6 Senjata Api dan Granat Disita dari Rumah Pecatan Polisi yang Tewas Tertembak

loading…

Polisi terlibat baku tembak dengan jaringan pengedar narkoba, Satriandi Cs, dan menemukan banyak senjata api (senpi) dan satu bahan peledak. Okezone/Banda Haruddin Tanjung

Polisi terlibat baku tembak dengan jaringan pengedar narkoba, Satriandi Cs. Dalam pengerebekan itu polisi menemukan banyak senjata api (senpi) dan satu bahan peledak.

Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo menjelaskan, barang bukti yang disita yakni enam pucuk senjata api laras pendek dan panjang. Ada juga dua alat peredam senjata api.

“Kita masih menyelidiki dari mana mereka mendapatkan senjata api. Sedangkan granat yang juga kita sita masih aktif,” imbuh Kapolda dalam jumpa pers di Pekanbaru, Selasa (23/7/2019).

Baca Juga:

Selain itu, petugas juga menyita sebanyak 668 butir peluru dengan berbagai kaliber. Satu unit borgol, tujuh paspor, dua bong (alat isap sabu-sabu), trisula, buku tabunan 1 buah. “Ada juga sarung senjata, kotak senjata, uang tunai berbakai plat nomor polisi palsu,” imbuhnya.

Dalam kontak tembak itu dua tewas, yakni Satriandi dan Ahmad Royan. Sementara satu orang berhasil ditangkap berinisial RN. Dari pihak kepolisian adalah Bripka Lius Miliadin. Anggota Ditreskrimum Polda Riau tertembak di bagian bahu.

Satriandi merupakan mantan anggota polisi Polres Rohil. Dia berhasil kabur dari Lapas Pekanbaru pada 22 November 2017 dengan cara menodongkan senjata api ke sipir.

(wib)

Disperkimtan Kobar Berikan 358 Perumahan Stimutan untuk Dua Kecamatan

loading…

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Kotawaringin Barat, menyalurkan sebanyak 358 unit program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di dua Kecamatan tahun ini. iNewsTV/Sigit Dzakwan

KOTAWARINGIN BARAT – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menyalurkan sebanyak 358 unit program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di dua Kecamatan tahun ini.

Kepala Bidang Perumahan Rakyat Disperkimtan Kobar, Samsudin mengatakan, BSPS terletak di dua kecamatan, yaitu Arut Selatan dan Kumai. Pembangunan rumah ini tersebar di 10 desa.

“Di Kecamatan Kumai ada 100 unit yang baru, sedangkan sisanya sudah proses oerehaban,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjannya, Selasa (23/7/2019).

Baca Juga:

Jumlah BSPS masing-masing kecamatan ini berdasarkan usulan dari kepala desa selanjutnya akan diverifikasi menggunakan sistem elektronik.

“Kalau sekarang yang terbaru, di samping usulan desa kita pakai elektronik rumah yang tidak layak huni nanti diinputkan lalu terdata, mana rumah-rumah yang pantas untuk dapat BSPS,” katanya.

Selai itu juga, ada beberapa kriteria lainnya yang dapat bantuan dari program BSPS, yaitu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), KTP, KK, harus sudah menikah, kepemilikan tanah yang tidak sengketa, dan satu-satunya rumah yang tidak layak.

Adapun jumlah bantuan itu Rp17,5 juta, pembagiannya Rp15 juta untuk beli bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tukang. “Jadi dana itu langsung dari pusat ke rekening kelompok masing-masing jadi dinas tidak memegang dana tersebut,” sebutnya.

(wib)

Demi Hidup, Pemegang 2 Gelar Tinju Internasional Jadi Kuli Bangunan

loading…

Rivo Kundimang, pemegang dua gelar sabuk tinju internasional dari WBC Asia Youth kelas 63,5 kg dan juga IBF Pan Pasific kelas 63,5 kg. Foto/Ist/Subhan Sabu

MANADO – Seorang buruh bangunan yang sedang bekerja di salah satu rumah di kecamatan Malalayang, Manado, Sulawesi Utara ternyata seorang petinju profesional.

Penampilannya seperti buruh atau kuli bangunan pada umumnya. Pra buruh lainnya juga tak pernah menyangka ada petinju profesional di antara mereka. Tetapi begitu ditunjukkan video-video sewaktu dia bertanding, barulah mereka percaya.

Buruh bangunan itu ternyata Rivo Kundimang, pemegang dua gelar sabuk tinju internasional dari WBC Asia Youth kelas 63,5 kg dan juga IBF Pan Pasific kelas 63,5 kg.

Baca Juga:

Bahkan sabuk IBF Pan Pasific baru diperolehnya dengan mengalahkan petinju asal Filipina Ryan Sarmona di ronde keempat dengan TKO pada pertarungan Indonesia Big Fight XII di Jakarta, 6 April 2019.

Demi Hidup, Pemegang 2 Gelar Tinju Internasional Jadi Kuli Bangunan

Tapi mengapa, petinju kelahiran Manado 1 November 1997 itu tiba-tiba menjadi buruh bangunan di saat karirnya sedang menanjak.

Petinju yang bernaung di bawah sasana tinju Navaz Boxing Camp (NBC) ini mengaku terpaksa melakukan itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama keluarganya.

Bahkan dirinya mengakui hal itu dilakukannya karena merasa tidak mendapat perlakuan yang layak sebagaimana seorang petinju profesional.

“Saya tinggal di ruko, diberikan kamar di bawah tangga ruangan 2 x 1,5 meter dengan fasilitas kasur dan kipas angin, uang makan setiap hari Rp50.000, itu pun jarang,” ujar Rivo, Selasa (23/7/2019).

Tak jarang Rivo harus berhutang demi memenuhi kebutuhan makannya sehari-hari. Kopi, kacang dan rempeyek menjadi santapan sehari-hari dari Rivo.

Bahkan sebelum bertanding dan menyabet juara IBF Pan Pasific, menu itu yang disantap oleh Rivo.

“Itu sudah menjadi santapan sehari-hari, menu itu yang membuat saya jadi juara dunia,” kata Rivo sembari tertawa.

Rivo juga merasa tidak mendapat pembayaran yang layak ketika meraih gelar juara WBC Asia Youth pada November 2018.

Di pertandingan tersebut sesuai kontrak Rivo mendapat bayaran Rp20 juta, namun dia hanya mendapat bayaran Rp12 juta, itu pun tidak dibayar sekaligus oleh promotor, melainkan dicicil.

“Awalnya hanya dikasih Rp6 juta, selanjutnya bervariasi, Rp2 juta, Rp1 juta, tapi belum lunas, masih ada sisa Rp6 juta yang belum dikasih sampai sekarang,” Kata Rivo.

Begitu juga dengan gelar IBF Pan Pasific yang diraihnya pada April 2019. Di pertandingan itu petinju yang bertekad jadi pengganti Chris John ini mengaku hanya mendapat bayaran Rp12 juta.

Dia juga mendapat apresiasi dari sponsor berupa sebuah motor, sayangnya sampai sekarang motor tersebut tak kunjung sampai ketangannya.

Petinju yang membukukan catatan 9 kali menang ( 4 kali menang KO) dan 1 kali seri dalam 10 laga internasional itu akhirnya memutuskan pulang kembali ke kampung halamannya.

Demi Hidup, Pemegang 2 Gelar Tinju Internasional Jadi Kuli Bangunan

Selama di Manado Rivo mengaku sudah beberapa kali menghubungi promotornya terkait nasibnya, namun sayangnya tidak mendapat tanggapan yang positif.

Benjamin Keilty, supervisor IBF Pan Pacific dari Australia pernah menunjukkan ketertarikannya kepada Rivo dan pernah mengajak untuk mengikuti kejuaraan internasional di Makau. Tetapi menurut Rivo, tawaran itu tidak disetujui oleh promotor.

Kini demi memenuhi kehidupan keluarganya sehari-hari, Rivo kerja sebagai buruh bangunan. Padahal Rivo punya peluang besar masuk peringkat dunia IBF.

Karena sesuai ketentuan IBF, jika ada petinju yang menjadi juara regional dibawah badan tinju IBF, maka dia bisa masuk peringkat dunia IBF.

(shf)

Jeep Warga Australia dan Truk Terguling Masuk Galian Underpass Kentungan

loading…

Truk dan jeep yang jatuh terguling di proyek underpass barat Kentuntagan, Sleman, Selasa (23/7/2019). Foto Ist

SLEMAN – Jeep land rover yang membawa tiga warga Autralia serta truk bermuatan kayu jatuh terguling masuk galian sisi barat underpass Kentungan, Sleman, Selasa (23/7/2019) sekitar pukul 10.30 WIB. Dua kendaraan itu jatuh karena jalan yang dilalui diduga tidak kuat menahan beban di atasnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun sopir truk dan tiga penumpang jeep masih trauma dengan peristiwa itu.

Kasat Lantas Polres Sleman AKP Faisal Prarama mengatakan, karena masih dalam penyelidikan belum bisa memberikan keterangan detail soal kejadian tersebut. Terutama apa penyebabnya. Apakah karena beban kendaraan atau penyebab lainnya.

“Untuk itu baru bisa memberikan penjelasan setelah mengetahui hasil penyelidikan,” papar Faisal di lokasi kejadian.

Baca Juga:

Faisal menjelaskan, dalam kejadian ini tidak ada korban hanya luka ringan baik sopir truk dan jeep serta penumpangnya. Untuk kondisi mereka masih mengalami trauma sehingga belum bisa dimintai keterangan. Yang jelas untuk truk bermuatan kayu itu baru diketahui sopirnya sedangkan jeep sopir dan tiga penumpang mereka warga Australia termasuknya kendarannya plat Australia. “Untuk lainnya nunggu hasil penyelidikan,” jelasnya.

Dari informasi yang dikumpulkan di lokasi kejadian. Kejadian ini berawal saat ada truk bermuatan kayu dan jeep di depannya melaju dari arah barat (Monjali) ke timur (Kentungan). Namun 200 meter barat lampu lalu lintas Kentungan karena lampu berwarna merah truk dan jeep berhenti disisi selatan bersama kendaraan lainnya.

Tiba-tiba saat berhenti itu truk yang berada di belakang jeep terguling dan jatuh ke galian underpass Kentungan yang ada disisi kanan atau selatan truk itu. Mengetahui ada truk yang jatuh, sopir dan penumpang jeep keluar kendaraan untuk melihat kondisi truk termasuk orang-orang yang ada di sekitar mencoba memberikan pertolongan.

Namun tidak lama jeep yang ada di depan truk juga oleng dan terjatuh ke galian underpass Kentungan.

Kasus ini sekarang sedang ditangani Satlantas Polres Sleman. Untuk proses penyelidikan dan evakuasi kendaraan itu, untuk sementara jalan dari arah Monjali ke Kentungan ditutup. Kendaraan yang sedang dekat lokasi diputar di depan ruko Kentungan untuk kembali ke arah Monjali.

Pedagang Angkringan yang ada di sebrang jalan lokasi kejadian, Yati (50) mengatakan saat kejadian sekitar pukul 10.30 WIB mendengar suara yang keras. Awalnya mengira itu suara alat yang sedang mengerjakan proyek. Ternyata suara kendaraan yang jatuh ke galian underpass. “Itu yang saya ketahui,” katanya.

(sms)

Kawah Ratu dan Kawah Upas Normal, Pengunjung Tangkubanparahu Tak Perlu Khawatir

loading…

Direktur Utama PT Graha Rani Putra Persada (GRPP) selaku pengelola TWA Gunung Tangkubanparahu, Putra Kaban. SINDOnews/Adi Haryanto B

BANDUNG BARAT – Direktur PT Graha Rani Putra Persada (GRPP) Putra Kaban menegaskan, kondisi Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkubanparahu di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), aman dan dalam kondisi normal.

Sejauh ini kondisi Kawah Ratu dan Kawah Upas stabil dan normal seperti biasanya, tidak ada peningkatan aktivitas seperti yang dikhawatirkan. Setiap hari petugas selalu berkoordinasi dengan Seksi Vulkanologi yang posnya ada di kawasan Gunung Tangkubanparahu.

“Cuaca cerah, kondisi sangat-sangat aman dan normal. Makanya kunjungan wisatawan juga tetap normal, tidak ada kendala,” kata Putra Kaban, Selasa (23/7/2019). Hal tersebut untuk menepis kabar yang beredar terkait kondisi gunung yang menjadi ikon wisata di Jawa Barat ini.

Baca Juga:

Dia menambahkan, pihaknya pun memberikan pemahaman dan informasi kepada wisatawan seperti di pintu masuk atau di sekitar objek lokasi kawah. Tujuannya agar mereka merasa tenang dan nyaman serta tidak keliru dalam menyikapi informasi yang beredar.

“Di kami (PT GRPP) ada petugas yang setiap harinya berkoordinasi dengan petugas Seksi Vulkanologi, yang kebetulan posnya ada di sini. Tujuannya untuk memantau kondisi kekinian dan keadaan masih normal seperti sebelumnya,” kata dia.

Terkait dengan larangan untuk mendekati Kawah Ratu, dia menyebutkan, selaku pengelola telah membuat larangan mendekati kawah sejak lama. Itu menjadi aturan yang harus dipatuhi wisatawan, agar tidak terlalu jauh turun mendekati Kawah Ratu.

Selama di bawah pengelolaannya, tidak pernah ada pendaki atau orang berkemah di Gunung Tangkubanparahu. Sebab, pada sore hari pihaknya sudah menutup kunjungan wisatawan.

“Larangan mendekati atau turun ke kawah sudah kami pasang sejak dulu. Dan tidak pernah ada yang berkemah di sini. Karena SOP kami, sore hari pintu tiket sudah tutup, sehingga daerah atas (kawah) steril,” pungkasnya.

(wib)

Diklat Pemprov Gorontalo Sumbang PAD Rp809,2 Juta

loading…

Penyematan tanda peserta oleh Idris Rahim, Wakil Gubernur Gorontalo.

GORONTALO – Tahun ini Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Provinsi Gorontalo kembali menyumbang ke PAD Pemerintah Provinsi Gorontalo, sebesar Rp809,2 Juta melalui pelaksanaan Diklat PIM IV angkatan X, yang diikuti oleh 40 peserta.

Sementara tahun 2018 Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Provinsi Gorontalo, berhasil menyumbang pendapatan asli daerah sebesar Rp2,8 miliar.

Sofian Ibrahim, Kepala Badan Diklat Provinsi Gorontalo mengatakan PAD yang diperoleh Diklat dari pelaksanaan program kegiatan Diklat PIM IV ini sangat membantu lembaga yang Ia pimpin tersebut. “Pelatihan ini baik untuk meningkatkan kompetensi dari sumber daya manusia (SDM), serta melengkapi sarana prasarana,” ucapnya, Selasa (22/7/2019).

Baca Juga:

Sofian mengatakan Diklat PIM IV merupakan hal yang pertama kali digelar oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo. Dirinya sangat berterima kasih kepada 40 peserta, yang sudah memberikan kontribusi berupa dana partisipasi sebesar Rp20, 230 juta.

PAD di Badan Diklat Ia yakini masih akan terus bertambah pada tahun ini mengingat masih ada kegiatan pelaksanaan pelatihan dasar yang akan dilakukan oleh calon aparatur sipil negara. Program kegiatan ini nantinya akan disinergikan dengan masing-masing Pemerintah Daerah di Provinsi Gorontalo, yakni kabupaten dan kota.

“Kami targetkan PDA di Badan Diklat Provinsi Gorontalo masih akan bertambah sekitar Rp 1,041 miliar. Ini akan terus terjadi, seiring dengan kami meningkatkan sarana dan prasaranan di Badan Diklat,” jelas Sofian Ibrahim.

(alf)

Fish and Coral Carnival Awali Manado Fiesta 2019

loading…

Fish and Coral (Fisco) Carnival akan mengawali pembukaan Manado Fiesta yang dimulai 27 Juli 2019. Foto/Ilustrasi/Okezone/Subhan Sabu

MANADO – Pemerintah Kota Manado, Sulawesi Utara terus mematangkan persiapan Manado Fiesta 2019 yang akan berlangsung 27 Juli sampai 4 Agustus 2019.

Even yang dilaksanakan untuk ke tiga kalinya ini mengusung konsep 7 F, yaitu Fisco, Fair, Food, Fashion, Funtastic, Flying dan Faith dengan mengedepankan kearifan lokal.

Ada dua poin penting yang akan ditampilkan. Pertama, Manado sebagai Kota Toleran, rumah besar bagi keragaman, suku, agama, budaya, serta kehidupan masyarakat yang rukun dan damai. Kedua, pesona Bunaken dengan taman lautnya yang indah.

Baca Juga:

Fish and Coral (Fisco) Carnival akan mengawali pembukaan Manado Fiesta 2019 yang dimulai 27 Juli dan terbagi dalam dua sesi, afternoon show dan night show.

Di afternoon show, masyarakat bisa menikmati Fish and Coral Karnaval yang berisi parade kendaraan hias, parade budaya, parade fashion, drum band, atraksi kabasaran dan musik bambu.

Selain itu selama afternoon show masyarakat juga bisa menikmati atraksi sailing pass di laut oleh ratusan kapal hias dan kapal lokal dan juga KRI Dewaruci yang akan menyemarakan teluk Manado.

Night show dikemas sebagai rangkaian Opening Ceremony Manado Fiesta 2019 yang berisi berbagai penampilan baik di darat, laut, dan udara yang dikolaborasikan menjadi sebuah pertunjukan membuka keseluruhan kegiatan Manado Fiesta.

Bakal dipentaskaan tarian Kreasi Suku Batak, Betawi, Kalimantan, Papua dan Manado mewakili ragam etnis Nusantara

“Karena Kota Manado terdiri dari berbagai suku, agama, adat dan budaya, maka kita tampilkan kebersamaan dan keberagaman Manado yang dipentaskan oleh kurang lebih 200 Pelajar SMP Se-Kota Manado,” ujar Wali Kota Manado, Godbless Sofcar Vicky Lumentut, Selasa (23/7/2019).

Setelah itu ada atraksi penampilan fashion carnival dan juga penampilan kendaraan hias yang mewakili masing masing kegiatan Manado Fiesta (7F).

Selanjutnya atraksi terjun payung, atraksi laut di mana ratusan kapal nelayan akan dibagi menjadi 7 area Mooring Bouy dan membuat area Teluk Manado menjadi terang dengan lampu lampu hias.

Kapal kapal lokal serta KRI Dewaruci akan ikut menyemarakkan area laut juga dalam night show.

Setelah itu akan ada prosesi pembukaan dalam semarak tarian musical kolosal yang menggunakan teknologi electric dance nuansa alam di bawah laut oleh kurang lebih 100 Pelajar SMP, laser show, sekitar 2.000 orang yang tergabung dalam paduan suara, 30 mapping, dan fireworks.

Selanjutnya ada Food Manado kuliner festival yang akan diselenggarakan pada 30 dan 31 Juli 2019.

Kemudian ada Manado Fashion Festival yang akan diselenggarakan pada 1 dan 2 Agustus 2019 dengan rangkaian acara fashion show Kaeng Manado, lomba busana Kaeng Manado, serta lomba model cilik.

Rangkaian selanjutnya yakni Funtastic, pada 27 Juli-4 Agustus 2019 dengan rangkaian acara antara lain lomba Masamper, paduan suara, Manado Youth Festival, Manado Traditional Sea Fest, lomba Taman, lomba Kebersihan dan konser musik yang menampilkan artis ibukota.

Flying yakni Paragliding International Accuracy Open yang akan menghadirkan atlit-atlit paralayang regional, nasional hingga internasional, akan diselenggarakan pada 1 hingga 3 Agustus 2019 yang bertempat di Gunung Tumpa.

Hingga saat ini, yang mendaftar via online, berasal dari 15 Provinsi dan 5 negara, yaitu Korea, Malaysia, Pakistan, Australia dan Rumania. 15 provinsi berasal dari DKI Jakarta, Sulut, Sumbar, NTB, Banten, Sulteng, Jatim, Jabar, Papua, Sulsel, Jateng, Kaltim, DIY, Riau dan Kepulauan Riau.

Sejumlah atlit nasional juga sudah menyatakan kesiapan untuk ambil bagian pada International Paragliding Accuracy Championship Manado Fiesta 2019 yang dihelat 1-3 Agustus di Gunung Tumpa, Tahura Manado.

“Ada empat atlit nasional peraih medali emas Asian Games juga akan hadir dan ikut,” kata Walikota Manado.

Fair menjadi rangkaian acara selanjutnya yang akan diselenggarakan pada 31 Juli hingga 3 Agustus 2019.

Selanjutnya Faith menjadi penutup dari seluruh rangkaian kegiatan Manado Fiesta 2019 dengan pelaksanaan thanksgiving atau pengucapan syukur yang akan dirayakan secara serentak diseluruh Kota Manado pada hari Minggu, tanggal 4 Agustus 2019.

“Nanti kita lihat pada hari pelaksanaan, banyak tampilan berbeda dibanding Manado Fiesta yang pertama dan kedua. Yang ketiga ini banyak kejutan dan dukungan,” pungkas wali kota Manado.

