Tak Ada Bantuan, Ribuan Warga Konawe Bertahan di Rumahnya

loading…

KENDARI – Meski air terus meninggi akibat derasnya hujan, ribuan warga korban banjir di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) memilih bertahan di rumah-rumah mereka. Ketinggian air mencapai 2 hingga 4 meter.

Intensitas hujan yang terus meningkat menyebabkan volume air terus bertambah dan mengenangi rumah-rumah warga. Warga yang terkena dampak banjir khsusnya di Kecamatan Bondoaala masih bertahan di rumah mereka, meski pemerintah telah mengimbau untuk mengungsi di tempat aman.

Kepungan banjir yang melanda 24 kecamatan dengan puluhan desa terisolir masih terus bertambah dan menyulitkan petugas siaga bencana melakukan avakuasi.

Baca Juga:

Sejauh ini 74.818 jiwa atau 20.580 kepala keluarga warga di 117 desa dari 24 kecamatan yang terendam banjir, sebagian besar masih belum menerima bantuan logistik. Seperti obat-obatan, selimut, makanan dan pakaian bayi.

Aslan, salah satu korban banjir mengatakan, untuk saat ini warga masih bertahan di rumahnya. Sementara beberapa warga yang melihat adanya hewan buas jenis buaya yang masuk ke permukiman membuat warga ketakutan.

Sementara Camat Bondoaala Rebiansyah P Halip mengatakan, banjir kali ini hampir merendam seluruh kecamatan akibat luapan Sungai Konaweeha. (Baca Juga: 74.818 Jiwa Warga di Kabupaten Konawe Terdampak Banjir)

(rhs)