Disambut Haru, Jenazah Pertama Korban Lion Air Tiba di Pangkalpinang

loading…

Persiapan penyambutan jenazah pertama (Karmin) saat tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang. Foto/Arsan Mailanto

Jenazah Karmin (68) asal Babel yang berhasil terindentifikasi tiba di Bandara Depati Amir, Senin (5/11) pukul 10.00 WIB. Jenazah diterbangkan menggunakan pesawat Lion Air JT-216 dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Identitas Karmin (68) manifest 77, warga Jalan Kenanga Koba RT 011, Bangka Tengah dan disambut pihak keluarga yakni Istri (Mie Sian) dan Adik (Harli). Suasana haru menyelimuti penyambutan jenazah oleh pihak keluarga, pejabat Pemprov, Kapolda Babel, Dandrem 045/Gaya, Kepala Basarnas Pangkalpinang, Jasa Raharja, serta pihak Angkasa Pura.

Berada di terminal kargo Bandara Depati Amir, peti jenazah bertuliskan Karmin 00/LION/TJ.PRIOK/0006 R tersebut diiringi personel Basarnas, TNI-Polri, Tagana dan TRC mengawal peti jenazah Karmin utnuk dibawa ke Posko Crisis Center Bandara mengunakan mobil ambulans PMI Babel.

Jenazah Karmin diterima langsung oleh pihak keluarga sang adik korban yakni Harli dan kemudian akan diberangkatkan ke rumah duka di Koba, Bangka Tengah.
Disambut Haru, Jenazah Pertama Korban Lion Air Tiba di Pangkalpinang
Manager SBOBET Director Lion Air Pangkalpinang Amar Fernando mengucapkan turut berduka cita terhadap keluarga korban yang ditinggalkan atas musibah Lion Air JT-610 kemarin. Terima kasih kepada pihak terkait yang telah membantu pencarian para korban.

“Atas nama management Lion Air Group, kami harap apa yang kami lakukan ini sebuah pelayanan membantu secara maksimal kepada keluarga korban yang ditinggalkan,” ucap dia dalam sambutannya, Senin (5/11/2018).

Selepas prosesi serah terima jenazah Karmin langsung dibawa ke rumah duka di Koba dengan pengawalan petugas tim gabungan, Dinas Kesehatan dan pihak Lion Air.
Disambut Haru, Jenazah Pertama Korban Lion Air Tiba di Pangkalpinang
Diketahui dalam identifikasi Tim DVI RS Polri, jenazah Karmin merupakan jenazah pertama asal Babel yang berhasil teridentifikasi. Sejumlah pihak keluarga yang menanti kedatangan jenazah Karmin pun, tampak terlihat dengan raut wajah sedih dan tampak tegar. Harli mengungkapkan rasa duka mendalam saat prosesi serah terima jemazag dari pihak Lion Air.

“Kejadian yang menimpa abang saya adalah takdir dari yang Maha Kuasa. Kami dari pihak keluarga juga memohon maaf yang sedalam-dalamnya jika semasa hidup abang saya (Karmin) pernah melakukan salah, mohon dimaafkan,” tuturnya dengan wajah lirihnya.

Harli dan pihak keluarga juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Babel, Lion Air Group, dan semua unsur tim gabungan yang telah bekerja keras dalam membantu mulai dari proses evakuasi, identifikasi, hingga pemulangan jenazah.

BNN Simalungun Gencar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Sekolah

loading…

BNN Simalungun bersama pelajar SMA Negeri 1 Panombean Panei usai sosialisasi bahaya narkoba, Selasa (30/10/2018). Foto/Ricky Hutapea

SIMALUNGUN – Badan Narkotika Nasional (BNN) persempit penyalahgunaan dan peredaran narkoba dengan gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

Kepala BNN Simalungun Simson Saut Tua Pardomuan Tambunan mengatakan, peredaran narkoba di kalangan generasi muda sangat mengkhawatirkan. Bahkan sudah kepada pelajar di seluruh tingkatan hingga ke mahasiswa.

Melalui sosialiasi bahaya narkoba di kalangan pelajar diharapkan peredaran dan penyalahgunaan narkoba bisa dipersempit. “Dengan gencar melakukan sosialisasi bahaya narkoba di kalangan pelajar diharapkan peredaran narkoba di kalangan pelajar dapat dicegah dan dipersempit,” ujar Simson kepada wartawan, Selasa (30/10/2018).

Saat ini menurutnya ada 71 jenis narkoba yang beredar di sbobet indonesia dan penggunanya dari berbagai lapisan masyarakat mulai orang kaya sampai masyarakat miskin.

Seperti yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Panombaen Panei dengan pembicara Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Junandar S Siahaan dan Marthin Tobing, BNN Simalungun yang belum genap satu tahun berdiri juga melakukan penindakan.

Pihaknya berharap masyarakat berpartisipasi aktif untuk peduli dalam pemberantasan narkoba di tengah-tengah masyarakat dengan memberikan informasi ke BNN Simalungun jika mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungannya.

Ketua DPRD Simalungun mengapresiasi soasialiasi bahaya narkoba yang dilakukan BNN Simalungun ke sekolah-sekolah. Dia berharap kegiatan ini bisa memberikan pemahaman kepada pelajar tentang bahaya narkoba.

(rhs)

Indahanya Pulau Siput-Awulolong di Lembata

loading…

Pulau Siput-Awulolong, Lembata, dengan pasir putih indah dihuni jutaan siput berpotensi jadi destinasi wisata konservasi dunia

LEMBATA – Bila Jakarta harus mengeluarkan biaya triliunan demi membuat pulau buatan melalui program reklamasi. Kabupaten Lembata di Nusa Tenggar Timur (NTT) punya banyak pulau alami nan indah permai. Salah satunya Pulau Siput-Awulolong dengan pasir putih indah dihuni jutaan siput. Itu semua anugerah cuma-cuma dari Tuhan untuk dimanfaatkan oleh manusia dan dikelola secara arif dan bijaksana untuk kesejahteraan masyarakat tanpa merusak ekologi.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Lembata yang dinakhodai duet Eliaser Yentji Sunur dan Thomas Ola sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lembata, menempatkan sektor pariwisata sebagai leading sector.

Terkait hal tersebut, Pulau Awulolong yang lazim disebut Pulau Siput hendak dijadikan sebagai obyek Wisata Konservasi. Artinya, dikelola secara baik dan bertanggungjawab. Dikelola sebagai destinasi wisata dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal yang tidak merusak lingkungan. Bahkan nantinya, pencurian pasir yang marak oleh oknum tertentu dapat dicegah.

Menurut Karolus Kia Burin, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lembata, membangun daerah, khususnya Kabupaten Lembata, tidak bisa lepas dari rencana pembangunan nasional. “Karena Lembata merupakan bagian dari adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pariwisata sebagai sektor yang ditargetkan secara nasional untuk peningkatkan devisa negara. Ibarat gayung bersambut, membangun pariwisata di Lembata harus bersinergi dengan pemerintah pusat.

Pemerintah Kabupaten Lembata, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata memang harus kreatif dan inovatif berupaya secara optimal dalam pengembangan dan penataan Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang Visitable dan Marketable dengan mengeksplore potensi dimaksud untuk ditampilkan sebagai Image Branding yang lain selain Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat untuk Kepariwisataan NTT, nasional dan dunia agar menjadi The New Destinationn Tourism.

Dalam rangka menciptakan Lembata sebagai The New Destination Tourism, diperlukan penataan dan pengembangan sektor pariwisata yang tepat dalam desain arah kebijakan dan pembangunan dan strategi serta penguatan perencanaan pembangunan pariwisata Kabupaten Lembata yang sinergi dengan kebijakan kepariwisataan nasional.

Produk wisata yang dikembangkan di Kabupaten Lembata di antaranya wisata alam, wisata bahari, wisata petualangan, wisata budaya dan sejarah, wisata kuliner, travel village, budaya even, wisata sport integrrated tourism, dan masih banyak lagi.

Pulau Siput yang terkenal dengan nama Awulolong harus dikelola, ditata menjadi destinasi wisata konservasi yang unggul dan menarik dengan membangun kolam apung dengan berbagai fasilitas dan sarana pendukung. Kolam apung yang bakal rampung dibangun itu, punya daya tarik sendiri bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

Wisatawan dapat menikmati indahnya pulau siput berpasir putih dan masyarakat setempat dapat mencari siput atau kerang sebagimana biasa, sesuai budaya turun temurun. Bahkan budaya ini patut dilestarikan. Budaya masyarakat mencari siput pun tidak akan hilang dengan kehadiran kolam apung dan fasilitas yang tersedia.

Wakil Bupati Lembata Thomas Ola menjelaskan soal manfaat pembangunan Jeti Apung di Pulau Siput. Dari aspek ekonomi, kehadiran wisatawan domestik dan mancanegara menikmati Pulau Siput-Awulolong sebagai obyek Wisata Konservasi yang jelas membayar segala fasilitas dan saran yang tersedia tentu berdampak meningkatkan pendapatan daerah.

Menikmati kuliner dan berbelanja cindramata dan berbagai produk kerajinan masyarakat akan meningkatkan pendapatan masyarkat. Belum lagi lama tinggal di Lembata, pasti harus menginap di hotel, yang secara ekonomis uang beredar di Lembata. Ada juga manfaat pengetahuan budaya dan pengetahuan bahari.

Rencana Pengembangan Wisata Konservasi Pulau Siput Awulolong, dirancang dalam nomenklatur Program Pengembangan Destinasi Wisata dan Kegiatan Peningkatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Pariwisata (Belanja Modal Perencanaan Teknis Pembangunan Pusat Kuliner di Pulau Siput Awulolong. Sarana dan prasarana itu antara lain, Dermaga Apung HDPE atau Jembatan Titian (Jeti). Komponennya berupa Kubus Apung atau Modular Float System adalah produk inovatif-kreatif dengan fitur yang serbaguna dan multifungsi di mana produk ini berbentuk kubus dan dapat mengapung. Produk ini didesain dengan sangat aman dan ramah lingkungan.

Produk ini memiliki 4 konstruksi penghubung disetiap sudutnya yang berfungsi untuk menghubungkan dengan satu sama lain sehingga dapat dibongkar-pasang dengan sangat mudah untuk menyesuaikan desain yang diinginkan. Produk ini sangat berguna dan multifungsi karena dapat menunjang beberapa bidang pekerjaan yaitu untuk dermaga apung , jembatan apung, rumah apung dan support pekerjaan engineering. Jika rampung dibangun, betapa indahnya Pulau Siput dengan dermaga apung yang dapat dimanfaatkan bagi wisatawan sambil berenang di Kolam Apung.

(akn)

Ribuan ASN Simalungun Resah Diminta Beli Kain Batik Rp200 Ribu

loading…

Dua ASN (kiri dan kanan) mengenalkan baju batik khas Simalungun kepada Bupati Simalungun JR Saragih dalam suatu acara belum lama ini. Foto/Ricky Hutapea

SIMALUNGUN – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Simalungun, Sumatera Utara kembali resah dengan adanya wacana kewajiban membeli kain untuk seragam batik baru.

Sejumlah ASN yang bertugas di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) kepada wartawan mengatakan, harga kain seragam batik dengan ornamen Simalungun itu dipatok Rp200 ribu. (Baca Juga: Pengadaan Mesin Absen Sidik Jari ASN Dipungli Rp100 Ribu)

Padahal, baju batik yang digunakan ASN sekali seminggu setiap hari Kamis, kondisinya masih layak pakai, sehingga membuat sebagian besar pegawai keberatan dengan kebijakan itu.

Baca Juga:

“Kemarin pegawai sudah dikenakan pungutan Rp100 ribu untuk fingerprint atau mesin absensi elektronik. Sekarang disuruh lagi beli bakal batik dengan harga Rp200 ribu, jadi seperti sapi perahan pegawai ini,” ujar seorang ASN yang bertugas di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) bermarga Purba.

Hal senada disampaikan seorang ASN yang berdinas di Dinas Ketahanan Pangan, R Saragih. “Kondisi baju batik yang saya punya sekarang masih baik, karena hanya dipakai sekali seminggu setiap Kamis. Jadi untuk apa harus dibeli lagi dengan harga yang mahal pula,” sebut Saragih.

Menurut para ASN, pembelian baju batik harus dibayar melalui OPD masing-masing setelah insentif dicairkan. Pengadaan baju batik ASN Pemkab Simalungun disebut-sebut dikordinir oknum yang mengaku orang dekat Bupati Simalungun, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Simalungun, Harmedin Saragih yang dikonfirmasi melalui telepon menyangkalnya. “Tidak ada pengadaan baju batik ASN Pemkab Simalungun oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” kata Harmedin.

Anggota DPRD Simalungun Dadang Pramono menyesalkan adanya kesan pemaksaan pembelian baju batik oleh ASN. Menurut politisi Demokrat itu, pengadaan baju batik ASN seharusnya dialokasikan di APBD bukan dibebankan kepada pegawai.

“Tidak benar jika pembelian baju batik ASN dibebankan kepada pegawai, seharusnya dialokasikan di APBD, bukan dibeli sendiri oleh pegawai. Janganlah pegawai terus menerus disusahakan dengan pungli yang modusnya macam-macam,” pungkas Dadang.

(rhs)

Pemkab Kobar Gelar Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa

loading…

Pj Sekda Kotawaringin Barat Suyanto saat membuka kegiatan Bimtek Strategi Pemeriksaan dan Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Foto/Sigit Dzakwan

KOTAWARINGIN BARAT – Untuk memberikan pemahaman dan penyamaan persepsi pelaksanaan Perpres Nomor 16 Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan tengah (Kalteng) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi Pemeriksaan dan Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati dan dibuka secara resmi oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kobar Suyanto sejak 19 Maret 2019. Suyanto mengatakan, pemeriksaan hasil pekerjaan tidak hanya dilakukan saat barang/jasa diserahkan ke Pengguna Anggaran (PA), tetapi juga dilakukan disisi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) saat mendapatkan penyerahan pekerjaan dari penyedia sebelum diserahkan ke PA.

“Sesuai Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 perihal Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah terdapat perubahan nomenklatur PPHP dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan menjadi Pejabat/Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PjPHP/PPHP),” kata Suyanto.

Baca Juga:

Suyanto menjelaskan, kewenangan PjPHP/PPHP adalah melakukan pemeriksaan administrasi proses pengadaan barang/jasa sejak perencanaan, pengadaan sampai dengan serah terima hasil pekerjaan. Untuk Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PjPHP) mempunyai tugas memeriksa administrasi hasil pekerjaan pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang bernilai paling banyak Rp100 Juta.

“Sedangkan Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP) mempunyai tugas memeriksa administrasi hasil pekerjaan pengadaan barang/pekerjaan konstruksi/jasa lainnya yang bernilai paling sedikit Rp200 juta dan Jasa Konsultasi yang bernilai paling sedikit Rp100 juta,” paparnya.

Narasumber kegiatan ini adalah Trainer nasional Pengadaan Barang/jasa-LKPP Samsul Ramli yang juga merupakan ASN pada Bappeda Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini dihadiri seluruh KPA dan PPHP di Lingkungan Kabupaten Kobar.

(rhs)

Kantor dan Pelayanan Disdukcapil Muba Terbaik se-Indonesia

loading…

Pelayanan publik di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus berbenah dan mengikuti perkembangan teknologi serta informasi. Dalam kesempatan meresmikan Gedung Loket Pelayanan Disdukcapil Muba, Rabu (20/3/2019)

SEKAYU – Pelayanan publik di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus berbenah dan mengikuti perkembangan teknologi serta informasi. Dalam kesempatan meresmikan Gedung Loket Pelayanan Disdukcapil Muba, Rabu (20/3/2019), Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Republik Indonesia, Zudan Arif Fakrulloh yang berkesempatan hadir memuji fasilitas dan pelayanan kantor Disdukcapil Muba.

“Kantor dan pelayanan Disdukcapil Muba merupakan yang terbaik di Indonesia. Mari kita isi gedung yang bagus ini dengan jiwa semangat untuk membahagiakan masyarakat,” ujar Zudan

Menurutnya, keberadaan fasilitas dan pelayanan yang baik di Disdukcapil Muba tidak bisa dipisahkan dengan komitmen Kepala Daerah-nya yang selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik dan memudahkan untuk masyarakat.

Baca Juga:

“Muba ini benar-benar jadi sorotan nasional atas prestasinya, saya apresiasi pak Bupati Dodi Reza yang selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya demi kemajuan daerah,” ungkapnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru yang juga turut hadir dalam peresmian tersebut menuturkan dengan pelayanan dan peralatan berkelas yang dimiliki Disdukcapil Muba tentu bentuk perhatian Pemkab Muba dan Kepala Daerah untuk mengabdi kepada warga.

“Kita ucapkan selamat kepada Pemkab Muba yang telah melakukan karya-karya kreatif dan kami ucapkan terima kasih, karena begitu besar perhatiannya Kabupaten ini kepada masyarakatnya,” tuturnya.

Lanjutnya, Muba penuh inovasi dan harus dipertahankan serta harus diikuti oleh seluruh jajaran. “Kami dari Pemerintah Provinsi Sumsel akan terus mendukung langkah-langkah yang dilakukan di Kabupaten Muba,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin menuturkan Pemkab Muba terus mengedepankan revolusi pelayanan dan untuk itu keberadaan loket pelayanan Disdukcapil baru yang mengedepankan kenyaman dan efisiensi waktu kepada masyarakat.

