng Alimuddin Pa’ada.

Ketua Panitia, Hardi, yang juga selaku Ketua PGRI Kota Palu menyampaikan, pelaksanaan KBF tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini lebih diramaikan dengan artis-artis lokal Kota Palu, salah satunya grup musik gambus Yassalam.

Baca Juga:

“KBF tahun ini dilaksanakan lebih sederhana, namun tidak lari dari hikmat pelaksanaan KBF itu sendiri. Salah satu alasannya yaitu, kota Palu saat ini masih konsentrasi dalam kegiatan kemanusiaan pascabencana,” ujarnya.

Menurut Sekdaprov Hidayat Lamakarate, pelaksanaan KBF ini menjadi salah satu bukti bahwa masyarakat Palu bukan baru bangkit, namun sudah bangkit seperti sebelumnya. “Insya Allah ‘Palu Kuat, Palu Bangkit dan Sulteng Kuat, Sulteng Bangkit’ bukan hanya sekedar slogan, dan kita akan wujudkan itu secara bersama-sama,” serunya.

Sementara itu Wali kota Hidayat sangat mengapresiasi semangat dari para pemuda kelurahan Baru untuk melaksanakan KBF IV dengan segala keterbatasan yang dimiliki. Dirinya, katanya tidak menyangka KBF tahun ini bisa dilaksanakan, apalagi beberapa bulan lalu kota Palu baru saja dilanda bencana.

“Saya juga ragu-ragu kemarin, saya kira tidak bisa dilaksanakan. Ini sangat luar biasa, saya tidak menyangka bahwa ini bisa kita laksanakan. Alhamdulillah ya,” ujar Wali kota.

Menurut Wali kota Hidayat, apabila kota Palu tidak mendapat musibah, kegiatan KBF tahun ini akan lebih besar dan meriah dibanding tahun kemarin. Karena, katanya anggaran yang dianggarkan untuk perhelatan event tersebut sekitar Rp. 200 juta dan dilaksanakan di sekitar Pasar Bambaru.

Hidayat berharap setelah diskusi dengan berbagai pihak, pada KBF IV ini bukan hanya kuliner khas Kaili saja yang ada. Namun kuliner khas lebaran dari daerah lainnya pun juga bisa dipamerkan dan dijajakan dalam event tersebut. “Itu rancangan kita kemarin,” ungkapnya.

Wali kota Hidayat menyatakan kuliner-kuliner khas lebaran dari masing-masing daerah khususnya Kaili dengan Manduranya yang terbuat dari beras ketan dan dibungkus daun pisang tersebut, hampir tidak ada lagi ditemui di rumah-rumah masyarakat.

“Inilah yang kita budayakan, Insya Allah tidak hilang,” tandas Wali kota.

KBF IV tersebut dilaksanakan di sekitar jalan Cokroaminoto, kelurahan Baru, kota Palu sejak tanggal 11-13 Juni 2019 yang dimeriahkan dengan berbagai penampilan musik, bazar makanan, dan lainnya.

(akn)

Tarik Investor, Ini Materi yang Ditawarkan Muba di Pameran APKASI

loading…

Kabupaten Musi Banyuasin akan mengikuti Pameran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang akan diselenggarakan 3-5 Juli 2019 di Balai Sidang Convention Center Jakarta.

SEKAYU – Kabupaten Musi Banyuasin akan mengikuti Pameran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang akan diselenggarakan 3-5 Juli 2019 di Balai Sidang Convention Center Jakarta.

Pada pameran APKASI ini Pemkab Muba akan menampilkan beberapa materi untuk menarik investor. Materi tersebut diantaranya dari potensi perkebunan program replanting kebun sawit, bahan bakar nabati (biofuel) dengan bahan baku sawit, teknologi aspal karet, penemuan cadang Gas Kali Berau yang masuk terbesar kelima di dunia, gambo muba, dan potensi lainnya dari perikanan, serta tanaman pangan.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Apriyadi mengimbau perangkat daerah terkait untuk mempersiapkan materi-materi yang akan ditampilkan pada pameran tersebut dengan baik.

Baca Juga:

“Kita akan mengikuti pameran ini, kita tidak menjual produk tapi kita menarik investor untuk berinvestasi di Kabupaten kita, oleh karena itu siapkan materi yang sudah ada ini,” ujar Apriyadi, Selasa (11/6/2019).

Kepala Bappeda Muba Zulfakar menuturkan sudah bekerjasama dengan Event Organizer (EO) kegiatan itu, dan Muba mendapatkan lokasi stand dekat pintu masuk.

“Konsep stand kita nanti menjual potensi dan menarik investor dengan materi yang kita tampilkan,” tutur Zulfakar.

