Gubernur Sulut Apresiasi Peran NU Dalam Pembangunan

loading…

Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat membuka Konferwil XI Nahdlatul Ulama Provinsi Sulawesi Utara yang dilaksanakan di Manado, Sabtu (13/7/2019). Foto/Ist

MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengapresiasi peran Nahdlatul Ulama (NU) dalam mempertahankan kerukunan antar umat beragama di Sulut yang menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah.

“Saya sebagai gubernur sangat berterima kasih atas peran serta PWNU Sulut yang selama ini bekerja bersama-sama dengan pemerintah menjaga keurukunan beragama,” kata Olly saat menghadiri Konferensi Wilayah (Konferwil) XI Nahdlatul Ulama Provinsi Sulawesi Utara yang dilaksanakan di Manado, Sabtu (13/7/2019).

Olly berharap seluruh pengurus PWNU Sulut dapat selalu bersinergi dengan Pemprov. “Kami sangat mengharapkan dalam kepengurusan yang baru bisa terus bersama dengan pemerintah dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat Sulut,” tandasnya.

Gubernur Sulut Apresiasi Peran NU Dalam Pembangunan

Dia menuturkan bahwa meningkatnya perekonomian Sulut yang ditandai dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% atau di atas rata-rata nasional, menurunnya angka kemiskinan hingga gini ratio/kesenjangan yang semakin merapat tak terlepas dari dukungan NU menjaga kerukunan.

Baca Juga:

Dampaknya bisa menarik minat banyak wisatawan nusantara dan mancanegara berkunjung ke Sulut hingga mencapai tiga juta orang dalam setahun dari sebelumnya yang hanya satu juta orang per tahun.

“Itu semua kerja keras bagi stakeholder yang ada di Sulut termasuk PWNU karena memberikan suasana damai sehingga banyak orang berkunjung ke Sulut. Orang mau berkunjung sehingga timbul ekonomi baru, yaitu pariwisata sehingga banyak destinasi wisata dan menghasilkan pertumbuhan ekonomi,” imbuh Olly.

Lebih jauh, Olly mengajak seluruh ulama ikut menyampaikan kepada masyarakat Sulut bahwa eratnya kerja sama pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Sulut.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Ulyas Taha mengungkapkan pihaknya merasa bersyukur karena kegiatan pembukaan yang dihadiri Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey berlajan lancar.

“Yang lebih membahagiakan kami adalah ternyata begitu banyak hal-hal yang kita dapatkan dari Pengurus Besar NU, Pengurus Wilayah, lalu kemudian oleh bapak gubernur,” ujar Taha.

Dia berharap berharap, NU dengan peran begitu baik terutama hubungan antara pemerintah maupun hubungan antar lembaga, baik lembaga keagamaan Islam dan non-Islam tetap bisa ditingkatkan. “Semoga konferensi ini bisa menghasilkan pemimpin dan pengurus yang kapabel,”ujarnya.

“Sampai saat ini ada beberapa kandidat yang akan bertarung nanti yakni saya sendiri, pak Herson Mayulu, Sulaiman Awa, dan ada pak Kakanwil. Saya kira ini adalah kader-kader yang memiliki hak yang sama, lalu kemudian memiliki kesempatan yang sama, tapi yang namanya di dalam konferensi ada yang tersepakti dan ada yang tidak tersepakti,”katanya.

Konferwil XI NU Sulut dilaksanakan selama 3 hari yakni dari tanggal 13-15 Juli 2019.

Acara turut dihadiri Kakanwil Kemenag Sulut Abdul Rasyid, Bupati Bolaang Mongondow Selatan Iskandar Kamaru, pengurus besar PBNU KH Abdul Manan Gani, Ketua Rais PWNU Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gafur dan Ketua PWNU Sulut Syaban Mauluddin.

(shf)