“Kemarin kita mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian tercepat untuk laporan keuangan, diharapkan menjadi motivasi dan peningkatan pelayan publik. Bagi kami, pelayanan terbaik untuk masyarakat itu harus nomor satu,” tegasnya.

Dijelaskan Dodi, selain melayani administrasi kepedudukan, loket juga dilengkapi ruangan menyusui, dan ruang bermain anak-anak. “Selain itu, pembuatan KTP, dan pelayanan adminsitrasi kependudukan lainnya kita berikan secara gratis tanpa di pungut biaya,” bebernya.

Kemudian, untuk tanda tangan elektronik adalah kemajuan dan pertama kali dilakukan di Muba, untuk mempercepat pelayanan publik kepada masyarakat. “Ini juga bertujuan agar Kepala Disdukcapil bisa bekerja dimana saja dan kapan saja sehingga masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan dipermudah dan cepat,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pembagian 1.567 sertifikat yang terdiri dari 1.529 sertifikat kegiatan PTSL, dan 35 Sertifikat Tanah Instansi.

(akn)

Gelar Senja Mampu Membangkitkan Kedisiplinan

loading…

Ratusan siswa berseragam Pramuka melaksanakan pentas Gelar Senja di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip, Tanjungpinnag, Senin (18/3/2019). Mereka berasal dari jenjang sekolah dasar dan menengah pertama.

TANJUNGPINANG – Ratusan siswa berseragam Pramuka melaksanakan pentas Gelar Senja di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip, Tanjungpinnag, Senin (18/3/2019). Mereka berasal dari jenjang sekolah dasar dan menengah pertama.

Peserta tergabung dalam Kwartir Ranting Tanjungpinang. Gelar Senja turut dihadiri oleh Ketua Mabicab, Syahrul, Ketua Kwarcab Kota Tanjungpinang, Rahma, dan tamu undangan lainnya.

Syahrul menjelaskan, Gelar Senja ini merupakan perdana dilaksanakan semenjak dia terpilih dan dilantik sebagai Wali Kota Tanjungpinang. Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap sebulan sekali.

Baca Juga:

“Kita selalu laksanakan Gelar Senja untuk menggali potensi dari peserta didik kepramukaan, agar muncul bakat-bakat yang terpendam, nantinya dengan berbagai macam kreativitas akan muncul satu persatu dari mereka,” ujar Syahrul.

Menurutnya, Gelar Senja sangat berperan penting dalam dunia kepramukaan, terutama membuat solidaritas sesama anggota pramuka dan menggali sisi kreatifitas dan kedisiplinan dalam berkegiatan.

Syahrul mengajak untuk terus bijaksana dan lebih mengarah ke perbuatan yang berakhlak. “Kita ingin generasi muda kenal dengan Pramuka dan menghayati nilai-nilai dari dasadarma,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, dilakukan juga pemberian penghargaan Pancawarsa kepada 8 orang penerima dan diserahkan juga hadiah lomba fotografi untuk tingkat SMA.

(akn)

Seribuan Guru di Pekanbaru Kembali Mogok Mengajar

loading…

uru SD dan SMP di Pekanbaru Riau kembali berunjuk rasa di Kantor Wali Kota Pekanbaru. Foto/Banda Haruddin Tanjung

PEKANBARU – Seribuan guru di Pekanbaru, Provinsi Riau kembali unjuk rasa melakukan mogok mengajar. Mereka turun ke jalan menuntut uang tunjangan dana sertifikasi yang dihapus pihak Pemkot Pekanbaru.

Dalam aksinya, guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali memblokade depan Kantor Wali Kota Pekanbaru Jalan Jenderal Sudirman. Guru yang jumlahnya sekitar 1.500 orang itu juga membawa keranda. (Baca Juga: Ribuan Guru Kembali Demo Kantor Wali Kota Pekanbaru)

Di atas keranda itu diselimuti kain berwarna putih dengan tulisan ‘matinya hati nurani pejabat wali kota’. Dalam aksinya mereka meneriaki Wali Kota Pekanbaru pengecut karena tidak mau menemui pendemo.

Baca Juga:

“Kita menggugah hati nurani Wali Kota Pekanbaru yang mati. Kita minta keadilan. Uang sertifikasi adalah hak kita,” ucap Irma salah satu guru Kamis (21/3/2019).

Para guru ini bersikukuh agar Pemkot Pekanbaru merevisi Peraturan Wali Kota (Perwako) Pekanbaru Nomor 7 Tahun 2019 tentang sertifikasi guru. Dimana setelah diterbitkan Perwako, mereka tidak menerima tunjangan sertifikas yang besarannya tergantung golongan.

Para guru tingkat SD dan SMP ini mengancam akan terus mogok mengejar jika tuntutan tidak dipenuhi. Mereka mengaku kecewa karena guru tingkat SMA di bawah Pemrov Riau tetap mendapatkan tunjangan sertifikasi.

“Kita akan terus mogok mengajar. Kita setiap hari akan mendatangi kantor wali kota untuk mendapatkan hak kita. Wali Kota Pekanbaru Firdaus pengecut. Dia tidak berani menjumpai guru. Kita sudah empat kali demi, namun dia tidak mau berjumpa,” kata Evi guru lainnya.

(rhs)

Perampokan di Bali, 1 Warga Rusia Ditembak Mati, 4 Pelaku Kabur

loading…

Dua pelaku perampokan berhasil diamankan polisi. Sedangkan empat pelaku lainnya berhasil melarikan diri. Foto/Dok iNews

DENPASAR – Polresta Denpasar, Bali menembak mati satu dari tujuh warga negara Rusia yang melakukan perampokan di kantor penukaran mata uang asing (money changer) PT Bali Maspintjinra di Nusa Dua, Badung, Bali. Pelaku yang tewas yaitu Alexei Korotkikh (44), yang menjadi pimpinan perampokan.

“Pelaku ditembak karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Rudi Setiawan, Kamis (21/3/2019).Polisi juga menangkap dua orang pelaku lainnya, Georgii Zhukov (40), dan Robert Haupt (42). Sedangkan empat pelaku lagi berhasil melarikan diri. (Baca Juga: 4 Perampok Nasabah Bank Asal OKI Dibekuk di Bengkulu Selatan)

Aksi perampokan terjadi Selasa (19/3/2019) sekitar pukul 00.15 WITA. Komplotan perampok asal negeri beruang putih ini datang ke lokasi di Jalan Pratama 36 XY Tanjung Benoa, Nusa Dua, Kuta Selatan, dengan mengendari mobil Toyota Avanza warna putih.

Baca Juga:

Dalam aksinya, para pelaku melumpuhkan tiga orang penjaga. Mereka lalu membawa kabur brankas berisi uang Rp800 juta dan sejumlah mata uang asing senilai Rp100 juta.

Ruddi menjelaskan, polisi yang melakukan pengejaran mendapati mobil yang digunakan tersangka bergerak menuju arah kampus Universitas Udayana di Jimbaran.

Saat mobil berhenti, polisi melihat dua pelaku turun dari mobil. Saat hendak ditangkap, Alexei dan Robert melawan dengan sajam sehingga polisi melakukan penembakan.

Setelah menangkap dua pelaku, polisi melanjutkan pencarian ke tempat tinggal Alexei di daerah Kedonganan dan berhasil menangkap Robert.

Robert dan Georgii kini ditahan di Polresta Denpasar dan dijerat pasal 365 ayat 2 KUHP dengan hukuman penjara paling lama 12 tahun.

Polisi kini mengejar empat pelaku lainnya yang diduga masih berada di Bali. “Kita perintahkan anggota meningkatkan pengawasan di pintu keluar, terutama bandara dan pelabuhan agar mereka tidak kabur keluar Bali,” tutup Ruddi.

(rhs)

Riau Diperkirakan Kirim Asap Kebakaran Hutan ke Jambi

loading…

Kebakaran 30 hektare di lahan perusahaan sawit di Kabupaten Inhu, Riau. Foto/Banda Haruddin Tanjung

PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan masih melanda 11 kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Hal ini berdampak pada kabut asap di sejumlah wilayah di daerah berjuluk Bumi Lancang Kuning itu.

Tidak hanya berdampak di Riau, kebakaran hutan juga berimbas pada provinsi tetangga, Jambi. Hal ini bisa dilihat dari arah mata angin.

“Berdasarkan arah mata angin, memang hari mengarah ke Jambi. Jadi asap dari Riau diperkirakan ke sana. Arah angin dari arah selatan Riau ke Jambi,” kata Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Sanya Rabu (20/3/2019).

Baca Juga:

Hal ini berbeda dengan hari kemarin, di mana Riau mengirimkan asap ke provinsi tetangga lainnya, Sumatera Utara. Dimana asap berasal dari Dumai, Rohil ke daerah Labuhan Batu. (Baca Juga: Kebakaran Hutan dan Lahan di Bengkalis Riau Terus Meluas)

Terkait kabar bahwa asap Riau mengarah ke negara tetangga, Malaysia dia membantahnya. Bahkan jika terjadi kebakaran di Malaysia, asapnya yang mengarah ke kita.

“Angin dari Malaysia hari ini mengarah ke Riau. Jadi kalau di sana ada asap, pasti mengarah ke sini. Tapi kita kan tidak bisa membahas di sana ada kabut asap,” imbuhnya.

Kebakaran di Riau sudah terjadi sejak awal tahun 2019. Sebanyak 10 helikopter dan satu pesawat dikerahkan membantu pemadaman.

(rhs)

Kehadiran Alex Noerdin Dianggap Membawa Kebaikan

loading…

Ratusan warga Desa Pagar Gunung Kabupaten Lahat, Rabu (20/3/2019) rela berjemur di bawah terik matahari untuk berjumpa dengan mantan gubernur Sumsel Alex Noerdin yang saat ini menjadi Caleg DPR RI Partai Golkar nomor urut dua Dapil Sumsel II.

LAHAT – Ratusan warga Desa Pagar Gunung Kabupaten Lahat, Rabu (20/3/2019) rela berjemur di bawah terik matahari untuk berjumpa dengan mantan gubernur Sumsel Alex Noerdin yang saat ini menjadi Caleg DPR RI Partai Golkar nomor urut dua Dapil Sumsel II.

Ratusan warga tersebut tampak berseri bisa berjumpa langsung sosok pelopor sekolah dan berobat gratis yang pada kesempatan ini ditemani sang istri, Eliza Alex Noerdin.

“Saya percaya setiap kehadiran pak Alex ini Insya Allah membawa kebaikan, contohnya bapak kesini untuk membagikan polis asuransi dan pembagian kacamata gratis untuk warga pra sejahtera,” kurang mampu yang membutuhkan ujar Tokoh Masyarakat Pagar Gunung, Herpanto.

Baca Juga:

Herpanto mengucapkan terima kasih atas kesediaan waktu pak Alex Noerdin beserta istri tercinta untuk bersilaturahmi bersama warga Pagar Gunung. “Kami merasa sangat bersyukur bisa bersilaturahmi dan berjumpa langsung dengan pak Alex dan istri,” tuturnya.

Sementara itu, Alex Noerdin dalam kesempatan tersebut meminta dukungan kepada masyarakat supaya tetap bisa memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah ini kedepanya dan saya akan mengabdi terus selagi masih mampu dan tentunya akan mengenban amanah yang dipercayakan warga masyarakat Sumsel pada dirinya “Dukungan dan doa warga Lahat khususnya desa Pagar Gunung yang aku harapkan,” tuturnya.

Alex mengajak, supaya warga Lahat juga mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019. “Payo Kito jago samo-samo supayo pemilu 2019 ini aman dan damai serta serta mohon kiranya aku diberikan kesempatan untuk meneruskan bhakti kepada bumi Sriwijaya yang sama-sama kita banggakan khususnya dukungan penuh warga Lahat ini,” pungkasnya.

Alex meminta semua warga menggunakan hak pilihnya saat pileg dan pilpres pada tanggal 17 April 2019. “Ayo ajak tetangga karena dengan menggunakan hak pilih, berarti kita ikut menentukan nasib bangsa kita ke depannya, sekali lagi aku mohon dukungan warga Pagar Gunung nih,” kata Alex mengakhiri pidatonya.

(akn)

Sepasang Lansia Terkepung Banjir Diselamatkan Prajurit TNI

loading…

Sepasang lansia berhasil diselamatkan parajurit TNI dari kepunagan banjir. Foto/Dok Pendam Cenderawasih

JAYAPURA – Anggota Kompi Senapan E Yonif RK 751/VJS dipimpin langsung Danki Lettu Inf Sofa berhasil menyelamatkan sepasang lansia di wilayah Koya Karang Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua, yang menjadi lokasi dampak banjir.

Anggota Kompi Senapan E Yonif RK 751/VJS melakukan penyisiran dan patroli di wilayah Koya Karang Distrik Muara Tami menemukan sebuah rumah dihuni sepasang Lansia berumur sekitar 85 tahun dan 70 tahun yang rumahnya telah terkepung banjir, sekira pukul 17.00 WIT.

“Saat itu juga tim melaksanakan proses evakuasi secepatnya dikarenakan debit air semakin tinggi dan jembatan penyeberangan sudah hanyut terbawa banjir,” kata Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi dalam siaran persnya, Kamis (21/3/2019).

Baca Juga:

Kurang lebih satu jam prajurit TNI melakukan evakuasi warga lansia tersebut. Karena kondisi jembatan telah hanyut, tim berinisiatif membuat jembatan sementara agar memudahkan evakuasi. (Baca Juga: Zipur Kodam Cenderawasih Bantu Normalisasi Jalan Pascabanjir Bandang Sentani)

Pukul 18.00 WIT tim evakuasi berhasil mengevakuasi sepasang lansia itu ke Mako kompi dalam keadaan aman. Selanjutnya Komandan Kompi Senapan E Yonif RK 751/VJS memerintahkan sepasang Lansia tersebut diberikan tempat tinggal sementara sampai banjir surut.

(rhs)

Ketua Tim Penggerak PKK Pasangkayu Terima Komunitas Penjahit

loading…

Pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Pasangkayu terus digalakan dalam peningkatan ekonomi masyarakat, termasuk komunitas penjahit.

PASANGKAYU – Pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Pasangkayu hingga saat ini terus digalakan dalam peningkatan ekonomi masyarakat, tanpa terkeculai komunitas penjahit. Kebutuhan masyarakat akan pakaian resmi ASN dan swasta saat ini sudah semakin besar. Hampir tiap orang memiliki pakain resmi untuk digunakan dalam acara-acara tertentu.

Pakaian resmi banyak tersedia di mal atau butik besar di luar dari Pasangkayu, namun demikian banyak masyarakat yang memilih memesan pakaian resmi misal jas ke penjahit atau tailor yang terdapat di hampir seluruh pelosok Kabupaten Pasangkayu.

Guna meningkatkan kapasitas, pengetahuan, perkembangan mode dan keahlian tentang pakaian resmi ASN atau jas, kepada masyarakat, Rabu (20/3/2019) Ketua PKK Kabupaten Pasangkayu Herny Agus Ambo Djiwa menerima kunjungan Asosiasi Penjahit Pasangkayu.

Baca Juga:

Herny menuturkan, sangat mengapresiasi atas kunjungan Asosiasi Penjahit yang ada didaerah ini, dan merupakan kehormatan bisa bertatap muka langsung.

Dengan kedatangan Asosiasi ini, Herny sangat peduli kehadiran komunitas penjahit yang ada di daerah yang baru berusia 16 tahun ini. Di berharap ke depan komunitas ini bisa lebih besar lagi, dan sebagai Ketua PKK Kabupaten Pasangkayu, ke depan akan berusaha memberikan bimbingan teknis dan edukasi, agar bisa menghasilkan mutu jahitan yang baik untuk para penjahit lokal.

Nurdin Ketua Asosiasi Penjahit Pasangkayu di hadapan Ketua PKK Pasangkayu tersebut mengucapkan terima kasih karena sudah diterima dengan baik.

“Asosiasi terbentuk merupakan kepedulian kami terhadap para penjahit lokal, yaitu kami wujudkan dengan memberikan bahan kualitas terbaik. Kami juga berharap para penjahit daerah ini tidak ketinggalan dan dapat maju, serta bersaing hingga keluar Pasangkayu,” ungkapnya.

Dalam acara ini para penjahit diberikan edukasi terkait dengan awal pembuatan konsep, pola datar, cara menjahit hingga menjadi sebuah jas.

Nurdin, mengharapkan, dengan dibentuknya Asosuasi Penjahit di Kabupaten Pasangkayu, sangat mengharapkan keterlibatan Ketua PKK dalam pembinaanya, agar para penjahit daerah dapat berkembang dan terus dipercaya dan mampu menghasilkan produk lokal yang inovatif, berkualitas dan modern.

(akn)

Pelaku Pelecehan Seksual Anak di Pangandaran Dicokok Lagi Kenakan Sarung

loading…

Penangkapan RS, pelaku pelecehan seksual anak di bawah umur. Foto: Ist

PANGANDARAN – Salah satu pelaku pelecehan seksual anak di bawah umur di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ditangkap warga setelah tiga pekan menjadi daftar pencarian orang (DPO). Pelaku berinisial RS masuk dalam DPO Polres Ciamis sejak dilaporkan oleh ibu korban ke Polres Ciamis pada 22 Februari 2019 lalu.