(akn)

Laksanakan UU ASN, Bupati Agus Ambo Djiwa Evaluasi Kinerja ASN Pasangkayu

loading…

Setelah pemberlakuan Undang-Undang Nomor 5/2014 tentang ASN, dapat dilakukan penilaian kembali terkait dengan kesesuaian kompetensi dan jabatan yang diduduki.

PASANGKAYU – Dalam ketentuan Undang-Uundang No. 5/2014, tentang Aparatur Sipil Negara pasal 116 ayat (1) menyebutkan ‘Pejabat Pembina Kepegawaian dilarang mengganti Pejabat Pimpinan Tinggi selama 2 (dua) tahun terhitung sejak pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi, kecuali Pejabat Pimpinan Tinggi tersebut melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan dan tidak lagi memenuhi syarat jabatan yang ditentukan.

Pasal 117 ayat (1) menyebutkan ‘Jabatan Pimpinan Tertiggi hanya depat diduduki piling lama 5 (lima) tahun ‘ dan ayat (2) ‘Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diperpanjang berdasarkan pencapaian kinerja, kesesuaian kompetensi, dan berdasarkan kebutuhan instansi setelah mendapat persetujuan Pejabat Pembina Kepegawaian.

“Berdasarkan ketentuan tersebut bertempat diruang rapat bupati, menggelar rapat evaluasi kinerja ASN, yang diikuti seluruh kepala OPD tanpa diwakili,” tegas Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa, Rabu (12/6/2019).

Baca Juga:

Evaluasi kinerja ASN ini, disamping perintah UU ASN, juga berdasarkan PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS pasal 133 ayat (1 ) ‘JPT’ hanya dapat diduduki paling lama 5 (lima) tahun, dan kemudian dalam penjelasan pasal tersebut, disebutkan bahwa Pejabat Pimpinan Tinggi yang belum menduduki jabatan 5 (lima) tahun atau lebih.

Setelah pemberlakuan Undang-Undang Nomor 5/2014 tentang ASN, dapat dilakukan penilaian kembali terkait dengan kesesuaian kompetensi dan jabatan yang diduduki.

Agus Ambo Djiwa menuturkan, evaluasi kinerja ASN Pasangkayu, didasarkan pula hasil evaluasi KASN, Nomor ; B- 245/ KASN/1/2019, tanggal 18 Januari 2019, saat ini terdapat beberapa Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama(JPT) di berbagai instansi pemerintah Kabupaten Pasangkayu, yang telah menduduki jabatan lebih dari 5 (lima) tahun, dihitung berdasarkan tanggal pelantikan, maupun sebelum 5 (lima) tahun terhitung sejak berlakunya Undang-Undang Namor 5 tahun 2014.

Namun belum dilakukan evaluasi dan penilaian kinerja, serta penilaian kembali terkait kesesuaian kompetensinya, sehingga hal ini terus bertanjut akan berpotensi menyebabkan para pejabat pimpinan tinggi melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 30 tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

“Sebagaimana dalam beberapa ketentuan, langkah evaluasi dan penilaian kinerja, penilaian kesesuaian kompetensi dan kebutuhan instansi harus sesuai ketentuan Pasal 117 Undang- Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN dan Pasal 1 33 PP Nomor 1 1 tahun 2017 tentang Manajemen PNS,” tandasnya.

Untuk mengevektifkan hasil evaluasi dan penilaian kinerja ASN dilingkup Pemkab Pasangkayu, sebagai Kepala Daerah atau PPK berwenang untuk menetapkan pemberhentian dalam jabatan, perpanjangan masa jabatan pejabat yang bersangkutan, atau menempatkannya pada jabatan lain sesuai dengan kebutuhan organisasi, kompetensi dan pola karir JPT Pratama.

(akn)

BNI Bungku Beri Dana Bantuan Rp100 Juta untuk Korban Banjir

loading…

Bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Morowali menuai keprihatinan dari beberapa pihak, salah satunya dari Bank BNI KCP Bungku. BNI KCP Bungku memberikan bantuan dana sebesar Rp100 Juta.

BUNGKU – Bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Morowali menuai keprihatinan dari beberapa pihak, salah satunya dari Bank BNI KCP Bungku. BNI KCP Bungku memberikan bantuan dana sebesar Rp100 Juta.

Penyerahan bantuan dana digelar di Rujab Bupati pada Sabtu, (08/06/19). Agenda tersebut dihadiri oleh Bupati Morowali Taslim, Pemimpin BNI KCP Bungku, Noldy S Mathias dan beberapa staf BNI lainnya.

Penyerahan dana diberikan oleh Pemimpin BNI KCP Bungku, Noldy S Mathias dan diterima langsung oleh Bupati Taslim. Bupati Taslim pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada pihak BNI KCP Bungku atas kepedulian pihan BNI terhdap sesama warga Kab. Morowali.