(shf)

RSUD Banten Dibangun Delapan Lantai Senilai Rp150 Miliar

loading…

RSUD Banten Dibangun Delapan Lantai Senilai Rp150 Miliar. (Ilustrasi).

SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana meningkatkan fisik Gedung RSUD Banten menjadi delapan lantai dengan perkiraan anggaran Rp150 miliar. Upaya ini dilakukan agar menjadi rujukan rumah sakit regional.

Sekda Banten Al Muktabar mengatakan, RSUD Banten yang menjadi rumah sakit rujukan nasional merupakan program Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim-Andika Hazrumy. Tujuan utamanya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara optimal. “Struktur bangunannya menyesuaikan dengan kearifan lokal,” ujarnya seusai melihat presentasi pembangunan RSUD Banten 8 lantai di ruang rapat RSUD Banten, Kota Serang.

Mantan Ketua Ikatan Widyaiswara Indonesia itu mengatakan dari desain awal gedung yang akan dibangun sebenarnya berlantai 10. Namun, dengan konsep tersebut harus mengantongi izin dari pemerintah pusat.

Baca Juga:

Atas segala pertimbangan, akhirnya pemprov memutuskan hanya membangun sampai 8 lantai. Meski demikian, pemprov masih mengintip peluang gedung 10 lantai. “Kalau tidak bisa dengan desain itu kita turunkan menjadi delapan lantai,” katanya. Menurut dia, proses rangkaian pembangunan gedung itu sudah dimulai tahun lalu berupa pembebasan lahan.

Sementara untuk pembangunan fisik ditarget selesai tahun 2020. “Tahap pembebasan lahan sudah selesai, sekarang masuk agenda fisik. Prediksinya maksimal 2020 sudah jadi,” ungkapnya. Soal estimasi anggaran yang dibutuhkan, Al Muktabar mengaku masih terus menghitungnya.

Namun, perkiraan awal proyek tersebut memakan biaya sekitar Rp150 miliar. Dia meyakini dengan penambahan fisik gedung itu, semua fasilitas sebagai rumah sakit rujukan regional bisa seluruhnya tersedia.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Banten Drajat Ahmad Saputra mengatakan, RSUD Banten sebagai rumah sakit tujukan regional merupakan amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Banten 2017-2022. Jika pada 2022 target sudah tercapai, pembangunan fisik selambat-lambatnya harus dikerjakan 2020. “Kami akan coba memasukan program penyunanan detail engineering design (DED) pada Perubahan APBD 2019,” ujarnya.

Menurut dia, dengan dibangunnya gedung delapan lantai itu, maka ada sejumlah penambahan fasilitas yang saat ini belum ada. Salah satunya kemoterapi dan rehabilitasi medik serta penanganan kasus kelainan darah yang selama ini masih dirujuk ke rumah sakit lain.

“Di gedung delapan lantai itu paling tidak ada sekitar 200-300 tempat tidur pasien,” katanya. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Banten Susi Badrayanti mengatakan, pembangunan gedung hingga 8 lantai merupakan program yang sudah digagas sejak 2016. Rencana itu kini dimatangkan agar bisa segera direalisasikan.

“Sekarang kami panggil lagi konsultannya dengan aturan yang baru. Sebab kalau di atas delapan lantai harus izin khusus dari kementerian,” ujarnya.

Terkait letak persis gedung delapan lantai hingga kini masih terus dibahas. Pihaknya ingin lokasi gedung strategis agar operasionalnya bisa maksimal. “Kami sedang membicarakan tempatnya yang strategisnya di sebelah mana karena ini belum putus,” katanya. (Teguh Mahardika)

(nfl)

Tidore, Kalajengking Kecil Mematikan yang Setia Jaga NKRI

loading…

Lanskap Gunung Kie Matubu di Pulau Tidore dan Gunung Gamalama di Pulau Ternate. Foto/KORAN SINDO/Hendri Irawan

TIDORE – Tak lengkap memperbincangkan sejarah Jalur Rempah tanpa mengikutsertakan Tidore, pulau kecil nan permai yang terletak di Provinsi Maluku Utara.

Pulau Tidore yang berada persis di kaki gunung Kie Matubu ini, beragam pohon rempah tumbuh subur bak tanaman liar.

Suasana tenang dan damai begitu terasa kala pertama mengunjungi Kota Tidore. Rumah-rumah berderet rapi, pagar dicat warna-warni, bahkan nyaris tak ada secuil sampah di sepanjang jalan.

Yang hebat, sepanjang perjalanan tak ditemukan satu pun gelandangan apalagi pengemis, seperti halnya kota lain di Indonesia.

“Tidore ini masyarakatnya makmur-makmur, mereka senang dan bahagia semua. Makanya di sini tidak butuh tempat hiburan seperti diskotik dan tempat hiburan malam lainnya,” ujar M Amin Faaroek, Perdana Menteri Kesultanan Tidore (Jajou), Provinsi Maluku Utara, saat menjamu rombongan Jelajah Negeri Rempah, di Kedaton Kesultanan Tidore, akhir pekan kemarin.

Berbincang santai di Kedaton Kesultanan Tidore, bagai mengenang kembali masa kejayaan Kesultanan Tidore tempo dulu, berikut sejarah kekayaan rempah-rempahnya.

Ditambah lagi suguhan kopi rempah yang citarasanya nikmat luar biasa dan klasik tentunya, makin membuat suasana nelangsa.

PM Amin bercerita, bahwa sudah sejak dulu Tidore kaya rempah-rempah yang merupakan penghasilan utama masyarakat setempat.

Tidore, Kalajengking Kecil Mematikan yang Setia Jaga NKRI

Rempah-rempah pula yang mengundang negara-negara luar terutama eropa, berbondong-bondong mendatangi Tidore.

Maluku, terkhusus Tidore, memang memiliki nilai historis serta strategis selama lebih dari 800 tahun di level global maupun kawasan Asia, yang tentunya pula sangat memengaruhi dan menentukan daya saing serta posisi tawar Indonesia di kancah dunia.

Tidore juga terpilih masuk dalam jaringan kota-kota Magellan sebagai salah satu kota yang disinggahi Ferdinand Magellan dan Juan Bastian Calcutta saat mengelilingi dunia untuk mencari rempah, dan menentukan bahwa dunia bulat pada beberapa abad lalu sebagai bukti kebesaran wilayah Maluku.

Tidore bersama empat pulau lainnya, yakni Ternate, Mare, Mutir dan Makian disebut Jazirat-al-mulk atau kumpulan/semenanjung kerajaan yang terdiri dari kerajaan-kerajaan kecil.

Kawasan ini pula yang menjadi asal muasal nama Maluku atau tanah para raja. Pada abad 16 Masehi, padagang asal Portugal menyebut Mulk sebagai Moluco atau Moluccas.

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Kesultanan Tidore dikenal sangat memegang teguh prinsip berkeyakinan sesuai ajaran Islam.

Kesultanan Tidore juga berpandangan terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Luar biasanya, jauh sebelum terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kesultanan Tidore sudah menerapkan yang namanya demokrasi.

Itulah kenapa, Kesultanan Tidore tidak mengenal istilah Putra Mahkota. Sultan sebagai pemimpin, dipilih secara demokrasi. Dan, siapapun berhak menjadi sultan yang dicalonkan melalui perwakilan empat marga di Tidore.

Komitmen kebangsaan Kesultanan Tidore terhadap keutuhan NKRI juga tak usah diragukan. Malah Tidore ibarat kunci di saat Papua dinyatakan bagian dari NKRI.

Ini lantaran pengaruh kekuasaan Kesultanan Tidore (jauh di masa sebelum terbentuknya NKRI), terjejak di hampir seluruh tanah Papua.

Bahkan, Kesultanan Tidore juga yang awalnya membuat tapal batas Papua dengan Papua Nugini.

Sebagai kesultanan yang punya pengaruh besar di kawasan timur Indonesia bahkan sampai Filipina dan Samudera Pasifik, sekarang ini wilayah Kesultanan Tidore terbilang kecil.

Karena memang, sejak dulu Kesultanan Tidore tidak pernah berhasrat untuk menguasai atau menjajah negeri-negeri yang berada di dalam pengaruhnya, sekalipun negeri itu sudah mereka taklukan.

“Tidore ibarat kalajengking kecil mematikan, yang sejak dulu kala setia menjaga keutuhan NKRI. Tidore, tak akan mengorbankan komitmen ini, kendati ruang untuk itu sangat memungkinkan,” kata PM Amin.

(shf)

PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Barat Solid Mengusung Kembali Ketum Megawati

loading…

Dalam rangka Kongres V PDIP dan memenangkan Pilkada Bupati (Mateng, Mamuju dan Pasangkayu dan Majene) tahun 2020 dan Pilkada Gubernur 2022, PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Barat menggelar Konferda dan Konfercab, di Mamuju, Senin (22/7/2019).

PASANGKAYU – Dalam rangka Kongres V PDIP dan memenangkan Pilkada Bupati (Mateng, Mamuju dan Pasangkayu dan Majene) tahun 2020 dan Pilkada Gubernur 2022, PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Barat menggelar Konferda dan Konfercab, di Mamuju, Senin (22/7/2019).

Hadir dalam pembukaan Konfrensi Daerah (Konferda) dan Konfrensi Cabang (Konfercab), DPP PDI Perjuangan, Prof. Rokhmin Dahuri, Bambang Dwi Hartono, SB Wiranti Sukamdani, Ketua DPD. PDI Perjuangan Sulbar, Agus Ambo Djiwa, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulbar, Carles Wiseman, para kader PDI Perjuangan kabupaten dan provinsi se-Sulawesi Barat.

DPP PDI Perjuangan, Rokhmin Dahuri, saat membuka Konfercab dan Konferda, menyampaikan, kegiatan saat ini merupakan upaya melakukan konsolidasi ideologi, politik, organisasi, dan sumber daya manusia menjelang kongres V PDI Perjuangan di Bali.

Baca Juga:

“Dalam rangka Kongres V, dan Pilkada 2020 dan Pilgub 2022, PDI Perjuangan melakukan evaluasi menyeluruh, menempatkan bagaimana partai harus menjadi obor penerang, dalam memimpin pergerakan rakyat, dan partai bertanggungjawab atas masa depan bangsa dan negara”.jelas mantan Menteri Perikanan dan Kelautan ini.

Selain itu, lanjut Rochmin, dalam menempatkan kader dijabatan struktural partai, PDI Perjuangan mengedepankan ideologi, yakni pentingnya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi terapan. Kultur membangun organisasi partai jauh lebih penting dari pada kepentingan perorangan.

DPP PDI Perjuangan, Rokhmin Dahuri, menyebutkan, akan mengusung Ketua DPD PDIP Sulbar, Agus Ambo Djiwa dalam Pilkada Gubernur Sulbar Tahun 2022 dan mengusung Arwan Aras sebagai Calon Bupati Mamuju Pilkada 2020.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai PDI Perjuangan Provinsi Sulbar, Agus Ambo Djiwa, menjelaskan, kegiatan Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan ini bertujuan untuk melakukan konsolidasi organisasi dalam rangka tahapan penjaringan bakal calon Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sulbar dan Ketua DPC PDI Perjuangan se Sulbar.

“PDI Perjuangan Sulbar telah melakukan pra kongres untuk konsolidasi organisasi. Dan semua tahapannya telah disampaikan ke DPP PDI Perjuangan,” ujar Agus.

Dalam kegiatan Konfercab dan Konferda, kata Agus, seluruh kader PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Barat solid mendukung sepenuhnya Ibu Megawati Soekarno Putri untuk kembali menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan di Kongres Bali tanggal 8-10 Agustus 2019.

“Kami DPD PDI Perjuangan se Sulbar solid secara totalitas mendukung kembali Megawati Soekarno Putri untuk menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan pada Kongres V PDI Perjuangan di Bali,” tegas Agus.

Selain menentukan calon Ketua Umum PDI Perjuangan, lanjut Bupati Pasangkayu, juga persiapan pemilihan bupati di empat kabupaten tahun 2020 dan pemilihan gubernur tahun 2022. Berdasarkan arahan Ibu Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, evaluasi partai memiliki ruang terhadap kepemimpinan daerah, baik dari Kader Struktural maupun kader fungsional serta tokoh masyarakat yang popularitasnya baik. Maka berdasarkan hasil evaluasi tersebut, DPP akan memberikan rekomendasi yang akan dimajukan dalam Pilkada.

(akn)

Kabur dari LP Pekanbaru sejak 2017, Pecatan Polisi Tewas saat Baku Tembak

loading…

Polisi menggeledah rumah tersangka Satriandi di Jalan Sepakat Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, Selasa (23/7/2019). Foto/Okezone/Banda Haruddin Tanjung

PEKANBARU – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Brimob dan Polresta Pekanbaru melakukan pengerebekan di sebuah rumah di Jalan Sepakat Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Dalam pengerebekan itu, terjadi baku tembak antara polisi dengan tiga orang yang diketahui merupakan buronan kasus narkoba.

Baku tembak terjadi di sekitar rumah yang digerebek sekitar pukul 07.30 WIB, selama sekitar 30 menit.

Baca Juga:

Seusai baku tembak yang terjadi pagi tadi, dua orang dinyatakan tewas dan satu orang terluka. Satu orang yang tewas identitasnya telah diketahui, yaitu Satriandi mantan anggota Polres Rohil, Riau yang dipecat.

Selain menewaskan dua tersangka, baku tembak juga mengakibatkan dua personel polisi terluka.

“Ya ada dua (yang tewas),” kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto di tempat kejadian perkara, Rabu 23/7/2019.

Satriandi merupakan buronan pihak Lapas Kelas II Pekanbaru setelah kabur pada 22 November 2017. Dia berhasil melarikan diri setelah menodongkan senjata api ke sipir.

Mantan polisi ini dihukum dalam kasus mengedarkan narkoba jenis sabu dan ekstasi.

(shf)

Tingkatkan Profesionalisme Pemandu Wisata, Pemkab Lebak Gelar Pelatihan

loading…

Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak terus mengupayakan inovasi untuk mewujudkan visi Bupati dan Wakil Bupati Lebak di periode kedua yaitu menjadikan Lebak sebagai destininasi wisata nasional berbasis potensi lokal dan memberikan layanan prima kepada wisataw

LEBAK – Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak terus mengupayakan inovasi untuk mewujudkan visi Bupati dan Wakil Bupati Lebak di periode kedua yaitu menjadikan Lebak sebagai destininasi wisata nasional berbasis potensi lokal dengan memberikan pelayanan prima kepada para wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Lebak.

Salah satunya melalui Dinas Pariwisata Lebak, Pemerintah daerah menggelar pelatihan bagi 40 pemandu wisata lokal bertempat di Hotel Kharisma Rangkasbitung, Lebak (23/7/2019) yang secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak Dede Jaelani.

Pelatihan bertujuan memberikan bekal pengetahuan dan kemampuan kepada peserta sehingga mampu mengembangkan kemampuan SDM sebagai pemandu wisata wisata budaya perdesaan dan perkotaan sesuai dengan profesinya masing-masing sehingga mempunyai standarisasi dan kompetensi sebagai pemandu wisata lokal.

Baca Juga:

Sekda Lebak Dede dalam sambutannya menyampaikan, pemerintah daerah saat ini menjadikan pariwisata sebagai fokus utama pelaksanaan pembangungan disamping program pembangunan infrastruktur dan program pengentasan kemiskinan lainnya.

Menurut Sekda Lebak, pembangunan kepariwisataan dapat menjadi pemantik untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi masyarakat kabupaten lebak. “Kolaborasi pemerintah dan stakeholder serta pelaku kepariwisataan menjadi suatu keniscayaan terutama dalam persamaan persepsi mengenai konsepsi dan aktivitas kepariwisataan yang terstandar.”

“Kunjungan wisatawan terwujud ketika destinasi aman, nyaman dan kondusif serta memiliki informasi wisata yang memadai dan pelayanan yang memiliki unsur leisure,” ujar Sekda Lebak.

Dede juga berharap kepada para peserta pelatihan dapat menjadi pejuang pariwisata dalam rangka memperkenalkan potensi pariwisata dan budaya yang ada di kabupaten lebak, baik pada tataran daerah, nasional bahkan internasional salah satunya dengan memanfaatkan media online yang dinilai cukup efektif sebagai media promosi.

“Selaku tuan rumah, kita harus mampu memberikan kesan dan experince kepada wisatawan dengan menunjukan keramah tamahan dalam menyambut wisatawan serta pentingnya menciptakan sapta pesona dilingkungan kita masing-masing sehingga menjadikan kabupaten lebak sebagai daerah pariwisata yang layak untuk dikunjungi dan membuat wisatawan berkesan dan berkinginan untuk kembali lagi” Tutur Dede

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Pariwisata Imam Rismahayadin mengatakan, tugas yang diemban pemandu wisata sebagai frontliner sekaligus information agent cukup berat, untuk itu para pemandu harus mendapatkan perhatian khusus salah satunya melalui pelatihan ini.

“Dengan peningkatan layanan secara prima diharapkan tingkat kepuasan wisatawan juga turut meningkat,” pungkas Imam.

Pelatihan pemandu wisata budaya perdesaan dan perkotaan akan digelar selama 3 hari sejak 23 s.d 25 Juli Tahun 2019.

(akn)

Syarif Fasha Tularkan Virus Kepemimpinan Visioner

loading…

Wali Kota Jambi Syarif Fasha makin membuktikan kalibernya sebagai seorang kepala daerah yang visioner dan mumpuni dalam tata kelola pemerintahan (good governance).

JAMBI – Wali Kota Jambi Syarif Fasha makin membuktikan kalibernya sebagai seorang kepala daerah yang visioner dan mumpuni dalam tata kelola pemerintahan (good governance). Hal tersebut tampak saat dirinya didaulat menjadi narasumber pembicara pada Diklat Kepemimpinan Tingkat III Angkatan XII yang diselenggarakan oleh Badan Diklat Provinsi Jambi, Minggu (21/7/2019).

Wali Kota Syarif Fasha menularkan virus positif gaya kepemimpinan milenial ‘zaman now’ yang senada dengan jargon dirinya memimpin Kota Jambi Terkini, yaitu Entrepereneur Birokrasi dalam Menyongsong Revolusi Industri 4.0.

Menurut Fasha, trend pola kepemimpinan dan manajemen pemerintahan masa kini telah mengalami pergeseran. Seorang pemimpin yang memiliki visi ingin memajukan daerahnya harus mampu beradaptasi terhadap perubahan yang cepat.

Baca Juga:

“Seorang pemimpin harus memiliki style dalam memimpin dan visi serta mimpi. Itu untuk menghadapi tuntutan perubahan zaman yang begitu kuat dewasa ini, yang kita kenal dengan revolusi industri 4.0. Jika tidak, pemerintahan dapat dikatakan hanya sekedar business as usual, hanya menjalankan rutinitas,” tandas Fasha.

Fasha menegaskan bahwa kepemimpinan yang visioner adalah seni meramu kekuatan mimpi yang dipadukan dengan visi dan jiwa kepemimpinan.

“Revolusi industi 4.0 membawa implikasi yang cukup besar dalam tataran pengambilan kebijakan dan pola manajemen birokrasi pemerintahan dewasa ini, tidak terkecuali pada Pemerintah Kota Jambi,” kata Fasha.

Di bawah kepemimpinan Syarif Fahsa, Kota Jambi berada di jalur yang tepat dalam mengadaptasi gelombang perubahan tersebut.

“Kami dituntut harus cerdas dan pintar dalam membaca peluang, hambatan dan tantangan di era industri yang diikuti dengan digitalisasi seluruh aspek kehidupan ini. Kemampuan adaptasi kita wujudkan dengan melahirkan berbagai inovasi. Inovasi juga harus ditopang oleh SDM yang mumpuni, oleh karenanya membangun inovasi harus selaras dengan membangun kekuatan SDM,” ujar Fasha.

Bagi Fasha sumber daya manusia adalah kekuatan utama. SDM memiliki potensi yang mumpuni jika di manage dengan baik. Oleh karenanya, diawal memimpin Kota Jambi, dirinya memulai revolusi birokrasi.

“Revolusi Birokrasi Entrepereneur. Birokrasi pemerintahan yang memiliki jiwa dan semangat kewirausahaan dengan karakteristik, berorientasi pada kebutuhan masyarakat, efisien inovatif, responsif, serta kompetitif dalam pelaksanan dan penyelenggaraan tugas dan fungsinya. New Public Service, disruption inovasi yang menggantikan sistem lama dengan cara baru. Pola yang kami terapkan ini sukses merubah paradigma, etos dan mentalitas ASN Kota Jambi menjadi aparatur pekerja keras, berintegritas dan melayani sepenuh hati, paradigma whole of government yang mewajibkan seluruh OPD mampu bekerja dan berkolaborasi bersama, tanpa ego sektoral untuk mencapai tujuan bersama dan memberikan solusi terintegrasi pada satu isu publik yang muncul,” jelasnya.

Pada kesempatan itu Fasha mengajak seluruh peserta Diklatpim untuk mampu membangun kekuatan mimpi yang akan diimplemetasikan dalam visi. Visi tersebut nantinya akan dituangkan dalam Rencana Proyek Perubahan (RPP) sesuai dengan tugas pokok masing-masing dan diharapkan akan diaktualisasikan di tempat kerja dan daerah mereka masing-masing.