Salah satu anggota Unit Intel Kodim 0613 Ciamis Wilayah Selatan Hadi mengatakan, RS yang merupakan pelaku dugaan kasus pelecehan seksual anak di bawah umur ditangkap oleh warga dan anggota Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila. “Sebelumnya RS bersembunyi di Dusun Jelat, Desa Harumandala, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran,” kata Hadi, Kamis (21/3/2019). (Baca juga: Jumlah Korban Pelecehan Seksual Anak di Pangandaran Meningkat)

Sebelumnya RS sudah diintai selama empat hari oleh warga Dusun Karanganyar, Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, bersama Ormas Pemuda Pancasila. “Gerak gerik pelaku terus diintai hingga akhirnya tadi malam warga langsung menangkap pelaku,” tandasnya. (Baca juga: Pegawai Honorer Cantik, Jadi Korban Pelecehan Tetangga)

Saat akan ditangkap pelaku sempat melawan dan hendak melarikan diri. Namun pelaku yang lagi mengenakan sarung tak berkutik setelah disergap sejumlah warga. “Setelah pelaku ditangkap warga, semula akan dibawa ke rumah korban sebelum diserahkan ke pihak Polsek Sidamulih,” papar Hadi.

Adanya kabar warga akan membawa pelaku ke rumah korban, massa yang mengetahui pelaku ditangkap langsung berkumpul di sekitaran rumah korban. (Baca juga: Diduga Cabuli Gadis Belia, Mantan Ketua DPRD Manado Ditangkap)

Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, Hadi bersama 3 orang anggota Polsek Sidamulih serta satu orang anggota Pemuda Pancasila langsung menjemput pelaku dan dipindahkan dari mobil warga ke mobil anggota Polsek Sidamulih.

Baca Juga:

Hal tersebut dilakukan petugas guna menghindari amukan masa terhadap pelaku. “Karena massa di Sidamulih sudah berkumpul akhirnya petugas Polsek Sidamulih langsung membawa pelaku ke Polres Ciamis,” pungkas Hadi.

(thm)

Dilalap Api, Bangunan Utama Kelenteng Tay Kak Sie Tinggal Puing

loading…

Petugas melakukan pendinginan di Kelenteng Tay Kak Sie yang ludes terbakar, Kamis pagi. Foto: Taufik Budi/iNews

SEMARANG – Bangunan utama Kelenteng Tay Kak Sie yang terbakar di kawasan Pecinan Kota Semarang, Jawa Tengah, dini hari tadi, kini hanya tinggal puing dan abu. Sejumlah petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan pendinginan.

“Untuk api sudah berhasil kami kendalikan. Petugas kini melakukan pendinginan, karena masih terdapat bara pada kayu-kayu sehingga kalau enggak dimatikan dikhawatirkan terjadi api susulan,” ujar Komandan Peleton 2, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Agus Nurhadi, di lokasi kejadian ,Kamis (21/3/2019) pagi.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran yang menggegerkan warga Pecinan itu. Amukan si jago merah telah meluluhlantakkan bangunan utama yang biasa digunakan untuk sembahyang umat Tri Dharma tersebut. (Baca juga: Kelenteng Tertua di Semarang Tay Kak Sie Ludes Terbakar)

Baca Juga:

“Yang habis itu bangunan utama. Kalau yang samping-samping masih utuh. Penyebab pasti kebakaran kita belum tahu, mungkin nanti polisi yang bisa menjelaskan lebih detail,” tukas pria yang akrab disapa Agus Bro itu.

Sebelumnya diberitakan, kelenteng yang berusia 2,5 abad itu terbakar dini hari tadi sekitar pukul 04.30 WIB. Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian untuk menjinakkan api.

(thm)

Kebakaran Kelenteng Tertua di Semarang, Juru Kunci Tewas

loading…

Petugas mengevakuasi jenazah Om Lhay (70), juri kunci Kelenteng Tay Kak Sie Kota Semarang yang terbakar dini hari tadi. Foto: Taufik Budi/iNews

SEMARANGKebakaran dahsyat yang meludeskan Kelenteng Tay Kak Sie Kota Semarang, Jawa Tengah, meninggalkan duka mendalam. Seorang juru kunci ditemukan tewas di antara puing-puing, karena terjebak kobaran api.

“Benar ada satu orang yang meninggal atas nama Om Lhay, usianya 70 tahun. Dia sebagai juru kunci kelenteng,” ujar Komandan Peleton 2, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Agus Nurhadi, di lokasi kejadian, Kamis (21/3/2019) pagi.

Jenazah korban ditemukan setelah petugas yang mengerahkan 12 unit mobil pemadam kebakaran berjibaku menjinakkan api. Jasad pria malang itu kemudian dievakuasi dari puing-puing bangunan untuk dibawa ke rumah sakit. (Baca juga: Kelenteng Tertua di Semarang Tay Kak Sie Ludes Terbakar)

Baca Juga:

“Tadi petugas pemadam kebakaran juga telah mengevakuasi jenazah korban. Kita minta kantong mayat dari BPBD. Selanjutnya tadi ada petugas kalau enggak salah dari PMI yang membawa jenazah korban ke rumah sakit. Baru 10 menit lalu,” terang dia.

Sebelumnya diberitakan, kelenteng yang menjadi kebanggaan Kota Semarang ludes terbakar. Api diketahui muncul pertama kali sekitar pukul 04.30 WIB. Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak ke lokasi kelenteng yang berada di kawasan Pecinan itu. (Baca juga: Dilalap Api, Bangunan Utama Kelenteng Tay Kak Sie Tinggal Puing)

Tempat ibadah ini memiliki catatan sejarah panjang karena usianya sudah mencapai 2,5 abad. Terdapat patung Laksamana Cheng Ho yang berdiri gagah tepat di depan kelenteng.

(thm)

Kelenteng Tertua di Semarang Tay Kak Sie Ludes Terbakar

loading…

Kelenteng Tay Kak Sie yang menjadi kebanggaan Kota Semarang, Jawa Tengah, ludes terbakar, Kamis pagi. Foto: Taufik Budi/iNews

SEMARANG – Kelenteng Tay Kak Sie yang menjadi kebanggaan Kota Semarang, Jawa Tengah, ludes terbakar. Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api.

“Terjadi kebakaran di Kelenteng Tay Kak Sie. Kita tadi mendapatkan laporan dan langsung meluncur ke lokasi sekira pukul 04.30 WIB. Ada 12 unit mobil kebakaran,” ujar Komandan Peleton 2 Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Agus Nurhadi, Kamis (21/3/2019) pagi.

Menurut dia, proses pemadaman sempat terkendala dengan aliran listrik PLN yang belum diputus. Oleh karenanya, petugas langsung berkoordinasi dengan PLN untuk segera memutus aliran listrik agar proses pemadaman bisa segera dilakukan.

Baca Juga:

“Setiap kali pemadaman kita langsung hubungi PLN, untuk mutus listrik. Karena itu kan berbahaya. Tadi api sudah besar ketika kita sampai, tapi terkendala listrik yang belum padam. Baru sekira 30 menit kemudian, kita bisa lakukan pemadaman (setelah aliran listrik diputus),” terangnya.

Pria yang akrab disapa Agus Bro itu menuturkan, hingga kini sejumlah petugas masih berjibaku memadamkan api. Sekadar diketahui, Kelenteng Tay Kak Sie yang berada di kawasan Pecinan, memiliki sejarah panjang karena usianya sudah sekitar 2,5 abad.

(thm)

Danau Sentani Meluap, 2.764 Kepala Keluarga Mengungsi

loading…

Ribuan rumah di sekitar Danau Sentani terendam banjir akibat meluapnya air di danau tersebut.Foto/Chanry Andrew Suripaty/MNC Media

SENTANI – Tak hanya banjir bandang yang menyebabkan ribuan warga di Sentani mengungsi ke tempat aman. Meluapnya air danau Sentani yang naik setinggi 2 meter secara tiba-tiba membuat ribuan kepala keluarga yang tinggal di pinggiran kawasan danau Sentani, Kabupaten Jayapura terpaksa harus mengungsi ke tempat yang aman.

Dari data yang didapatkan melalui posko induk banjir bandang, sebanyak 2.764 kepala keluarga (KK) yang tinggal dipingir kawasan danau Sentani Kabupaten Jayapura saat ini tidak bisa menempati rumahnya lagi. Hal disebabkan, meluapnya air danau Sentani.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengatakan, akibat banjir bandang yang terjadi di Kota Sentani menyebabkan luapan air danau Sentani yang luar biasa.“Banjir itu juga menjadikan danau Sentani sebagai tempat sampah termasuk tempat berserakannya mayat dari Kota Sentani. Kini, Danau Sentani dipenuhi sampah dari segala jenis sehingga air danau sudah tak bisa lagi dikonsumsi masyarakat danau,” ungkap Mathius Awoitauw ketika meninjau kampung Putali ditengah danau Sentani, Rabu (20/3/2019).

Baca Juga:

Saat ini, menurut Mathius Awoitauw, para korban dan pengungsi sangat membutuhkan air bersih yang cepat. “Kejadian itu, akhirnya membuat masyarakat dipinggir danau mengungsi ke gereja dari 24 kampung di 4 distrik tersebut,” ujarnya.

Mathius melanjutkan, peristiwa banjir bandang seperti ini tak pernah terjadi selama sejarah orang Sentani, terlebih di danau Sentani sebab air danau naik luar biasa setinggi dua meter lebih.

“Tingginya curah hujan saat ini yang terjadi beberapa hari kedepan air danau Sentani akan semakin naik dan tentunya itu akan memperparah rumah warga, Maka saya keliling disemua lokasi di danau Sentani untuk melihat dukungan logistik dirasakan warga danau Sentani yang mengungsi di sejumlah gereja. Dan kenyataan dukungan logistik kurang lancar sehingga itu akan dikomunikasi dengan tim penanggulangan bencana banjir bandang di posko induk,” katanya

Mathius mengungkapkan,masyarakat saat ini membutuhkan tenda,air bersih,listrik dan bama termasuk selimut dan kebutuhan bagi anak-anak bayi. “Dan memenuhi itu, relawan gereja disini siap bekerja sama dengan tim penanggulang bencana banjir bandang,” ucapnya.

(whb)

Tolak Mobil Rp1,9 Miliar, Bupati Irna Tak Ingin Lukai Hati Masyarakat

loading…

PANDEGLANG – Bupati Pandeglang Irna Narulita mengaku tidak ingin melukai hati masyarakatnya hanya karena membeli mobil berjenis Toyota Land Cruiser Prado seharga Rp1,9 miliar. Untuk itu, dia tidak akan menggunakan mobil mewah tersebut.

“Kami butuh mobil lapangan, untuk bisa kami meninjau. Karena kantor saya kan dilapangan. Kebutuhan saya tidak untuk kebutuhan pribadi, tidak. Saya tidak mau jadi bupati yang melukai hati masyatakat Pandeglang,” ujar Irna Narulita saat dihubungi SINDOnews. Rabu (20/3/2019).

Menurutnya, selama tiga tahun menjabat Bupati Pandeglang dia selalu menggunakan mobil pribadinya untuk bertemu masyarakat dari satu desa ke desa lainnya. Hal itu dilakukan untuk memastikan program pemerintah berjalan dengan baik.(Baca: Lelah Dikritik, Bupati Pandeglang Tidak Akan Tunggangi Mobil Rp1,9 Miliar)

Baca Juga:

“Selama dua tahun memimpin Pandeglang tidak ada kendaraan dinas.
Pada tahun ketiga, ada pengadaan kami butuh (kendaraan dinas baru) bukan saya. Masalah jenis saya tidak meminta jenis Prado, tidak,” ujar Irna.

Dia mengatakan, selama memimpin Kota Seribu Santri dan Kiai itu bersama Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsomo Arban sudah bekerja membangun sektor sektor yang harus diperbaiki seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan, jembatan hingga pelayanan kepada masyarakat.

“Saya total membangun Pandeglang ini dari ketertinggalan dan keterpurukan. Tiga tahun ini saya membangun. Gara-gara ini (kendaraan dinas) luluh lantak. Rasanya nggak adil juga. Masyarakat bisa menilai. Kinerja saya nggak sembarangan,” ucapnya.

Sebelumnya, pengadaan mobil dinas Bupati Pandeglang seharga Rp1,9 miliar menuai polemik. Sebab, disaat bersamaan masyarakat masih banyak yang berjuang demi mendapatkan pelayanan kesehatan hanya karena akses jalan rusak.

(whb)

Remaja 17 Tahun Jadi Kurir Ganja 5 Kg Jaringan Aceh-Semarang

loading…

petugas BNN memperlihatkan barang bukti paket ganja 5 kg yang dikirim dari Aceh ke Semarang.Foto/MNC Media/Taufik Budi

SEMARANG – Seorang remaja berusia 17 tahun yakni IM dilibatkan dalam peredaran narkotika jenis ganja asal Aceh menuju Semarang Jawa Tengah. Ganja seberat 5 kilogram itu dikirim melalui PT POS (Persero) dalam bentuk paket.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Jateng, Brigjen Pol Muhammad Nur, mengatakan, IM masuk dalam jaringan peredaran ganja yang dikendalikan narapidana Bambang Setyoko Priambodo (28) yang kini mendekam di Lapas Kedungpane Kota Semarang. Selain itu, juga terdapat pelaku lain yakni BS (24) dan JSC (20) yang keduanya beralamat di Pusponjolo Kota Semarang.

“Jadi BNN Jawa Tengah mendapat informasi dari BNN Sumatera Utara tentang adanya paket yang diduga berisi narkotika jenis ganja yang dikirim dari Aceh dengan tujuan Semarang. Disamarkan dalam bentuk paket yang dikirim melalui Pos,” ujar Nur, Rabu (20/3/2019).

Baca Juga:

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Kantor Pos Erlangga kota Semarang untuk mengetahui penerima paket tersebut. Pada Senin 18 Maret, sekira pukul 10.00 WIB petugas melakukan pemantauan hingga muncul dua pelaku yang mengambil paket.

“Muncul IM dan BS mengambil paket tersebut yang kemudian keduanya diamankan oleh tim BNN Jawa Tengah. Setelah diinterogasi kedua tersangka mengaku suruhan JSC, dan dijanjikan sejumlah uang untuk upahnya. Kemudian tim melakukan pengembangan dan menangkap tersangka JSC di tempat kerjanya,” ujarnya.

Para tersangka diketahui dikendalikan oleh narapidana kasus narkoba di Lapas Kedungpane Semarang bernama Bambang Setyoko Priyambodo. Petugas bergerak cepat untuk mengamankan Bambang, setelah berkoordinasi dengan pihak lapas.

“Salah satu tersangka merupakan anak di bawah umur, sehingga nantinya dalam proses penyidikan, penyidik akan mengacu pada Undang-Undang tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Pelibatan anak dalam kasus narkoba ini kebanyakan sebagai kurir,” ucapnya.

(whb)

Tak Terima Ditegur saat Merokok, Anak Bunuh Ayah Kandung

loading…

SIDOARJO – Nasib tragis dialami Heru Mustofa (70) warga Dusun Bungur, Desa Medaeng, Waru Sidoarjo, Jawa Timur. Pria tua ini meregang nyawa setelah dianiaya anak kandungnya yakni, Irwan (29) pada Rabu, 20 Maret 2019 malam tadi.

Pembunuhan sadis ini menggegerkan warga Dusun Bungur, Sidoarjo, yang tak menyangka bila korban tewas di tangan anak kandungnya. Kanit Reskrim Polsek Waru, Iptu Untoro mengatakan, sejumlah saksi mengetahui korban dibunuh, setelah pelaku berteriak bahwa barunya saja melakukan perbuatan sadis tersebut.

“Korban tewas akibat dipukul dengan barbel buatan. Dugaan sementara pelaku membunuh ayahnya lantaran tak terima ditegur saat merokok dalam rumah,” kata Untoro kepada MNC Media Rabu malam. Oleh warga dan petugas kepolisian, Irwan pun diamankan dan dibawa ke Polsek Waru.

Baca Juga:

Sementara itu, adik pelaku sekaligus anak korban, Ahmad Hidayat mengatakan, kakaknya ini mempunyai penyakit kelainan jiwa. “Dia (kakak) merupakan salah satu pasien Rumah Sakit Jiwa Menur, Surabaya. Kemungkinan saat melakukan pembunuhan tersebut sakit jiwa kambuh,” kata Ahmad.

Guna keperluan penyelidikan jasad korban di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk divisum. Sementara pelaku langsung diamankan dan bawa ke Polsek Waru untuk dimintai keterangan seputar pembunuhan tersebut.

(whb)

Polres Asahan Bekuk 5 Pelaku Kasus Pemerkosaan

loading…

Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu usai melakukan konferensi pers di Mapolres Asahan, Rabu (20/3/2019). SINDOnews/Andi

ASAHAN – Satuan Reserse Kriminal Polres Asahan mengungkap 3 kasus pemerkosaan yang terjadi di wilayah hukum Polres Asahan. Dari 3 kasus yang terjadi pada bulan Februari dan Maret 2019 tersebut, petugas mengamankan 5 orang pelaku beserta sejumlah barang bukti.

Kasus yang pertama terjadi pada tanggal 28 Februari 2019 lalu di kawasan Jalan Nuri Baru Kelurahan Gambir Baru Kecamatan Kisaran Timur. Korban yang berinisial L br S (54) dipaksa untuk bersetubuh oleh seorang pria dan diancam akan dibunuh apabila menolak. Polisi yang menerima laporan korban langsung melakukan penyelidikan dan meringkus tersangka Samuel Giawa (45) di kawasan Jalan Kasuari Kecamatan Kisaran Timur.

Kasus yang kedua terjadi pada tanggal 11 Maret 2019 lalu, dimana seorang wanita yang masih berusia 15 tahun menjadi korban pemerkosaan oleh 4 orang pria di kawasan Dusun IV Desa Pasar Lembu Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan.