Dia berharap langkah yang dilakukan oleh BNI KCP Bungku dapat diikuti oleh beberapa bank yang ada di Kab. Morowali, sebagai bentuk sebeban dalam bencana banjir yang melanda.

“Semoga langkah baik ini akan diikuti oleh banyak lagi bank yang ada di Kab. Morowali,” kata Taslim, seperti dikutip morowalikab.go.id.

Selain bantuan dana, pihak BNI KCP Bungku juga memberikan bantuan beras, air mineral, mie instan, dll. Selanjutnya, bantuan dana tersebut akan digunakan untuk belanja keperluan logistik yang akan diberikan kepada korban banjir di sejumlah titik seperti Desa Dampala, Desa Lele yang telah mengungsi di Desa One Pute Jaya.

(akn)

Pj Wali Kota Iqbal Dukung Penuh PSM Makassar

loading…

Pj Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb memberikan dukungan dan doa untuk tim PSM Makassar. Hal ini disampaikannya saat menerima silaturahmi tim PSM Makassar di Baruga Anging Mamiri, Senin (10/6/2019).

MAKASSAR – Pj Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb memberikan dukungan dan doa untuk tim PSM Makassar. Hal ini disampaikannya saat menerima silaturahmi tim PSM Makassar di Baruga Anging Mamiri, Senin (10/6/2019).

“Tim PSM kita jamu dengan Pallubasa, agar semangatnya tidak kendor, kuat, dengan protein cukup, agar mampu membawa PSM ke posisi puncak,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama pula, Iqbal S Suhaeb mendoakan agar dalam pertandingan selanjutnya, PSM dapat meraih juara 1, dan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat kota Makassar.

Baca Juga:

CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin, dalam kesempatan yang sama menyampaikan prestasi yang telah diraih oleh PSM Makassar.

“Kesempatan ini, saya ingin melaporkan bahwa PSM menjadi satu – satunya klub di Indonesia yang bertahan di tiga kompetisi yang berbeda,” ungkap Appi sapaan Munafri Arifuddin.

Dan hal ini belum pernah dialami oleh PSM di masa sebelumnya. Selain itu, ajang silaturahmi, agar tim PSM dapat mengenal pemimpinnya, yang memberikan dukungan terbaik

“Berharap dukungan dan doa dari Pemerintah Kota Makassar, di mana Makassar sebagai tempat bermarkas, dan melakukan segala aktivitas, agar memberikan harapan baru bagi PSM,” pungkasnya.

(akn)

Tambah Cuti, TPP ASN Pemkab Serang Dipangkas 50 Persen

loading…

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang untuk melakukan cuti pasca libur Idul Fitri.

SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang untuk melakukan cuti pasca libur Idul Fitri. Larangan tersebut dipertegas melalui Surat Edaran Bupati Serang Nomor 800/1990/BKPSDM/2019 tentang Larangan Cuti Tambahan.

Jika ada yang melanggar, dipastikan akan terkena sanksi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Bukan hanya itu, langsung diberikan sanksi berupa pengurangan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) sebesar 50 persen.

”ASN sudah jelas aturannya, tidak ada cuti tambahan, pelayanan kepada masyarakat harus langsung berjalan, tidak ada jeda libur lagi. Kami harus siap kembali melayani masyarakat dengan baik,” kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah usai halalbihalal di halaman Pendopo Bupati Serang, Senin (10/6/2019).

Baca Juga:

Tatu juga meminta seluruh ASN di semua organisasi perangkat daerah (OPD) untuk kompak dalam menjalankan program prioritas. Idul Fitri harus menjadi momen untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kebersamaan.

“Kita kembali saling memaafkan, memperkuat persatuan, dan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang diperintahkan untuk mengecek kehadiran ASN di seluruh OPD dan pemerintah kecamatan. Proses pemantauan akan dilaporkan langsung kepada Bupati Serang.

“Kami bagi menjadi empat tim untuk melakukan pendataan kehadiran ASN, mulai dari OPD dan pemerintah kecamatan. Terutama kita fokuskan kepada OPD yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat,” kata Kepala Bidang Pengembangan Karir (Bangrir) pada BKPSDM Kabupaten Serang Surtaman.

Ia mengaku belum mendapatkan rekap hasil pendataan karena masih proses pengecekan kehadiran ASN. Laporan pendataan akan disampaikan kepada Bupati Serang serta aplikasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi. “ASN yang diketahui tidak hadir pasca libur Idul Fitri akan terkena sanksi sesuai surat edaran Bupati Serang,” tegasnya.

(akn)

Diskominfo Kabupaten Banyuasin Evaluasi Penerapan Smart City

loading…

Program menuju smart city yang telah dilakukan sejak 2017 lalu terus dievaluasi penerapannya. Pemkab Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Rapat Evaluasi Program Menuju 100 Smart City tahun 2019 di Ruang Rapat Dinas Kominfo.