“Harapan saya dengan adanya diklat ini, anda lebih mampu meningkatkan kemampuan dan kompetensi pribadi, terutama dalam penguasaan bidang teknologi. Jadilah ASN yang bertanggungjawab dan kritis, juga harus mampu menjawab masalah masyarakat dengan berbagai inovasi,” bebernya

Sebagaimana diketahui bahwa komitmen pemerintahan Kota Jambi dibawah duet kepemimpinan Wali Kota Jambi Syarif Fasha bersama Wakilnya Maulana dalam membangun kapasitas dan profesionalitas ASN-nya tidak perlu diragukan lagi.

Sebagai kepala daerah yang populer dengan kebijakan outward looking policy dalam menjalankan tata kelola pemerintahan, Wali Kota Fasha dikenal memiliki jejaring luas di tataran internasional. Hal tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Wali Kota Fasha dalam membangun kemitraan dalam meningkatkan profesionalitas ASN Kota Jambi.

Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, dirinya sukses telah mengirimkan lebih dari 200 ASN Pemkot Jambi untuk mengikuti berbagai pelatihan diluar negeri tanpa mengandalkan APBD Kota Jambi. Salah satunya adalah pelatihan melalui program Singapore Cooperation Programme (SCP) yang didukung penuh oleh Pemerintah Singapura dan juga berbagai pelatihan yang dilaksanakan di China, Korea, Vietnam, Malaysia, Denmark.

Dalam kesempatan itu pula, Wali Kota Fasha menjanjikan bagi 3 terbaik lulusan Diklatpim III akan diikutsertakan pada SCP Pemkot Jambi di Singapura mendatang secara cuma-cuma difasilitasi oleh dirinya.

Sebagai 25 kota percontohan dan pilot project smart city di Indonesia, Pemkot Jambi telah mampu berbicara banyak dalam hal konsep dan implementasi Kota Pintar (Smart City). Yang menarik adalah konsep smart city ala Fasha cukup berbeda dengan konsep mayoritas daerah lain. Fasha memulai smart city dengan tidak berbicara tentang serba teknologi, namun lebih kepada membangun partisipasi masyarakat terhadap pembangunan.

Dengan telah mengakarnya partisipasi masyarakat, efektifitas penyelenggaraan pemerintahan akan dicapai dengan optimal. Pada tahap selanjutnya, Wali Kota Fasha fokus pada pembangunan inovasi berbasis teknologi informasi. Berbagai aspek pelayanan telah diperkuat dengan beragam layanan berbasis digital.

Determinasi Wali Kota Jambi Syarif Fasha selama ini dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik, juga dinilai telah sukses membawa Kota Jambi memasuki era baru Kota Jambi yang makin baik. Selain bertabur prestasi, aspek tata kelola keuangan juga telah menunjukkan konsistensinya.

Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah, telah mampu dipertahankan berturut-turut dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, setelah sebelumnya berada pada level terendah, disclaimer dalam hal tata kelola keuangan di Kota Jambi.

Hal tersebut dapat terwujud berkat kerja keras, kerjasama dan kekompakan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Jambi dalam setiap level, yang telah mengakar dan terbangun solid selama ini.

(akn)

Jika Jadi Ibu Kota Negara, Permaslaahan di Kalteng Harus Segera Diselesaikan

loading…

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengatakan, pihaknya siap jika Ibu Kota Negara dipindahkan ke wilayah segitiga emas, yakni Kabupaten Gunung Mas, Katingan, serta Kota Palangkaraya.

PALANGKARAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengatakan, pihaknya siap jika Ibu Kota Negara dipindahkan ke wilayah segitiga emas, yakni Kabupaten Gunung Mas, Katingan, serta Kota Palangkaraya.

“Kami sangat siap, hanya saja ada sejumlah hal yang terlebih dulu harus dipenuhi pemerintah pusat jika pemindahan Ibu Kota telah ditetapkan di Kalteng,” ucap Sugianto.

Hal ini dikatakan Sugianto saat menjadi pembicara utama dalam Dialog Nasional Pemindahan Ibu Kota Negara: Kalimantan untuk Indonesia, yang digelar di Ballroom Hotel Luwansa, Jumat (19/7/2019).

Baca Juga:

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini menyebut bahwa pihaknya menuntut keadilan bagi masyarakat lokal, yakni berupa sertifikasi lahan warga lokal agar dapat benar-benar diselesaikan. Juga keadilan pada bidang ekonomi.

Sebelum pemindahan dilakukan, agar seluruh perkebunan yang ada di wilayahnya dapat merealisasikan sejumlah luasan lahan sebagai hak milik masyarakat. Semua itu dilakukan agar pemindahan tidak menyebabkan ketimpangan di masyarakat.

“Saya tidak ingin warga lokal tersisihkan, makanya pemerintah daerah secara gencar berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki serta memenuhi hak warga,” tegasnya.

Deputi Menteri PPN Rudy menyampaikan bahwa rencananya penetapan pemindahan Ibu Kota Negara akan dilakukan di tahun ini, tinggal menunggu keputusan dari Presiden.

“Penetapannya dalam tahun ini, mungkin dalam waktu dekat, kurang lebih dalam waktu dekat ini presiden akan mengumumkan, tapi kita belum tau persisnya kapan,” ucap Rudy.

Lebih lanjut Rudy mengatakan bahwa Kalimantan Tengah dari sisi kriteria telah memenuhi syarat sebagai salah satu calon Ibu Kota Negara.

“Dari sisi kriteria semua memenuhi syarat, tentu semuanya ada kekurangan kelebihan, mungkin tentunya seperti yang didiskusikan tadi tentunya kekurangannya akan di minimalisir sedemikian rupa.”

(akn)

Sekda Kalteng Bertemu Dengan Dewan Pertimbangan Presiden

loading…

Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) lakukan pertemuan dengan Pemerintah Kalimantan Tengah (Kalteng), bertempat di Aula Eka Hapakat, Senin (22/7/2019).

PALANGKARAYA – Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) lakukan pertemuan dengan Pemerintah Kalimantan Tengah (Kalteng), bertempat di Aula Eka Hapakat, Senin (22/7/2019).

Turut hadir Sekretaris Daerah Kalteng Fahrizal Fitri unsur Forkopimda, sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemprov Kalteng dan para tamu undangan lainnya.

Sekda Kalteng mengatakan bahwa perkembangan era digital sebenarnya tanpa disadari sudah dirasakan. Salah satunya pemanfaatan aplikasi transportasi online yang di dalamnya terdapat beberapa pelayanan.

Baca Juga:

Kedatangan rombongan Watimpres yang diketuai oleh Prof Sri Adiningsih ini dalam rangka membahas sumber daya manusia dan ekonomi di era digital

“Selain silaturahim jadi kami ingin melihat bagaimana perkembangan ekonomi berbasis digital di Kalteng,” ucap Sri.

Pihaknya menyampaikan bahwa era digital kedepannya akan menjadi tulang punggung ekonomi di Indonesia. Oleh sebab itu, perlu adanya pemerataan perkembangan ekonomi berbasis digital.

“Generasi muda disini sudah mulai memanfaatkan. Tapi saya berharap, pemerintah banyak paket kebijakan untuk mendorong ekonomi berbasis digital. Jadi jangan sampai ketinggalan,” ujarnya.

(akn)

250 Petugas Berjibaku Padamkan 3 Titik Api Gunung Panderman

loading…

Lereng Gunung Panderman, Kota Batu masih terlihat terbakar pada Selasa (23/7/2019) siang. Foto/iNews TV/Deny Irwansyah

KOTA BATU – Memasuki hari ke-3 kebakaran hutan lindung di lereng Gunung Panderman, tim gabungan terus berupaya memadamkan titik api.

Sebanyak 250 orang petugas dikerahkan memadamkan 3 titik api di lereng Gunung Panderman, Kota Batu, Jawa Timur.

Mereka berupaya mendatangi titik api dan melakukan pemadaman langsung. Data terakhir luasan kebakaran mencapai 60 hektare (ha).

Baca Juga:

Kepala Seksi Kedaruratan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim menjelaskan, para petugas yang berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, relawan dan dibantu warga sekitar ini dibagi menjadi tiga tim.

Mereka difokuskan untuk memadamkan tiga titik api yang membakar sisi timur Gunung Panderman.

Dari pantauan petugas, saat ini api sudah mulai mengecil dibanding pada Senin, 22 Juli 2019.

Karena itulah petugas mengubah strategi. Dari sebelumnya berencana membuat sekat bakar sepanjang 5 kilometer untuk mencegah api meluas maka diubah dengan memadamkan titik api yang bisa dijangkau oleh petugas.

Gunung Panderman yang menjadi salah satu ikon Kota Batu terbakar sejak Minggu, 21 Juli 2019 malam.

Kebakaran yang melanda ini diduga terjadi karena faktor alam karena titik kebakaran berada di luar jalur pendakian.

(shf)

Gubernur Sugianto Sabran: Kalteng Sangat Pantas Menjadi Ibu Kota Negara

loading…

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menjadi narasumber utama dalam ‘Dialog Nasional Pemindahan Ibu Kota Negara : Kalimantan Untuk Indonesia’.

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menjadi narasumber utama dalam ‘Dialog Nasional Pemindahan Ibu Kota Negara : Kalimantan Untuk Indonesia’.

“Kalteng itu sangat pantas. Lahannya luas, penduduk kurang dan masyarakat Kalteng terbuka,” ucap Gubernur Sugianto di Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai itu menyampaikan bahwa lahan gambut di Kalteng dapat dikelola dengan baik. Salah satu contoh yakni adanya penanaman pohon sengon yang dapat tumbuh dengan subur.

Baca Juga:

“Kemudian, buah naga juga tumbuh dengan baik. Padi organik juga bagus. Bahkan Kalteng surplus padi di lahan gambut yaitu di Kapuas dan Pulpis. Jadi lahan gambut bisa dikelola dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan ini mengusung tema “Menuju Ibu Kota Masa Depan : Smart, Green, Beautiful, dan Sustainable”, dan menghadirkan Deputi Menteri PPN Bidang Pengembangan Regional Rudy S Prawiradinata selaku pembicara utama.

Turut hadir sejumlah Bupati se-Kalimantan Tengah, Unsur Forkopimda, sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemprov. Kalteng, akademisi, serta para tamu undangan lainnya.

(akn)

Gelar Apel Siaga, BPBD Kobar Siap Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan

loading…

Kepala BPBD Kobar Petrus Rinda seusai apel siaga mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Foto/iNews TV/ Sigit Dzakwan

KOTAWARINGIN BARAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah menggelar apel siaga mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kepala BPBD Kobar Petrus Rinda mengatakan, penetapan status siaga Karhutla sudah diterapkan pada akhir Juni 2919. Adapun daerah rawan masih di tiga titik yaitu, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Lama dan Arut Selatan.

“Sejak ditetapkannya status siaga Karhutla di lapangan tidak ada kendala, artinya kami siap atasi Karhutla di wilayah Kobar,” ujar Petrus saat apel siaga, Senin 22 Juli 2019.

Baca Juga:

Dia menjelaskan, kelengkapan alat dan anggaran cukup untuk mengatasi karhutla di Kobar. Sementara untuk alat-alat sistemnya pinjam pakai.

“Alat-alat itu semua sisitemnya pinjam pakai. Istilahnya dipakai selama penanganan. Mobil ada dua untuk Kecamatan Pangkalan Banteng dan Kecamatan Kumai, serta semua kecamatan mendapat mesin pompa,” ungkapnya.

Meski demikian, wilayah Kobar masih perlu adanya water bombing, karena juga melayani Kalteng wilayah barat, mulai dari Lamandau dan Sukamara.

“Sedang kami usulkan ke BNPB satu unit water bombing untuk siap siaga di Kobar,” tutupnya.

(shf)

Sambut Kunjungan Tim Wasev Mabes TNI, Bupati Muba Apresiasi Program TMMD

loading…

Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Dodi Reza Alex menyambut kedatangan Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI, Mayjen TNI Adi Sudaryanto beserta rombongan, di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Senin (22/7/2019) malam.

SEKAYU – Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Dodi Reza Alex menyambut kedatangan Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI, Mayjen TNI Adi Sudaryanto beserta rombongan, di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Senin (22/7/2019) malam.

Kedatangan Tim Wasev tersebut dalam rangka meninjau pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105, Selasa (23/7/2019) di SP3 Desa Bukit Sejahtera Kecamatan Batang Hari Leko yang dilaksanakan oleh Kodim 0401 Muba tanggal 10 Juli – 8 Agustus 2019.

Dodi Reza Alex mengapresiasi dan berterimakasih atas kegiatan yang dilakukan jajaran TNI itu yang telah berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Muba.

Baca Juga:

“TMMD bukan hanya tanggung jawab Kodim 0401, tapi juga tanggung jawab kami Pemkab Muba. Mudah mudahan kegiatan ini berjalan baik, dan tujuannya tercapai,” kata Dodi.

Lanjutnya kerjasama yang baik antara Kodim 0401 dengan pemerintah daerah akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan untuk kesejahteraan dan keaman masyarakat Muba.

Sementara itu Mayjen TNI Adi Sudaryanto mengatakan TMMD merupakan program setiap tahun yang mana hasil kegiatan fisik diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya untuk pertumbuhan ekonomi.

“Untuk objek non fisik adalah kita menanamkan wawasan kebangsaan, cinta tanah air, kemudian juga untuk menghadapi ancaman narkoba, terorisme, dan radikalisme, itu kita sosialisasikan kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi sinergitas yang baik antara Kodim 0401, Polres, dan Pemkab Muba yang baik, menurutnya itu memang diperlukan untuk didaerah supaya masyarakat merasa tenang dan aman sehingga perputaran ekonomi dapat dijalankan.

Turut hadir Dandim 0401 Muba Letkol Arm Muh Saifuddin Khoiruzzaman, dan Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, Sekda Muba Apriyadi dan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba Rusli.

(akn)

Koperasi Harus Dilengkapi SDM yang Andal

loading…

Wali Kota Palu diwakili Asisten 1 Pemkot Palu Moh Rivani menghadiri pelaksanaan peringatan hari koperasi ke 72 tahun 2019 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (23/7/2019).

KOTA PALU – Wali Kota Palu diwakili Asisten 1 Pemkot Palu Moh Rivani menghadiri pelaksanaan peringatan hari koperasi ke 72 tahun 2019 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (23/7/2019).

Pelaksanaan hari koperasi dilaksanakan di lapangan upacara Pogombo kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Peringatan hari koperasi dipimpin sekaligus menyampaikan sambutan oleh staf ahli bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sulteng, Norma Marjanu.

Hadir pula sejumlah pejabat daerah dan pejabat OPD terkait lainnya dan para pelaku usaha koperasi se sulawesi tengah dan.para stakeholder lainnya.

Baca Juga:

Dalam sambutannya Norma Marjanu mengatakan bahwa koperasi adalah salah satu kelembagaan perekonomian rakyat, di mana kedudukan dan perannya dalam membangun ekonomi bangsa mempunyai arti dan makna tersendiri.

“Arus globalisasi dan era digitalisasi mewarnai kehidupan industri yang merembet pada perilaku keseharian masyarakat yang kuat dan berkembangnya zaman membuat terjadinya berbagai perubahan di Indonesia, tak terkecuali dengan koperasi,” kata Norma.

Untuk itu, koperasi Indonesia harus memiliki kesiapan dan bekal sumber daya yang andal yang didasari oleh tekad untuk siap berubah dalam mensikapi tantangan kekinian.

Mengambil tema Reformasi Total Koperasi di Era Revolusi Industri 4.0, koperasi diharapkan mampu menghadapi tantangan baru du dunia perkoperasian. Tidak hanya sekedar mengubah cara berbisnis dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, namun menyangkut persoalan mindset dan juga perubahan dalam sistem tata kelola. Maka koperasi harus melakukan reformasi total terhadap sistem yang sudah berjalan selama ini.

(akn)

DPMPTSP Kota Pekanbaru Optimis Realisasi Investasi 2019 Capai Rp4 Triliun

loading…

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru optimis target investasi tahun 2019 capai Rp4 Triliun. Sedangkan realisasi investasi di Kota Pekanbaru pada triwulan I/2019 mencapai Rp878 Miliar.

PEKANBARU – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru optimis target investasi tahun 2019 capai Rp4 Triliun. Sedangkan realisasi investasi di Kota Pekanbaru pada triwulan I/2019 mencapai Rp878 Miliar.

“Kami masih menanti seperti apa di triwulan kedua tahun ini. Tapi yang jelas kami optimis investasi tahun ini capai target,” Sekretaris DPMPTSP Kota Pekanbaru, F Rudi Misdian, seperti dikutip pekanbaru.go.id Senin (22/7/2019).

Investasi terealisasi saat ini dari berbagai sektor yakni kelistrikan, properti dan konstruksi. Nilai investasi terbesar yakni bidang kelistrikan.

Baca Juga:

Investasi terbanyak dari Medco di bidang kelistrikan. Total nilainya mencapai Rp 4 Triliun, tapi secara bertahap. Pada tahun ini sudah terealisasi Rp 340 miliar hingga triwulan II.

Rudi menilai iklim investasi di Kota Pekanbaru kondusif pasca Pemilu 2019. Bahkan ia memastikan tidak ada gejolak berarti yang mengganggu investasi.

Sementara itu, Realisasi investasi di Kota Pekanbaru tahun 2018 lalu mencapai Rp 2 Triliun. Kebanyakan investasi di sektor konstruksi dan kelistrikan.

(akn)

Gara-gara Mobil Korsleting, SPBU di Konawe Selatan Terbakar Hebat

loading…

SPBU di Kecamatan Motaha, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara terbakar, Selasa (23/7/2019) siang. Foto/iNews TV/Rahmat Buhari

KONAWE SELATAN – Kebakaran hebat menghanguskan SPBU di Kecamatan Motaha, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Selasa (23/7/2019) siang.

Kebakaran ini menimbulkan kepanikan warga sekitar lokasi. Sejumlah pengendara yang sedang mengisi BBM lari berhamburan melarikan diri ke tempat yang aman.

Api dengan cepat menjalar kepermukaan kendaraan yang terbakar dan fasilitas SPBU.

Baca Juga:

Kobaran api sulit dipadamkan karena terkendala tidak adanya unit satuan pemadam kebakaran (Damkar) di wilayah setempat.

Gara-gara Mobil Korsleting, SPBU di Konawe Selatan Terbakar Hebat

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi saat salah satu mobil saat dihidupkan seusai pengisian bahan bakar mengalami korsleting.

Korsleting inilah yang diduga menjadi penyebab utama terjadinya kebakaran.

Beruntung dalam sejam situasi berhasil dikendalikan sehingga api tidak menyebar hingga titik paling vital SPBU.

Kasubit Penmas Humas Polda Sulawesi Tenggara Kompol Agus M menjelaskan, kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

“Saat ini masih dilakukan olah TKP, serta mengumpulkan barang bukti dan saksi-saksi untuk mengetahui asal mula terjadinya kebakaran,” katanya.

(shf)

Lagi, Pekanbaru Raih Dua Penghargaan Nasional

loading…

Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan persandian Kota Pekanbaru, Firmansyah Eka Putra

PEKANBARU – Prestasi membanggakan kembali di raih Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Firdaus-Ayat Cahyadi. Kali ini Kota Pekanbaru raih dua penghargaan sekaligus, yakni penghargaan Kota Layak Anak, serta penghargaan Pelayanan Publik Kota Besar Terbaik, kriteria Platinum, yang diserahkan pada malam penganugerahan Indonesia’s Attractiveness Award 2019 di Pullman Hotel Jakarta.

“Suatu prestasi yang baru lagi bagi Pemerintah Kota Pekanbaru, karena besok, ini luar biasa, satu hari kita mendapatkan dua penghargaan. Kota Layak Anak yang akan diserahkan di Kota Makasar dan Kota Besar dengan kategori Pelayanan Publik Terbaik, dengan kriteria Platinum. Ini dari IAI, kerjasama dengan Majalah Tempo,” ungkap Firmansyah Eka Putra, Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan persandian Kota Pekanbaru, Firmansyah Eka Putra, seperti dilansir pekanbaru.go,id Senin (22/7/2019).

Penghargaan akan diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Mentri PUPR, Menteri Pariwisata dan MenpanRB.

Baca Juga:

“Rencananya diserahkan oleh Kementrian Dalam Negeri dan ada empat kementrian lagi. Ini menunjukkan kepada masyarakat Indonesia, bahwa hari ini Kota Pekanbaru sedang menuju smart city dan membentuk salah satu pilarnya Smart Government. Karena smart government ini indikatornya adalah kota yang memiliki visi,” terang Firmansyah Eka Putra.

Disampaikan pula, Walikota Firdaus mendapatkan penghargaan sebagai pemimpin visioner.

“Kemudian pemerintahan dengan tatakelola yang baik, good governance. Dan tiga hari yang lalu, pemerintah kota Pekanbaru, walikota Pekanbaru juga mendapatkan penghargaan di bidang tata kelola pemerintahan yang baik. Dan Ini kategori penyelenggaraan pemerintahan yang sangat baik, kita rangking empat secara nasional,” ujarnya.

