Merespons Warganet, Indra Catri Ajak Wali Nagari Kunjungan Lapangan

loading…

Bupati Agam Dr H Indra Catri, Kamis (13/6/2019) membawa sembilan orang Wali Nagari se-Kecamatan Tanjung Raya mengunjungi area yang berpotensi dimanfaatkan untuk sarana objek wisata baru atau menjadi sarana penunjang objek wisata yang sudah ada.

AGAM – Pascaliburan Idul Fitri 1440H, Pemerintah Kabupaten Agam lanjutkan berbagai pembenahan objek wisata yang masih ramai dikunjungi hingga hari ini.

Bupati Agam Dr H Indra Catri, Kamis (13/6/2019) membawa sembilan orang Wali Nagari se-Kecamatan Tanjung Raya mengunjungi area yang berpotensi dimanfaatkan untuk sarana objek wisata baru atau menjadi sarana penunjang objek wisata yang sudah ada.

Turut mendampingi Indra Catri, Rahman, Asisten Hukum Politik dan Pemerintahan, Teddy Martha, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Handria Azmi, Camat Tanjung Raya.

Sembilan Wali Nagari se-Kecamatan Tanjung Raya bersama rombongan Bupati Agam mengunjungi pembuatan lokasi parkir di Kecamatan Matur, sebagai sarana penunjang objek wisata yang ada. Alasan dilakukannya studi banding berskala lokal ini untuk memperlihatkan arti penting sarana penunjang kepariwisataan kepada Wali Nagari selingkar Danau Maninjau.

“Kita ingin memperlihatkan kepada Wali Nagari yang berada di tepian danau, bahwa potensi kunjungan wisata semakin meningkat dari tahun ke tahun. Maka pemerintah, mulai dari level nagari hingga ke Kabupaten mesti siap untuk mengakomodasi peningkatan itu,” terang Indra Catri.

Beberapa Wali Nagari terlihat berkoordinasi langsung dengan Indra Catri di lapangan. Para Wali Nagari sepakat untuk membawa hasil koordinasi dan kunjungan lapangan bersama Bupati Agam ini ke musyawarah di tingkat nagari.

Indra Catri menyampaikan bahwa upaya ini dilakukan, selain untuk menyambut wisatawan, juga untuk penguat ikatan antara rantau dan kampung halaman.

“Kewajiban kita semua untuk selalu berupaya memberikan upaya terbaik dalam membangun nagari, untuk semua pihak. Baik untuk masyarakat di nagari, untuk pengunjung, juga untuk perantau yang pulang kampung secara periodik. Pembangunan butuh proses dan waktu, dan kami selalu berupaya untuk melakukan yang terbaik walau masih terdapat beberapa kekurangan” tutup Indra Catri.

(alf)