PANGKALAN BALAI – Program menuju smart city yang telah dilakukan sejak 2017 lalu terus dievaluasi penerapannya. Pemkab Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Rapat Evaluasi Program Menuju 100 Smart City tahun 2019 di Ruang Rapat Dinas Kominfo.

Proses evaluasi ini melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah seperti Bappeda Litbang, Dinas Perkimtan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Koperindag, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dina Pariwisata Pemuda dan Olahraga dan beberapa OPD lainnya.

Menurut Plt. Kepala Dinas Kumunikasi dan Informatika Aminuddin, perwakilan OPD Banyuasin diminta memaparkan perkembangan implementasi program yang telah tertulis di masterplan smart city mereka.

Baca Juga:

Untuk itu, pihaknya menggelar evaluasi lanjutan tahap ketiga untuk melihat sejauh mana capaian penerapan program smart city di Banyuasin berjalan sesuai dengan harapan. Sebab, pihaknya masih menyadari jika penerapan program tersebut masih banyak terkendala

Aminuddin melihat, proses evaluasi ini penting untuk mencari pola terbaik dari implementasi smart city di Banyuasin, “Harapannya, ditemukan pola terbaik yang bisa dilaporkan pada Rapat Nasional Evaluasi Smart City se-Indonesia, yang nantinya dapat diimplementasikan di Banyuasin,” kata Aminuddin, sebagaimana ditulis banyuasinkab.go.id.

Dia menambahkan bahwa pada tahun 2018 evaluasi pertama dan kedua, Program Smart City Pemkab Banyuasin mendapat nilai yang memuaskan pada evaluasi tingkat nasional.

(akn)

Pascalebaran, Pasien di RSUD Sultan Imanuddin Membeludak

loading…

Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng Nurhidayah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Imanuddin Pangkalan Bun. Foto/Sigit Dzakwan

PANGKALAN BUN – Pascalibur lebaran Idul Fitri 1440 H, Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng Nurhidayah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Imanuddin Pangkalan Bun. Bupati menemukan membludaknya pasien di rumah sakit daerah tersebut.

Nurhidayah mengatakan, pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, sebenarnya sudah dibuka sejak Jumat, 7 Juni 2019. Namun karena ketidaktahuan masyarakat, akhirnya hari pertama kerja Senin, 10 Juni 2019 pasien membeludak untuk mendaftar.

“Dari pantauan kami, pengguna BPJS saja hampir 200 pasien dan umum hampir 200%, jadi hari ini cukup banyak sekali yang mendaftar untuk berobat,” pungkasnya.

Baca Juga:

Menurut Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Fachruddin, mayoritas pasien mengalami sakit darah tinggi, kolesterol, penyakit umum lainnya.”Biasa kan saat lebaran makanan banyak yang berlemak akhirnya tensi naik, kolesterol tinggi dan penyakit umum lainnya. Setiap habis lebaran pasti begitu,” ungkapnya.

(rhs)

Kemensos Berikan Bantuan Rp2 Miliar untuk Korban Kerusuhan di Buton

loading…

Kemensos menyerahkan bantuan sebesar Rp2 miliar lebih kepada korban kerusuhan di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto/Andhy Eba

BUTON – Kementerian Sosial (Kemensos) menyerahkan bantuan sebesar Rp2 miliar lebih kepada korban kerusuhan di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang terjadi beberapa hari lalu.

Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh perwakilan Kemensos kepada perwakilan warga pengungsi di posko di Desa Laburunci, Kecamatan Pasarwajo.

Bantuan tersebut dibagi beberapa kategori yaitu Rp25 juta kepada setiap korban yang rumahnya habis terbakar. Sementara korban yang rumahnya mengalami kerusakan akan diberikan bantuan Rp10 hingga Rp15 juta.

Baca Juga:

Santunan sebesar Rp15 juta juga diserahkan kepada ahli waris korban meninggal akibat peristiwa bentrokan tersebut.

Nurul Farijati, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos mengatakan, selain bantuan untuk rumah korban kerusuhan, pihaknya juga memberikan bantuan kepada empat toko yang hancur saat kejadian. Bantuan ini berupa bantuan usaha ekonomi produktif senilai Rp5 juta.