Baca Juga:

Saat itu, korban berinisial YN (15) bersama dua orang temannya yang sedang nongkrong di lokasi, didatangi oleh 4 orang laki-laki. Korban Y-N langsung ditarik oleh salah seorang pelaku berinisial R (DPO), sementara 2 orang temannya diusir dengan ancaman ‘pergi kalian ini daerah kekuasaan ku’.

Korban YN yang tidak berdaya lalu disetubuhi secara bergantian oleh keempat pelaku. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, para pelaku mengambil handphone dan cincin emas milik korban, dan mengantar korban ke rumah temannya. Korban kemudian menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada orangtuanya dan membuat laporan kepada pihak Kepolisian.

Polisi yang bergerak cepat melakukan penyelidikan meringkus 3 orang pelaku yakni R-T alias A, ES alias P alias K alias O dan tersangka A. Sementara tersangka R kini masih dalam pencarian petugas (DPO).

Sementara kasus yang ketiga terjadi 16 Maret 2019 lalu, di Jalan Arwana Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kisaran Timur. Seorang Kakek berinisial J-M (70) tega mencabuli bocah berusia 5 tahun di rumah korban. Perbuatan tidak terpuji tersebut dilakukan tersangka sambil mengiming-imingi korban akan dibelikan boneka agar tidak menceritakan peristiwa tersebut kepada orang lain.

Namun warga setempat merasa ada yang tidak beres di rumah korban dan melakukan penggerebekan, dan ditemukan pelaku bersama korban dalam keadaan tidak berbusana. Warga lalu membawa pelaku ke Polres Asahan untuk diproses secara hukum.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu mengatakan kelima tersangka merupakan pelaku pemerkosaan dan perampokan. “Jadi untuk kasus yang kedua, selain melakukan pemerkosaan, ke 4 pelaku juga melakukan perampokan barang berharga milik korban. 3 orang sudah kita amankan, sementara 1 orang lagi masih dalam pencarian,” ujar Kapolres didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja.

Dikatakannya, para pelaku dijerat Pasal 81 ayat (1) jo Pasal 76D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 365 ayat (1) subsider Pasal 363 ayat (1) ke 4e Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.

Kapolres juga menghimbau para orangtua agar lebih memperhatikan dan benar-benar menjaga anak-anaknya, agar terhindar dari para pelaku tindak pidana dan juga dari bahaya narkoba.

(nag)

Gempa Tektonik 3,8 SR Guncang Alor NTT, Tidak Berpotensi Tsunami

loading…

Gempa Tektonik 3,8 SR mengguncang wilayah Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sekitar pukul 19.33.13 WITA, Rabu (20/3/2019). Ilustrasi/SINDOnews

KUPANG – Gempa Tektonik 3,8 SR mengguncang wilayah Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sekitar pukul 19.33.13 WITA, Rabu (20/3/2019).

Sesuai rilis yang dikeluarkan Stasiun Geofisika Kampung Baru-Kupang disebutkan bahwa Pusat gempa bumi terletak pada koordinat 8.45 LS-125.16 BT, tepatnya di Laut pada 69 Km Tenggara Alor dengan kedalaman 10 Km. Namun pihak BMKG menyebut gempa tersebut tidak menimbulkan gelombang Tsunami sehingga warga di Pulau Alor tidak perlu kuatir.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa penjalaran getaran gempa dirasakan dari laporan masyarakat, dampak gempa bumi berupa guncangan yang dirasakan dalam skala II-III MMI di Alor. Ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenter.

Baca Juga:

“Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami, karena kekuatannya tidak cukup besar untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami,” tandas Robert Owen Wahyu, Kepala Stasiun Geofisika Kampung Baru- Kupang

Hingga saat ini, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

(nag)

Polisi Selidiki Kebakaran di 30 Hektare Lahan Perusahaan Sawit

loading…

Kebakaran hebat melanda lahan milik PT Tani Subur Makmur (TSM) yang merupakan salah satu perusahaan kelapa sawit di Riau. Polisi saat ini menyelidiki apakah kebakaran itu sengaja dilakukan atau tidak. Okezone/Banda

PEKANBARU – Kebakaran hebat melanda lahan milik PT Tani Subur Makmur (TSM) yang merupakan salah satu perusahaan kelapa sawit di Riau. Polisi saat ini menyelidiki apakah kebakaran itu sengaja dilakukan atau tidak.

Kebakaran di kebun sawit milik PT TSM berada di Desa Sei Guntung Hilir Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Areal yang terbakar merupakan lahan semak belukar. Kebakaran sudah terjadi sudah beberapa hari.

“Proses terhadap kejadiaan tersebut sedang dilakukan lidik. Status lahan tersebut adalah status quo (belum boleh digunakan),” ujar Kapolres Ihhu AKBP Dasmin Ginting, Rabu (20/3/2019).

Baca Juga:

Dia menjelaskan, upaya pemadaman di lahan perusahaan terus dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, Manggala Agni, TNI dan Polri. Namun hari ini, tim sudah berhasil menguasai kobaran api. “Kita sudah berupaya melakukan langkah pemadaman dan melokalisir lokasi dengan melibatkan semua unsur terkait,”imbuhnya.

Paur Humas Polres Inhu Aipda Misra menambahkan, bahwa lahan yang terbakar itu merupakan lahan tidur dan bergambut. “Pemadaman dilakukan dengan menggunakan mesin air dan mobil pemadam. Tim melakukan pembasahan, namun kondisi lahan masih mengeluarkan asap,” imbuhnya.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau hari ini terjadi di 11 kabupaten dan kota. Kebakaran juga melanda Taman Nasional Tesso Nillo di Kabupaten Pelalawan yang merupakan tempat habitan gajah Sumatera dan api juga mendekati kawasan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan di Kabupaten Inhu yang merupakan habitat harimau Sumatera.

(nag)

Atraksi JAT di Langit Palembang, Pukau Masyarakat

loading…

Tim aerobatik TNI AU Jupiter Aerobatic Team (JAT), melakukan atraksi di langit Palembang, Sumsel, Rabu (20/3/2019). SINDOnews/Berli.

PALEMBANG – Tim aerobatik TNI AU Jupiter Aerobatic Team (JAT), melakukan atraksi di langit Palembang, Sumsel, Rabu (20/3/2019). Ratusan warga dan pelajar antusias menyaksikan saat enam pesawat meliuk-liuk di langit yang cerah dalam rangka Bulan Dirgantara 2019.

Tim aerobik melakukan atraksi sebelum berangkat mengikuti event Internasional di Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition 2019 di Malaysia. Suara gemuruh terdengar saat tim jupiter terbang membentuk sejumlah formasi.

“Ini persiapan kami ke Langkawi, sejak awal tahun udah persiapan dan hari ini kami persiapan berangkat. Ya pertama kali kami melakukan ini di Palembang,” kata leader flight pesawat JAT, Letkol Pnb Marcell, Rabu (20/3/2019).

Baca Juga:

Di langit Palembang Jupiter sempat meliuk-liuk atraksi di atas Jembatan Ampera dan Jakabaring Sport City dan tentu Lanud Palembang. Ketiga lokasi ini dipilih karena menjadi icon Kota Pempek.

“Formasi arrow head, leader benefit dan full head. Sebelum di SMH kami sempat beratraksi di 2 lokasi, Jembatan Ampera dan Jakabaring sebagai icon kota,” kata Marcell.

Dikatakan Marcell, pesawat berangkat dari Yogyakarta dan transit di bandara Halim Perdana Kusuma. Selanjutnya seluruh tim berangkat menuju Palembang dan melakukan atraksi.

“Ini hanya sebagian kecil yang akan kami tampilkan di Langkawi, nanti di sana ada 15 formasi yang ditampilkan. Untuk saat ini masih latihan karena tadi terbang dari halim ke Palembang sekitar 1 jam lebih,” katanya.

Marcell yang sudah memiliki 5.500 lebih jam terbang ini mengaku ada tantangan tersendiri. Terutama saat berlatih di atas perbukitan dan pantai.

“Ya semua sudah pernah kami coba, baik di perbukitan, pantai dan hari ini pun kita bersyukur langit cukup cerah. Kami siap untuk berangkat ke Langkawi,” tutupnya.

Terlihat hadir menyambut kedatangan tim JAT di antaranya Komandan Lanud sri Mulyono Herlambang, Kolonel Pnb Heri Sutrisno. Heri mengaku bersyukur tim JAT sempat mampir dan disaksikan masyarakat Palembang.

“Kami bersyukur sebelum berangkat ke Langkawi masih sempat tampil atraksi di Palembang untuk masyarakat. Temtunya kami berharap ini akan menumbuhkan rasa cinta dirgantara oleh masyarakat,” kata Danlanud.

(nag)

Pelaku Pembakaran Hutan Bisa Dipenjara Selama 10 Tahun

loading…

Tampak lokasi lahan yang terbakar di Batam. SINDOnews/Dicky

BATAM – Beberapa hari terakhir cuaca di Kepri khususnya Batam sangat panas. Hal ini tentunya dapat menyebabkan kebakaran lahan meski pun dengan pemicu yang kecil seperti puntung rokok.

Untuk itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga menghimbau, agar masyarakat untuk dapat lebih awas dan berhati hati agar tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Kita meminimalisir kebakaran hutan melalui Satgas Karhutla, karena Satgas ini terus melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat baik secara lisan, maupun tulisan dan sosialisasi ini terus gencar kami lakukan,” ujarnya, Rabu (20/3).

Baca Juga:

Dia juga mengingatkan agar jangan sampai ada orang yang sengaja membakarnya, karena pelaku pembakaran hutan dengan sengaja terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp 10 Miliar.

“Ini sesuai dengan aturan di Undang-Undang no 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” ujarnya.

Dia berharap agar masyarakat dapat lebih bijak. Apalagi masyarakat yang ingin membuka lahan agar tidak dilakukan dengan cara membakarnya.

Menurutnya, Satgas Karhutla tidak hanya beranggotakan dari Polda Kepri saja, namun juga dari petugas pemadam kebakaran dan instansi lainnya. “Satgas ini terus bekerja, melakukan sosialisasi,” ujarnya.

Selain itu, polisi tidak hanya melakukan sosialisasi semata. Namun, pihak Kepolisian juga akan turun begitu mendapatkan informasi kebakaran hutan dan lahan.

Dimana tiap Polres atau di Polda punya kendaraan water canon sendiri, dan kendaraan ini selalu diperbantukan saat terjadi kebakaran hutan dan lahan. “Apabila masayarakat melihat kebakaran hutan, segera laporkan ke kantor polisi atau instansi terdekat,” tutupnya.

(nag)

Cuaca Ekstrem, Pangdam Batal Temui Korban Banjir Bandang di Revenirara

loading…

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Josua Pandit Sembiring bersama unsur Muspida Papua. (Ist)

JAYAPURA – Masih ada distrik terdampak bencana banjir bandang di Jayapura yang belum tertangani, yaitu Distrik Revenirara yang terletak dibalik rangkaian pegunungan Cycloop. Revenirara terdiri dari 5 Kampung, namun yang terdampak bencana banjir ada 4 kampung berdasarkan laporan masyarakat dari distirik tersebut.

Sesuai laporan yang diterima bahwa di Revenirara terdapat 85 KK (Sekitar 200 orang) yang menjadi korban banjir bandang, di antaranya ada beberapa orang ibu hamil dan puluhan balita serta lansia. Namun laporan sementara bahwa tidak ada korban jiwa.

Sore ini sekira pukul 15.00 Pangadam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Yosua Pandit Sembiring di dampingi Asop Kasdam Kolonel Inf Frits Pelamonia, Kapendam XVII/Cend Kolonel Inf Muhammada Aidi dan Pamen Ahli Kolonel Inf Yusuf. R serta sejumlah wartawan bertolak dari helipad Kodam XVII/Cen menggunakan pesawat Helly MI-17 milik Penerbad TNI AD, rencana menuju distrik Revenirara dalam rangka memantau situasi dampak bencana sekaligus mengantar sejumlah bantuan berupa bamak untuk masyarakat.

Baca Juga:

Namun baru sekitar 5 menit terbang di atas udara tiba-tiba terjadi perubahan cuaca yang sangat ekstrem. Kabut tebal turun menutupi permukaan pegunungan Cycloop, sehingga diputuskan untuk kembali ke Makodam.

Padahal rombongan Pangdam sudah sejak pagi tadi menunggu, dimana seharian cuaca tertutup kabut disertai hujan gerimis di Jayapura. Menjelang sore hari ada sedikit celah cuaca terang. Pangdam ingin memanfaatkan kondisi cuaca terang tersebut agar dapat sampai ke Revenirara, namun ternyata karena cuaca ekstrem rencana tersebut batal.

“Sesuai dengan perintah Presiden Jokowi, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto dan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa bahwa dalam penanggulangam bencana banjir bandang di Jayapura utamakan penyelamatan manusia dengan melaksanakan pencarian dan evakuasi korban serta pelayan pengungsi. Tanggap Darurat sudah ditetapkan oleh pemerintah selama 14 hari,” ujar Pangdam.

(nag)

Lompat dari Jembatan, Pria di Manado Tewas Mengambang di Sungai

loading…

Pria bernama Audi Sanger (40) beralamat di Perum Wale Lestari Kelurahan Singkil, diduga merupakan salah seorang pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prov Dr V L Ratumbuysang, Manado, tewas usai melompat dari atas jembatan Soekarno. Okezone/Subhan

MANADO – Pria bernama Audi Sanger (40) beralamat di Perum Wale Lestari Kelurahan Singkil, diduga merupakan salah seorang pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prov Dr V L Ratumbuysang, Manado, tewas usai melompat dari atas jembatan Soekarno.

Jasad korban ditemukan mengapung di muara sungai oleh nelayan bernama Aiman Mopangga (19), warga Kelurahan Calaca Lingkungan III, Kecamatan Wenang dan Haris Suko, warga Kelurahan Tuminting Lingkungan VI kecamatan Tuminting.

Kedua nelayan tersebut mengatakan bahwa saat sedang berada di atas perahu, keduanya melihat jasad korban mengapung di atas air. “Kami mendekat untuk menolongnya, tapi karena tubuhnya sudah akan tenggelam, saya pun meloncat ke air dan langsung mengangkat korban ke atas perahu,” ujar Aiman, Rabu (20/3/2019).

Baca Juga:

Kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dengan mulut mengeluarkan busa. Saat ditemukan korban menggunakan celana pendek berwarna biru dan kaos berwaran sama dengan tulisan RSJ Prov Dr V L Ratumbuysang Prov Sulawesi Utara di sebelah kiri.

Kapolresta Manado, Kombes Pol Benny Bawensel melalui Kasubag Humas Polresta Manado, Iptu Tomi Oroh saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan tersebut.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan, tim identifikasi sudah melakukan pengecekan awal pada tubuh korban bila ada tanda-tanda kekerasan, kemudian langsung membawa korban ke RS. Bhayangkara,” pungkas Tomi Oroh.

(nag)

Kebakaran Dekati Suaka Margasatwa Kerumutan, Tim Darat Butuh Helikopter

loading…

Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Sungai Guntung Tengah, Kecamatan Rengat, Kabupaten Inhu, Riau. Dokumen/SINDOnews

PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Sungai Guntung Tengah, Kecamatan Rengat, Kabupaten Inhu, Riau. Kebakaran terus meluas sehingga mendekati kawasan lindung Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan.

Kepala Bidang Kedaruran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Jim Gapur menjeleskan saat ini tim yang terdiri TNI, Polri, Manggala Agni dan masyarakat berjibaku melakukan pemadaman. Namun petugas kewalahan.

“Saat ini tim darat fokus melakukan pemadaman di sebelah utara. Untuk penambahan luasan kebakaran belum bisa diprediksikan karena masih tertutup asap yang tebal yang mengarah ke kawasan hutan SM Kerumutan,” ucap Jim Gapur Rabu (20/3/2019).

Baca Juga:

Untuk pemadaman di sana, dikerahkan sebanyak 55 personel. Untuk menjinakan kebakaran, tim darat dilengkapi dengan dua mobil, 11 sepeda motor dan sejumlah mesin air. Namun petugas kewalahan. “Mereka meminta bantuan satu helikopter untuk melakukan operasi water bombing (bom air). Kondisi terakhir penjalaran api masih berlanjut,” imbuhnya.

Kebakaran di dekat SM Kerumutan sudah terjadi selama lima hari. Selain SM Kerumutan, kebakaran juga terjadi di kawasan lindung Taman Nasional Tesso Nilo Kabupaten Pelalawan, Riau.

(nag)

Rumah Warga Hancur Diterjang Puting Beliung

loading…

Angin puting beliung menyambar rumah Mahyuddin (46) warga di Kampung Rawa Bangun RT 009/Rw 003 Desa Toapaya Selatan, Rabu (20/3/2019). SINDOnews/Novel

BINTAN – Angin puting beliung menyambar rumah Mahyuddin (46) warga di Kampung Rawa Bangun RT 009/Rw 003 Desa Toapaya Selatan, Rabu (20/3/2019). Meski peristiwa itu tidak berlangsung lama, namun rumah miliknya luluh lantah.

Pantauan di lokasi kediaman Mahyudin, hantaman angin kencang mengakibatkan atap rumah Mahyuddin rusak akibat atapnya berterbangan. Plafon rumah juga roboh. Beruntung, saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong sehingga tak menimbulkan korban jiwa. Seisi rumahnya juga berantakan, akibat puing-puing dari asbes yang berserakan.

