32 Penumpang Longboat yang Hilang di Perairan Asmat Ditemukan Selamat

loading…

Sebanyak 32 orang penumpang longboat yang dilaporkan hilang dalam perjalanan dari Distrik Fayid menuju Agats, Ibu Kota Kabupaten Asmat, pada Rabu (8/5/2019) lalu, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. Foto iNews TV/Chanry AS

TIMIKA – Sebanyak 32 orang penumpang longboat yang dilaporkan hilang dalam perjalanan dari Distrik Fayid menuju Agats, Ibu Kota Kabupaten Asmat, pada Rabu (8/5/2019) lalu, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. Ke 32 penumpang tersebut ditemukan oleh sebuah kapal Ikan, KM Bahari Nusantara 02 Kapal Nelayan yang mencari ikan di perairan Dobo, Maluku Tenggara, pada Selasa (14/5/2019).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan, Basarnas Mimika, Monce Brury mengatakan, para korban tersebut ditemukan kapal nelayan saat longboat yang mereka tumpangi terapung-apung di perairan tersebut.

”Pukul 06.50 WIT di Pos SAR Agats , Basarnas, Distrik Agats Kabupaten Asmat telah diperoleh informasi dari Edi B Sinaga (Basarnas Pos SAR Agats) terkait penemuan speedboad fiber yang hilang pada tanggal 09 Mei 2019 di sekitar Muara Atsy, Kabupaten Asmat. Adapun informasi yang diperoleh, Sekitar pukul 05.00 WIT, salah seorang korban bernama Abi Amkai (penumpang speed boad) yang berhasil selamat, menelpon ke keluarganya bernama Yuven terkait keberadaan speedboad fiber (Longboad) dan penumpang. Sekitar pukul 05.30 WIT, Saudara Yuven datang melapor ke Pos SAR Agats terkait penemuan dan lokasi speedboad fiber (Longboad) 40 PK. Yang ditemukan oleh sebuah kapal Nelayan, KM. Bahari Nusantara 02,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan, Basarnas Mimika, Monce Brury di Timika, Selasa (14/5/2019).

Baca Juga:

Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihak SAR kemudian melakukan persiapan untuk melakukan evakuasi terhadap seluruh korban yang telah diselamatkan crew kapal Ikan tersebut.

“Pukul 07.30 WIT setelah memperoleh informasi tersebut Tim Evakuasi melaksanakan persiapan peralatan Selanjutnya, Tim Evakuasi Gabungan bergerak dari Kantor Basarnas menuju Dermaga Basarnas Kp Pomako RT 8. Kemudian pada pukul 08.45 WIT Tim Evakuasi Gabungan tiba di Dermaga Basarnas Kp Pomako RT 8 selanjutnya menaiki Kapal KN 418 untuk melaksanakan proses Evakuasi Kapal Long Boat 40 PK yang diduga tenggelam di perairan Distrik Fayit Kabupaten Asmat pada 09 Mei 2019, di perairan perbatasan Dobo dan Asmat dimana seluruh penumpang longboat kemudian dipindahkan ke kapal SAR,”ungkap Monce. Kegiatan Evakuasi SAR tersebut dipimpin langsung Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Mimika, Monce Brury.

“Pukul 09.45 WIT Kapal KN 418 tiba di Kapal RB 127 dan melihat korban yang sudah berada di Kapal RB 127 selanjutnya bergerak menuju Pelabuhan. Pukul 10.20 WIT Kapal RB 217 dan KN 418 yang telah melaksanakan proses Evakuasi tiba di Pelabuhan Samudera Pomako,”jelas Monce.

Seluruh penumpang yang berhasil dievakuasi saat tiba di Pelabuhan Pomako, langsung dimuat dengan menggunakan kendaraan SAR menuju Kantor Basarnas, Mimika dan selanjutnya menuju RSUD Mimika untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Menurut Monce selaku Kepala Kantor SAR Mimika, p[ihaknya setelah mendapat laporan tersebut langsung melakukan penjemputan seluruh korban ke kapal Ikan di Perairan DOBO.

“Kami berkomunikasi dengan Kapten Kapal dimana Ybs tidak menguasai Alur masuk Muara Pomako sehingga kami mengambil keputusan untuk menjemput Korban, total keseluruhan penumpang berjumlah 32 orang untuk itu dengan ditemukannya Korban dalam keadaan selamat untuk itu operasi ini kami nyatakan ditutup dan akan melaporkan secara resmi kepada Kepala Basarnas Pusat,” ungkap Monce.

Monce juga mengungkapkan penghargaan setinggi-tingginyta kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung operasi SAR tersebut.

“Saya selaku Kakan Basarnas Timika mengucapkan terima kasih kepada semua unsur yang sudah terlibat dalam proses pencarian Kapal Long Boat 40 PK yang diduga tenggelam di perairan Distrik Fayit Asmat pada 9 Mei 2019.Terima kasih kepada TNI AD, TNI AL, TNI AU yang sudah membantu proses pencarian hingga membuahkan hasil,”tegasnya.

Sementara itu menurut salah seorang korban, Calvin Kawem, kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu (8/5/2019) lalu. Dimana sebelumnya mereka melakukan perjalan dari Distrik Fayid menuju Agats, ibu kota Kabupaten Asmat, namu di dalam perjalanan longboat yang mereka tumpangi kehabisan bahan bakar, sehingga mereka terpaung-apung dan dibawa arus hingga ke luar Perairan Asmat, tepatnya di Perairan Dobo.

Sampai saat ini seluruh Korban masih berada di RSUD untuk melakukan pemeriksaan. Untuk sementara Seluruh Korban akan ditampung di Kantor Basarnas sambil menunggu hasil koordinasi dengan Pemerintahan Kabupaten Asmat.

Nama-nama korban yaitu
1) Lurce Miyarum / 40 TH
2) Kuturina Buhakap / 13 TH
3) Noribertus Demian / 6 TH
4) Oidimus Korir / 19 TH
5) Berhat Korir / 19 TH
6) Kosmas Hesine / 22 TH
7) Ayup Yemon / 19 TH
8) Afen Sogoron / 19 TH
9) Marten Yerman / 23 TH
10) Albrtus Demian / 30 TH
11) Egi Skime / 18 TH
12) Bertus Sogoron / 30 TH
13) Abraham Sogoron / 25 TH
14) Soleman Sopah / 46 TH
15) Flens Baniakiao / 43 TH
16) Robek Amoye / 40 TH
17) Susi Bahakup / 13 TH
18) Samuel Bahakup / 15 TH
19) Tina Pagowi / 24 TH
20) Ombetia Bahakup / 5 TH
21) Lusarus Bahakup / 3 TH
22) Marlince Bahakup / 1 TH 7 Bln
23) Risyar Amoye / 14 TH
24) Junus Biahakup / 19 TH
25) Kalvin Kuwen / 16 TH
26) Pomicus Kuwen / 11 TH
27) Krismiat Bokawi / 19 TH
28) Oskar Jemian / 18 TH
29) Marcel Colombus / 17 TH
30) Dedi Bokoi / 22 TH
31) Abia Amkat / 36 TH
32) Rambo Bokowi / 20 TH.

Keterangan :
5 Perempuan Dewasa
3 Perempuan Anak
21 Laki laki Dewasa
3 Laki laki Anak

(sms)