Selain bantuan materil, Kemensos juga menyiapkan program kesejahteraan sosial dalam bentuk mediasi bagi pihak yang berkonflik di dua desa tersebut.Semua bantuan akan diberikan secara bertahap. Saat ini Kemensos masih melakukan pemutakhiran data terkait pengungsi.
Untuk diketahui, dua desa yaitu Desa Gunung Jaya dan Desa Sampoabalo di Kecamatan Siontapina, Kabupaten Buton terlibat bentrok hingga menewaskan warga dan hilangnya tempat tinggal akibat dibakar. Bentrokan antarkampung ini terjadi 5 Juni 2019. (Baca Juga: 56 Rumah Dibakar, Bentrok Antara 2 Desa di Buton Diduga Akibat Konvoi Motor)

(rhs)

Anggota DPRD Terpilih Bertemu dengan Wali Kota Pekanbaru

loading…

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, usai melangsungkan apel perdana di kawasan Komplek Perkantoran di Tenayan Raya mendapatkan kunjungan dari anggota DPRD Kota Pekanbaru dan Calon Legislatif Terpilih dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, usai melangsungkan apel perdana di kawasan Komplek Perkantoran di Tenayan Raya mendapatkan kunjungan dari anggota DPRD Kota Pekanbaru dan Calon Legislatif Terpilih dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dalam pertemuan tersebut, kedatangan Muhammad Isa Lahamid dan Hamdani juga turut didampingi Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi SSi. Sebagai partai pemenang di Kota Pekanbaru dengan raihan 8 kursi, PKS Kota Pekanbaru secara langsung akan menjadi pimpinan Ketua DPRD Kota Pekanbaru.

“Alhamdullilah, kedatangan kami tadi untuk bersilaturahmi dengan Pak Wali Kota Pekanbaru. Dalam pertemuan tadi, tentu kami akan mensupport program kerja Firdaus-Ayat hingga masa jabatan berakhir,” ujar Muhammad Isa, seperti dilansir pekanbaru.go.id, Selasa (11/6/2019).

Baca Juga:

Isa menambahkan, sebagai perpanjangan tangan dari masyarakat,ia sangat berharap agar Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Firdaus-Ayat bisa terus merespon apa saja yang dikeluhkan oleh masyarakat.

“Salah satu contohnya mungkin soal jalan berlobang dan sampah. Tadi kami sampaikan juga ke Pak Wali, apa yang dikeluhkan oleh masyarakat Pekanbaru,” ujarnya.

Sementara itu, Wako mengatakan jika pertemuan tadi tak lain adalah langkah silaturahmi baik secara pribadi maupun antara legislatif dan eksekutif.

Dia berharap silaturahmi yang baik akan memberi masukan-masukan baik dari pribadi dan anggota DPRD terpilih bisa dijalankan dengan baik untuk masyarakat.

(akn)

Harga Kebutuhan Pokok di Pekanbaru Mulai Turun

loading…

Harga kebutuhan pokok di pasar dalam Kota Pekanbaru mulai berangsur turun. Cabai merah bukit tinggi yang sebelumnya bertengger di angka Rp80 ribu per kilogram (kg), Selasa (11/6/2019) pagi menjadi Rp50 ribu per kg.

PEKANBARU – Harga kebutuhan pokok di pasar dalam Kota Pekanbaru mulai berangsur turun. Cabai merah bukit tinggi yang sebelumnya bertengger di angka Rp80 ribu per kilogram (kg), Selasa (11/6/2019) pagi menjadi Rp50 ribu per kg.

Begitu juga untuk cabai merah medan sudah diangka Rp55 ribu per kg dari harga normal Rp32.800 per kg, cabai hijau Rp40 ribu per kg dari harga normal Rp29 ribu per kg, dan cabai rawit sebesar Rp60 ribu per kg dari harga normal Rp36.500 per kg.

Selanjutnya untuk harga bawang merah sudah di angka Rp42 ribu per kg dari harga normal Rp34.800 per kg. Bawang putih yang pernah menginjak angka Rp60 ribu per kg, turun menjadi Rp40 ribu per kg.

Baca Juga:

“Jadi, sekarang harganya rata-rata sudah mulai turun. Hal ini, karena aktivitas pedagang di pasar sudah stabil,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP) Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, seperti dilansir pekanbaru.go.id, Selasa (11/6/2019).

Kemudian untuk harga daging ayam yang juga sempat meroket hingga angka Rp45 ribu per kg, Selasa pagi sudah turun menjadi Rp28 ribu per kg dari harga normal Rp25 ribu per kg.

“Pekan ini kita berharap seluruh harga kebutuhan pokok ini sudah kembali normal di angka rata-rata. Selain itu, kita akan terus melakukan pengawasan di lapangan,” tutup pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Humas Setdako Pekanbaru ini.

(akn)

Target SAKIP Predikat BB, Wako Ajak OPD Tingkatkan Kinerja

loading…

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan nilai kinerja. Guna meningkatkan poin dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tahun 2018.

PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan nilai kinerja. Guna meningkatkan poin dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tahun 2018.

Wako optimis bisa memperoleh poin BB pada penilaian SAKIP OPD 2018. “Minimal harus bisa dapat BB. Ini harus dikejar agar optimal,” terangnya dalam Rapat Persiapan Penilaian SAKIP OPD 2018, Selasa (11/6/2019), seperti dikutip pekanbaru.go.id.