Mahyuddin, pemilik rumah menceritakan, saat itu cuaca terik. Dirinya tak menyangka kalau ada musibah angin puting beliung. Namun, sebelum peristiwa terjadi, Ia mengatakan, sempat terdengar gemuruh dibagian atap rumahnya. “Saya kebetulan lagi di kamar mandi, kayak ada suara pesawat. Pas saya keluar, ternyata atap rumah udah pada terbang,” ungkap Mahyuddin di rumahnya.

Baca Juga:

Ia menjelaskan, bagian atap rumah yang rusak berada pada bagian kamar utama serta ruang keluarga. Mahyuddin mengaku, tidak ada anggota keluarganya yang menjadi korban. “Rumah memang lagi kosong, cuman saya sendiri. Anak pada kerja dan ada juga yang sekolah,” pungkasnya.

(nag)

Bupati Pasangkayu Tegaskan Produk Unggulan Desa

loading…

Pemerintah Kabupaten Pasangkayu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pasangkayu menggelar rapat koordinasi dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan desa tahun 2018 dan persiapan penyusunan RKPDesa tahun 2020, Rabu (20/3/201

PASANGKAYU – Pemerintah Kabupaten Pasangkayu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pasangkayu menggelar rapat koordinasi dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan desa tahun 2018 dan persiapan penyusunan RKPDesa tahun 2020, Rabu (20/3/2019).

Rapat koordinasi berlangsung di ruang pola kantor bupati Pasangkayu dan dihadiri oleh Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa, Wakil Bupati Muhammad Saal, Sekkab Pasangkayu Firman, Asisten Bidang Pemerintahan Makmur, para staf khusus bupati, dan seluruh jajaran pemerintah desa se-Kabuaten Pasangkayu.

Bupati Agus mengatakan, rapat koordinasi penting dilaksanakan pada awal tahun 2019 selain bertujuan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan desa tahun 2018 juga sekaligus persiapan penyusunan RKPDesa tahun 2020.

Baca Juga:

“Pelaksanaan program desa tahun 2018, dan mematangkan perencanaan program desa tahun 2020 juga sekaligus melihat kesiapan desa dalam pelaksanaan program tahun 2019,” tandasnya.

Pada rapat evaluasi ini agus menjelaskan kepada seluruh desa dan para kepala dusun, agar memastikan anggaran desa yang telah didapatkan terlaksana dengan baik dan tepat sasaran. Untuk semua pihak yang ada di desa harus melaksanakan perencanaan yang matang sesuai visi misi masing-masing kepala desa yang diintegrasikan dengan visi misi bupati dan wakil bupati.

“Setiap kegaiatan yang ada di desa harus direncanakan, dilaksanakan dan diawasi dengan baik, tidak boleh bertentangan dengan visi misi bupati dan kepala desa,” tegas Agus.

Semua pihak harus terlibat dalam pengawasan dana desa termasuk BPD dan para kepala dusun. Anggaran harus tepat sasaran dan bermanfaat manfaat. Prinsip-prinsip penganggaran yang benar.

Untuk itu bupati dua periode ini lebih jauh menjelaskan, dengan dana desa yang sudah cukup besar, sangat diharapkan setiap desa memiliki prestasi desa serta memiliki program unggulan desa, yang dapat ditampilkan di masyarakat.

“Apa prestasi desa selama penggunaan dana yang sudah besar, negara harus hadir ditengah- ditengah masyarakat yang lagi kesusahan. Agar didesa semua bisa terbangun dengan baik. Dibangun dari desa ke kota,” papar Agus.

Pemerintahan harus tegak lurus ke atas untuk bisa memaksimalkan pembangunan desa. Desa dibangun dengan kerangka kebersamaan. Dengan demikian diharapkan program pembangunan di desa bisa terencana dan berjalan dengan baik.

Agus menekankan, untuk tahun anggaran 2019 dan perencanaan program tahun 2020 Pemkab Pasangkayu menginginkan program pembangunan di desa tidak fokus pada pembangunan fisik saja, tapi juga fokus pada sektor pemberdayaan masyarakat.

Program pemberdayaan dimaksud seperti pengembangan UMKM, BUMDes, dan destinasi wisata. Ini dimaksudkan untuk memaksimalkan potensi pendapatan lokal desa, dalam rangka penguatan pondasi ekonomi desa.

“Ke depan diharapakan prioritas penggunaan anggaran desa itu pada sektor pemberdayaan. juga menginginkan desa memaksimalkan lahan-lahan aset desa untuk kepentingan pengembangan ekonomi,” ujarnya.

(akn)

Ribuan Guru Kembali Demo Kantor Wali Kota Pekanbaru

loading…

Ribuan guru kembali melakukan aksi demo di Kantor Wali Kota Pekanbaru, Riau. Kedatangan tenaga pendidik ini dikarenakan tuntutan mereka tidak dipenuhi Wali Kota Pekanbaru terkait uang tunjangan. Okezone/Banda

PEKANBARU – Ribuan guru kembali melakukan aksi demo di Kantor Wali Kota Pekanbaru, Riau. Kedatangan tenaga pendidik ini dikarenakan tuntutan mereka tidak dipenuhi Wali Kota Pekanbaru terkait uang tunjangan.

Dalam aksinya, sekitar 1500 guru dari tingkat SD sampai SMP ini kembali melakukan bloke di depan Kantor Wali Kota Pekanbaru Jalan Jendral Sudirman. Setelah melakukan aksi blokde, mereka juga merusak salah satu pintu gerbang Kantor Wali Kota Pekanbaru sehingga sebagian mereka merangsek masuk.

Para guru ini juga melakukan tahlilan dan membacakan doa bersama. Langkah rohani itu dilakukan guru agar Wali Kota Pekanbaru, Firdaus membuka hati untuk membayarkan uang tunjangan sertifikasi guru.

“Kita berdoa agar Wali Kota Pekanbaru tergugah hatinya. Kami diperlakukan tidak adil oleh wali kota. Tunjangan dana sertifikasi itukan memang hak kita,” ucap Lili salah satu guru, Rabu (20/3/2019).

Para guru ini bersikukuh agar Pemkot Pekanbaru merevisi Peraturan Wali Kota (Perwako) Pekanbaru Nomor 7 Tahun 2019 tentang sertifikasi guru. Dimana setelah diterbitkan Perwako, mereka tidak menerima tunjangan sertifikasi. “Kalau guru di Pemprov Riau tetap mendapatkan hak dana sertifikasi, mengapa kita tidak,” tambah Aditya guru lainnya.

Aksi demo menuntut revisi Perwako Nomor 7 Tahun 2019 tentang sertifikasi guru sudah berlangsung sebanyak tiga kali. Aksi pertama dilakukan pada 5 Maret 2019 dan 11 Maret 2019.

(nag)

Lantamal IV Tanam 1.500 Bibit Mangrove, Renovasi Musalla dan Pesantren

loading…

Laksamana Pertama TNI Arsyar Abdullah dan Wali Kota Tanjungpinang Syahrul bersama warga menenam bibit mangrove di Kampung Bugis, Tanjungpinang, Kepri. Foto/Muhammad Bunga Ashab

TANJUNGPINANG – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang, Riau menggelar kegiatan karya bakti TNI 2019 dengan menanam 1.500 bibit mangrove dan merenovasi musala dan pondok pesantren. Kegiatan karya bakti Lantamal IV digelar di dua lokasi, yakni di Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang dan Desa Kampung Parit di Kabupaten Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (20/3/2019) pagi.

Karya bakti TNI AL tahun 2019 di wilayah di wilayah Komando Armada (Koarmada) I yang digelar serentak dibuka oleh Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono melalui sambungan video converence dari Kelurahan Pluit, Jakarta Utara. Selanjutnya, diikuti masing-masing pangkalan jajaran di bawahnya. Kegiatan ini berlangsung selama selama empat hari ke depan. (Baca Juga: Tim F1QR Lantamal IV Dapat Penghargaan dari Pangarmada I)

Karya bakti ini di Lantamal IV melibatkan 405 orang gabungan dari instansi TNI dan Polri, pemerintah daerah, Jalasenastri, mahasiswa, pelajar, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan serta masyarakat Kampung Bugis.

Baca Juga:

“Kegiatan karya bakti TNI AL adalah merupakan salah satu perwujudan dari tugas TNI AL dalam upaya membantu pemerintah di daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat ” kata Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah di Kampung Bugis, Tanjungpinang.

Arsyad menyampaikan, kegiatan ini juga merupakan kegiatan terpadu lintas sektoral antara TNI AL dengan instansi maupun lembaga pemerintah, departemen dan non departemen terkait. “Untuk sasaran non fisik adalah upaya meningkatkan wawasan kebangsaan, kesadaran berbangsa dan bernegara serta meningkatkan kesadaran bela negara,” kata dia.

Bebeberapa kegiatan antara lain di Kelurahan Kampung Bugis meliputi renovasi Musala (Surau) Al Hajj, penanaman bibit mangrove sebanyak 1.500 bibit, pembersihkan parit sepanjang jalan Kampung Bugis, pengobatan umum, pemeriksaan gigi, khitanan massal dan pelayanan Keluarga Berencana.

Sedangkan, di Desa Kampung Parit meliputi renovasi Pesantren Yayasan Permata Bangsa dan sosialisasi tentang Keamanan Laut (Kamla) dan kemaritiman.

Wali Kota Tanjungpinang Syahrul mengucapkan terima kasih telah memilih kasih di Kampung Bugis. Syahrul menyambut baik kegiatan karya bakti TNI tahun 2019 di Kampung Bugis. Menurut dia, dalam mensejahterakan masyarakat perlu bergandeng tangan, bersatu padu dalam mengatasi kebersihan dan terkait masalah sampah.

“Kita sangat berterima kasih kepada seluruh jajaran Lantamal IV yang telah membantu masyarakat Kampung Bugis,” kata Syahrul.

(rhs)

Pemko Tanjungpinang Teken MoU dengan BeKraf

loading…

Pemerintah Kota Tanjungpinang menandatangani kesepakatan bersama dengan Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf) Kementerian Pariwisata tentang Pengembangan potensi ekonomi kreatif di Kota Tanjungpinang, di Hotel Aston Tanjungpinang, Selasa (19/3/2019).

TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang menandatangani kesepakatan bersama dengan Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf) Kementerian Pariwisata tentang Pengembangan potensi ekonomi kreatif di Kota Tanjungpinang, di Hotel Aston Tanjungpinang, Selasa (19/3/2019).

Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, seusai tanda tangan mengatakan bahwa kesepakatan bersama Bekraf dapat membangkitkan semangat para pelaku usaha dalam berinovasi dengan produk usahanya. “Saya berharap MoU ini mendorong para pengusaha muda untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan usahanya,” ujarnya.

Ia mengajak generasi muda mengubah pola pikir setelah lulus sekolah atau kuliah jangan prospeknya untuk jadi pegawai, tetapi jadilah pengusaha. “Para generasi muda, mari ubah pola pikir jangan berharap setelah lulus kuliah ingin jadi pegawai, mari kita mengembangkan jiwa entrepreneur dan berwirausaha,” lanjutnya.

Baca Juga:

Kota Tanjungpinang sebagai Ibu Kota Provinsi Kepri, menurut Syahrul, merupakan salah satu tempat destinasi kuliner. Banyak orang dari berbagai daerah datang ke Tanjungpinang hanya untuk berwisata kuliner, contohnya seperti di Kedai Kopi Sekanak dengan berbagai jenis makanan Melayu khas. “Ayo kita kembangkan kreatifitas dan jadikan destinasi wisata kulinernya di Tanjungpinang berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas,” tutupnya.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf hadir sekaligus yang menandatangani MoU mengatakan potensi ekonomi kreatif Kota Tanjungpinang sangat besar untuk dikembangkan. Diakhir acara, ditampilkan pertunjukan pantomim dari pakar pantomim ternama yaitu Septian Dwi Cahyo dari Jakarta.

(akn)

Peduli Musibah Banjir Sentani, Pemkab Puncak Serahkan Bantuan

loading…

Bupati Puncak Wilem Wandik (kanan) saat menyerahkan bantuan untuk musibah banjir di Sentani, Jayapura. iNews TV/Hera

JAYAPURA – Peduli terhadap musibah banjir yang menimpa warga Sentani, Jayapura, Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak menyerahkan bantuan kemanusiaan yang diserahkan langsung di Posko Induk Penanganan bencana Banjir Bandang, di Gunung Merah Sentani.

Bupati Puncak, Wilem Wandik mengatakan, pemerintah dan masyakat kabupaten puncak menyerahkan bantuan sebesar Rp 1 miliar serta 3 truk bahan makanan, dan memang bencana banjir ini menjadi perhatian khusus sebab di Kabupaten Jayapura juga banyak warga Kabupaten Puncak yang bermukim.

“Kami berbelasungkawa atas musibah di Sentani, dan sebagai wujud solidaritas atas musibah ini, kami atas nama pemerintah dan masyakat memberikan bantuan yang sekiranya dapat meringakan beban seluruh korban dari musibah ini,” ujar Wilem, Rabu (20/03/19).

Baca Juga:

Dikatakan, musibah yang terjadi di Kabupaten Jayapura harus jadi pembelajaran bagi seluruh masyakat, agar bisa terus menjaga dan merawat hutan Cykloop, sebab Cykloop memiliki sumber mata air yang menghidupi masyakat di kabupaten dan kota Jayapur.

Sementara itu, Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, seusai menerima bantuan tersebut memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan masyarakat kabupaten Puncak.

Kata Giri, melalui musibah ini juga menunjukkan solidaritas antar masyakat di Papua masih sangat baik, sehingga apa yang terjadi di Kabupaten Jayapura harus menjadi pembelajaran besar bagi seluruh masyarakat, sehingga ke depan bisa lebih mencintai lingkungan yang ada di sekitar mereka.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan, ini pastinya akan sangat membantu meringankan beban masyarakat, sebab memang ini bencana yang cukup besar menimpa masyarakat, ada banyak korban, sehingga ini membutuhkan campur tangan dari berbagai pihak,” pungkasnya.

(nag)

Gubernur Kalbar: Pusat Perlu Atur Dana Bagi Hasil Sawit dan Pengembangan Hilirisasi

loading…

Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan perlu mengatur dana bagi hasil (DBH) bagi provinsi penghasil minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) sebagaimana hasil minyak bumi. Salah satu acara sesi acara Borneo Forum III/SINDOnews

PONTIANAK
Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan perlu mengatur dana bagi hasil (DBH) bagi provinsi penghasil minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) sebagaimana hasil minyak bumi. Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengatakan, Kalimantan Barat dengan luasan perkebunan hingga 1,5 juta hektare dan menjadi provinsi terbesar kedua di Indonesia sebagai penghasil CPO seharusnya bisa mendapatkan alokasi dana bagi hasil yang proporsial.

Mantan Wali Kota Pontianak ini juga mengharapkan, industri hilir dapatkan dikembangkan di Kalimantan Barat sehingga masyarakat dapat menikmati harga minyak gorengan yang lebih rendah.

“Selama ini nilai tambah terbesar lebih banyak dinikmati pemerintah pusat serta di industri hilir sawit dibandingkan perkebunan sawit yang merupakan industri hulu ,” kata Sutarmidji kepada wartawan di sela pembukaan Borneo Forum III di Hotel Ibis, Pontianak, (20/3/2019).

Baca Juga:

Sutarmidji menegaskan, mengacu pada UU tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, sebenarnya kebijakan untuk melakukan dana bagi hasil itu dimungkinkan.

“Ini yang akan kami perjuangkan. Jika dana bagi hasil ini bisa direalisasikan, pemanfaatannya bisa dikembalikan kepada petani sawit di daerah sebagai bentuk pemberdayaan dan peningkatan kinerja lembaga ekonomi desa terutama sentra sawit di Kalbar,” kata Gubernur Kalbar.

Sementara Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura (Untan), Kalimantan barat DR Gusti Hardiansyah berpendapat, pembagian dana bagi hasil tidak hanya penting tetapi juga wajib dilakukan.

Menurut kandidat rektor Untan itu, dalam kondisi global saat ini, pemerintah sebaiknya tidak hanya memikirkan persoalan pangan, tetapi juga bahan bakar yang salah satunya berasal dari CPO. Apalagi Pemerintah Jokowi menargetkan pengembangan Biodiesel hingga B 100 secara bertahap.

Sebagai penghasil CPO terbesar kedua, kata Gusti, Kalimantan Barat tidak terlalu banyak diuntungkan dari penanaman sawit. Kalaupun ada nilainya tidak besar dan berasal dari pajak-pajak tanah seperti Bea Perolehan hak atas tanah dan atau bangunan (BPHTB).

“Nilai tambah terbesar justru dinikmati di di industri hilir yang sebagian besar berada di luar Kalimantan Barat. Karena itu, dana bagi hasil menjadi penting dipertimbangkan sebagai masukan bagi pemerintah pusat. Apalagi, luasan kebun sawit di Kalbar mencapai 1,5 juta hektare dan sekitar 60% merupakan perkebunan swasta dan sisanya dimiliki rakyat,” katanya.

Menurut Gusti, pemerintah pusat harus mempunyai strategi untuk memperkuat dunia usaha khususnya perkebunan sawit di Kalimantan Barat agar produksinya konsisten. “Salah satunya dengan membuat aturan dana bagi hasil, ” ujarnya.

Ketua Forum Pengembangan Perkebunan Strategis berkelanjutan FPPSK Achmad Manggabarani sepakat bahwa pemerintah pusat perlu mengatur instrumen hukum untuk mengatur alokasi dana bagi hasil sawit.