Dikatakannya, pelayanan publik merupakan salah satu indikator smart city

“Kita salah satu kota yang kemaren masuk finalis, dengan kategori Kota Besar. Termasuk Bandung, Badung dan beberapa kota besar lainnya di Indonesia. Setelah dilakukan penilaian, baik secara online atau kelapangan, bahkan kita melakukan persentasi dihadapan dewan juri, akhirnya diputuskan kota Pekanbaru sebagai pemenang terbaik,” ujar Firmansyah Eka Putra.

Terkait persentasi dikatakan Eka, dirinya mewakili Walikota Pekanbaru memaparkan dihadapan dewan juri hasil pelayanan publik.

“Kita memaparkan hasil-hasil pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Pemko. Dan ini bisa diukur dari IPM, salah satu indikator yang termudah mengukur apakah pelayanan publik di Kota Pekanbaru ini sudah bagus atau belum, itu bisa dilihat dari dua indikator, pertama Indeks Pembangunan Manusia. Kota Pekanbaru sudah 80,66, kita sudah mengalahkan Kota Jakarta. Kemudian dari Indeks Kepuasan Masyarakat yang hari ini kita juga sudah melewati angka 80. Ini menunjukan setiap tahun kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik juga meningkat,” terangnya.

Sebut Kadis Kominfo, Mall Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, salah satu kriteria yang menempatkan Pekanbaru sebagai kota dengan prestasi pelayanan publik terbaik dengan klasifikasi Platinum.

(akn)

Bea Cukai Ikut Musnahkan Narkotika Hasil Penindakan BNN

loading…

Bea Cukai terus mempererat sinergi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran narkotika. Hal tersebut turut diungkapkan oleh Kepala Kantor Bea Cukai Wilayah Aceh, Safuadi.

BANDA ACEH – Bea Cukai terus mempererat sinergi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran narkotika. Hal tersebut turut diungkapkan oleh Kepala Kantor Bea Cukai Wilayah Aceh, Safuadi.

“Fungsi Bea Cukai sebagai community protector juga membuat Bea Cukai sering bekerja sama dengan BNN dalam menjalankan operasi untuk menegah barang-barang narkotika yang berasal dari luar negeri. Dengan semangat yang sama untuk melindungi masyarakat ini lah yang menjadikan Bea Cukai dan BNN bersinergi dalam menjalankan tugasnya menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Narkotika,” tutur Safuadi lewat keterangan tertulis, Selasa (23/7/2019).

Tidak hanya melakukan penindakan secara sinergis, Bea Cukai juga turut aktif dalam memusnahkan barang hasil penindakan. Pada Senin (15/7/2019), bersama dengan Badan Narkotika Nasional, dan Pemerintah Daerah Aceh, Bea Cukai ikut memusnahkan barang hasil penindakan berupa 338.900gram ganja, 52.004gram sabu dan 22,766 butir ekstasi hasil penindakan BNN. Barang haram tersebut berhasil diamankan dari dua penindakan di Depok, Jawa Barat, dan di Dumai, Riau.

Baca Juga:

(akn)

Wali Kota Firdaus Berencana Bangun Underpass di Jalan Riau

loading…

Walikota Pekanbaru Firdaus mengatakan, pembangunan JPO di Jalan Sudirman dan Jalan Riau sudah tidak cocok lagi. Hal ini disebabkan karena Pekanbaru dari tahun ke tahun terus berkembang pesat

PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana untuk membangun underpass di Jalan Sudirman. Pembangunan underpass yang direncanakan akan dimulai tahun depan dan akan dikembangkan hingga ke Jalan Riau.

Hal ini diketahui setelah Pemko Pekanbaru menggelar rapat penyampaian Feasibility Studi (Studi Kelayakan) Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Riau depan Mal Ciputra oleh Prof Sugeng Wiyono dan rencana Pembangunan JPO oleh Pemko Pekanbaru.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus mengatakan, pembangunan JPO di Jalan Sudirman dan Jalan Riau sudah tidak cocok lagi. Hal ini disebabkan karena Pekanbaru dari tahun ke tahun terus berkembang pesat menjadi kota yang maju.

Baca Juga:

“Pertemuan kemarin dengan pihak ketiga yakni membahas soal rencana pembangunan JPO. Tapi jika dibangun JPO di dua titik tersebut, akan merusak tatanan dan keindahan kota,” sebutnya

Wako menambahkan, ia tidak menginginkan banyak ruang terganggu dengan adanya pembangunan JPO di Pekanbaru. Apalagi jika pembangunan JPO dilakukan di Jalan Riau.

“Kita tidak mau banyak ruang terganggu. Jalan Riau ini sudah sempit, antar bangunan ke bangunan itu dekat. Makanya kami akan bangun underpass di Jalan Riau sama halnya dengan Jalan Sudirman,” pungkasnya.

(akn)

20 Tahun Menabung, Penjaga Toilet Berhasil Naik Haji

loading…

Yusuf Tuna (72) naik haji setelah 20 tahun menabung dari hasil upah menjaga toilet Pasar Bersehati, Manado, Sulawesi Utara. Foto/iNews/Subhan Sabu

MANADO – Yusuf Tuna (72) tak pernah menyangka mimpinya untuk bisa menunaikan rukun Islam yang kelima yakni menunaikan ibadah haji bisa terwujud.

Dia bisa berangkat naik haji setelah 20 tahun menabung dari hasil upah menjaga toilet di kompleks Pasar Bersehati, Manado, Sulawesi Utara.

Niat bapak 4 orang anak ini terwujud setelah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) memberikan kepastian bahwa dia akan berangkat haji bersama 264 calon jamaah haji asal Manado pada 31 Juli 2019.

Baca Juga:

Meski awalnya tidak percaya mimpinya bisa terwujud, namun Yusuf sangat bersyukur usahanya selama 20 tahun menyisihkan uang dari hasil menjaga toilet bisa mengantarkannya hingga ke Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi.

“Awalnya masih tidak percaya, saya kira ini hanya mimpi. Akhirnya saya bisa berangkat haji. Alhamdulillah saya bisa berangkat setelah menunggu 20 tahun,” ujar Yusuf, Selasa (23/7/2019).

Sebagai seorang penjaga toilet, penghasilan Yusuf per harinya tidak menentu. Kadang Rp200.000, kadang juga hanya mendapat Rp150.000 per hari.

Jumlah itu masih dipotong untuk biaya hidup keluarganya sehari-hari. Namun karena dari awal dia sudah punya niat untuk naik haji, Yusuf pun rajin menyisihkan sebagian dari penghasilannya itu untuk ditabung.

“Setiap hari saya sisihkan paling banyak Rp50.000 untuk ditabung. Begitu sudah terkumpul baru saya setor ketabungan haji per bulannya,” kata Yusuf.

Pendapatan yang pas-pasan itu tidak membuatnya mengurungkan niat untuk bisa menjalankan ibadah haji. Bahkan dari sisa uang yang disisihkannya itu juga sanggup memberangkatkan haji istrinya pada 2015 silam.

“Yang penting kita bekerja secara ikhlas dan niat tulus untuk kebaikan. Tentu pekerjaan itu harus halal. Saya yakin niat dan doa kita akan terkabul,” pungkasnya.

(shf)

Bea Cukai Ketapang Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal Senilai Ratusan Juta Rupiah

loading…

Bea Cukai Ketapang memusnahkan rokok dan miras ilegal hasil penindakan tahun 2018 pada Rabu (17/7/2019). Pemusnahan barang hasil penindakan tersebut sekaligus sebagai rangkaian peresmian Kantor Bea Cukai Ketapang.

KETAPANG – Bea Cukai Ketapang memusnahkan rokok dan miras ilegal hasil penindakan tahun 2018 pada Rabu (17/7/2019). Pemusnahan barang hasil penindakan tersebut sekaligus sebagai rangkaian peresmian Kantor Bea Cukai Ketapang.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Kalimantan Barat, Azhar Rasyidi memimpin pemusnahan barang hasil penindakan itu. “Sebanyak 323.720 batang rokok ilegal dan 109,75 liter miras ilegal kami musnahkan,” ucap Azhar, dalam keterangan tertulis, Selasa (24/7/2019).

Total nilai barang senilai Rp274.260.000 dengan potensi kerugian negara mencapai Rp115.418.450.

Baca Juga:

“Di tahun 2018, tingkat peredaran rokok ilegal adalah 7 persen dan tahun ini target kita adalah mampu menekan peredaran rokok ilegal hingga ke level 3 persen. Melalui pengawasan yang efektif diharapkan dapat mendorong kepatuhan penggunaan jasa di bidang cukai, dan akhirnya akan menurunkan persentase rokok ilegal di pasaran, seperti yang telah dilaksanakan oleh Bea cukai Ketapang,” ungkap Azhar.

Di Ketapang sendiri, sejak bulan Februari 2019 Bea cukai telah melakukan 11 kali operasi gempur dan berhasil menindak 307.160 batang rokok ilegal dengan potensi kerugian negara sebesar Rp84.469.000. Hal tersebut mengindikasikan masih adanya pelanggaran di bidang cukai. “Kegiatan ini juga merupakan salah satu bukti keseriusan Bea Cukai dalam penegakan hukum di bidang cukai dan memberikan keadilan bagi para pengusaha rokok yang selama ini taat terhadap aturan yang ada,” sambung Azhar.

Azhar juga mengungkapkan bahwa peresmian Kantor Bea Cukai Ketapang ini bukan merupakan Ceremony semata. “Bukan sekedar peresmian kantor baru semata, namun menggambarkan semangat baru untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik di bidang kepabeanan dan cukai. Dengan kantor baru yang lebih luas, diharapkan petugas Bea Cukai memiliki paradigma baru untuk lebih memfasilitasi dan memberikan layanan di bidang ekspor dan impor dengan lebih cepat dan nyaman, berintegritas, kompeten, dan kompetitif, Diharapkan dengan layanan yang semakin meningkat ini diiringi oleh peningkatan pengusaha-pengusaha baru yang memanfaatkan fasilitas bea dan cukai di wilayah Kabupaten Ketapang,” pungkas Azhar.

(akn)

Kompolnas: Polisi Papua Harus Paham UU Otsus Papua

loading…

Sekretaris Kompolnas Irjen Pol Bekto Suprapto saat membuka seminar Pelaksanaan UU Otsus Papua di bidang Tugas Kepolisian dan Peradilan Adat di Jayapura, Papua, Selasa (23/7/2019). Foto/iNews TV/Edy Siswanto

JAYAPURA – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengingatkan perlunya personel Polda Papua dan Papua Barat memahami Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Sekretaris Kompolnas Irjen Pol Bekto Suprapto saat membuka seminar Pelaksanaan UU Otsus Papua di bidang Tugas Kepolisian dan Peradilan Adat di Jayapura mengakui, masih banyak aparat kepolisian yang belum memahami pelaksanaan UU tersebut.

“Undang-Undang Otsus Papua dibentuk dengan dua tujuan yang harus diingat. Penerapan Otsus harus menghargai kesetaraan, menghormati keragaman adat dan budaya di Papua. Nah apakah ini sudah terlaksana baik atau belum,”ucap Bekto, Selasa (23/7/2019).

Baca Juga:

Dia menambahkan tentang tugas Polda Papua dan Papua Barat dalam implementasi Otsus. Beberapa hal yang harus diingat adalah adanya kekhususan kewenangan dan rentan kendali antara pimpinan atas dan kepala daerah.

“Ini harus dipahami, ada tujuh wilayah adat di Papua. Sesuai Otsus beberapa hal kaitannya dengan Kepolisian ada diatur dalam satu bab, terkait Polda. Semisal adanya Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi) tentang rekrutmen anggota Polri dan lainnya, ini harus dipahami,” kata Bekto.

Sedangkan terkait keamanan, maka akan berkordinasi dengan gubernur. Termasuk di jajaran kewilayahan, maka harus berkoordisi dengan bupati atau wali kota.

Sementara, pengangkatan Kapolda harus merujuk persetujuan gubernur. Namun tidak untuk pemberhentian. “Itu kewenangan Kapolri,” tandasnya.

“Semua dituangkan dalam Undang-Undang Otsus, Bab Polda, ini harus dipahami. Anggota Kepolisian utamanya para pejabatnya harus paham,” kata Bekto.

Bekto menyebut, masih adanya kesalahan penerapan hukum di Papua dan Papua Barat yang notabene mengacu juga pada peradilan Adat.

“Jadi masih banyak juga aparat kepolisian yang mengacu pada hukum tertulis. Sementara banyak juga masyarakat yang hanya menginginkan peradilan Adat,” lanjutnya.

Dia menegaskan bahwa perlu diingat lagi bahwa penerapan UU Otsus harus menghargai kesetaraan, menghormati keragaman adat dan budaya di Papua, dan harus terjadi kesepakatan penyelesaian suatu kasus.

“Peradilan Adat tidak boleh dipaksakan, saya lihat ada dipaksakan. Harus ada persetujuan. Banyak peradilan adat yang diterapkan dengan denda, tidak boleh dipaksakan, kecuali setuju. Peradilan Adat hanya untuk masyarakat hukum adat. Di luar itu boleh, hanya dengan persetujuan,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, mantan Kapolda Papua periode 2010-2011 ini juga menyinggung kekhususan saat pendidikan Bintara Polri di SPN Jayapura.

Menurut Bekto, sesuai amanat UU Otsus Papua, maka harusnya ada kurikulum muatan lokal yang diberikan kepada para calon polisi.

Dengan harapan, ke depan para polisi tersebut memahami adat istiadat di Papua.

“Jadi butuh tambahan waktu pendidikan dan biaya pastinya. Yang jelas para polisi muda di Papua hanya akan ditugaskan di Papua. Sehingga mereka harus memahami adat istiadat,”ungkapnya.

Acara seminar tersebut juga dihadiri dua mantan Kapolda Papua, yakni Irjen Pol Purn Yonce Mende dan Irjen Pol Paulus Waterpauw.

(shf)

Penembak Tukang Palak di Simpang Macan Lindungan Anggota Polres OKI

loading…

Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah (tengah) saat memberi penjelasan di Mapolresta Palembang. Foto/SINDOnews/Berli Zulkanedi

PALEMBANG – Setelah sempat simpang siur, penembak M Ridwan yang diduga sering melakukan pemalakan di Simpang Macan Lindungan, Palembang, Sumatera Selatan terungkap.

M Ridwan ditembak oleh Brigpol IP, anggota Polres Ogan Komering Ilir (OKI). Kejadian berawal pada Senin 22 Juli 2019 malam, saat Brigpol IP melintas di lokasi dengan mengendarai truk milik keluarganya.

Saat antre di lampu merah, datang M Ridwan yang diduga meminta uang secara paksa dan disertai dengan mengancam korban.

Baca Juga:

Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah menjelaskan, penembakan terpaksa dilakukan Brigpol IP setelah ditodong saat melintas di lokasi.

Seusai kejadian, Brigpol IP mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Polresta Palembang.

“Anggota melaporkan kalau dia menjadi korban, karena terdesak dan juga sudah diancam ya terpaksa (ditembak). Tetapi selesai itu dia langsung ke Polresta dan melaporkan kronologi kejadian,” papar Kapolresta, Selasa (23/7/2019).

Saat ini, Brigpol IP masih menjalani pemeriksan di Satreskrim Polresta terkait kronologi kejadian. “Keterangan sementara saat kejadian membawa mobil milik orang tuanya, truk pelat G. Mungkin karena dia (Ridwan) kira mobil dari luar kota, ya ditodong. Tetapi semua masih dalam pemeriksaan,” katanya.

M Ridwan ditembak sopir truk di simpang Macan Lindungan, Pukul 11.30 WIB, Senin 22 Juli 2019. M Ridwan disebut warga sering melakukan pemalakan dan pemerasan dengan modus berpura-pura sebagai pedagang asongan.

Sopir truk lintas provinsi dari luar daerah disebut jadi sasaran utama M Ridwan saat beraksi. Bahkan, jika tidak diberi mereka tak segan-segan merampas barang milik korban dan memecahkan kaca mobil.

(shf)

Cuaca Buruk, Ratusan Penumpang Kapal Feri ke Pulau Simelue Telantar

loading…

Penumpang bertahan di atas KMP Labuhan Haji di Aceh Selatan yang tertunda keberangkatannya karena cuaca buruk dan gelombang tinggi. Foto/iNews TV/Ichdar Ifan

ACEH SELATAN – Cuaca ekstrem disertai gelombang tinggi yang melanda perairan laut Aceh Selatan, Provinsi Aceh dalam sepekan terakhir memaksa kapal feri penyeberangan tak melaut.

Gelombang setinggi lima hingga enam meter tersebut cukup membahayakan kapal.

Sehingga kapal motor penumpang (KMP) Labuhan Haji yang melayani jalur penyeberangan Kabupaten Aceh Selatan menuju Kepulauan Sinabang, Kabupaten Simeulu, Aceh tertunda keberangkatannya.

Baca Juga:

Dampaknya ratusan penumpang yang hendak menyeberang ke Pulau Simelue terpaksa tidur di atas kapal dengan kondisi yang memprihatinkan.

Salah satu penumpang, Nanda mengaku terpaksa bertahan selama tiga hari di atas KMP Labuhan Haji.

“Sebagian penumpang yang didominasi oleh anak-anak, bahkan para penumpang harus rela tidur di lantai kapal dengan kondisi seadanya,” katanya.

Bahkan seorang penumpang mengaku hanya bisa makan sekali kerena keterbatasan dana.

Sementara itu petugas ASDP Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji, Nurman mengatakan, sebenarnya kapal sempat berlayar selama satu jam.

“Namun karena kondisi ombak yang tinggi, maka nahoda kapal mengambil keputusan untuk kembali ke pelabuhan asal,” ujarnya.

Pihak ASDP belum bisa memastikan kapan kapal akan segera berangkat menuju Kepulauan Simeulue karena ombak masih tinggi.

Selain penumpang, puluhan truk yang mengangkut sembako maupun bahan kelontang lainnya juga terlantar di parkiran pelabuhan.

(shf)

Siswa SMP di Lampung Selatan Tepergok Cabuli Adik Kelas

loading…

Kasus pencabulan siswi SMP oleh kakak kelasnya kini ditangani Polres Lampung Selatan, Lampung. Foto/iNews TV/Heri Fulistiawan

LAMPUNG SELATAN – Tragis. Seorang siswi SMP berusia 12 tahun di Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung dicabuli oleh kakak kelasnya.

Pelaku berinisial HR (13) warga Desa Kota Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan akhirnya hanya bisa tertunduk malu karena harus berurusan dengan polisi.

Dia diduga mencabuli adik kelasnya berinisial B (12), di rumah korban yang kondisinya sedang sepi.

Baca Juga:

Perbuatan bejat pelaku terbongkar karena dipergoki ibu korban berinisial SW yang baru pulang dari beraktivitas.

Saat tiba di rumah, SW sempat curiga melihat ada sandal laki laki berada di depan pintu kamar anak perempuannya.

Ketika masuk ke rumah, SW terkejut karena korban terlihat berlari keluar dari dalam kamar.

Ibu korban yang curiga kemudian masuk kamar dan menanyakan perbuatan apa yang telah dilakukan pelaku.

Tetapi pelaku sempat tidak mengakui perbuatan bejatnya tersebut. Namun pihak korban pun langsung melakukan visum ke rumah sakit untuk memeriksa kondisi korban.

Dari hasil visum terdapat luka robek pada bagian alat kelamin korban. Selanjutnya pihak keluarga kemudian meminta agar pelaku menghubungi keluarganya.

Di luar dugaan, keluarga dan rekan-rekan pelaku yang beberapa saat kemudian mendatangi rumah korban justru mengamuk dan menyerang keluarga korban.

Hingga salah satu tamu dari dari keluarga korban menderita luka luka.

Karena tidak terima perlakuan tersebut, pihak keluarga pun sempat melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Sidomulyo.

SW meminta agar aparat kepolisian memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku.

Sementara itu untuk pendalaman kasus pemerkosaan anak di bawah umur tersebut, Polsek Sidomulyo akhirnya menyerahkan pelaku untuk ditangani di Mapolres Lampung Selatan.

“Saat ini pelakunya sudah diamankan, dan masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian,” kata Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan, Selasa (23/7/2019).

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku akan dijerat dengan UU No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No 23 tahun 2003 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

(shf)

Banten Terancam Tak Punya Rumah Sakit Tipe B

loading…

Banten Terancam Tak Punya Rumah Sakit Tipe B. (Koran SINDO. Teguh Mahardika).

SERANG – Provinsi Banten terancam tak memiliki rumah sakit (RS) tipe B yang bisa menampung pelayanan rujukan dari RS kabupaten/ kota. Ini menyusul surat rekomendasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Nomor HK.04.01/I/2963/2019 yang ditujukan kepada gubernur, wali kota dan bupati tertanggal 15 Juli 2019.

Surat itu merekomendasi kan 21 rumah sakit (RS) di Banten turun kelas atau tipe. Review kelas rumah sakit digelar berdasarkan Undang- Undang Nomor 44/2009 dan Peraturan Presiden Nomor 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan. Berdasarkan dua regulasi itu ditemukan adanya ketidaksesuaian kelas RS dengan undang-undang.