Wako menilai OPD harus memahami perencanaan yang disusun. Mereka harus mengkaji perencanaan program agar bermanfaat kepada masyarakat.

Baca Juga:

Wako menyebut para OPD masih ada waktu untuk membenahinya “Mereka punya waktu hingga 21 hari ke depan untuk membenahi hasil penilaian SAKIP OPD,” ungkapnya.

(akn)

Kapolda Kepri Kembali Kunjungi Anak Buahnya di Polda Metro Jaya

loading…

Kapolda Kepri kembali mengunjungi personilnya di Polda Metro Jaya, Selasa (11/6/2019) malam. Foto/Dicky Sigit Rakasiwi

BATAM – Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto kembali mengunjungi personelnya di Jakarta pada Selasa (11/6/2019) malam. Sebelumnya Kapolda Kepri mengunjungi 300 personel BKO Polda Kepri di Polda Metro Jaya pada Sabtu (1/6/2019) lalu.

Personel Polda Kepri berjumlah 300 orang terdiri dari 200 Brimob dan 100 Sabhara ini di-BKO kan dalam rangka pengamanan KPU dan Bawaslu RI.

“Kunjungan Kapolda Kepri kali ini bersama beberapa pejabat utama Polda Kepri dilaksanakan pada Selasa (11/6/2019) sekitar pukul 20.30 WIB bertempat di Parkir Timur Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga, Rabu (12/6/2019).

Baca Juga:

Dijelaskannya bahwa kunjungan dimaksud adalah untuk halal bihalal sekaligus memotivasi anggota untuk menjaga NKRI dalam bingkai persatuan dan kedamaian. Pada kesempatan itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto juga memberikan arahan kepada 300 personel 300 Polda Kepri tersebut.

“Jadi Pak Kapolda menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kinerja dan mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1440 H,” ujarnya.

Selain itu jenderal bintang dua itu dalam pelaksanaan Pengamanan sidang PHPU disikapi dengan cara bertugas sebaik-baiknya. Dia juga berpesan jangan lupa berdoa kepada Allah SWT semoga dimudahkan dan dilancarkan.

Menurutnya, para personel ini semula hanya di-BKO kan hanya sepekan yakni sejak 17 hingga 23 Mei akan diperpanjang hingga selesai.

“Awalnya direncanakan sepekan, tapi akan diperpanjang hingga proses Pemilu di sana selesai,” tutupnya.

(rhs)

Bupati Pasangkayu Verifikasi Renja Perangkat Daerah

loading…

Sebelum Peraturan Kepala Daerah (Perkada) tentang Rencana Kegiatan Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2020 ditetapkan, Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa, melalui Sekretaris Kabupaten Pasangkayu Firman akan memverivikasi terhadap Renja Perangkat Daerah.

PASANGKAYU – Sebelum Peraturan Kepala Daerah (Perkada) tentang Rencana Kegiatan Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2020 ditetapkan, Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa, melalui Sekretaris Kabupaten Pasangkayu Firman akan memverivikasi terhadap Renja Perangkat Daerah.

“Sebelum di tetapkan RKPD tahun 2020, terlebih dahulu harus dilakukan verivikasi terhadap rencana kerja perangkat daerah,” tegas Firman di ruang kerjanya, Selasa (11/6/2019).

Kegiatan ini Lanjut Sekkab Pasangkayu, didasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 86 Tahun 2017 tentang tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang RPJPD dan RPJMD, serta Tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD.

Baca Juga:

Berkaitan dengan hal tersebut, Firman menekankan, mulai 12 -14 juni 2019, mengundang seluruh OPD untuk melakukan finalisasi terhadap program kegiatan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2020, dan mengikutsertakan kepala sub bagian penyusunan program.

“Untuk efektifnya kegiatan finalisasi yang dimaksud, seluruh kepala OPD wajib hadir, dengan mengikutsertakan bagian penyusunan programnya,” tegas Firman.

(akn)

Dispar Buka Pendaftaran Seleksi Aba dan Ambo Kobar 2019

loading…

Pendaftaran pemilihan Putra dan Putri Pariwisata Kobar 2019 atau dikenal dengan Pemilihan Aba dan Ambo mulai dibuka. Foto/Sigit Dzakwan

KOTAWARINGIN BARAT – Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Dinas Pariwisata membuka pendaftaran pemilihan Putra dan Putri Pariwisata 2019 atau dikenal dengan Pemilihan Aba dan Ambo Kobar 2019. Proses pendaftaran dibuka mulai 10-28 Juni 2019 di Dinas Pariwisata Kabupaten Kobar, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kegiatan ini rutin digelar pada Oktober setiap tahunnya dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kobar. Kali ini mendapat ‘keistimewaan’ lantaran dilaksanakan pada Juli 2019 berbarengan dengan Festival Kobar Kreatif 2019.

