Polisi Pukul Mundur Demo Mahasiswa Papua di Malang

loading…

Polisi berusaha menghalau demontrasi mahasiswa Papua di Kota Malang, Jatim, Kamis (15/8/2019). Foto/iNews TV/Deni Irwansyah

MALANG – Polisi berhasil memukul mundur puluhan mahasiswa Papua yang melakukan demonstrasi di jalan utama Kota Malang, Jawa Timur.

Demo disertai blokade jalan ini menyulut terjadinya aksi saling lempar batu antara mahasiswa Papua dengan ratusan warga Kota Malang di ruas jalan utama Basuki Rahmad, Kamis (15/8/2019).

Polisi Pukul Mundur Demo Mahasiswa Papua di Malang

Akibat bentrokan dan saling lempar batu ini, beberapa mahasiswa dan polisi mengalami luka-luka.

Untuk menghindari bentrok yang semakin luas serta aksi demo yang dinilai sudah melanggar aturan, maka polisi membubarkan paksa demo mahasiswa ini.

Baca Juga:

Puluhan mahasiswa peserta aksi diangkut menggunakan truk polisi untuk diantar ke kampusnya masing-masing.

Polisi Pukul Mundur Demo Mahasiswa Papua di Malang

Aksi demo yang dilakukan dengan menggelar orasi dan memblokade jalan utama di Kota Malang ini menyebabkan kemacetan jalan.

Sejumlah pertokoan dan kantor bank bahkan terpaksa tutup selama sekitar 1 jam.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri menyatakan, dalam UU No 9/1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum telah diatur bahwa salah satu syarat untuk mengajukan kegiatan unjuk rasa yaitu tidak boleh mengganggu persatuan dan kesatuan.

Polisi Pukul Mundur Demo Mahasiswa Papua di Malang

Namun dalam demo mahasiswa Papua tersebut, lanjut Kapolres, bahasa dan orasi yang mereka sampaikan adalah Papua merdeka dan ingin memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sehinga kami melakukan tindakan untuk membubarkan (demontrasi) berdasarkan aturan tersebut,” tegas Kapolres.

(shf)