Perahu Motor Tempel Berpenumpang 18 Orang Hilang di Raja Ampat

loading…

WAISAI – Perahu motor tempel (long boat) berpenumpang 18 orang dilaporkan hilang kontak saat mengalami mati mesin dalam perjalanan dari Distrik Kabare Kabupaten Raja Ampat menuju Sorong pada Senin, 10 Juni 2019 dini hari

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Sorong, Sunarto, mengatakan, pihaknya baru mendapatkan informasi hilang kontak perahu motor tempel tersebut tersebut dari Polairud, sejak Senin malam tadi dan selanjutnya, Kapal Baladewa diterjunkan melakukan pencarian di sekitar lokasi jalur perlintasan perahu motor tempel tersebut.

“Kita sudah kerahkan kapal baladewa untuk melakukan pencarian, sesuai informasi nelayan yang sempat melihat long boat tersebut terakhir kali, tepatnya di sekitaran tanjung pamali Raja Ampat” ungkap Sunarto saat dikonfirmasi pada Selasa (11/6/2019).

Baca Juga:

Sunarto mengungkapkan, saat ini kapal SAR Baladewa dibantu Polair Polda Papua Barat dan satu speed boat dari Kodim 1805 Raja Ampat masih terus melakukan pencarian di peraian Raja Ampat dan Sorong, serta dibeberapa kampung di wilayah pesisir. “Memang masih nihil, tapi sampai saat ini kita masih terus melakukan pencarian” ucapnya

Sebelumnya long boat berpenumpang delapan belas orang yang terdiri dari, Danramil Kabare, Kabupaten Raja Ampat, Kepala puskesmas Kabare dan sejumlah mahasiswa serta masyarakat, berangkat senin dini hari, pada pukul 05.00 WIT dan dijadwalkan tiba di Sorong pukul 13.00 WIT, namun hingga berita ini diturunkan long boat tersebut belum ditemukan keberadaannya.

(whb)