Waspadai Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Sangihe, Talaud dan Sitaro

loading…

Perahu nelayan seperti ini patut mewaspadai ancaman gelombang tinggi jika hendak melaut. Foto/Cahya Sumirat

MANADO – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi kelas II Maritim Bitung mengingatkan masyarakat pengguna transportasi laut maupun nelayan untuk mewaspadai gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter. Gelombang tinggi berpeluang terjadi di perairan Kepulauan Sangihe, perairan Kepulauan Talaud, perairan Kepulauan Sitaro, laut Maluku bagian utara dan perairan Bitung-Likupang.

Gelombang tinggi ini masih akan terjadi pada 14 September 2019 pukul 08.00 WITA hingga 15 September 2019 jam 08:00 WITA.

Kepala Seksi Observsi dan Informasi Ricky Daniel Aror mengingatkan, untuk perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter). Kemudian untuk kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter).

Baca Juga:

Lalu kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter) serta kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter) agar hati-hati.

“Masyarakat dan kapal-kapal yang aktivitas di daerah yang tercantum dalam daftar peringatan dini di atas harap mempertimbangkan kondisi tersebut,” ujarnya, Jum’at (13/9/2019).

Sementara tinggi gelombang 1,25-2,5 meter (moderate sea) berpeluang terjadi di laut Sulawesi, perairan selatan Sulawesi Utara, dan laut Maluku bagian Selatan.

(rhs)