Melalui kegiatan ini diharapkan akan menghasilkan putra dan putri pariwisata terbaik sebagai duta dalam mempromosikan kekayaan wisata dan budaya di Kobar.

Baca Juga:

Pemilihan Aba dan Ambo Kobar 2019 yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Kobar melalui Asosiasi Aba Ambo Kobar, tahun ini mengambil tema ‘Increasing Extraordinary Tourism’.

Putra-putri terbaik tidak hanya seorang duta pariwisata, namun juga melakukan promosi wisata alam, kuliner bahkan budaya.

Karena meningkatnya sebuah pariwisata tidak hanya membutuhkan satu tangan, tetapi ribuan bahkan jutaan tangan dengan inovasi yang terbaru dalam generasi millenial.

“Harapannya mendapatkan putra putri pariwisata yang beretika, berwawasan luas, dan mampu bertanggung jawab dalam mempromosikan pariwisata Kotawaringin Barat. Serta terjun ke masyarakat secara langsung dan terus menjaga kelestarian kearifan lokal,” ujar pembina Asosiasi Aba Ambo Kobar, Nanda K Ferdiansyah di ruang kerjanya, Rabu (12/6/2019).

“Ayo segera daftarkan putra putri Anda sebagai Aba dan Ambo Kobar 2019 dengan mengisi formulir yang dapat diambil gratis di Kantor Dinas Pariwisata Kotawaringin Barat, Jalan Sutan Syahrir, No.02A Pangkalan Bun,” pungkasnya.

(rhs)

Jelang PON Papua, Tiket Pesawat Harus Murah

loading…

Pemerintah pusat diminta segera menyusun regulasi untuk menekan harga tiket pesawat jelang PON 2020 di Papua. Foto/Dok SINDOnews

SENTANI – Pemerintah pusat diminta segera menyusun regulasi untuk menekan harga tiket agar murah jelang pelaksanaan PON XX Tahun 2020 Papua.

“Melihat letak Papua kita ini merupakan wilayah paling timur Indonesia, maka pesawat udara menjadi modal utama. Ingat pesawat ingat tiket, ingat tiket ingat harga yang wow saat ini,” kata Pemerhati Penerbangan Indonesia, Suwandi, Rabu (12/6/2019).

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus bekerja keras all out untuk mensukseskan agenda nasional ini. Selain sarana dan prasarana seperti venue cabang olahraga (cabor) dan penginapan atlet dan tamu terus disiapkan, mahalnya tiket pesawat juga harus menjadi perhatian serius pemerintah.

Baca Juga:

“Pemerintah melalui kementeriannya harus turun tangan mencari solusi, sampai dilakukan perubahan Peraturan Menteri Perhubungan, untuk perhitungan tarif yang baru,” jelas Suwandi.

Dia berharap PON ke XX tahun 2020 di Papua dapat berjalan sukses dengan dukungan semua pihak, terutama maskapai yang menjalani bisnis di Papua untuk bisa menurunkan harga tiket pesawat.

“Airlines menurut saya jujur saja ke pihak terkait, tentang kendala menurunkan harga tiket agar terjadi lagi masa zaman keemasan tiket terjangkau,” kata alumni PLP, Curug 1994 ini.

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah, lanjut Suwandi menyatakan perlu berdialog khusus, karena masyarakat tidak mau gagal karena tiket yang mahal. Airlines juga rela mengurangi keuntungan untuk hajat nasional di Papua ini.

“Ribuan official menanti dan siap hadir untuk menjadi duta dan pahlawan olahraga pada lagi PON XX mendatang, karena PON 2020 bukan saja sebagai ajang berlaga, tetapi juga sebagai explore alam Papua nan elok dan indah. Turunkan harga tiket demi jaga, lindungi, dan cintai Papua,” pungkasnya.

(rhs)

Heboh, PNS Ditemukan Tewas di Rumah Makan

loading…

Aparat kepolisian dibantu warga sedang melakukan olah tempat kejadian. Foto/Nanang Fahrurozi

MERANGIN – Warga Kabupaten Merangin, Jambi mendadak heboh dengan ditemukannya seorang pria paruh baya meninggal di sebuah rumah makan di Desa Langling Kecamatan Bangko.

Dari informasi yang dihimpun diketahui pria paruh baya itu bernama Heri Triyanto (59), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tinggal di Kecamatan Pamenang.
Awalnya korban berangkat dari kediamannya menuju Kota Bangko pada Selasa (11/6/2019), untuk mengurus sesuatu di Bank BTPN.

Setelah berada di Bank BTPN, korban kembali pulang ke kediamannya. Namun di tengah perjalanan sekitar pukul 15.00 WIB korban berhenti di Rumah Makan Ojolali yang berada di Desa Langling dengan niat untuk beristirahat.