“Selain memberlakukan pola dana bagi hasil di daerah sentra sawit, keberadaan korporasi sawit di daerah harus memberi kontribusi nyata salah satunya dengan mengoptimalkan peran dan fungsi CSR,” timpalnya.

Menurut Achmad Manggabarani, sejauh ini Pemerintah belum membuat aturan apapun terkait dana bagi sawit untuk perkebunan kelapa sawit.

“Salah satu insisiatif yang perlu dilakukan adalah pengajuan Rancangan RUU Dana bagi hasil perkebunan sawit. DPR juga punya peran penting untuk menggodok aturan tersebut,” tandas dia.

(sms)

Identitas Mayat Perempuan di Lahan PTPN IV Terungkap

loading…

Identitas mayat seorang perempuan diperkirakan berusia 40 tahun di lahan perkebunan PTPN IV akhirnya terungkap. Foto/Ricky Hutapea

SIMALUNGUN – Identitas mayat seorang perempuan diperkirakan berusia 40 tahun yang ditemukan di lahan perkebunan PTPN IV Kebun Laras, Desa Silou Bayu, Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (19/3/2019), akhirnya terungkap.

Terungkapnya identitas mayat wanita setelah salah seorang saudaranya, Kliwon (45) mendatangi instalasi jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djasamen Saragih Pematangsiantar. (Baca Juga: Mayat Wanita Ditemukan Pengembala Sapi di Lahan Perkebunan)

Informasi yang diperoleh, identitas mayat wanita yang ditemukan dengan luka-luka di beberapa bagian tubuhnya seperti punggung bernama Ngatiyem warga Dusun III Desa Silou Bayu Kecamatan Gunung Maligas.

Menurut Kliwon, adiknya merupakan janda dan selama ini tinggal di Kota Pematangsiantar, namun sering pulang ke kampung.

Baca Juga:

Dia mengaku tidak mengetahui persis aktivitas korban dan mengetahui adiknya tewas setelah diberitahu warga. “Saya tahu dari warga adik saya ditemukan meninggal di areal perladangan PTPN 4. Jasadnya sudah dibawa ke RSUD Pematangsiantar,” sebut Kliwon.

Kapolsek Bangun AKP Putra Jani Purba yang dikonfirmasi mengatakan polisi masih menyelidiki penyebab kematian wanita yang ditemukan di lahan perkebunan PTPN IV.

“Masih dilakukan penyelidikan penyebab kematian wanita yang ditemukan pengembala sapi di lahan PTPN IV Gunung Maligas,” sebut Purba.

(rhs)

ATM Bank Sumut Diganti, Pegawai Pemkot Medan Tak Bisa Ambil Gaji

loading…

ATM Bank Sumut diganti menjadi berlogo GPN sehingga berdampak terhadap gaji pegawai dan tenaga honorer Pemkot Medan. Foto/Dok SINDO

MEDAN – Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Sumut (Sumatera Utara) diganti menjadi berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), sehingga berdampak terhadap gaji pegawai dan tenaga honorer Pemerintah Kota (Pemkot) Medan tersendat dan tidak bisa diambil.

Para pegawai belum mengganti kartu ATM-nya berlogo GPN sebagaimana sudah diumumkan sebelumnya. Salah seorang pegawai honorer di salah satu dinas Pemkot Medan, Yanti (36) mengatakan, tidak bisa mengambil gajinya di ATM Bank Sumut manapun. Padahal biasanya gaji bulanan agak telat memang ditransfer tapi belum bisa diambil melalui ATM. (Baca Juga: Pemkot Medan Umumkan ASN yang Malas Apel Pagi, Inspektorat Terbanyak)

“Yang baru keluar itu gaji bulan Januari, memang awal tahun biasanya gaji agak terlambat. Setelah gaji ditransfer ke rekening, malah uangnya tidak bisa diambil karena kebijakan Bank Sumut,” ujarnya di Medan, Rabu (20/3/2019).

Baca Juga:

Yanti mengaku sangat kecewa dengan pelayanan Bank Sumut. Dia menjelaskan saat dirinya melakukan transaksi di mesin ATM, muncul pemberitahuan agar nasabah menghubungi kantor Bank Sumut.

Kemudian di luar mesin ATM terdapat pemberitahuan bahwa nasabah Bank Sumut agar segera menukarkan kartu ATM yang dimilikinya dengan kartu ATM yang memiliki chip atau berlogo GPN.

“Kami sudah datang ke Kantor Bank Sumut Pusat di Jalan Imam Bonjol, Medan. Sebelum ke meja informasi, pihak sekuriti memberitahukan bahwa blanko ATM kosong dan disarankan agar bertransaksi secara manual dengan menggunakan buku tabungan,” jelasnya.

Menurutnya, tidak adanya blanko ATM yang berlogo GPN di Bank Sumut ini sangat disayangkan karena dirinya tidak dapat bertransaksi menggunakan mesin ATM. Tentunya keberadaan ATM dapat mempermudah nasabah dalam transaksi. Untuk itu, seharusnya Bank Sumut jangan langsung melakukan pemblokiran kartu ATM nasabah.

“Seharusnya jika tidak ada blanko ATM, pihak Bank Sumut jangan blokir kartu ATM secara sepihak. Ini sangat merugikan kami sebagai nasabah. Untuk itu diharapkan Bank Sumut agar dapat menyelesaikan permasalahan ini,” ucapnya diamini sejumlah rekan-rekannya yang lain.

Manajer Humas Bank Sumut Sulaiman mengatakan setelah berkoordinasi dengan Bank Sumut Cabang Medan ternyata memang untuk ATM ASN sedang dalam proses pergantian dari yang tidak berlogo menjadi berlogo GPN atau memiliki chip.

“Masalahnya ada pergantian ATM. Sekarang pakai logo GPN bang. Jadi ini masih proses,” terangnya.

Menurutnya, pergantian ATM menjadi berlogo GPN itu untuk mempermudah dan mengamankan database nasabah agar menjadi lebih baik lagi. “Kan memang GPN ini secara nasional. Makanya saya dan teman-teman ini mau memfollow-up ini sampai kapan prosesnya,” ungkapnya.

(rhs)

Lelah Dikritik, Bupati Pandeglang Tidak Akan Tunggangi Mobil Rp1,9 Miliar

loading…

Lelah dikritik, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengaku tidak akan menggunakan mobil dinas barunya berjenis Toyota Land Cruiser Prado seharga Rp1,9 Miliar. Dokumen/SINDOnews

PANDEGLANG – Bupati Pandeglang Irna Narulita mengaku tidak akan menggunakan mobil dinas barunya berjenis Toyota Land Cruiser Prado seharga Rp1,9 Miliar. Langkah tersebut dilakukan karena terus menuai kritikan dari berbagai kalangan.

“Kendaraan dinas sesuatu hal yang tidak menyalahi aturan. Tapi saya tidak mau difensif, tidak mau membela diri. Saya serahkan kalau rakyat tidak setuju, saya kembalikan, saya bisa pakai mobil pribadi,” kata Irna kepada wartawan, Rabu (20/3/2019).

Menurutnya, kendaraan dinas yang selama ini digunakan sudah dirasa cukup. Padahal, mobil baru yang menuai polemik bukan untuk kepentingan pribadi melainkan untuk kepentingan bertemu dengan masyarakatnya di pelosok desa secara langsung.

Baca Juga:

“Saya beli mobil untuk siapa? Untuk masyarakat. Kalau nggak boleh ya balikin lagi. Saya asyik-asyik saja. Bangun Pandeglang itu suatu tantangan,” ujarnya.

Dia mempersilahkan masyarakat mengkritiknya bahkan melakukan aksi demontrasi terkait kondisi infrastruktur dan pengadaan kendaraan dinas di Pandeglang. Namun, jangan sampai orang-orang yang mengkritiknya ditunggani karena kepentingan politik. “Jangan by order lah, kritik silahkan, aksi silahkan,” kata Irna.

Terkait harga mobil dinasnya, Irna juga heran karena sepengetahuannya harga mobil Toyota Land Cruiser Prado Rp1,3 miliar. Untuk memastikan, Irna menyarankan untuk menanyakan secara langsung kepada bagian pengadaan.

“Pengadaan mobil itu lelang dua kali gagal. Setahu saya harganya Rp1,3 miliar. Kok bisa segitu (Rp1,9 miliar) mungkin beda tipe. Tapi silahkan tanya ke yang bersangkutan takut salah lagi,” tandasnya.

(nag)

Bupati Kobar Nurhidayah Ultah ke-44, Sang Suami Berikan Semangat

loading…

Hari ini, Rabu 11 Maret 2019, usia Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Nurhidayah genap memasuki usia 44 tahun. Foto/Sigit Dzakwan

KOTAWARINGIN BARAT – Hari ini, Rabu 11 Maret 2019, usia Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), Nurhidayah genap memasuki usia 44 tahun. Di hari ulang tahunnya, bupati perempuan pertama di Kalteng ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kobar yang mendoakannya.

“Ass.. terima kasih atas ucapan dan doa terbaiknya, semoga Allah swt selalu memberkahi dan memberikan selalu kelancaran dan kemudahan untuk kita semua,” ujar bupati dalam pesan WhatsApp, Selasa (20/3/2019).

Suami Bupati HM Ruslan AS juga menyampaikan ucapan selamat kepada istrinya tersebut. “Yang jelas selamat ulang tahun, lupakan urusan rumah tangga, karena di depanmu ada 200 ribu lebih masyarakat Kobar,” ujar Ruslan saat memberikan ucapan kepada Bupati yang merupakan istrinya.

Baca Juga:

Nurhidayah berharap, memasuki usia ke-44 terus diberikan amanah masyarakat Kabupaten Kobar untuk menjadi garda terdepan menyukseskan program pembangunan di Bumi Marunting Batu Aji.

“Tidak terlepas dukungan semua pihak yang mengawali tahun pertama proses kepemimpinan ibu ini, kita ingin lebih banyak berbuat untuk membangun daerah kita ini.”

Ucapan selamat juga disampaikan jurnalis MNC Media. “Met milad buat Bupati Kobar Nurhidayah ke-44, semoga di kepemimpinan ibu, Kobar semakin maju dan Jaya,” ucap Jurnalis iNews (MNC Media), Sigit Dzakwan Pamungkas.

(rhs)

3 Tahanan yang Kabur Saat Sidang Berhasil Ditangkap, 4 Masih Buron

loading…

Tiga tahanan jaksa yang kabur saat menjalani siding berhasil ditangkap aparat Polres Pelalawan Riau. Foto/Ilustrasi SINDOnews

PEKANBARU – Polres Pelalawan, Riau, berhasil membekuk tiga tahanan jaksa yang kabur saat menjalani sidang. Sementara empat lainnya belum tertangkap.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi mengatakan, tiga tahanan yang berhasil ditangkap adalah Rian Hidayat (28), Guntur Saputra (20) dan Eko Siswanto (39).

“Kalau Rian terdakwa kasus narkoba, Guntur tahanan kasus Curanmor dan Eko kasus narkoba,” kata Kapolres Pelalawan Rabu (20/3/2019). (Baca Juga: 7 Tahanan Kejaksaan Negeri Pelalawan Kabur saat Akan Sidang)

Baca Juga:

Sementara empat tahanan yang belum tertangkap adalah Septian Ade Fernandes (27), Praja Sutanan (33) dan Junaidi (22) terdakwa kasus narkotika. Sementara Arnius Hulu (22) merupakan terdakwa kasus Curanmor.

“Untuk tahanan yang kabur masih kita periksa di Polres Pelalawan. Sementara 4 tahanan masih diburu,” jelasnya.

Seperti diberitakan, tujuh tahanan Kejaksaan Negeri Pelalawan berhasil kabur pada 19 Maret 2019 pukul 2019. Mereka kabur ada yang menunggu giliran sidang ada juga yang menunggu tahanan lain sidang.

Mereka berhasil kabur setelah berhasil merusak terali besi kamar mandi sel Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan.

(rhs)

Update Banjir Bandang Sentani: 104 Orang Meninggal, 160 Luka dan 79 Hilang

loading…

BPNB mencatat hingga Rabu (20/3/2019) pagi WIB, tercatat 104 orang meninggal dunia, 160 hilang dan 79 orang hilang. Foto/Dok BNPB

JAYAPURA – Penanganan darurat dampak banjir bandang di Sentani Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua terus dilakukan tim SAR gabungan. Hingga Rabu (20/3/2019) pagi WIB, tercatat 104 orang meninggal dunia, 160 hilang dan 79 orang hilang.

Adapun korban meninggal dunia, 97 orang di Kabupaten Jayapura dan 7 orang korban di Kota Jayapura. Belum semua korban berhasil diindentifikasi. Ada 40 korban meninggal dunia yang belum diidentitikasi sehingga Bupati Jayapura memutuskan korban akan dimakamkan secara massal besok (21/3/2019). (Baca Juga: Dampak Banjir Bandang, 6.831 Orang Pengungsi Tersebar di 15 Titik)

“Pemakaman massal diputuskan setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pihak gereja yang dituangkan dalam bentuk tertulis. Pemda Jayapura sudah menyiapkan lahan dan kendaraan untuk pemakaman massal,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan persnya, Rabu (20/3/2019).

Baca Juga:

Sutopo menjelaskan, sebanyak 79 orang belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian sesuai dengan laporan masyarakat yang menyatakan anggota keluarganya belum ditemukan. Sebabanyak 160 orang luka-luka dimana 85 orang luka berat dan 75 orang luka ringan.

Jumlah pengungsi juga dilaporkan bertambah. Tercatat 9.691 orang mengungsi yang tersebar di 18 titik pengungsi. Bertambahnya jumlah pengungsi karena rasa trauma dan takut akan adanya banjir bandang susulan mengingat hujan masih sering turun di wilayah Jayapura.

Bertambahnya pengungsi ini menyebabkan beberapa tempat pengungsian penuh dan kondisinya tidak nyaman. Selain itu juga menyulitkan dalam distribusi bantuan. Untuk itu, sesuai kesepakatan dalam rapat koordinasi di Posko Tanggap Darurat, dari 18 titik pengungsian yang ada saat ini akan dikumpulkan menjadi 6 titik pengungsi agar memudahkan distribusi bantuan. (Baca Juga: Anggota Yonif RK 751/VJS Evakuasi Korban Bencana Alam di Sentani)

Pendataan kerusakan bangunan akibat bencana juga terus dilakukan. Tercatat 375 rumah rusak berat, 5 unit ibadah rusak berat, 8 sekolah rusak berat, 104 unit ruko rusak berat, 4 jembatan rusak berat, 4 ruas jalan rusak berat dan kerusakan bangunan lainnya.

Berbagai upaya penaganan darurat dilakukan oleh 2.317 personil dari 28 lembaga dan organisasi, seperti evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban, pelayanan kesehatan, dapur umum, penanganan pengungsi perbaikan sara prasana darurat, dan lainnya.
Balai Besar Jalan Nasional masih melakukan pembersihan jalan protokol Sentani dengan mengerahkan 14 unit excavator dan 3 unit loader. Jalan sepanjang 600 meter jalan sudah bersih. Disiapkan jembatan balley dengan bentang 30 meter, 25 meter dan 9 meter pada jembatan yang rusak. Dinas PU Kabupaten Jayapura telah membangun 16 unit MCK dan akan ditambah. Penyediaan air bersih terkendal antrian pengambilan air dari sumber air PDAM. Perbaikan listriuk juga terus dilakukan oleh petugas.

Bupati Kabupaten Jayapura telah menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari terhitung mulai 16-29 Maret 2019. Daerah yang terdampak bencana, bukan hanya Distrik/Kecamatan Sentani saja, ternyata 5 distrik yaitu Distrik Sentani, Waibu, Sentani barat, Ravenirara, dan Depapre.Gubernur Papua telah menetapkan tingkatan bencana ini adalah bencana darurat provinsi karena terjadi di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. Bantuan dari pusat, pemda, masyarakat dan dunia usaha terus mengalir.

BNPB telah menyerahkan bantuan dana siap pakai sebesar Rp1,5 miliar untuk operasional penanganan darurat yaitu Rp1 miliar untuk BPBD Kabupaten Jayapura, Rp250 juta untuk BPBD Kota Jayapura, dan Rp250 juta untuk BPBD Provinsi Papua.

(rhs)

Pengembangan Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Peningkatan Infrastruktur

loading…

Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Tanjungpinang melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan dan penyusunan RKPD Kota Tanjungpinang tahun 2019 di Tanjungpinang, Selasa (19/3).

TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Tanjungpinang melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan penyusunan RKPD tingkat Kota Tanjungpinang tahun 2019 di CK Hotel Tanjungpinang, Selasa (19/3/2019).

Pelaksanaan Musrenbang RKPD tahun 2019 ini mengambil tema “Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Peningkatan Infrastruktur Dasar” dan dibuka Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun.

Dalam sambutannya ia mengatakan sinergitas antara Pemerintah Kota Tanjungpinang dan Pemerintah Provinsi Kepri harus terjalin baik karena sebagai ibu kota provinsi, Tanjungpinang perlu dibenahi dan diberi prioritas dalam pembangunan.

Baca Juga:

“Kita ingin Tanjungpinang memiliki daya tarik dan ciri khas dalam penataan pembangunan, sinergitas antara dua pemerintahan ini harus terus dilakukan dengan baik agar pembangunan di Kota Tanjungpinang dapat kita benahi bersama dan jadi prioritas,” kata Nurdin.

Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, mengatakan hal senada dalam sambutannya. Menurutnya, Musrenbang merupakan rangkaian perencanaan partisipatif dan media utama konsultasi publik bagi segenap pelaku kepentingan untuk menyelaraskan prioritas pembangunan di kecamatan atau kelurahan dengan prioritas dan sasaran pembangunan kota, mengklarifikasi usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan masyarakat pada setiap tahapan.

“Oleh karena itu, saya mengajak para peserta dengan segala pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki untuk mengintegrasikan, mendialogkan pikiran dan pandangan masing-masing guna mempercepat akselerasi pembangunan di Kota Tanjungpinang,” ungkapnya.

Syahrul juga menyampaikan fokus kebijakan pembangunan yang menitikberatkan pada beberapa sektor yakni penataan destinasi wisata budaya/religi, bahari dan kuliner yang memiliki keunikan/kekhasan Kota Tanjungpinang, peningkatan sertifikasi pelaku jasa wisata dan pembinaan kelompok sadar wisata, pengembangan produk unggulan daerah menunjang wisata, penataan pasar tradisional sesuai dengan standar, peningkatan fasilitasi kerjasama perdagangan, peningkatan pengendalian inflasi dan peningkatan kompetensi pelaku industri kecil terutama dalam hal produksi dan pemasaran produk.

“Kita semua berharap dan bercita-cita agar Kota Tanjungpinang menjadi kota yang lebih maju dari tahun ke tahun, kemajuan tersebut berawal dari proses perencanaan yang matang sehingga membuahkan hasil pembangunan daerah yang baik di segala bidang,” lanjut Syahrul.

Musrenbang ini dibuka oleh Gubernur Kepri yang ditandai dengan pemukulan gong didampingi oleh Walikota Tanjungpinang, Wakil Walikota Tanjungpinang, Pimpinan DPRD Provinsi Kepri, Pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang, Pimpinan FKPD Kota Tanjungpinang dan Ketua LAM Kota Tanjungpinang.

Kemudian diserahkan juga penghargaan kepada tokoh masyarakat yang berperan aktif dalam pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan yaitu H. Usman Hasibuan dari Kel. Kamboja Kec. Tanjungpinang Barat, Muhammad Din dari Kel. Dompak Kec. Bukit Bestari, Yufuk Antoni dari Kel. Tanjungpinang Kota Kec. Tanjungpinang Kota dan Sarikin dari Kel. Batu Sembilan Kec. Tanjungpinang Timur.

(akn)

Jatuh Sakit, Syekh Ali Jaber Dirawat di RS Al-Anshar Madinah

loading…

Ulama kelahiran Madinah berkewarnegaraan Indonesia, Syekh Ali Jaber dikabarkan sakit dan kini dirawat di Rumah Sakit Al Anshar Madinah. Foto/Istimewa

JAKARTA – Kabar duka kembali datang dari ulama sekaligus pendakwah kelahiran Madinah berkewarnegaraan Indonesia, Syekh Ali Jaber. Mantan imam besar Masjid Nabawi Madinah ini dikabarkan sakit dan kini dirawat di Rumah Sakit Al Anshar Madinah.

“Doakan Syekh Ali Jaber semoga cepat sembuh. Kemarin datang ke Bandara mau ketemu jamaah Umrah Akbar Albalad Alameen perpisahan sebelum pulang ke Indonesia. Tetapi badannya gemetar gak bisa berdiri akhirnya dirawat di Klinik Bandara Nadinah. Dua hari lagi sakit lagi hari ini masuk RS Ansor di Madinah,” kata Syekh Muhammad Jaber, saudara Syekh Ali Jaber dalam postingannya di Instagram, Rabu (20/3/2019). (Baca Juga: Kondisi Terkini Ustaz Arifin Ilham: Terlihat Lebih Segar dan Nyaman)

Syekh Muhammad Jaber tidak menjelaskan secara rinci penyakit apa yang diderita ulama yang pernaj menjadi Juri acara Hafiz RCTI itu. “Doain ya semoga bisa kembali lagi ke Indonesia dengan sehat walafiat untuk terus menurus dakwah dan memberikan ilmu yang bermanfaat untuk masyarakat Tanah Air tercinta Aamiiin,” tulis Syekh Muhammad Jaber.

Baca Juga:

Dalam akun Instagramnya, ribuan netizen ikut mendoakan Syeikh Ali Jaber. Seperti akun bernama helda5151 menulis, “Semoga cepat sembuh diangkat penyakitnya oleh allah swt amiin ya rabbal alamiinn”. Kemudian ucuf_emplon: “asalamualaikum semoga sakitnya cpt sembuh ya syekh aaamiiin”.

Astutydanoe menulis, “Syafaakallah syekh Ali Jaber…aamiin..!!”. Netizen lain bernama herlina_lies mendoakan: “Semoga Allah selalu melindungi syekh Muhammad Jaber,penyakitnya segara diangkat, Aaminn”. (Baca Juga: Ustaz Abdul Somad: Mohon Dimaafkan Segala Khilaf dan Salah Mak Kami)

Untuk diketahui, Syekh Ali Jaber mengawali kegiatan dakwahnya di Indonesia pada tahun 2008. Pendakwah kelahiran Madinah, Arab Saudi 1976 ini pada usia 11 tahun telah hafal 30 juz Alqur’an. Selama di Madinah, beliau aktif sebagai guru tahfizh Qur’an di Masjid Nabawi dan menjadi salah satu imam di masjid kebanggaan umat Islam tersebut.

Di Indonesia, Syekh Ali Jaber memiliki program mudah menghafal Alqur’an sehingga dakwahnya mudah diterima banyak kalangan. Syekh Ali Jaber juga menjadi pengajar di sejumlah pesantren tahfidz di Jawa Barat dan sering ndiundang mengisi kajian dan tabligh akbar di berbagai daerah di Indonesia.

(rhs)

Kutuk Teror Selandia Baru, Herri Zulkarnain Berdoa di Lokasi Penembakan

loading…

Herri Zulkarnain berdoa dan menaroh karangan bunga di lokasi penembakan di Christchurch, Selandia Baru. Foto: Ist

MEDAN – Pada Jumat (15/3/2019) akan dikenang sebagai sejarah kelam di Selandia Baru. Hari itu, di Masjid Al-Noor dan Masjid Linwooddi Kota Christchurch, penembakan brutal terjadi kepada para jamaah yang hendak menunaikan salat Jumat.

Seorang pria bersenjata yang menggunakan nama Brenton Tarrant menyiarkan secara langsung aksi penembakan melalui Facebook dengan perangkat kamera yang dapat dipasang di kepala. Aksi teror tersebut dilakukan di dua mesjid Al-Noor dan Linwood di Christchurch, Selandia Baru yang menewaskan 49 orang dan melukai 48 orang.

Merespons peristiwa tersebut, tokoh Sumatera Selatan, Herri Zulkarnain, menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalam kepada keluarga para korban dan mengutuk aksi terorisme tersebut. Herri Zulkarnain juga menyempatkan diri memberikan doa dan menaroh karangan bunga di lokasi penembakan di Christchurch, Selandia Baru.

Baca Juga:

“Teror atas dasar apapun harus dilawan. Seluruh dunia harus bersatu untuk melawan terorisme. Kejadian di Selandia Baru menjadi duka mendalam bagi seluruh warga dunia, terutama umat muslim,” ujar Herri Zulkarnain dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/3/2019).

Menurut Herri, meningkatkan saling prasangka yang berdasarkan identitas di dunia harus dihentikan. Perlu ada konsesi bersama untuk mewujudkan perdamaian dunia. “Dengan haluan politik luar negeri bebas aktif, Indonesia harus mengambil peran untuk mencegah kekerasan yang mencoreng kemanusiaan,” jelas Herri.

Calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI Dapil Sumut I dari Partai Demokrat tersebut menambahkan, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia harus terus menjadi penjaga perdamaian dunia. “Kita harus pastikan Indonesia adalah negara yang mampu menjaga keberagaman dan saling menghormati, tidak ada tempat untuk terorisme di dunia,” pungkasnya.

(thm)

Inflasi Februari di Kota Tanjungpinang Masih Stabil

loading…

Berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riu dan Badan Pusat Statistik (BPS) Tanjungpinang, inflasi di Kota Tanjungpinang tercatat sebesar 0,04% lebih rendah dibanding tahun sebelumnya, yaitu sebesar 0,46%.

TANJUNGPINANG – Inflasi Kota Tanjungpinang pada Februari 2019 masih stabil. Berdasarkan data yang disampaikan oleh Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riu dan Badan Pusat Statistik (BPS) Tanjungpinang pada rapat rutin TPID Kota Tanjungpinang, Senin (18/3/2019),
inflasi tercatat sebesar 0,04% lebih rendah dibanding tahun sebelumnya, yaitu sebesar 0,46%.

Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, selaku pemimpin rapat, menjelaskan bahwa untuk perkembangan harga bahan komoditas bahan pokok di Kota Tanjungpinang saat ini masih tergolong stabil seperti yang telah disampaikan dalam rapat TPID sebelumnya.

Syahrul juga menjelaskan bahwa dalam satu atau dua bulan ini ada hal-hal yang harus dijaga, apa lagi kedepan akan menyambut bulan Ramadan dan lebaran. Karena hal tersebut Syahrul meminta untuk diidentifikasi permasalahan yang akan datang.

Baca Juga:

Gusti Raizal Eka Putra, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kepri juga menjelaskan hal serupa, saat ini inflasi di Kota Tanjungpinang masih terus stabil yang relatif rendah dibandingkan Batam dan bahkan nasional. “Ini merupakan suatu prestasi bagi Kota Tanjungpinang yang harus terus dijaga,” ujarnya.

Gusti juga menjelaskan bahwa ada resiko yang akan segera datang, dan itu akan selalu menyumbang inflasi adalah datangnya kegiatan tahunan menghadapi bulan Suci Ramadan di mana terkadang terjadi perubahan harga pada komoditas bahan pokok.

Selain itu juga inflasi angkutan udara akan menjadi kendala, dan juga ada kenaikan harga pada cargo yang dapat memberikan dampak penyebab inflasi pada sebagian barang pokok yang berasal dari luar Kepri.

“Akan tetapi untuk saat ini perkembangan harga bahan pokok yang ada di Kota Tanjungpinang masih tergolong stabil, hal ini tentunya harus terus dijaga sehingga inflasi di Kota Tanjungpinang dapat terus stabil,” jelas Gusti.

Untuk ketersedian stok bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak masih cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar tiga atau empat bulan ke depan hal tersebut dijelaskan oleh Bulog.

Untuk stok beras saat ini seperti yang telah disampaikan bulan lalu 2000 ton beras yang di pesan oleh buloyg sudah masuk ke Kota Tanjungpinang, untuk antisipasi kebutuhan di bulan Ramadhan, Bulog juga memesan 2000 ton beras untuk tambahan. Untuk komuditas gula di Bulog masih tersedia 250 ton dan minyak goreng sebanyak 15.000 liter.

Rapat rutin bulanan TPID Kota Tanjungpinang turut dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpianang Riono, Karantina Pertanian, BMKG, Satgas Pangan dari Polres Kota Tanjungpinang, serta jajaran OPD terkait.

(akn)

Eksekutif Segera Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD Muba Terkait LKPJ

loading…

Rapat paripurna istimewa masa persidangan I rapat ketiga dalam rangka penyampaian rekomendasi DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Muba tahun 2018, Selasa (20/03/2019)

SEKAYU – Rapat paripurna istimewa masa persidangan I rapat ketiga dalam rangka penyampaian rekomendasi DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Muba tahun 2018, Selasa (20/03/2019) mengeluarkan beberapa rekomendasi.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Muba Sugondo, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Forkopimda, anggota DPRD Muba, para staf ahli Bupati, para asisten sekda, serta kepala PD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba.

Rekomendasi yang dibacakan oleh Edi Hariyanto diawali dengan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bupati Muba yang telah menyampaikan penjelasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati TA 2018 kepada DPRD dan telah ditindaklanjuti oleh DPRD Muba dengan membentuk panitia khusus untuk membahas LKPJ yang dimaksud.

Baca Juga:

Dewan mengatakan LKPJ akhir tahun merupakan progress report dari penyelenggaraan pemerintah daerah. Tujuan LKPJ akhir tahun untuk memberikan gambaran tingkat keberhasilan dalam melaksanakan kebijakan, program, kegiatan dan efisiensi penggunaan anggaran selama satu tahun anggaran.

“DPRD Muba telah mempelajari LKPJ Bupati Muba TA 2018, secara umum telah memenuhi target yang telah ditetapkan dalam RKPD, namun tentunya masih ada beberapa hal yang masih perlu disempurnakan,” ujarnya.

Ada beberapa rekomendasi berupa catatan strategis yang ditujukan kepada sejumlah OPD, diantaranya meminta kepada pihak eksekutif dalam menyusun program pembangunan memperhatikan skala prioritas dan kemampuan anggaran untuk mewujudkan Visi Misi Kepala Daerah, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, memaksimalkan Dana Alokasi dari Pemerintah Pusat, Kerjasama antar Daerah, mengevaluasi dan menetapkan indikator keberhasilan kinerja OPD, pemerataan dan peningkatan kualitas SDM beserta sarana dan prasarana di bidang kesehatan dan pendidikan, mengawasi infrastruktur yang rusak segera di perbaiki, membentuk penasihat investasi, BUMD Muba didorong menjadi lebih mandiri, menyelesaikan status hukum/kedudukan Politeknik dan Akper Muba, menjalin kerjasama dengan perusahaan untuk mendapatkan CSR yang digunakan perbaikan jalan di Muba dan membuat surat edaran kepada Kepala Desa agar mematuhi Perda Pesta Malam.

Wakil Bupati Muba Beni Hernedi menyambut baik dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Muba yang telah membantu dan bekerjasama dalam pembahasan LKPJ Bupati TA 2018 dari tanggal 05-18 Maret 2019 melalui Pansus LKPJ bersama Perangkat Daerah terkait.

“Pada periode TA 2018 secara umum Pemkab Muba telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelengara Pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari Visi Misi Pemkab Muba yang tertuang dalam prioritas pembangunan Pemkab Muba,” tuturnya.

Menanggapi rekomendasi yang disampaikan DPRD Beni mengatakan akan secepatnya mengupayakan peningkatan koordinasi pada masing-masing unit kerja di Lingkungan Pemkab Muba, meningkatkan PAD, Investasi, kapasitas kelembagaan Pemda, percepatan pembangunan infrastruktur, menjalin kerjasama dengan perusahaan untuk mendapatkan CSR yang digunakan perbaikan jalan di Muba dan membuat surat edaran kepada Kepala Desa agar mematuhi Perda Pesta Malam.

“Terhadap rekomendasi yang disampaikan oleh pansus akan menjadi perhatian dan ditindaklanjuti untuk memperbaiki kinerja di masa yang akan datang,” kata Beni memungkasi.

(akn)

Musi Banyuasin Ranking Dua Terbaik dalam Pencegahan Korupsi se-Sumsel

loading…

Menerapkan pelayanan publik yang transparan serta meminimalisir tindak pidana korupsi menjadi prioritas Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good governance dan clean governance).

PALEMBANG – Menerapkan pelayanan publik yang transparan serta meminimalisir tindak pidana korupsi menjadi prioritas Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good governance dan clean governance).

Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2018 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Ruang Rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, yang dihadiri Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, Selasa (19/3/2019), Kabupaten Musi Banyuasin tercatat di Peringkat kedua daerah yang menerapkan sistem pencegahan korupsi dalam program-program pemerintahan yang saat ini dijalankan.

“Muba ini sudah 74%, ini nilai yang sangat baik dan peringkat kedua se-Sumsel, hanya 1% di bawah rata-rata nasional,” ungkap Kasatgas Korsupgah KPK RI, Aida Ratna.

Baca Juga:

Aida Ratna mengatkan, di level kabupaten/kota capaian Rencana Aksi (Renaksi) 2018 yang sudah dilakukan Pemkab Muba sudah sangat baik. “Ini harus dipertahankan bahkan wajib terus ditingkatkan dan menjadi kewajiban kita bersama untuk mendorong meminimalisir terjadinya tindakan korupsi dilingkungan pemerintah,” kata Aida.

Dalam rapat koordinasi dan evaluasi Program Pemberantasan korupsi terungkap, Pemkab Muba sudah 87% skornya dalam melaksanakan proses pengadaan yang telah dilakukan di ULP (Unit Layanan Pengadaan) Pemkab Musi Banyuasin dan ini harusnya menjadi acuan dan menjadi contoh juga bagi pemerintah daerah lain,” tambah Aida Ratna.

Musi Banyuasin Ranking Dua Terbaik dalam Pencegahan Korupsi se-Sumsel

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza menyebutkan bahwa Pemkab Muba akan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik efektif efesien transparan akuntable serta dapat memudahkan masyarakat dalam setiap layanan publik yang ada di Musi Banyuasin.

“Sebagian pelayanan publik di Muba kita telah lakukan dengan memanfaatkan teknologi digital secara online sebagai layanan keterbukaan informasi publik serta dengan melaksanakan sistem informasi publik yang online ini bisa langsung diawasi serta dikawal oleh seluruh elemen masyarakat khususnya element masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Muba dan di luar Musi Banyuasin sebagai bahan pertanggungjawaban kami ke publik,” terang Dodi.

Kandidat Doktor Universitas Padjajaran ini juga menyebutkan, sebelumnya Pemkab Muba melalui DPMPTSP telah mendapatkan Penghargaan Top 90 Pelayanan Publik Terbaik di Indonesia. “Saat ini DPMPTSP Muba lagi gencar-gencarnya saya dorong dan saya monitor langsung untuk melakukan inovasi pelayanan Siap Antar dan Jemput Izin (SAJI),” tandas Dodi.