Dalam proses evaluasi terhadap tenaga keperawatan yang memiliki kewenangan klinis atau disebut kredensial, maka Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan harus melaporkannya kepada Menteri Kesehatan untuk dilakukan review . Sebanyak 21 RS tersebut tersebar di enam kabupaten/kota. Rinciannya Kabupaten Lebak terdapat RSUD Adjidarmo dari tipe B menjadi C.

Baca Juga:

Kabupaten Tangerang terdapat RS Selaras dari C ke D, RS Ibu dan Anak Tiara dari C ke C+, RS Mulia Insani dari C ke D, RS Ciputra dari B ke C, RSUD Pakuhaji dari D ke D+, dan RS Siloam Hospital Lippo dari B ke C. Selanjutnya Kota Tangerang ada RS Sari Asih Karawaci dari B ke C, RS Mayapada dari B ke C, RS Sari Asih Sangiang dari C ke D, RS Aqidah dari C ke D, serta RS Ibu dan Anak PKU Muhammadiyah Cipondoh dari C ke C+. Kota Cilegon rekomendasi diberikan untuk RS Krakatau Medika dari tipe B ke C. Kemudian Kota Serang, RS Umum Daerah Drajat Prawiranegara dari B ke C, RS Umum Daerah Banten dari B ke C, RS Umum Ibunda dari D ke D+, dan RS Sari Asih Serang dari B ke C.

Terakhir Kota Tangerang Selatan ada RS Rumah Indonesia Sehat dari C ke D, RS Ibu dan Anak Vitalaya dari C ke C+, RS Insan Permata dari C ke D, serta RS Umum Daerah Tangerang Selatan dari C ke D. Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy membenarkan adanya rekomendasi penurunan tipe RS di Banten termasuk RSUD Banten. Meski demikian, pihaknya masih mendalami untuk mengetahui secara detail alasan kebijakan tersebut.

“Kenapa pelayanan rumah sakit bisa turun seperti itu, ini masih tahap evaluasi kami. Walaupun memang diturunkan seharusnya dengan fasilitas yang ada, tetap di tipe B,” ujar Andika.

Mantan anggota Komisi III DPR ini menuturkan rekomendasi penurunan tipe dari Kemenkes belum final. Setelah melakukan kajian rekomendasi, pemprov akan memberi rekomendasi ulang agar RS di Banten yang memang layak tetap di kelasnya tak turun tipe.

“Saya minta kepada Kepala Dinas Kesehatan untuk mengecek kondisi pelayanan yang ada di seluruh rumah sakit umum untuk dilihat apa permasalahannya. Tujuannya memberikan hak jawab dari pemprov kepada Kemenkes,” ungkapnya.

Menurut Andika, jika Banten tak memiliki RS tipe B, akan berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan terutama pasien rujukan dari kabupaten/kota. “Sekarang kami sedang kaji, jadi nanti kami usulkan tetap di B. Kalau tidak, kita yang kelabakan sebab rujukannya susah,” katanya.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Banten dr Dradjat, Ahmad Putra mengatakan, pihaknya sedang melakukan penilaian sendiri atau self assessment terhadap rekomendasi Kemenkes. Apabila sampai turun tipe, maka akan berdampak pada banyak hal termasuk pelayanan.

Dia mengatakan, dampak yang terjadi dengan penurunan tipe, antara lain perubahan susunan organisasi dan tata kerja, revisi RPJMD karena tidak bisa jadi RS tipe B pendidikan dan rujukan regional, serta penurunan tarif. Kemudian ada perubahan mekanisme rujukan, izin operasional, dan ada jenis pelayanan yang tidak bisa dilaksanakan di RSUD tipe C.

“Selain itu, rujukan ke RS kelas B jadi harus ke Tangerang,” ungkap Dradjat. Kata dia, RSUD Banten dan RS lain akan memberikan klarifikasi terkait rekomendasi Kemenkes itu.

Kemenkes memberikan waktu 28 hari bagi RS untuk memberikan klarifikasi setelah surat diterima. Pihaknya akan mengadakan rapat dengan PERSI Banten untuk membahas hal ini bersama RS lain yang direkomendasi turun tipe di Siloam Karawaci. Terpisah, Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah meminta agar rekomendasi tersebut bisa menjadi perhatian bersama. Menurutnya, penurunan tipe itu merupakan dari sistem pengelolaan yang kurang optimal dan harus dicarikan solusinya.

“Jujur, dari sisi anggaran dan lain kita tidak kurang-kurang banget. APBD kita yang menyentuh Rp12 triliun ini harusnya tidak terjadi. Berarti ada sesuatu hal yang salah dalam manajemen pengelolaannya sehingga yang berwenang menurunkan gradenya,” ungkapnya. (Teguh Mahardika)

(nfl)

Miris, Bangunan SDN3 Rantau Tijang Tanggamus Nyaris Ambruk

loading…

Kondisi SDN 3 Rantau Tijang, Pugung, Tanggamus, Lampung sangat memprihatinkan dan perlu segera dibenahi. Foto/iNews TV/Indra Siregar

TANGGAMUS – Bangunan SDN 3 Rantau Tijang di Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Lampung yang berdinding papan dan beratap seng kondisinya sangat mengkhawatirkan dan perlu segera direnovasi.

Sekolah yang dibangun pada 1990 ini memakai 80% bahan dasar kayu. Di antaranya dinding bangunan yang menggunakan papan.

Selain itu atapnya memakai seng. Sedangkan akses jalan lumayan sulit dijangkau, terutama saat turun hujan.

Baca Juga:

Posisi sekolahan terletak di Pedukuhan Campang Kiri Pekon, Rantau Tijang, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Untuk menuju ke lokasi harus melewati akses jalan berbatu sepanjang tiga kilometer.

Kondisi sekolah yang memperhatinkan membuat orang tua enggan anaknya mendaftarkan ke sekolah ini.

Pada peneriman siswa baru 2019, sekolah ini hanya mendapatkan tujuh siswa baru. Total siswa mencapai 35 orang dari kelas satu hingga kelas enam.

SDN 3 Rantau Tijang hanya memiliki dua lokal ruang belajar yang disket atau dibagi untuk empat kelas, serta dua gedung papan yang kondisinya memprihatinkan.

Pada 2014 dua lokal gedung sekolah tersebut direnovasi. Namun kini kondisi dari bangunan tersebut sangatlah miris. Di sana-sini terdapat banyak sekali kerusakan yang sangat menghawatirkan.

Guru SDN 3 Rantau Tijang Erlinda menjelaskan, kekhawatiran kondisi gedung sekolah ini sangat dirasakan sekali oleh para dewan guru sekolah.

“Jika musim hujan atap seng bocor, alas lantai berdasar semen sudah hancur, serta dinding papan yang mulai rapuh dimakan rayap,” katanya.

Sementara orang tua siswa, Marsidi berharap agar Pemerintah Kabupaten Tanggamus segera merenovasi gedung sekolah. “Agar dapat memperlancar proses belajar mengajar dan orang tua murid tidak khawatir dengan kondisi bangunan,” katanya.

(shf)

Ditjen Perhubungan Udara Pantau Kecelakaan Pesawat Latih di Indramayu

loading…

Tim SAR gabungan melakukan penyelaman untuk menemukan korban jatuhnya pesawat latih di Sungai Cimanuk. Foto/Istimewa/Basarnas Bandung

JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, terus melakukan pemantauan terhadap insiden kecelakaan pesawat latih dengan registrasi PK-WUG jenis Cessna 172 Skyhwak milik PT. Angkasa Aviation Academy di Sungai Lamaran Tarum, Cimanuk, Indramayu, Jawa Barat, Senin (22/7/2019).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti mengatakan, telah mendapatkan laporan insiden yang dialami pesawat latih tersebut dengan PIC Arthur Arfa dengan kondisi selamat dan dalam perawatan di Rumah Sakit (RS). Sedangkan Co Pilot yang M Salman Al Farizi sampai saat ini masih dalam pencarian.

“Kami telah mendapatkan laporan, saat ini kami sedang melakukan koordinasi terkait insiden tersebut dan KNKT akan segera melakukan investigasi terhadap insiden kecelakaan ini,” kata Polana di Jakarta pada Senin (22/7/2019).

Baca Juga:

Polana menambahkan, respons cepat telah dilakukan oleh stakeholder di antaranya Basarnas, dan kepolisian untuk segera melakukan evakuasi. Dengan adanya insiden ini, Polana mengimbau kepada seluruh sekolah penerbangan di Indonesia untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan penerbangan.

“Dan juga kepada seluruh penyedia layanan jasa transportasi udara untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan penerbangan, sehingga mencegah terjadinya hal-hal yang berisiko,” pungkas Polana.(Baca: Arus Air Sungai Cimanuk Deras, Petugas Kesulitan Evakuasi Pesawat)

Diketahui, pesawat latih tersebut melakukan kontak pertama dengan tower Kertajati dengan posisi menuju Indramayu pada pukul 07.17 UTC dan pada pukul 08.13 UTC Tower Kertajati mendapat informasi dari crew pesawat PK-WUJ bahwa PK-WUG telah mengalami insiden di area Indramayu.

(whb)

349 JCH Tanjungpinang Siap Berangkat ke Tanah Suci

loading…

Sebanyak 349 Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Tanjungpinang musim haji 1440 H/2019 M dilepas oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, di Gedung Asrama Haji Tanjungpinang, Senin (22/7/2019).

TANJUNGPINANG – Sebanyak 349 Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Tanjungpinang musim haji 1440 H/2019 M dilepas oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, di Gedung Asrama Haji Tanjungpinang, Senin (22/7/2019).

Acara ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Dian Putri Yani. Dilanjutkan dengan kegiatan tradisi tepuk tepung tawar dan penyerahan bingkisan kepada JCH Kota Tanjungpinang termuda dan tertua oleh Wali Kota dan di dampingi Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang Tanjungpinang serta Ketua LAM Kota Tanjungpinang.

H. Syahrul dalam sambutannya mengatakan di dalam niat dan kesempatan menjadi tamu Allah di tanah suci dan sekaligus menyempurnakan rukun Islam yang ke-5 hendaknya setiap JCH menanamkan niat dan ketulusan hati karena Allah SWT. “Adapun kunci di dalam pelaksanaan ibadah haji dilandasi keikhlasan dan niat hati benar-benar karena Allah SWT, agar mampu jadi haji mandiri dan mabrur,” ucap Syahrul.

Baca Juga:

JCH ASN Kota Tanjungpinang yang tergabung dalam keberangkatan kloter terakhir tahun 2019 berjumlah 349 orang jemaah yang terdiri dari 148 orang dari Kecamatan Tanjungpinang Timur, 76 orang dari Kecamatan Tanjungpinang Barat, 114 orang dari Kecamatan Bukit Bestari dan 11 orang dari Kecamatan Tanjungpinang Kota.

Jemaah haji tertua berusia 85 tahun bernama Yakini dari Kecamatan Tanjungpinang Barat dan yang termuda berusia 26 tahun bernama Nuzul Abdi Marifatullah dari Kecamatan Tanjungpinang Kota.

JCH asal Tanjungpinang tergabung pada kloter 28 yang terdiri dari 1 rombongan, 3 regu yang akan diberangkatkan menuju Batam pada 31 Juli dan ke Mekkah pada 1 Agustus dan kloter 29 yang terdiri dari 7 rombongan, 28 regu yang akan diberangkatkan menuju Batam pada 1 Agustus dan ke Mekkah pada 2 Agustus.

Di akhir sambutannya Syahrul juga berpesan untuk selalu menjaga kesehatan fisik agar dalam pelaksanaan ibadah haji maksimal mengikuti tahapan tahapan dari awal hingga akhir. Kesabaran juga menjadi titik yang penting yang harus dimiliki setiap jemaah karena selama di sana pasti akan diberikan cobaan yang tentunya harus di jalani oleh setiap jemaah.

Acara ini juga turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Juwariyah Syahrul, Pj. Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang H. Tengku Dahlan MT, Ketua Lembaga Adat Melayu Kota Tanjungpinang, H. Wan Raffiwar, Asisten, Staf Ahli, jajaran Kepala OPD, Camat dan Lurah di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

(alf)

Popda Sumbar Targetkan Cetak Bibit Olahraga

loading…

Popda ini untuk pemeliharaan persatuan dan kesatuan bangsa. Kemudian sebagai wahana seleksi olahraga pelajar yang mempersiapkan untuk menghadapi iven olahraga pelajar ke tingkat nasional.

PADANG – Perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Sumbar tahun 2019 ini mulai digelar dan diikuti 213 atlet pelajar. Kegiatan yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar ini melibatkan tiga cabang olahraga (Cabor) yakni, tarung derajat, voli pasir dan taekwondo dan berlangsung selama tiga hari, 22-24 Juli ini dibuka Kadispora Sumbar Bustavidia di Hall Telkom, Senin (22/7/2019).

“Popda ini untuk mengukur sekaligus pembinaan prestasi olahraga pelajar daerah di Sumbar,” ujar Kadispora Bustavidia saat menyampaikan sambutanya.

Dikatakan Bustavidia, selain itu ajang Popda ini untuk pemeliharaan persatuan dan kesatuan bangsa. Kemudian sebagai wahana seleksi olahraga pelajar yang mempersiapkan untuk menghadapi iven olahraga pelajar ke tingkat nasional.

Baca Juga:

Juga sebagai pemantauan dan pemanduan bakat atlet pelajar berbakat dan potensial untuk dibina dan ditingkatkan prestasinya ke tingkat lebih tinggi. Serta memantau atlet yang layak untuk dipersiapkan mengikuti Popnas tahun 2020 di Provinsi Papua.

Selain itu ajang Popda ini untuk pemeliharaan persatuan dan kesatuan bangsa. Juga sebagai wahana seleksi olahraga pelajar yang dipersiapkan untuk menghadapi iven olahraga Popwil. Ajang ini juga untuk pemantauan dan pemanduan bakat atlet pelajar berbakat dan potensial untuk dibina dan ditingkatkan prestasinya ke tingkat lebih tinggi. “Serta memantau atlet yang layak untuk dipersiapkan mengikuti Popnas tahun 2020 di Provinsi Papua,” kata Bustavidia.

Plt Sekum KONI Sumbar Irnaldi Samin mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari pembinaan olahraga prestasi dari Dispora Sumbar. “Dan kegiatan ini untuk mencari bibit- bibit atlet Sumbar yang akan kita bina untuk dikutkan di Porwil mendatang sekaligus atlet yang mengikuti Popda ini bisa mewakili Sumbar di tingkat nasional nantinya,” ujar Irnaldi.

Dikatakan, apalagi ketiga Cabor yang sedang melaksanakan Popda ini tiga Cabor tersebut adalah Tarung Derajat, Taekwondo dan Voli pantai. “Saya juga berharap agar wasit juri yang memimpin pertandingan agar sportif memutuskan, kita ingin atlet yang bertanding benar-benar yang berkualitas Nantinya, Karena mereka akan mewakili Sumbar di Popwil nantinya,” ujar Irnaldi.

Sementara itu Pengurus Kodrat Sumbar, Gusnawati mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Popda ini. Seperti atlet Kodrat yang setiap hari berlatih tentunya tidak akan bisa mengukur kemampuannya kalau tidak ada kejuaraan.

Gusnawati juga sangat berterima kasih kepada Dispora Sumbar dalam pelaksanaan Popda. “Dan kedepan kegiatan yang lebih besar sudah menanti, seperti Kejurnas dan Pra-PON yang tentunya Muara dari kegiatan Popda ini juga menentukan atlet yang akan mewakili Sumbar nanti,’’ujarnya.

Panitia pelaksana Kasi Iptek dan pembibitan Olahragawan Dispora Sumbar Rani Febrian Indah dalam laporannya menerangkan, Popda tingkat Sumbar 2019 ini diikuti 19 Kabupaten dan Kota, melibatkan sebanyak 213 atlet dari tiga Cabor. Dengan rincian, Tarung derajat 105 atlet, bola voli pantai 51 atlet dan taekwondo 157 atlet. Kemudian juga melibatkan pelatih dan official Cabor, tarung derajat 19 orang, bola voli pasir 16 orang dan taekwondo 25 orang,’’ tuturnya.

“Popda melibatkan tiga Cabor yang dipertandingan di antaranya tarung derajat, voli pantai dan taekwondo. Dan ketiga Cabor dipertandingkan di lokasi berbeda, yakni tarung derajat di Hall Telkom Padang , bola voli pasir di lapangan voli pasir GOR Agus Salim Padang dan Taekwondo di Hall Semen Indarung Padang,” terang Rani.(Mul)

(alf)

Kebakaran Gunung Panderman Meluas hingga 60 Hektare

loading…

Kebakaran di Hutan Lindung Gunung Panderman, Kota Batu, Jawa Timur semakin meluas data terbaru kebakaran mencapai 60 hektare yang terbagi di dua titik, hingga Senin malam (22/7/2019). Foto iNews TV/Deny I

MALANG – Kebakaran di Hutan Lindung Gunung Panderman, Kota Batu, Jawa Timur semakin meluas data terbaru kebakaran mencapai 60 hektare yang terbagi di dua titik, hingga Senin malam (22/7/2019). Bahkan luasan kebakaran terlihat jelas pada malam hari dari Kota Malang.

Kebakaran Gunung Panderman Meluas hingga 60 Hektare

Kasi Kedaruratan Logistik BPBD Kota Batu Ahmad Choirur Rochim mengatakan, sebelumnya pemadaman telah dilakukan tim gabungan Perhutani, BPBD, Damkar, TNI dan Polri serta relawan secara manual sejak terbakarnya hutan tersebut pada Minggu malam.

“Dari tiga titik kebakaran awal sejak Senin petang tadi dilaporkan tinggal dua titik api yang masih terbakar yaitu di Petak 227, Hutan Lindung Gunung Panderman. Sementara titik api di puncak telah berhasil dipadamkan. Namun meskipun tinggal dua titik kebakaran luasan kebakaran kini meluas. Jika Minggu malam sudah 22 hektare yang terbakar data update Senin petang tadi luasan kebakaran telah mencapai 60 hektare,” paparnya.

Kebakaran Gunung Panderman Meluas hingga 60 Hektare

Menurutnya, lokasi kebakaran yang terletak di lereng tebing yang curam serta angin kencang yang cepat menerbangkan percikan api menyulitkan petugas memadamkan api.

“Rencananya pemadaman akan dilanjutkan kembali Selasa besok dengan merubah pola pemadaman yaitu membuat sekat pembatas agar kebakaran tidak semakin meluas,” tandasnya.

Baca Juga:

(sms)

Ketua TP PKK Kota Makassar Tinjau Penutupan FAN

loading…

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Murni Djamaluddin Iqbal meninjau secara langsung persiapan penutupan Forum Anak Nasional (FAN) yang digelar di Fort Rotterdam Senin malam (22/7/2019).

MAKASSAR – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Murni Djamaluddin Iqbal meninjau secara langsung persiapan penutupan Forum Anak Nasional (FAN) yang digelar di Fort Rotterdam Senin malam (22/7/2019).

Meski cuaca terbilang cukup menyengat tidak menyurutkan semangat Murni Djamaluddin berkeliling di lokasi benteng guna memastikan segala hal dapat berjalan dengan lancar.

Untuk memastikan hal tersebut, terllihat isteri Wali Kota Makassar berkoordinasi bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar, Tenri A Palallo, Kabag Humas Muhammad Roem, Kabag Umum Fajrin Pagarra meninjau lokasi.

Baca Juga:

Beberapa geladi pementasan pun dilakukan. Demikian pula dengan pengecekan sound system, lighting, dan beberapa hal teknis lainnya.

Ketua TP PKK juga mengecek ulang susunan acara demi kelancaran kegiatan penutupan FAN, yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Makassar.

Acara FAN digelar mulai dari pukul 18.45 Wita yakni penyambutan tamu VVIP, yang disambut dengan pemberian bunga tangan atau pengalungan bunga.

Tari Pakkarena menjadi persembahan awal dalam acara penutupan FAN kali ini. Beberapa kegiatan lainnya yakni pemberian buku 1.000 cerita perjuangan anak negeri dari seluruh peserta FAN.

“Kita ingin semua berjalan dengan lancar. Anak-anak merasa terhibur dan bahagia pada acara penutupan ini. Sehingga mereka meninggalkan kesan yang mendalam akan kota Makassar,” ujar Murni Iqbal.

(alf)

Pj Wali Kota Iqbal Hadiri IDF 2019

loading…

Pj Wali Kota Makassar, Dr M Iqbal S Suhaeb menghadiri Indonesia Development Forum (IDF) 2019 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (22/7/2019).

JAKARTA – Pj Wali Kota Makassar, Dr M Iqbal S Suhaeb menghadiri Indonesia Development Forum (IDF) 2019 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla yang membuka secara resmi IDF 2019 mengungkapkan menyambut baik penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, perencanaan ini bisa menjadi wadah bagi lahirnya ide-ide kreatif yang menentukan arah pembangunan negara di masa depan.

“Selama ini pemerintah sendiri yang melakukan perencanaan. Sekarang kita mengedepankan ide-ide dari masyarakat dan generasi masa depan untuk menentukan apa yang terbaik untuk masa depan,” ujarnya.