Baca Juga:

Korbanpun sempat meminta istirahat kepada pemilik rumah makan dan langsung pergi ke kamar yang berada di belakang rumah makan. Berselang satu jam, pemilik rumah makan merasa curiga karena sudah jam korban tak bangun-bangun.

Pemilik rumah makan memerintahkan anak buahnya untuk membangunkan korban. Saat dibangunkan, korban tak kunjung bangun dari tidurnya.

Takut korban tak bangun-bangun dari tidurnya, akhirnya pemilik rumah makan memberitahukan kejadian itu kepada warga sekitar dan selanjutnya menginformasikan kejadian tersebut ke Polsek Bangko.

Setelah aparat kepolisian dan warga mendatangi lokasi kejadian, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian. Untuk kepentingan penyelidikan korban langsung dibawa ke RSUD Kol Abunjani Bangko untuk divisum.
Namun, dari hasil keterangan anak korban, korban berangkat dari rumah dalam keadaan sakit. Dari hasil pemeriksaan di tubuh korban pun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kapolsek Bangko Iptu Echo Sitorus membenarkan peristiwa tersebut.

“Untuk dugaan sementara korban meninggal akibat sakit. Sebab tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” jelas Iptu Sitorus, Selasa (11/6/2019).

Kapolsek juga mengatakan, untuk jasad korban sudah dibawa pihak keluarga dan akan dikebumikan di kampung halamannya.

“Pihak keluarga sudah merelakan kepergian korban dan mengatakan jika kejadiaan ini murni akibat korban sakit,” tutupnya. (Baca Juga: Warga Merangin Tewas Tertembus Peluru Nyasar saat Bentrok 22 Mei di Tanah Abang)

(rhs)

Selama Libur Lebaran, 47.000 Wisatawan Padati Samosir

loading…

Selama libur Lebaran 1440 Hijriah, sedikitnya tercatat 47.000 Wisatawan domestik maupun mancanegara memadati wisata Danau Toba di Kabupaten Samosir. (Foto/Istimewa/Dok)

MEDAN – Selama libur Lebaran 1440 Hijriah, sedikitnya tercatat 47.000 Wisatawan domestik maupun mancanegara memadati lokasi wisata Danau Toba di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut).

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo mengaku cukup terkejut dengan membludaknya kunjungan Wisatawan ke Samosir. Berdasarkan catatan BPODT, selama periode 1-9 Juni 2019 totalnya ada 47.004 Wisatawan yang mendatangi ke Samosir.

“Rinciannya sebanyak 46.379 Wisatawan nusantara (Wisnus) dan 625 Wisatawan mancanegara (Wisman). Ini jumlah yang sangat fantastis. Semoga bisa jadi semangat geliat pariwisata di Danau Toba untuk terus mengembangkan potensinya,” terang Arie di Medan, Selasa (11/6/2019).

Baca Juga:

Menurutnya, Pariwisata di Samosir memang terus berkembang. Belum lagi didukung juga dengan berbagai infrastruktur yang kini disematkan disana. Ditambah dukungan kemudahan akses penyeberangan ke pulau berjuluk ‘Negeri Indah Kepingan Surga’ tersebut.

“Tentunya kita apresiasi kerjasama dari berbagai pihak. Mulai dari Kementerian Perhubungan, Pemprov Sumut, Pemkab di kawasan Danau Toba, Basarnas, Kepolisian dan pihak terkait lainnya,” ungkapnya.

(maf)

Kapal Terbakar, 6 ABK Terluka di Pelabuhan Sandar

loading…

Kecelakaan dialami speed boat di Pelabuhan Sandar Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Kabupaten Inhil, Riau. Dalam musibah ini, enam orang luka bakar. Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Dok

PEKANBARU – Kecelakaan dialami sebuah kapal cepat (speed boat) di Pelabuhan Sandar Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Kabupaten Inhil, Riau. Dalam musibah ini, enam orang mengalami luka bakar.

“Enam orang yang mengalami luka bakar merupakan anak buah kapal (ABK),” kata AKP Syafri Jony (11/6/2019).

Peristiwa itu terjadi pada 11 Juni 2019, saat itu kapal sedang berada di areal pelabuhan. Tiba tiba kapal dengan nama Lambung Rizki Putra mengeluarkan api cukup besar. Tidak berapa lama enam anak buah kapal melompat ke laut. Wargapun melakukan pertolongan kepada enam ABK tersebut.

Baca Juga:

Sementara warga lainnya melakukan pemadaman kapal. Tidak lama pihak kepolisian datang membantu pemadaman dan menolong para korban dan membawanya ke rumah sakit.

Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Reteh. Dia menambahkan pihak kepolisian belum bisa mengorek keterangan korban karena masih trauma.

“Rencananya kapal itu akan berangkat menuju Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau. Namun saat itu belum ada penumpangnya. Kasusnya dalam penyelidikan,” tandasnya.

(maf)