Demi Rp20 Juta, Oknum Polisi Polda Riau Jadi Kurir Sabu

loading…

Tergiur dengan upah Rp20 juta, Oknum polisi di Polda Riau nekat jadi kurir narkoba jenis sabu seberat 3 Kg. Ilustraso/SINDOnews

JAMBI – Tergiur dengan upah Rp20 juta, Oknum polisi di Polda Riau nekat jadi kurir narkoba jenis sabu seberat 3 Kg. Peredarannya dikendalikan seorang narapidana berinisial DD yang mendekam di Lapas Klas IIB Pekanbaru, Riau.

RS (52) oknum anggota polisi berpangkat aiptu bersama dua rekannya berinsial BS (32) dan RZ (43) ditangkap anggota Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi yang dibantu oleh anggota Resmob Polda Jambi. Ketiganya ditangkap saat mengendarai minibus jenis Avanza bernomor polisi BH 1217 KH di ruas Jalan Lintas Sarolangun-Bangko, Kabupaten Merangin KM 2 Jambi.

Proses penangkapan berlangsung tegang karena petugas beberapa kali melepaskan tembakan peringatan dan langsung melakukan penggeledahan mobil. Pengendara dan penumpang diperintahkan segera tiarap saat penangkapan.

Baca Juga:

Sabu dibungkus lakban hitam senilai tiga miliar ditemukan di dassbord mobil bagian depan. Rencananya, sabu akan diberikan kepada pemesannya di Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol Heru Pranoto mengatakan barang bukti dipasok dari luar negeri dengan kemasan teh herbal china pekan lalu. Ketiganya sempat lolos saat menyelundupkan sabu ke Jambi dengan modus yang sama.

“Kini kami sedang berkoordinasi dengan Lapas Klas IIB Pekanbaru untuk menangkap narapidana yang menyuruh pelaku,” kata Heru di Jambi, Jumat (11/10/2019).

Sementara oknum polisi yang menjadi kurir narkoba tersebut telah menjalani pemeriksaan di Propam. Barang bukti tiga kilogram sabu langsung dimusnahkan petugas BNNP Jambi menggunakan alat khusus pemusnah narkoba.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku mendekam di sel tahanan BNNP Jambi. Oknum polisi akan dijerat Pasal 112 dan 114 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun kurungan penjara hingga seumur hidup.

(nag)