Baca Juga:

Sebab dalam IDF 2019 tidak hanya pemerintah saja yang memberikan gagasannya untuk perencanaan negara di masa depan. Melainkan juga para generasi muda bisa ikut mencurahkan ide-ide kreatifnya kepada pemerintah.

“Pemerintah ingin mendengar ide-ide apa yang bisa dikerjakan hari ini dan juga baik untuk masa depan. Selalu kita lakukan pembangunan berkelanjutan. Apa yang dilakukan saat ini untuk apa yang dibutuhkan di masa depan,” kata JK.

Menurut JK, berbicara perencanaan adalah berbicara mengenai teknologi. Apalagi saat ini, seluruh industri sudah mulai bergerak menuju digital dan bergerak sangat cepat sekali.“Kalau kita bicara perencanaan pasti berbicara masa depan karena masa lalu adalah pengalaman. Ke depan adalah yang terbaik untuk kita semua. Jadi apabila berbicara perencanaan berarti kita berbicara teknologi masa depan,” katanya.

JK berharap apa yang sudah direncanakan pada saat ini harus diikuti dengan pengimplementasian juga. Sebab menurutnya tanpa suatu tindakan yang baik perencanaan untuk masa depan hanya sebatas wacana semata.

“Saya harapkan pertemuan ini bisa menghasilkan ide-ide dan inovasi baru dan juga tindakan dan pelaksanaan yang baik. Itulah inti perencanaan bagi negara,” kata JK.

IDF 2019 adalah konferensi internasional yang diselenggarakan oleh kementerian PPN/Bappenas dengan dukungan pemerintah Australia melalui Knowledge Sector Initiative (KSI) dan akan berlangsung selama dua hari (22-23 Juli).

Pj Wali Kota Iqbal menjelaskan konfrensi IDF adalah pertemuan antara wali kota dan bupati se-Indonesia untuk saling bertukar gagasan, menyampaikan pemikiran baru, serta memberikan masukan bagi permasalahan pembangunan di berbagai wilayah di Indonesia.

“Forum IDF diselenggarakan sebagai wadah bagi praktisi pembangunan di berbagai sektor pelayanan publik, swasta, dan nirlaba di tingkat nasional maupun internasional sebagai ajang saling bertukar pikiran menyampaikan ide-ide dan masukan mengenai permasalahan yang dihadapi dalam menindaklanjuti pembangunan di daerah masing masing,” ucapnya

Iqbal berharap melalui forum ini akan disusun suatu rekomendasi kebijakan untuk menciptaan lapangan kerja baru yang layak, penggerak transformasi struktural, dan pemerataan hasil pembangunan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan yang bermuara pada kemajuan bangsa.

Sejak pertama kali diadakan pada 2017, IDF mempertemukan para pemimpin dari pemerintahan, sektor swasta, akademisi dan masyarakat sipil untuk membahas solusi tantangan utama pembangunan Indonesia.

Tahun ini, IDF 2019 mengangkat tema “Mission Possible: Memanfaatkan Peluang dalam Pekerjaan Masa Depan untuk Mendorong Pertumbuhan Inklusif”.

Tema tahun ini sejalan dengan salah satu agenda prioritas pemerintah Indonesia untuk beberapa tahun ke depan yakni pembangunan sumber daya manusia yang kompetitif dan menciptakan lapangan pekerjaan yang berkualitas melalui transformasi struktural dan perbaikan iklim investasi.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menyampaikan bahwa penting bagi Indonesia untuk menyusun strategi demi menyongsong persaingan pasar kerja global yang semakin kompetitif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih pesat.

“Tahun lalu, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,3 persen dan kita mampu menciptakan lapangan kerja bagi 2,98 juta orang serta menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 5,34 persen,” ungkap Bambang Brodjonegoro.

Ada delapan sub tema IDF 2019 yang akan menjadi pokok pembahasan pada forum tahun ini, yaitu mempercepat transformasi struktural. Reformasi sistem pendidikan dan pelatihan vokasi. Menciptakan peluang kerja yang inklusif. Memperbaiki iklim investasi untuk menciptakan lapangan kerja.

Tema lainnya mengembangkan usaha mikro, kecil dan menengah yang berdaya saing global. Membina para pelaku usaha sosial. Mengembangkan talenta dan pasar lokal.8. Dan meningkatkan kualitas modal manusia.

Hadir pada IDF 2019, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

(alf)

Syahrul Temui Langsung Korban Kebakaran Pohon Kayu Are di Tanjung Unggat

loading…

Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul, Minggu Malam (21/7/2019) menemui langsung korban musibah kebakaran pohon kayu are yang terletak di RT 001 RW 05 Kelurahan Tanjung Unggat.

TANJUNGPINANG – Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul, Minggu Malam (21/7/2019) menemui langsung korban musibah kebakaran pohon kayu are yang terletak di RT 001 RW 05 Kelurahan Tanjung Unggat. Kedatangan Syahrul ini merupakan wujud kepedulian pihak Pemko Tanjungpinang yang ingin memberikan semangat dan juga memberikan arahan kepada jajaran yang bersiaga untuk dapat segera mengatasi musibah kebakaran yang telah terjadi.

Berdasarkan laporan dari Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, H. Raja Kholidin ada 11 rumah yang mengalami dampak kerugian dari kebakaran pohon kayu are yang telah berusia ratusan tahun. “Dari 11 rumah yang mengalami kerusakan tercatat enam rumah mengalami kategori rusak berat dan lima rumah rusak ringan dengan jumlah 45 warga yang menempati rumah tersebut,” ungkap Kholidin.

Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul dalam arahannya menjelaskan bahwa dirinya turut prihatin atas musibah yang sedang terjadi ini. Syahrul pun mengimbau agar warga yang menjadi korban untuk tetap tabah dan sabar atas cobaan yang ada.

Baca Juga:

“Yang terpenting kita harus tetap semangat dan tidak boleh putus asa. Ada hikmah yang dapat diambil dari cobaan ini,” ujar Syahrul sembari memberikan semangat kepada warga.

Lebih lanjut Syahrul menyampaikan bahwa telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk segera mengatasi kebakaran yang terjadi. Sesuai dengan penjelasan Kepala Kantor Satpol PP, Hantoni, bahwa pihaknya sudah menyiagakan satu unit mobil kebakaran, dua tenda pengungsian dan beberapa personel yang tetap bersiaga selama tiga hari kedepan.

Syahrul juga mengimbau masyarakat agar kedepannya tidak lagi melakukan aktivitas membakar sampah. Ia menyarankan agar sampah yang ada dikumpulkan di dalam Bank sampah atau tempat pengelolaan sampah yang tersedia. Tindakan ini merupakan upaya pencegahan agar nanti tidak terjadi musibah kebakaran yang dipicu dari aktivitas pembakaran sampah.

Dalam upaya penanganan musibah ini, Syahrul turut mengapresiasi kinerja personil BPBD, Satpol PP, Damkar, Petugas Kesehatan yang turut dibantu juga dari jajaran Polres Kota Tanjungpinang dan Babinsa di wilayah Tanjung Unggat.

“Saya berharap agar masyarakat tetap tenang. Apabila ada masalah yang terjadi segera melaporkan kepada pihak Kelurahan Tanjung Unggat dan personel yang bersiaga di lapangan,” tambah Syahrul.

Diakhir pertemuan, Syahrul memberikan sumbangan berupa uang tunai dan bantuan bahan makanan dari Pemerintah Kota Tanjungpinang dan Polres Kota Tanjungpinang.

Dalam kesempatan tersebut hadir juga Wakapolres Tanjungpinang Kompol Agung Gima Sunarya, S.IK, Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, H. Raja Kholidin, Kepala Satpol PP Kota Tanjungpinang, Hantoni, Lurah Tanjung Unggat, M. Mirwansyah, dan para tokoh masyarakat, RT dan RW setempat beserta warga yang menjadi korban dari kebakaran pohon kayu are tersebut.

(alf)

Tuntutan Cabut Izin Tambang Tak Direspon, Kantor Camat Dirusak Massa

loading…

Camat Wera Ridwan saat hadir di tengah kerumunan massa dan mengajak mereka untuk berdialog. Foto iNews TV/Edy I

BIMA – Puluhan demonstran yang tergabung dalam Kelompok Satria Muda Wera (SMW) merusak Kantor Camat Wera, pada Senin (22/07/2019). Aksi anarkistis ini dilakukan karena tuntutan mereka agar segera mencabut izin PT Jagad Mahesa Karya (JMK) yang beroperasi di tambang pasir besi Desa Oi tui, Kecamatan Wera tak digubris pemerintah.

Massa menolak eksploitasi galian pasir besi yang saat ini tengah beroperasi di wilayah Kecamatan Wera lantaran dinilai tidak memiliki kontribusi untuk masyarakat setempat selama perusahaan tersebut beroperasi.

Terlihat, massa merangsek masuk melalui pintu jendela, beberapa kaca jendela, pintu masuk, serta kursi di ruangan Aula Kantor Camat setempat, hancur berserakan karena menjadi sasaran amukan massa.

Baca Juga:

Aksi anarkistis ini baru bisa diredam setelah Camat Wera Ridwan hadir di tengah kerumunan massa dan mengajak mereka untuk berdialog.

Dalam dialog terbuka yang berlangsung di aula kantor camat tersebut, massa SMW meminta agar camat secepatnya mengeluarkan surat atau rekomendasi secara tertulis agar izin PT JMK dicabut.

Massa mengancam, jika dalam waktu dekat tuntutan mereka tidak terpenuhi maka tidak menutup kemungkinan akan membuat instabilitas keamanan daerah khususnya di Kecamatan Wera.

Menanggapi tuntutan tersebut, Camat Wera meminta pada masyarakat atau massa yang tergabung dalam Kelompok Satria Muda Wera agar lebih bisa bersabar dalam menyelesaikan persoalan yang ada.

Dengan sesegera mungkin, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah yang diatas yakni pemerintah daerah atau pemerintah provinsi yang sedikit memiliki kewenangan dalam hal pencabutan izin sesuai tuntutan para demonstran.

Diakuinya, pemerintah kecamatan hanyalah perpanjangan tangan dari satuan perangkat daerah yang tidak ada sama sekali kewenangannya dalam pencabutan izin tambang yang dimaksud.

(sms)

TTIC Hadirkan Harga Pangan Terjangkau

loading…

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno pekan lalu meresmikan Kantor UPTD Distribusi dan Pasokan Pangan/Rumah Inflasi Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat atau yang biasa dikenal Toko Tani Indonesia Centre (TTIC), di Jalan By Pass, Aia Pacah Kota Padang.

PADANG – Harga-harga kebutuhan pangan yang melambung berdampak terhadap laju inflasi. Untuk meredam harga tersebut konsumen membutuhkan pangan dengan harga terjangkau.

Karena itu Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno pekan lalu meresmikan Kantor UPTD Distribusi dan Pasokan Pangan/Rumah Inflasi Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat atau yang biasa dikenal Toko Tani Indonesia Centre (TTIC), di Jalan By Pass, Aia Pacah Kota Padang.

Peresmian tersebut dilakukan dalam rangka menekan laju inflasi dan pengendalian harga pangan di pasaran. Menurut Irwan, TTIC dapat langsung mempertemukan konsumen dan produsen sehingga harga komoditas pangan terjangkau bagi masyarakat luas.

Baca Juga:

“TTIC diyakini akan berperan dalam memutus rantai perdagangan yang melibatkan banyak pihak. Hal ini diharapkan memberi keuntungan bagi kedua belah pihak, baik produsen maupun masyarakat selaku konsumen,” ujarnya.

Ia juga mengimbau dan meminta komitmen seluruh pihak terkait agar komoditas pangan yang tersedia di TTIC tidak dijual kembali. “TTIC hadir untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat bukan untuk dijual kembali,” katanya.

Di sela peresmian kantor juga dilakukan penandatanganan MoU antara Pemprov Sumbar dengan pemerintah kabupaten/kota serta sejumlah produsen terkait penyediaan komoditas pangan di TTIC Sumbar.

TTIC Sumbar yang terletak di jalan By Pass Padang mulai beroperasi Senin sampai Jumat, pukul 08.00 sampai dengan 14.00 WIB.

Berikut daftar harga kebutuhan sehari-hari yang tertera di papan informasi adalah sebagai berikut; Cabai Merah Rp40.000 per kg, Bawang Merah Rp23.000 per kg, Bawang Putih Rp30.000, per kg, Beras Rp8.800 per kg, Gula Rp11.000 per kg dan 12.500 per kg, minyak Rp10.500, telur Rp38.000, ayam Rp28.000, kacang tanah Rp21.000,-/kg, petai Rp2.500 per papan dan jengkol Rp500 per butir. (IS/OVMMC Diskominfo)

(alf)

Besok, 30 Anggota DPRD Kobar Periode 2019-2024 Ditetapkan KPU

loading…

Suasana kantor DPRD Kotawaringin Barat. Besok KPU Kotawaringin Barat, Kalteng menjadwalkan rapat pleno terbuka tentang penetapan calon anggota legislatif terpilih untuk DPRD Kobar. Foto iNews TV/Sigit D

KOTAWARINGIN BARAT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng menjadwalkan rapat pleno terbuka tentang penetapan calon anggota legislatif (Caleg) terpilih untuk DPRD Kobar, pada Selasa 23 Juli 2019, besok. “Rencana awal, penetapan Caleg terpilih pada awal Juli ini. Namun karena ada sesuatu hal, maka penetapan Caleg terpilih harinya diubah menjadi Selasa, 23 Juli 2019,” jelas Ketua KPU Kobar, Chaidir, Senin (22/7/2019).

Menurut dia, penetapan ini harus cepat mengingat masa jabatan anggota DPRD periode 2014 – 2019 akan segera berakhir pada 18 Agustus mendatang. “18 Agustus itu juga anggota dewan yang baru juga langsung dilantik,” timpalnya.

Sementara itu data yang dimiliki SINDOnews, berdasarkan jumlah suara para caleg pada saat penghitungan suara di KPU.

Baca Juga:

Berikut nama nama caleg yang memperoleh banyak suara di setiap dapil dari sejumlah partai politik:

Dapil 1
1.Rusdi Gojali (Golkar) 2.448 suara
2. Irwan Budianur (Golkar) 2.191 suara
3. Mulyadin (PDIP) 1.438 suara
4. Muhammad AR (Gerindra) 1.374 suara
5. Suderajat Akbar (Nasdem) 1.192 suara
6. Ade Ridho Hadi (PKS) 859 suara
7. Suratman (Demokrat) 1.349 suara
8. Yudie (Berkarya) 943 suara

Dapil 2
1. Rizky Aditya Putra (Gerindra) 2.383 suara
2. Wanti Septia Utami (PDIP) 1.718 suara
3. Erry Eryansyah (Golkar) 1.813 suara
4. Akhmad Elkendri (Nasdem) 1.355 suara
5. Indra Sani (PKB) 673 suara
6. Mulyadi (PAN) 955 suara
7. Bambang Suherman (Gerindra) 1.236 suara

Dapil 3
1. PDIP (3 orang):
1a. Alman Ryansyah 2.012 suara.
1b. Siti Mukaromah 867 suara
1c. Sukiyo 2.069 suara

2. Golkar (2 orang):
2a. Sutiyana 2.276 suara
2b. Muhammad Syamsuri 1.409 suara

3. Sri Lestari (Gerindra) 1.413 suara
4. Kosim Hidayat (Demokrat) 591 suara
5. Tuslam Amirudin (PAN) 786 suara
6. Prasyuda Aprianto (Nasdem) 1.262 suara

Dapil 4
1. Mina Irawati (PDIP) 2.303 suara
2. Muhamad Asim (Golkar) 1.912 suara
3. Hatnati (Gerindra) 1.782 suara
4. Musawer (PKB) 1.318 suara
5. Zainudin (PPP) 1.412 suara
6. Dicky Zulkarnaen (Nasdem) 1.159 suara

Berdasarkan perolehan suara, diperkiraan komposisi perolehan kursi yang ada di DPRD Kotawaringin Barat adalah:
Golkar : 6 kursi
PDIP : 6 kursi
Gerindra : 5 kursi
Nasdem : 4 kursi
PKB : 2 kursi
PAN : 2 kursi
Demokrat : 2 kursi
PKS : 1 kursi
Berkarya : 1 kursi
PPP : 1 kursi

(sms)

Peringatan HBA Ke-59 Momentum Tingkatkan Kerja Sama Pencegahan Penyimpangan Hukum di Muba

loading…

Bupati Kabupaten Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex menghadiri syukuran Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 dan Hari Jadi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-19 yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Muba, di Halaman Kantor Kejari Muba, Senin (22/7/2019).

SEKAYU – Bupati Kabupaten Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex menghadiri syukuran Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 dan Hari Jadi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-19 yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Muba, di Halaman Kantor Kejari Muba, Senin (22/7/2019).

Bupati Muba dalam sambutannya mengucapkan selamat atas peringatan tersebut dan berharap melalui momentum Peringatan HBA itu semakin meningkatkan usaha pemerintah dalam mencegah terjadinya hal-hal yang tidak sesuai dari tujuan pembangunan.

“Alhamdulilah selama ini kerja sama antara Kejari dan Pemerintah Kabupaten Muba sudah berjalan baik. Baik dibidang tata usaha negara maupun perdataan,” ungkapnya.

Baca Juga:

Ia juga berharap jajaran Korps Kejaksaan menjadi salah satu unsur pertama dalam membangun hukum yang berkeadilan dan ketegasan agar pembangunan di Muba berjalan dengan baik.

“Kami mengajak seluruh Jajaran Korps Kejaksaan Negeri Muba, untuk terus menjaga kerja sama agar pembangunan berada di jalur yang benar, efektif dan tepat sasaran dengan mengikuti koridor hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Kajari Muba Suyanto SH MH mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus berkonstribusi dan mendukung pencegahan serta pendampingan hukum di Kabupaten Muba.

“Sebelumnya kita telah ada kerja sama dalam pemulihan keuangan negara, sifatnya keperdataan. Alhamdulillah apa yang kita jalin kerja sama itu keberhasilannya cukup signifikan dan itu masih berjalan. Selain itu tugas kami juga melakukan pendampingan proyek-proyek dan kegiatan strategis,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 dan Hari Jadi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-19 Firdaus Afandi SH menuturkan kegiatan telah dilaksanakan sejak tanggal 8-21 Juli 2019 yang diisi dengan kegiatan olahraga, penyuluhan hukum, gayung bersambut di TVRI, pasar murah, lomba anak-anak, lomba ibu-ibu, dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Sekayu.

Turut hadir pada acara ini di antaranya Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Ketua DPRD Muba Abusari Burhan, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, Wakil Ketua PN Sekayu, Sekda Muba Apriyadi serta para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Muba.

(alf)

Ikuti Ekstrakurikuler Berenang, Bocah SD Tewas Tenggelam

loading…

Tragis, seorang bocah bernama Alfiansyah (12) bin Erpan Supriyanto meregang nyawa karena tenggelam di kolam renang, Senin (22/7/2019) sore. iNews TV/Sigit

KOTAWARINGIN BARAT – Tragis, seorang bocah bernama Alfiansyah (12) bin Erpan Supriyanto meregang nyawa karena tenggelam di kolam renang, Senin (22/7/2019) sore. Korban tenggelam saat mengikuti kegiatan Ekstrakurikuler dari sekolahnya yaitu SD 2 Kumau Hulu.

“Jadi jam 3 sore tadi kami dihubungi gurunya, bahwa Alfian tenggelam di kolam renang. Dan saat itu ponakan saya sudah dibawa menuju ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, kita disuruh langsung ke rumah sakit,” ujar bibi korban, Dessy Farida Fitri kepada MNC Media, Senin malam.

Setibanya di rumah sakit pukul 15.20 WIB, korban sudah berada di IGD rumah sakit dan sudah dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit. “Saat kita tiba di IGD ponakan saya sudah meninggal. Belum diketahui secara pasti kronologis tenggelamnya ponakan saya sampai saat ini,” sebutnya.

Baca Juga:

Ia melanjutkan, hingga malam ini pihak sekolah, dan polisi dari Polsek Kumai masih melakukan pembicaraan di rumah duka. “Yang jelas kami minta pertanggung jawaban, ponakan saya berangkat mengikuti ektrakuikuler renang dalam keadaan sehat tapi ini pulang sudah meninggal. Ayah dan ibunya tidak terima,” katanya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi MNC Media, Ahli Forensik sekaligus Kepala Pemulasaraan RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr Erianto mengatakan, korban masuk ke kamar mayat sekitar pukul 16.30 WIB. Sebelumnya korban dinyatakan meninggal oleh pihak dokter di IGD sekira pukul 15.20 WIB.

“Saya tadi langsung yang menangani, cek kondisi fisik korban tidak ada ditemukan luka. Hanya saya laporan dari dokter di IGD air banyak masuk ke bagian paru yang menyebabkan korban meninggal dunia. Dan sore tadi langsung dibawa ke rumah duka,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kumai, Iptu Ancas Apta Nirbaya saat dihubungi via Whats App belum bersedia memberikan data terkait tewasnya sang bocah. Ancas hanya membaca pesan singkat yang sindonews kirimkan tanpa membalasnya.

(nag)

Budi Waseso Dijadwalkan Hadiri HUT Pramuka ke-58 di Muba

loading…

Pelaksanaan rangkaian Hari Pramuka ke-58 di Bumi Serasan Sekate yang dijadwalkan akan digelar pada 20 Agustus 2019 di Lapangan Pendopoan Bupati Muba akan dihadiri secara langsung Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Jenderal Pol (Purn) Budi W

SEKAYU – Perayaan Hari Pramuka ke-58 Tahun 2019 di Kabupaten Musi Banyuasin dipastikan bakal lebih semarak dan meriah. Selain akan diisi dengan rangkaian kegiatan yang menarik pada pelaksanaan rangkaian Hari Pramuka ke-58 di Bumi Serasan Sekate nanti yang dijadwalkan akan digelar pada 20 Agustus 2019 di Lapangan Pendopoan Bupati Muba akan dihadiri secara langsung Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Jenderal Pol (Purn) Budi Waseso atau yang akrab disapa Kak Buwas.

Hal ini terungkap pada rapat koordinasi persiapan Hari Pramuka ke-58 Tingkat Daerah Sumatera Selatan tahun 2019 di ruang rapat Dispopar Muba. Pada rapat tersebut dihadiri pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Muba dan jajaran Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Musi Banyuasin (Dispopar Muba).

“Kita siapkan acara ini sebaik mungkin, kita tidak mau acara ini terkesan asal-asalan. Bagaimana nanti acara ini tercatat kesan yang baik dan tidak terlupakan. Terlebih nanti akan dijadwalkan untuk hadir langsung Ketua Kwarnas Pramuka Jenderal Pol (Purn) Budi Waseso,” ungkap Kadispopar Muba yang juga Kamabi Saka Pariwisata Muba, Muhammad Fariz SSTP.

Baca Juga:

Menurutnya, rangkaian acara Hari Pramuka ke-58 tersebut merupakan kegiatan tingkat Provinsi dan Muba dipercaya menjadi tuan rumah. “Persiapan ini harus melibatkan berbagai macam pihak yang terkait khususnya Dinas terkait yang ada sakanya termasuk pihak TNI dan Polri. Kita harus bersama-sama menyukseskannya, terlebih pak Bupati Dodi Reza pada tahun lalu diganjar Lencana Darma Bakti oleh Kwarnas Pramuka yang disematkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo karena sangat konsen dengan kegiatan Pramuka,” bebernya.

Hadir dalam rapat tersebut Mewakili Ketua Kwarcab GP MubaKepala Kak H Qotrudin, Sekretaris Kwarcab GP Muba Sumadi MS, Andalan Bidang (Ancab) Wakil Bendahara, Bidang Humas Publikasi Kwarcab GP Muba Kak Darul Kutni, Kabag Tata Usaha Herwanto, Stap Keuangan Dina Fitrianti, Ketua DKC Muba Gading Arsadi.

Rapat dipimpin langsung Dinas Dispopar Muba selaku Kamabi Saka Pariwisata Muba Paris didampingi Kepala Bagian Pramuka Wardata, Kasubid Pramuka Kak Juli Amsyah, Pamong Saka Pariwisata Kak Arman.

(alf)

Tanjungpinang Run 2019 Berlangsung Semarak

loading…

Sudah sejak pagi hari, sekira 500 pelari meramaikan perhelatan Tanjungpinang Run 10k Tahun 2019. Event ini ditaja oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tanjungpinang di Gedung Gonggong, Minggu (21/7/2019).

TANJUNGPINANG – Sudah sejak pagi hari, sekira 500 pelari meramaikan perhelatan Tanjungpinang Run 10k Tahun 2019. Event ini ditaja oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tanjungpinang di Gedung Gonggong, Minggu (21/7/2019).

Event yang digelar sejak 2017 ini menjadi ajang peningkatan keolahragaan untuk masyarakat Kota Tanjungpinang. Kegiatan yang terbagi dalam kategori umum dan pelajar ini akan memperlombakan lari sejauh 10 kilometer.

Tidak hanya sekadar berlari dan meraih kemenangan di garis akhir. Peserta juga akan menikmati suasana dan keindahan Kota Tanjungpinang sepanjang jalur lomba.

Baca Juga:

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul melepas para peserta di garis start. Keriuhan mulai memacu semangat para peserta untuk masing-masing mempercepat langkah menuju lintasan-lintasan yang sudah menjadi rute perjalanannya.

Pada sambutannya, Syahrul sangat mengapresiasi kegiatan ini karena telah menjadikan olahraga sebagai pendukung terwujudnya manusia yang sehat dengan menempatkan olahraga sebagai salah satu kebijakan pembangunan. Yaitu menumbuhkan budaya olahraga guna meningkatkan kualitas manusia Indonesia sehingga memiliki tingkat kesehatan dan kebugaran yang cukup.

“Olahraga lari merupakan suatu kegiatan jasmani yang dilakukan dengan maksud untuk memelihara kesehatan dan memperkuat otot-otot tubuh dan dalam perkembangannya dapat dilakukan sebagai kegiatan yang menghibur, murah dan menyenangkan,” ungkap Syahrul.

Selain itu, Syahrul juga mengatakan seiring berkembangnya teknologi yang semakin canggih dan tingkat kesibukan orang-orang terhadap rutinitas sehingga lupa untuk olahraga dan menjaga kesehatan yang berakibat timbulnya berbagai penyakit. “Untuk mencegah berbagai masalah kesehatan dapat dilakukan dengan salah satu cara yaitu dengan berolahraga, salah satunya adalah lari,” jelasnya.

Syahrul mengatakan event seperti ini harus terus dilakukan dengan tujuan untuk mempromosikan Kota Tanjungpinang dari segi pariwisata dan diharapkan akan semakin banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang akan berkunjung ke Kota Tanjungpinang. “Dengan demikian kegiatan lomba lari seperti ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat agar Kota Tanjungpinang dapat dikenal lebih luas,” kata Syahrul.

Diakhir sambutannya, Syahrul juga kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat terkhusus para generasi muda untuk dapat menjaga stamina dan kesehatan dengan berolahraga agar dapat terhindar dari prilaku negatif. “Saya ucapkan selamat kepada para peserta, terutama para pemuda di Kota Tanjungpinang. Olahraga merupakan hal positif yang dapat memberikan kesehatan dan kebugaran, melalui olahraga ini dapat menghindari diri dari hal-hal yang negatif,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tanjungpinang, Djasman dalam laporannya mengatakan jumlah peserta Tanjungpinang Run 10k Tahun 2019 ini sebanyak 500 orang peserta yang terbagi atas dua kategori yaitu umum dan pelajar. “Untuk kategori umum diikuti oleh kalangan profesional, atlet dan juga amatiran. Untuk kategori pelajar diikuti oleh siswa SMP dan SMA se-Kota Tanjungpinang yang telah dilakukan pendaftaran secara online dan offline,” terangnya.

Djasman juga mengatakan sebanyak 200 pelari mendapatkan medali finisher dan pemenang juga mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan serta medali.

Turut hadir dalam acara tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, H. Tengku Dahlan, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau, H. Maifrizon, Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Juwariyah Syahrul, Pimpinan FKPD, Kepala OPD, Pimpinan Bank BTN, Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan dan tokoh olahraga Kota Tanjungpinang.

(alf)

Tumpahan Minyak Pertamina Mulai Masuk ke Tambak Nelayan di Karawang

loading…

Cairan minyak hitam yang diduga milik Pertamina mulai memasuki tambak milik nelayan di Desa Cemarajaya Kecamatan Cibuaya. Foto SINDOnews/Nila K

KARAWANG – Warga di sepanjang Pantai Sedari hingga Cemarajaya, Karawang mulai mencium bau menyengat yang diduga dari ceceran minyak proyek eksplorasi Pertamina PHE ONWJ di BLON YY A Pantai Utara, Karawang yang mengalami kebocoran. Bahkan ceceran minyak tersebut sudah masuk ke wilayah tambak milik penduduk di Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya. Peristiwa kebocoran pipa Pertamina ini diketahui warga setempat sejak Minggu (21/7/2019) kemarin.

Dari pemantauan diketahui warga Desa Cemarajaya dibantu pihak kepolisian dan aparat pemerintah setempat secara serentak membersihkan ceceran minyak tersebut di pinggiran pantai.

Ceceran minyak semakin bertambah banyak sejak Minggu Sore hingga hari ini disertai bau minyak tanah yang cukup menyengat. Warga memasukan cairan kental minyak tersebut kedalam karung- karung yang sudah dicampur pasir.

Baca Juga:

Warga khawatir ceceran minyak tersebut akan merambah hingga ke tambak-tambak milik warga yang ada di dekat pantai.

“Awalnya itu hanya berupa gelembung gas yang muncul sejak 12 Juli lalu. Kemudian situasi bertambah parah karena kemudian terjadi tumpahan minyak dan baru sampai ke pantai mulai kemarin,” kata Aktivis Nelayan Pesisir Laut Karawang, Wanasuki, Senin (22/7/2019).

Menurut Wanasuki, berdasarkan yang diketahuinya kebocoran minyak Pertamina bukan sekali ini saja terjadi di Pantai Karawang. Tahun lalu pernah terjadi juga kebocoran minyak Pertamina tapi segera bisa diatasi dan tidak mengganggu aktifitas warga.

“Kebocoran kali ini lebih parah karena minyaknya sudah masuk hingga ke tambak ikan milik penduduk. Memang tidak banyak tambaknya yang tercemar tapi kalau terus dibiarkan semua tambak warga bakal tercemar,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan dan Kebersihan (DLHK) Karawang mengatakan pihaknya tidak berwenang menangani tumpahan minyak di pesisir Karawang. Upaya yang dilakukan hanya melokalisir ceceran minyak tersebut hingga tidak menyebar lebih luas lagi.

“Kita libatkan kader lingkungan dan masyarakat sekitar untuk membantu melokalisir ceceran minyak di sekitar pantai yang sudah tercemar. Selanjutnya untuk penanganannya kebocoran tersebut urusan pemerintah provinsi,” tandasnya.

(sms)

750 Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang KKN di Muba

loading…

Sebanyak 750 orang mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 71 di Kabupaten Musi Banyuasin, terhitung sejak tanggal 22 Juli hingga 4 September 2019.

SEKAYU – Sebanyak 750 orang mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 71 di Kabupaten Musi Banyuasin, terhitung sejak tanggal 22 Juli hingga 4 September 2019.

Sebelum dilepas menuju ke tempat KKN yang berada di beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, para Mahasiswa mengikuti Acara Penerimaan Mahasiswa KKN oleh Bupati Muba H Dodi Reza Alex diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Rusli SP MM, di Auditorium Pemkab Muba, Senin (22/7/2019).

Wakil Rektor UIN Raden Fatah Palembang Ismail mengatakan mahasiswa KKN yang berketegori reguler ini akan disebar di delapan kecamatan dan 77 desa di Kabupaten Muba. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Muba yang telah bersedia menerima anak kami. KKN ini merupakan bagian tugas akademik untuk menyelesaikan studinya,” kata Ismail.

Baca Juga:

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Rusli SP MM mengucapkan terima kasih kepada UIN Raden Fatah Palembang yang telah memilih Kabupaten Muba sebagai tempat penyelenggaraan KKN. Dengan harapan dapat bermanfaat bagi pembangunan di Bumi Serasan Sekate. “Semoga pelaksanaan KKN dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan di Muba khususnya juga bagi UIN Raden Fatah Palembang,” ucapnya.

(alf)

9 Hektare Hutan Bentar di Probolinggo Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

loading…

Hutan Bentar di Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo diduga dibakar orang tak dikenal, Senin (22/7/2019). Akibatnya sekitar 9 hektare (Ha) lahan di hutan seluas 70 Ha ini ludes terbakar. Foto iNews TV/Hana P

PROBOLINGGO – Hutan Bentar di Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo diduga dibakar orang tak dikenal, Senin (22/7/2019). Akibatnya sekitar 9 hektare (Ha) lahan di hutan seluas 70 Ha ini ludes terbakar.

Petugas Perhutani Mohamad Kasan mengatakan, api dengan cepat meluas karena panas yang terik dan angin kencang serta daun kering yang menumpuk. Hanya dalam waktu sekitar 5 jam saja sekitar 9 hektare lahan ludes terbakar,” ungkap M Kasan.

Kondisi medan yang berat, kata dia, memaksa petugas hanya berusaha mengisolasi agar api tidak meluas. Dampak dari kebakaran ini akan mempengaruhi ekosistem flora fauna di kawasan hutan yang memiliki luasan sekitar 70 hektare ini.

Baca Juga:

“Kebakaran ini terjadi di dua lokasi di sekitar kawasan jurang mayit dan dalam waktu singkat api sudah meluas membakar lahan pohon jati dan kesambi,” timpalnya.

Diduga kuat, kata dia kebakaran ini sengaja dibakar oleh orang tidak dikenal yang mencari kayu di hutan. “Biasanya mereka hanya membakar semak semak agar bisa memasuki hutan untuk mencari kayu bakar karena angin kencang api meluas. Kebakaran ini rutin terjadi di kawasan Hutan Bentar yang memiliki luas sekitar 70 hektar ini,” ujarnya.

Belum bisa dipastikan berapa kerugian akibat kebakaran ini yang pasti dampak dari kebakaran ini akan berimbas keseimbangan flora dan fauna di kawasan hutan ini. “Binatang di Hutan Bentar ini biasanya babi hutan, burung dan hewan melata seperti ular,” ujarnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat luas agar tidak sembarangan membakar kawasan hutan ini karena berbahaya dan bila tidak diketahui api bisa meluas ke lahan tebu di sekitar Hutan Bentar.

(sms)

Kejari Inhu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana MTQ

loading…

Event tahunan MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) Indragiri Hulu (Inhu), Riau tahun 2017 lalu diduga menjadi ajang korupsi berjamaah. Ilustrasi/SINDOnews

PEKANBARU – Event tahunan MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) Indragiri Hulu (Inhu), Riau tahun 2017 lalu diduga menjadi ajang korupsi berjamaah. Dari hasil serangkaian penyedlidikan dan penyidikan, Kejari Indragiri Hulu (Inhu) menetapkan dua orang sebagai tersangka.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Inhu, Ostar Al Pansri mengatakan dua orang yang ditetapkan tersangka adalah S, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Kemudian tersangka kedua adalah AJ, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). “Setelah melalui proses penyelidikan, hari ini Kejari Inhu menetapkan dua orang tersangka dalam kasus kegiatan MTQ tahun 2017,” kata Ostar saat dikonformasi, Senin (22/7/2019).

Baca Juga:

Kedua tersangka melakukan korupsi dengan melakukan penggelembungan dana konsumsi makanan dan minuman untuk peserta MTQ, qori dan qoriah. Hasil penyelidikan diketahui kerugian negara Rp313 juta.

Uang yang dikorupsi merupakan kegiatan MTQ tingkat Kabupaten Inhu. Dimana persertanya adalah qori dan qoriah semua kecamatan di Inhu. Selain itu ada juga biaya pemondokan yang juga diduga dikorupsi Rp100 juta.

Setelah penetapan S dan AJ, Kejaksaan Negeri Inhu segera melakukan pemeriksaan. Terkait apakah akan ada tersangka lain, pihak Pidsus Kejari Inhu masih melakukan pendalaman. “Dalam waktu dekat, keduanya akan kita periksa dalam kapasitas sebagai tersangka,” pungkasnya.

(nag)

Kejati Dalami Penyidikan Dugaan Korupsi Perizinan Tambang di Kepri

loading…

Kepala Kejati Kepri Edy Birton didampingi pejabat utama Kejati Kepri saat ditemui di kantor Kejati Kepri, Jalan Sei Timun, Senggarang, Tanjungpinang. SINDOnews/Bunga

TANJUNGPINANG – Kejati Kepulauan Riau (Kepri) terus mendalami penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pemberian izin usaha pertambangan pada Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri 2018-2019.

Penyidik bidang tindak pidana khusus (pidsus) dalam waktu dekat ini berkemungkinan akan menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. “Iya betul, beberapa orang sudah diperiksa, masalah tambang masih pendalaman. Statusnya sudah penyidikan umum,” kata Kepala Kejati Kepri Edy Birton di kantor Kejati Kepri, Jalan Sei Timun, Senggarang, Tanjungpinang, Senin (22/7/2019).

Birton mengatakan, penyidik masih mendalami regulasi apa yang dilanggar dan disalahgunakan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian izin usaha pertambangan.

Baca Juga:

Dia menuturkan, masih ada waktu bagi penyidik untuk menyimpulkan perihal kasusnya. Disinggung apakah sudah ada tersangka dalam perkara, Birton masih engggan menyampaikannya. “Insya Allah (akan ada tersangka). Nanti teman-teman akan tahu juga apa yang kami lakukan di wilayah Kepri, saat ini belum bisa saya sampaikan,” kata Birton.

Selain menanggapi soal penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi di Dinas ESDM. Selanjutnya, Birton juga menjelaskan tindak lanjut perkara dugaan korupsi pemberian tunjangan bagi pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Natuna periode tahun 2011-2015. Diduga dalam pemberian tunjangan itu negara mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp7,7 miliar.

“Kami sudah melakukan langkah-langkah karena korupsi bukan hanya menghukum, terpenting adalah hasil recovery (pemulihan), kami berupaya mengembalikan kerugian keuangan negara, langkah-langkah itu sudah dilakukan. Fokus kita untuk mengembalikan kerugian keuangan negera,” kata dia.

Birton menyampaikan, dalam perkara tersebut sudah ada uang yang dikembalikan. Namun, Birton belum mau menyampaikan berapa uang telah dikembalikan oleh para tersangka. “Sudah ada yang dikembalikan, jumlah angka tepatnya nanti akan disampaikan. Hasilnya seperti apa nanti teman-teman akan mengetahuinya,” pungkasnya.

(nag)

Pesawat Latih Jenis Cessna Jatuh di Indramayu, 1 Orang Hilang

loading…

Sebuah pesawat latih jenis Cessna jatuh di Sungai Rambatan Cimanuk, Blok Kijang Satu, Desa Lamaran Tarung, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, Senin (22/7/2019). Foto pencarian/IST

INDRAMAYU – Sebuah pesawat latih jenis Cessna jatuh di Sungai Rambatan Cimanuk, Blok Kijang Satu, Desa Lamaran Tarung, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, Senin (22/7/2019) sekitar pukul 14.50 WIB. Akibat peristiwa itu, satu orang yaitu Muhammad Salman Alfarisi (25) warga Pasuruan dinyatakan hilang. Sedangkan satu korban lagi, Artur ditemukan mengalami luka-luka.

Saat ini Artur dirawat di RSUD Indramayu. Kedua korban merupakan siswa AAA Pilot School Cirebon yang merupakan anak perusahaan Lion Air.

Kapolres Indramayu AKBP M Yoris MY Marzuki mengatakan, berdasarkan keterangan saksi Carnih, kronologi peristiwa jatuhnya pesawat itu diketahui ketika saksi sedang berada di sawah mendengar suara keras.

Baca Juga:

Saksi Carnih melihat pesawat oleng lalu menabrak kabel listrik dan terjatuh di Sungai Ranbatan Cimanuk. Kemudian saksi Wardani Milat ketika pesawat terjatuh ke sungai, melihat dua orang korban keluar dari dalam pesawat kemudian menolong korban.

“Saksi Wardani berhasil menyelamatkan satu orang korban Artur. Sedangkan satu korban lainnya Salman yang sempat keluar dari pesawat, terbawa arus Sungai Cimanuk,” kata Yoris.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Danpos Penggung Cirebon Kapten Edhy Purnomo, uiar Kapolres, membenarkan bahwa pesawat latih Cessna sedang melaksanakan latihan yang diawaki oleh dua siswa AAA Pilot School Cirebon.

“Upaya yang dilakukan Polres Indramayu, dipimpin oleh Wakapolres Indramayu Kompol Fajar Widyadharma bersama warga melalukan pencarian terhadap korban Salman dengan mengerahkan personel gabungan Satpolair, Satsabhara, Satreskrim, dan personei polsek,” ujar Kapolres.
Selain itu, tutur Yoris, Pokres Indramayu juga berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD) Indramayu dan meminta Backup tim SAR dari Pol Airud Polda Jabar. “Saat ini pencarian terhadap korban Salman masih dilakukan,” tandas Yoris.

(sms)

Ribuan Wisatawan Kunjungi Lamandau untuk Menyaksikan Festival Balayah Lanting 2019

loading…

Bambo rafting sebagai salah satu paket wisata dalam Festival Balayah Lanting 2019, di Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, Minggu (21/7/2019).

LAMANDAU – Festival Balayah Lanting 2019 yang dipusatkan di tiga desa di Kecamatan Lamandau, Kalimantan Tengah dikunjungi ribuan wisatawan.

Festival Balayah Lanting yang menjadi agenda tahunan pemerintah ini menyajikan berbagai kegiatan wisata menarik baik wisata alam maupun wisata budaya.

“Berbagai kegiatan dalam even tersebut seperti bambo rafting, fun tracking menuju air terjun Tambai Desa Penyombaan, fun camping, fun Selfi di Bukit Lubang Kilat, serta pertunjukan, pentas seni dan budaya,” kata Bupati Lamandau, Hendra Lesmana, Senin (22/7/2019).

Baca Juga:

Menurutnya, tidak kurang sekitar 1.500 orang baik wisatawan dari Lamandau sendiri maupun dari kabupaten lain yang datang. Momen dalam even tersebut merupakan sebuah kesempatan berharga untuk mengenalkan destinasi wisata Lamandau.

Apalagi saat ini Kabupaten Lamandau sedang gencar-gencarnya melakukan pengembangan sektor unggulan, salah satunya adalah bidang pariwisata.

“Ini kesempatan kita untuk mengenalkan destinasi wisata yang ada di Kecamatan Delang, kecamatan ini memang dikenal dengan wisata alam yang eksotis, di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Ia berharap Festival Balayah Lanting 2019 dapat memberikan dampak yang positif bagi Kecamatan Delang kedepannya. Kemudian dapat meningkatkan jumlah pengunjung memberikan motivasi tersendiri bagi masyarakat setempat.

Selain itu, dampak ekonomi juga dapat dirasakan bagi pelaku usaha. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya pendapatan pemilik usaha baik kafe maupun warung makan.

Untuk diketahui even Balayah Lanting 2019 diikuti ratusan peserta, yang terdiri dari fun tracking 89 peserta, Balayah Lanting 160 peserta, dan fun selfie 75 peserta.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Lopus, Desa Penyombaan dan Desa Riam Tinggi, dan digelar selama tiga hari Jumat – Minggu (19-21 Juli 2019). “Masyarakat harus lebih kreatif dan inovatif, sehingga perekonomian di Delang juga turut meningkat,” pungkasnya.

(alf)

Prajurit TNI yang Gugur Dimakamkan, Pangdam Minta OPM Kembali ke NKRI

loading…

Jenazah alm Prada Usman Helembo yang gugur dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKB) Organisasi Papua Merdeka di Nduga, makamkan secara militer, Senin (22/7/2019). Foto iNews TV/Edy S

JAYAPURA – Jenazah almarhum Prada Usman Helembo anggota Satgas Pamrahwan Yonif 755 /Yalet yang gugur dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKB) Organisasi Papua Merdeka di Kabupaten Nduga, makamkan secara militer, Senin (22/7/2019). Pemakaman secara militer dilakukan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wamena Kabupaten Jayawijaya yang dipimpin langsung oleh Pangdam XVII/ Cenderawasih, Mayjen TNI Josua Pandit Sembiring.

Pangdam dalam kesempatan tersebut mengucap turut berdukacita atas gugurnya sang pahlawan pembangunan asli Papua, Prada Usman Helembo yang kemudian mendapatkan pangkat kehormatan satu tingkat, menjadi Pratu Anumerta.

“Kita semua semua berduka cita atas Gugurnya Pratu Anumerta Usman Halembo, atas nama negara dan seluruh pimpinan yang ada di Papua ini, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, dan diterima disisi Tuhan yang maha Esa,” kata Pangdam, Senin (22/7/2019).

Baca Juga:

Pihaknya meminta seluruh kelompok separatis yang berseberangan ideologi untuk kembali ke NKRI dan turut membangun Papua kearah yang lebih baik.

“Bagi saudara-saudara kita yang belum sepaham dengan kita (Kelompok Kriminal Bersenjata, red), kembalilah kejalan yang benar, mengapa, karena kita ini adalah saudara, bahwa pertumpahan darah itu tidak baik, dan apa yang dilakukannya itu akan ditanggung kelak dikemudian hari,” timpalnya.

Atas serangkaian serangan kelompok KKSB di Kabupaten Nduga baik kepada masyarakat sipil maupun aparat, Pangdam mengaku proses pembangunan jalan Trans Papua tetap akan berjalan.

“Saya katakan, pembangunan jalan Trans Papua tetap akan jalan, insiden kontak tembak hingga jatuhnya korban tidak akan mengganggu jalannya pembangunan itu,” tegasnya.

Sementara, Yanes Kabak, selaku keluarga korban dalam kesempatan itu mengaku tidak memiliki firasat sebelum kepergian almarhum Prada Anumerta Usman Halembo. Pihaknya mengaku kabar meninggalnya korban dari pihak TNI.

“Sekitar jam 16.00 atau 16.30 WIT, kami dapat kabar dari TNI, bukan dari keluarga. Kami sangat kehilangan atas meninggalnya almarhum,” ucapnya.

Pratu Anumerta Usman Halembo gugur dalam kontak tembak dengan KKB pimpinan Egianus Kogoya, Sabtu (20/7) di sekitar pembangunan jembatan Trans Papua di Sungai Yuguru. Almarhum menderita luka tembak dibagian pinggang sebelah kanan, hingga korban meninggal dunia.

(sms)

Prajurit TNI yang Gugur Ditembak OPM Ternyata Putra Terbaik Yahukimo

loading…

Prada Usman Halembo anggota Kodam Cenderawasih yang gugur tertembak oleh KKSB Organisasi Papua Merdeka merupakan putra asli Suku Yali Kabupaten Yahukimo Papua. Foto jenazah korban/Ist

JAYAPURA – Gugurnya Prada Usman Helembo, anggota TNI Satgas Pamrahwan Yonif 755/Yalet saat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Organisasi Papua Merdeka, pimpinan Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga meninggalkan duka mendalam. Korban Prada Usman Halembo yang merupakan putra asli Suku Yali Kabupaten Yahukimo Papua, kelahiran 1 Mei 1996 adalah anak pertama dan menjadi tulang punggung keluarga.

Menjadi prajurit TNI AD sejak 1 September 2017 lalu, almarhum Prada Usman Helembo. Pasalnya, sejak kepergian sang ayah almarhum Isei Helembo awal Januari 2019 lalu, almarhum Prada Usman Helembo harus menghidupi sang mama yakni Yohana Hubusa dan kedua adiknya, Yonen Helembo umur 7 Tahun dan Yoince Helembo yang masih bermur 4 Tahun.

Almarhum kelahiran Sanggal Puno, Distrik Angkruk Kabupaten Yahukimo 1 Mei 1996 ini, dikenal sosok prajurit yang murah hati dan taat beribadah.

Baca Juga:

Kepala Penerangan Kodam XVII/ Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi mengakui, jika almarhum adalah sosok inspiratif.

“Almarhum rajin mengikuti ibadah baik ibadah rutin maupun ibadah hari besar di kalangan keluarga, teman dan Lingkungan. Usman dikenal sebagai orang yang baik hati berbakti terhadap orang tua, loyal terhadap kawan, suka menolong dan selalu gigih dan ingin mencapai apa yang dia ingin kan,” kata Muhammad Aidi, menceritakan sosok almarhum dari keterangan keluarga.

Dikalangan rekan satu leting dan senior, almarhum dikenal sebagai pribadi yang ulet dan rajin serta loyal terhadap atasan.

“Dia sangat loyal, dan merupakan pribadi yang gemar beribadah, sehingga kepergian almarhum sangat menjadi kehilangan bagi TNI dan khususnya semua leting di Yonif 755/Yalet,” ucapnya.

Pratu Anumerta Usman Halembo Gugur sebagai Pahlawan Pembangunan Papua saat bertugas mengawal pembangunan jalan Trans Papua di Distrik Yuguru Kabupaten Nduga, akibat serangan KKB diwilayah itu.

Almarhum dimakamkan di TMP Wamena hari ini dengan Upacara kebesaran militer. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Yosua Pandit Sembiring.

(sms)

Tersengat Listrik, Pelajar SMA di Blitar Tewas di Atas Pohon

loading…

Pelajar SMA asal Desa Balerejo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur tewas di atas pohon jambu karena tersengat listrik tegangan tinggi. Foto Ilustrasi/SINDonews

BLITAR – Yuda Bachtiar (16), pelajar SMA asal Desa Balerejo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur tewas tersengat listrik tegangan tinggi. Yang memprihatinkan, tubuh Yuda tersangkut di atas pohon jambu yang berdekatan dengan tiang listrik PLN.

“Insiden terjadi saat korban hendak mengambil daun jambu untuk pakan ternak,” ujar Kasubag Humas Polres Blitar Iptu M Burhanuddin dalam keterangan persnya, Senin (22/7/2019). Insiden maut itu berlangsung Minggu (21/7/2019) kemarin.

Sebelum ditemukan tewas, korban sempat diingatkan Tri Handoko, warga setempat. Dikatakan bahwa pohon jambu yang dipanjat korban berbahaya karena berdekatan dengan kabel listrik PLN.

Baca Juga:

“Saksi sempat menegur korban untuk segera turun karena ada kabel listrik,” kata Burhanuddin.

Namun, peringatan saksi yang saat itu tengah membeli bensin tidak diindahkan korban. Aktivitas mengambil daun dengan memotongi ranting dan dahan terus dilakukan. Di luar dugaan salah satu dahan yang patah mengenai kabel listrik dan menyengat korban.

Dalam insiden itu sempat terdengar ledakan yang diiringi percikan api. “Suara dan percikan api itu diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik,” papar Burhanuddin.

Warga yang sontak datang ke lokasi melihat posisi korban masih di atas pohon. Kondisinya tidak sadarkan diri.

Begitu dievakuasi, korban langsung dilarikan ke RSUD Wlingi. Pihak medis menyatakan korban sudah tidak bernyawa. Oleh keluarga langsung dimakamkan.

“Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan,” pungkas Burhanuddin.

(rhs)

Kejari Ciamis Tetapkan Tersangka Korupsi Mamin dan ATK KPU Pangandaran

loading…

Kejaksaan Negeri Ciamis menetapkan tersangka korupsi anggaran makan dan minum (Mamin) serta alat tulis kantor (ATK) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran. SINDOnews/Syamsul

PANGANDARAN – Kejaksaan Negeri Ciamis menetapkan tersangka korupsi anggaran makan dan minum (Mamin) serta alat tulis kantor (ATK) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran.

Plt Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis Andi Andika Wira mengatakan, anggaran mamin dan ATK yang menjadi kasus hukum merupakan anggaran tahun 2015.

“Tersangka telah kami tetapkan, dia merupakan salah satu mantan Sekretaris KPU Pangandaran tahun 2015 berinisial P,” kata Andi Senin, (22/7/2019) di Kantor Kejaksaan Negeri Ciamis jalan Siliwangi.

Baca Juga:

Andi menambahkan, tersangka berinisial P saat ini belum ditahan, dalam waktu dekat akan dilakukan pemanggilan. “Tersangka P diduga telah memalsukan struk untuk makan dan minum serta ATK,” tambahnya.

Andi menjelaskan, tahun 2015 tersangka P selaku Sekretaris KPU Pangandaran dan saat itu masih transisi lantaran masih menginduk ke KPU Ciamis. “Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, P memalsukan struk mamin dan ATK dan mengarahkan ke Kasubag,” jelasnya.

Andi memaparkan, anggaran mamin tersebut untuk operasional termasuk ATK dan belum ada kaitannyandengan Pemilu. “Kerugian Negara akibat perbuatan tersangka sebesar Rp148 juta, jumlah tersebut berdasarkan penghitungan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat,” paparnya.

Kerugian Negara tersebut sudah ada pengembalian 100 persen tetapi Andi menegaskan meski sudah dikembalikan tidak menghapus tindak pidana yang dilakukan.

“Saat ini P tidak lagi menjabat sebagai Sekretaris KPU Pangandaran, diketahui P sekarang merupakan ASN di Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUTRPRKP) Kabupaten Pangandaran,” pungkasnya.

(nag)

Fasha Bangga Taman Hutan Kota Jadi Lokasi Rangkaian Hari Bakti Adhyaksa

loading…

Wali Kota Jambi Syarif Fasha hadiri kegiatan Penghijauan Gerakan Indonesia Bersih dan Biopori dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke-59 dan HUT XIX Ikatan Adhiaksya Dharmakarini 2019, yang berlangsung di Taman Hutan Kota M Sabki Kota Jambi, Sabtu (20/7/2019)

JAMBI – Wali Kota Jambi Syarif Fasha hadiri kegiatan Penghijauan Gerakan Indonesia Bersih dan Biopori dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke-59 dan HUT XIX Ikatan Adhiaksya Dharmakarini Tahun 2019, yang berlangsung di Taman Hutan Kota M Sabki Kota Jambi, Sabtu pagi (20/7/2019).

Taman Hutan Kota Muhammad Sabki, menjadi tempat yang dipilih oleh Kejaksaan Tinggi Jambi, sebagai lokasi rangkaian kegiatan hari ulang tahun Korps Jaksa tersebut. Aksi simpatik penanaman pohon dan pembuatan lobang biopori dalam rangka mendukung penyelamatan lingkungan tersebut, dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, Andi Nurwinah. Jajaran Kejati Jambi, Kajari, serta turut pula dihadiri jajaran Pemprov dan Pemkot Jambi.

Dalam sambutannya Wali Kota Jambi Syarif Fasha, menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas dipilihnya lokasi Taman Hutan Kota kebanggaan masyarakat Kota Jambi itu sebagai lokasi rangkaian HUT Kejaksaan tahun 2019 ini.

Baca Juga:

“Terima kasih, apresiasi dan penghargaan kami jajaran Pemkot Jambi beserta seluruh masyarakat Kota Jambi kepada Ibu Kajati beserta seluruh Korps Adhyaksa yang telah memilih lokasi Taman Hutan Kota Muhammad Sabki ini menjadi lokasi kegiatan penghijauan dan biopori dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke-59 dan HUT XIX Ikatan Adhiaksya Dharmakarini Tahun 2019 ini. Alhamdulillah dengan banyaknya biopori di hutan kota, maka akan menambah jumlah resapan air, sehingga bisa sedikit mengatasi masalah banjir di Kota Jambi. Upaya penghijauan melalui penanaman pohon ini, tentunya tidak bisa kami lakukan sendiri jika hanya mengandalkan Pemerintah Kota Jambi saja. Kalau tidak mengajak komponen masyarakat lainnya tentu maka akan sulit. Sehingga kami menerapkan sistem kerjasama, jika ada pasangan pengantin maka wajib menanam pohon. Begitu juga jika ada bangunan ruko, wajib menanam pohon dengan pot, sesuai dengan jumlah lantai ruko,” terangnya.

Wali Kota Jambi dua periode itu juga mengapresiasi sinergisitas yang telah terbangun dengan baik antara Pemkot Jambi dan Kejaksaan, dalam pengawalan pembangunan di Kota Jambi.

“Saat ini kami sangat nyaman dalam melaksanakan pembangunan di Kota Jambi. Bagaimana tidak, ada Kejaksaan yang berada di depan kami, memberi pendampingan, advokasi dan pengawalan dalam proses pembangunan melalui TP4D. Dalam hal lain, kami juga mengandalkan peran Jaksa untuk membantu kami jika ada sengketa perdata dengan pihak ketiga. Terima kasih, kami sangat terbantu akan hal ini,” jelas Fasha.

Dalam kesempatan tersebeut, Wali Kota Syarif Fasha juga secara khusus menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada jajaran korps Adhyaksa tersebut.

“Kami ucapkan juga selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 dan Dirgahayu ke XIX Ikatan Adhyaksa Dharmakarini tahun 2019 ini, semoga Korps Kejaksaan tetap jaya dalam pengabdian demi kemajuan, keunggulan dan keutuhan negeri,” pungkas Fasha.

Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi Andi Nurwinah dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan penanaman pohon ini diselenggarakan dalam rangkaian Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kejaksaan ke-59 dan Adhiyaksa Dharmakarini ke-19 Tahun 2019.

Dirinya mengatakan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan seruan Presiden RI, yang mengimbau bagi seluruh masyarakat untuk melakukan penghijauan, penanaman pohon sebanyak 25 batang per-orang selama hidupnya.

“Ini untuk kepentingan anak cucu kita, bisa mendapatkan lingkungan yang sejuk, bersih dan sehat. Penanaman pohon dan Biopori adalah salah satu wujud kepedulian kita terhadap pelestarian lingkungan. Pohon yang di tanam hari ini antara lain Pohon Bulian atau Ulin dan Pohon Matoa. Kayu Ulin termasuk jenis pohon besar yang tingginya mencapai 50 meter dan diameter mencapai 120 cm, karena ketahanannya terhadap perubahan suhu dan memliki sifat sangat berat dan keras maka kayu ini sering disebut sebagai Kayu Besi karena sangat kuat dan tahan banting, dapat juga di ibaratkan di jiwa korps Adhyaksa yang kokoh dan kuat untuk melakukan yang terbaik bagi Masyarakat, Bangsa dan Negara,” jelas Kajati Jambi itu.

Kajati perempuan itu juga berharap dengan adanya aksi menanam pohon itu dapat mengelaminasi terjadinya banjir, serta mengurangi efek rumah kaca serta menjadi tempat wisata dan ilmu pengetahuan bagi generasi penerus bangsa.

“Saya sangat luar biasa mengapresiasi tempat ini, ternyata bagus sekali dan ke depannya bisa digunakan untuk jogging. Dan kepada pemerintah kota saya mengharapkan untuk melengkapi sarana dan prasarana yang ada,” harapnya.

Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke 59 dan HUT ke XIX Ikatan Adhyaksa Dharmakarini tahun 2019 ini, Kejaksaan Tinggi Jambi menggelar beragam kegiatan di Kota Jambi, seperti, Olahraga Bersama, Donor Darah, anjangsana ke Panti Asuhan, Penanaman pohon dan pembuatan Biopori, Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Satria Bhakti Jambi, serta puncaknya Upacara Hari Bhakti Adhyaksa yang berlangsung Senin 22 Juli 2019.

(akn)

Bea Cukai dan BNNP Maluku Bersinergi Cegah Bahaya Narkoba

loading…

Bea Cukai Maluku dan BNNP Maluku gelar sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika(P4GN) di aula Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku, Selasa (16/7/2019).

AMBON – Bea Cukai Maluku dan BNNP Maluku gelar sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika(P4GN) di aula Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku, Selasa (16/7/2019).

Sesuai Inpres Nomor 6 Tahun 2018, sosialisasi ini merupakan salah satu kegiatan mendukung gerakan P4GN yang hendaknya dilakukan oleh setiap kementerian/lembaga, mengingat kondisi penyalahgunaan narkoba saat ini masih mengkhawatirkan, dan sebagai bagian dari peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2019.

Kakanwil Bea Cukai Maluku, Finari Manan mengungkapkan harapannya dalam acara ini. “Besar harapan kami agar para pejabat dan pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan, terutama generasi milenial agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Kami pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama ikut menggalakkan gerakan anti narkoba yang dimulai dari keluarga dan lingkungan, serta berpartisipasi aktif memberikan pemahaman akan bahaya narkoba bagi pengguna dan terlebih-lebih kepada pengedarnya,” ujarnya.

Baca Juga:

Dalam acara yang diisi dengan pemaparan materi tentang ancaman penyalahgunaan narkoba dan bagaimana bahayanya narkoba berdampak pada kehidupan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku, Brigjen Pol. Aris Purnomo, Finari dan Bea Cukai Maluku juga memperkenalkan peran dan strategi Bea Cukai dalam rangka pemberantasan peredaran gelap narkotika.

Secara nasional, menurut Finari, Bea Cukai telah mengembangkan sistem aplikasi pengawasan yang terintegrasi meliputi Sistem Intelijen Terpusat dan Operasi Penindakan Narkotika yang terkoordinasi untuk identifikasi, pelacakan, dan penindakan aktifitas perdagangan gelap dan organisasi kejahatan penyelundupan narkotika sehingga terbentuk suatu sistem yang komprehensif.

“Juga terdapat sinergi kerja sama (joint inter agency) antara Bea Cukai dengan penegak hukum lainnya baik di dalam negeri maupun luar negeri dalam bentuk kegiatan inteligence fusion yaitu penyebaran dan penyatuan data dan informasi intelijen mengenai peredaran gelap narkotika dan joint enforcement yaitu penindakan bersama dengan penegak hukum lainnya (BNN dan POLRI) dalam rangka membuka dan memutuskan jaringan kejahatan peredaran gelap narkotika,” paparnya.

Selain itu, tambah Finari, Bea Cukai juga melakukan revitalisasi fungsi (reengineering) organisasi Bea Cukai di bidang pengawasan narkotika yang merupakan kegiatan strategis yang dilakukan Bea Cukai sebagai organisasi yang mampu beradaptasi dengan dinamika lingkungan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Bea Cukai memegang peranan penting dalam keberhasilan tugas pengawasan, antara lain pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, workshop, seminar, focus group discussion mengenai kegiatan pertukaran data intelijen dan penindakan di bidang pengawasan narkotika.

“Jaringan narkotika tidak akan pernah berhenti untuk menyelundupkan narkotika yang membahayakan anak bangsa. Untuk itu, kami imbau masyarakat untuk selalu dapat membentengi diri dan mendukung pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika, salah satunya dengan melaporkan tindakan mencurigakan kepada aparat penegak hukum. Kami juga berharap sinergi yang baik antar aparat penegak hukum terus berjalan dan selalu dapat ditingkatkan, untuk mengamankan masyarakat dari ancaman barang haram tersebut,” pungkasnya.

(akn)