Program SAJI memiliki 3 keunggulan, yaitu SAJI ON SITE (pelayanan perizinan secara rutin ke kecamatan dengan menggandeng BPJS Kesehatan, KPP Pratama untuk mempermudah pemrosesan perizinan yang dibutuhkan masyarakat langsung.

Kemudian, Program SAJIMAN (petugas yang siap antar jemput izin selesai maupun berkas perizinan), dan program ketiga program HALLO SAJI yakni (layanan jasa untuk setiap proses perizinan), serta KANTONG SAJI (layanan Jemput bola di Kecamatan secara rutin dari yang telah terjadwal setiap hari Senin sampai Jumat).

Program program inovasi layanan Publik Ini semua diterapkan semata-mata untuk mewujudkan pelayanan yang yang efektif efesien dan transparan serta meminimalisir tindakan tindakan yang merugikan masyarakat dan Petugas Layanan sendiri dari tindakan korupsi khusunya di lingkungan Pemkab Muba,” bebernya.

Upaya-upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih tidak terlepas dari dukungan legislatif di Muba serta Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) yang selalu bersinergi dan berkolaborasi melakukan upaya pencegahan tindakan korupsi yang dapat merugikan rakyat. Dodi menegaskan berkali-kali bahwa ia berkomitmen untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan mewujudkan layanan publik menuju pelayanan yang prima bagi masyarakat Musi Banyuasin.

Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2018 dan Sosialisasi Program Tahun 2019 tersebut Bupati Dodi didampingi Ketua DPRD Muba Abusari SH MSi, Sekda Apriyadi, dan Inspektur Kabupaten Muba R E Aidil Fitri. Tampak pula Gubernur Sumsel Herman Deru, Koordinator Wilayah II KPK RI Abdul Haris, Ketua DPRD Provinsi Sumsel MA Gantada SH MHum, dan Kepala BPKP Sumsel Gilbert Hutapea.

(akn)

Baku Tembak di Bandara Nduga Papua, 1 Anggota Brimob Gugur, 2 Terluka

loading…

Anggota Brimob yang terluka akibat kontak senjata dengan Kelompok Separatis Kriminal Bersenjata (KKSB) OPM dirawat di RSUD Mimika, Provinsi Papua. Foto/Chanry AS

TIMIKA – Kontak senjata kembali terjadi antara pasukan Brimob dengan Kelompok Separatis Kriminal Bersenjata (KKSB), Organsiasi Papua Merdeka (OPM), di Bandara Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, Rabu (20/3/2019) pagi tadi.

Dari informasi yang didapat, kejadian tersebut menyebabkan satu anggota Brimob dari Satgas Belukar atas nama Bharada Aldi meninggal dunia akibat terkena tembakan di bahu kanan. (Baca Juga: Kontak Tembak dengan OPM, 3 Prajurit TNI Gugur)

Sedangkan dua anggota lainnya mengalami luka-luka, masing-masing Ipda Arif Rahman mengalami luka tembak pada bahu kiri tembus punggung. Dan Bharada Rapi yang mengalami luka pada dada kanan bawah ketiak dengan 2 luka akibat tembakan.

Baku Tembak di Bandara Nduga Papua, 1 Anggota Brimob Gugur, 2 Terluka

Ketiga Anggota Satgas Belukar Brimob Mabes Polri itu terlibat kontak senjata dengan KKSB saat sedang melaksanakan pengamanan pesawat heli yang melaksanakan dorlog di Bandara Mugi, Distrik Mugi, Kabupaten Nduga Papua, Rabu pagi tadi. (Baca Juga: 3 Personel TNI yang Gugur Ternyata Dikepung 70 Anggota OPM)

Baca Juga:

Seluruh korban hari ini telah di evakuasi dengan menggunakan helikopter Polri, Heli Polri Bell 412/P-3003, Capt Pilot Kompol M. Nur ke Kota Timika Papua untuk di semayamkan dan dirawat di RSUD Mimika, Papua.

(rhs)

Pemkab Siapkan Rp700 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur di Kobar

loading…

Bupati Kobar Nurhidayah saat menghadiri musrenbang di Kecamatan Arut Utara, beberapa waktu lalu. Foto/Sigit Dzakwan

KOTAWARINGIN BARAT – Berdasarkan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di 6 Kecamatan, usulan paling banyak adalah peningkatan infrastruktrur. Untuk merealisasikan usulan itu, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng harus menyiapkan anggaran sebesar Rp700 miliar.

Bupati Kobar Nurhidayah mengatakan, usulan dalam musrenbang tingkat kecamatan mengenai peningkatan infrastruktur merupakan program prioritas pembangunan Kobar selain sektor pariwisata dan pertanian dalam arti luas. (Baca Juga:Kobar Tuan Rumah Workshop Audit Kinerja APIP se-Kalteng)

“Usulan infrastruktur yang disampaikan dalam musrenbang tingkat kecamatan jika dihitung mencapai angka Rp700 miliar. Tetapi untuk memenuhi usulan itu kita pun menggunakan skala prioritas tanpa menyampingkan usulan yang lainnya mengingat anggaran kita terbatas,” kata Bupati.

Baca Juga:

Bupati menjelaskan, skala prioritas dalam peningkatan Infrastruktur menitikberatkan untuk menunjang sektor pertanian dalam arti luas dan Pariwisata. “Saat ini kan desa telah punya dana desa. Dalam Musrenbang itu kita bisa melihat mana yang bisa kita kerjakan melalui APBD Kobar dan mana yang menggunakan alokasi dana desa. Jadi semua usulan itu tidak harus kita kerjakan dari APBD Kobar, tetapi ada juga yang dikerjakan melalui dana desa itu sendiri,” ujar Bupati Kobar.

Diakui Bupati, usulan peningkatan infrastruktur bukan saja berasal dari desa tetapi juga usualan peningkatan infrastruktur dalam kota Pangkalan Bun.

“Program pembangunan Pemkab Kobar selama lima tahun, infrastrktur menjadi skala prioritas karena hal itu penting dalam pengembangan sektor lainnya apakah itu pendidikan, kesehatan maupun peningkatan peerekonomian. Sebab dengan kondisi infrastrukturnya yang baik maka akan mempengaruhi sektor yang lainnya,” imbuh Bupati.

Bupati menambahkan, sejak 2017 Pemkab kobar telah meningkatkan pembangunan infrastruktur penghubung antardesa melalui program konsorsium yang melibatkan pihak ketiga.

“Pembangunan bukan saja tanggung jawab Pemkab Kobar saja, melainkan menjadi tanggung jawab bersama. Pembangunan melalui dana konsorsium itu sah dan diperbolehkan oleh aturan. Sehingga kami pun akan melibatkan pihak ketiga bukan saja dalam sektor infrastruktur tetapi di sektor pendidikan dan kesehatan,” tutupnya.

(rhs)

Sebar Kebencian, Ratu Ubur-ubur Dituntut 6 Bulan Penjara

loading…

Ratu Kerajaan Ubur-ubur Asiyah Tusalamah dituntut 6 bulan kurungan penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU). Foto/Rasyid Ridho

SERANG – Ratu Kerajaan Ubur-ubur Asiyah Tusalamah dituntut enam bulan kurungan penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU). Aisyah dinilai jaksa bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menyebar kebencian, baik individu, kelompok, agama, dan antar golongan atau sara.

“Menuntut agar majelis hakim menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Aisyah Tusalamah dengan pidana penjara selama enam bulan,” kata JPU Kejari Serang Sih Kanthi Utami di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Serang yang diketuai Erwantoni. Selasa (19/3/2019). (Baca Juga: Ini Lima Ajaran Sesat Kerajaan Ubur-ubur Versi MUI)

Sementara pertimbangan yang memberatkan yakni perbuatan terdakwa telah membuat resah masyarakat. “Hal yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Terdakwa berterus terang sehingga tidak mempersulit proses persidangan,” ujarnya.

Baca Juga:

Dalam berkas tuntutan, meskipun Aisyah menurut ahli psikiater dan psikologi dalam keterangannya di persidangan menyatakan mengalami gangguan jiwa berat dan perbuatannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Namun menurut ahli juga, perbuatan terdakwa dengan membuat empat video dan mengaploudnya ke media sosial Facebook dalam keadaan sadar.

“Terdakwa mengapload video agar dapat mempengaruhi dan mengikuti kepercayaan terdakwa. Dengan demikian kesimpulan ahli dan fakta-fakta persidangan dan ahli bertentangan. Dengan demikian menurut kami perbuatan terdakwa dapat dipertanggungjawabkan dan tidak ada alasan untuk memaafkan atau membenarkan perbuatan terdakwa,” ujarnya.

Jaksa meyakini Asiyah melanggar Pasal 28 ayat 2, Jo Pasal 45A ayat 2 Undang-Undang nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

Mendengarkan tuntutan tersebut, Aisyah melalui penasehat hukumnya menyatakan akan melakukan pembelaan pada sidang pekan depan.

(rhs)

Kalimantan Sumbang 34% Lahan Sawit di Indonesia

loading…

Borneo Palm Oil Stakeholders Forum tahun 2019 (Borneo Forum III) resmi dibuka Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian Musdalifah Mahmud, di Hotel Ibis Pontianak, Kalimantan Barat Rabu (20/3/2019). Foto SINDOnews

PONTIANAK – Borneo Palm Oil Stakeholders Forum tahun 2019 (Borneo Forum III) resmi dibuka Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian Musdalifah Mahmud, di Hotel Ibis Pontianak, Kalimantan Barat Rabu (20/3/2019). Borneo Forum merupakan agenda tahunan Gabungan Produsen Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang lingkup Regional Kalimantan. Dimana penyelenggaraan tahun 2019 di Pontianak merupakan putaran ke-3 yang diselenggarakan secara bersama oleh GAPKI Cabang Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara.

“Kelapa sawit adalah komoditi nomor satu yang mampu bertahan lama dan menjadi sangat penting bagi sumber devisa negara dari banyak komoditi yang ada dan kita akan tetap perjuangkan untuk menjadi komoditi yang terbaik. Nah untuk Borneo posisinya menjadi penting karena ada 34% perkebunan sawit di wilayah ini (Kalimantan). Tentunya tanpa Borneo kita akan kehilangan sekian banyak untuk kontribusi bagi negara,” kata Musdalifah.

Sehingga, kata dia, Borneo Forum harus dimanfaatkan sangat luas untuk kepentingan komoditi ekspor Kelapa Sawit Indonesia. Musdalifah juga menyoroti sawit Indonesia yang selalu diperlakukan diskriminasi di pasar global. Karenanya pemerintah akan melakukan kampanye untuk melawan diskriminasi tersebut. “Kita siapkan dua langkah untuk mengajukan gugatan ke WTO. Tentunya ini butuh proses ke depannya,” timpal Musdalifah.

Baca Juga:

Ketua Panitia Borneo Forum III Agus Sumasto mengatakan, berdasarkan catatan perkembangan usaha perkebunan kelapa sawit wilayah Kalimantan yang cukup pesat dimana sampai dengan tahun 2018 tercatat seluas 4.3 juta hektare yang menghijaukan bumi Borneo tersebar di Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara.

“Sebagai sentra sawit terkemuka secara nasional atau 35% dari 12.3 juta hektare luas areal sawit nasional, maka peran strategis sawit di wilayah Kalimantan dalam mendulang devisa negara diharapkan mampu menopang pilar ekonomi nasional maupun regional,” kata dia.

Menurut dia, sejalan dengan semakin dinamisnya tantangan yang dihadapi industri sawit di wilayah ini antara lain upaya pelemahan usaha sawit melalui isu lingkungan, ketenagakerjaan, di sisi lain masih dihadapkan kepada fluktuasi harga CPO di pasar global, rendahnya produktivitas tanaman, belum tersedianya pelabuhan ekspor serta masih terbatasnya infrstruktur pendukung lainnya menyebabkan hilirisasi berbasis sawit belum dapat berkembang sebagaimana yang diharapkan.

“Melalui penyelenggaraan Borneo Palm Oil Stakeholders Forum tahun 2019 (Borneo Forum III), beberapa masalah yang dihadapi diharapkan dapat diurai dan mendapatkan solusi terbaik dan menjadikannya sebagai peluang yang dapat direspon guna memajukan industri sawit di Kalimantan,” tandasnya.

(sms)

Asap Kebakaran Hutan di Dumai Riau Semakin Pekat

loading…

Asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Dumai Riau semakin pekat. Petugas membagikan masker kepada warga pengguna jalan. Foto/Banda Haruddin Tanjung

PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau terus meluas. Salah satu daerah yang sangat terdampak adalah Kota Dumai. Saat ini kota di pesisir Riau tertutupi asap pekat.

Dimana jarak pandang (visibility) yang terpantau satelit kemarin 4 kilometer kini turun menjadi 2 kilometer. Selain di Dumai, Kabupaten Pelalawan dan Inhu juga turun. (Baca Juga: Kebakaran Hutan dan Lahan di Bengkalis Riau Terus Meluas)

“Jarak pandang di Kota Dumai hanya 2 kilometer karena diselimuti asap. Di Kabupaten Pelalawan dan Inhu jarak pandang sudah kabur,” kata Prakirawan Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Yasir Prayuna Rabu (20/3/2019).

Baca Juga:

Sementara itu titik panas (hot spot) di Riau juga mengalami peningkatan. Dimana pada 19 Maret 2019 sore terpantau 156 titik kini naik menjadi 165 titik.

Sebaran titik panas masih berada di 11 kabupaten dan kota. Di Kabupaten Rokan Hilir 17 titik, Kota Pekanbaru 1 Kabupaten Rokan Hulu 2 titik.

Kemudian di Kabupaten Siak terdeteksi 11titik, Kota Dumai 16 titik Kabupaten Bengkalis titik 39 titik Kabupaten Kampar dua 2. Untuk di Kabupaten Indragiri Hulu 6 titik serta Kabupaten Indragiri Hilir 3 titik.

“Sedangkan di Kabupaten Pelalawan terdeteksi 37 dan Kabupaten Kepulauan Meranti 31 titik,” imbuhnya. (Baca Juga: Kebakaran Hutan Meluas, Tiga Kabupaten Riau Diselimuti Asap Pekat)

Kebakaran hutan dan lahan di Riau sudah terjadi sejak 1 Januari 2019. Riau sudah berstatus siaga kabut asap. Sebanyak 10 helikopter dan 1 pesawat dikerahkan untuk pemadaman.

(rhs)

Pemkab Musi Banyuasin Raih Opini WTP Tercepat se-Indonesia

loading…

Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjadi Pemkab yang tercepat se-Indonesia dalam menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Atas Laporan Keuangan Pemkab Muba Tahun Anggaran 2018, dan mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

PALEMBANG – Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjadi Pemkab yang tercepat se-Indonesia dalam menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Atas Laporan Keuangan Pemkab Muba Tahun Anggaran 2018, dan mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Ini merupakan dua tahun berturut-turut Kabupaten Muba menjadi yang tercepat dalam penyampaian LKPD dan LHP Atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Muba. Sebelumnya, pada 29 Januari 2018 Muba menjadi daerah yang tercepat dalam penyampaian LKPD TA 2017, dan menjadi yang tercepat pula se-Indonesia dalam Penerimaan Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Tahun Anggaran 2017 oleh BPK RI Perwakilan Sumsel yang diterima pada 29 Maret 2018.

“Muba luar biasa dan pantas jadi cermin bagi daerah lainnya di Indonesia dalam upaya pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,” ungkap Anggota V BPK RI, Isma Yatun di sela Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Muba Tahun Anggaran 2018 di gedung BPK RI Perwakilan Sumsel, Selasa (19/3/2019).

Baca Juga:

Menurut Isma upaya-upaya yang dilakukan Pemkab Muba menunjukkan komitmen Bupati Dodi Reza dan DPRD Muba untuk benar-benar melaksanakan pengelolaan keuangan yang benar.

“Artinya ini menjadi hal sangat prioritas bagi kepala daerah di Muba dan DPRD, kami sangat apresiasi Muba menjadi yang pertama di Indonesia dan tercepat dan berhasil pula meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ungkapnya.

Hal senada dikatakan Kepala Perwakilan BPK RI Sumsel, Maman Abdul Rahman. Ia mengatakan, Muba tidak hanya cepat tetapi juga laporan keuangan Pemkab Muba mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian yang sudah diperiksa oleh kalangan profesional BPK RI Perwakilan Sumsel.

Ia menambahkan, apa yang sudah dilakukan Pemkab Muba bersama DPRD Muba ini harus dipertahankan dan diharapkan bisa menginspirasi daerah lain dalam upaya pengelolaan keuangan yang transparan.

“Upaya yang dilakukan Pemkab dan DPRD Muba ini kiranya dapat menjadi motivasi bagi daerah lain untuk komitmen dan konsisten dalam transparansi pengelolaan keuangan daerah,” ulasnya.

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan kekompakan antara pihak legislatif dan eksekutif.

4 Perampok Nasabah Bank Asal OKI Dibekuk di Bengkulu Selatan

loading…

Perampok nasabah bank diringkus aparat kepolisian Polres Bengkulu Selatan pada Selasa 19 Maret 2019. iNewsTV/Ismail Yugo Trianto

BENGKULU SELATAN – Empat perampok nasabah bank, berinisial AR (23), HS (31), HT (30), dan TO (50), diringkus aparat kepolisian Polres Bengkulu Selatan pada Selasa 19 Maret 2019. Kawanan perampok asal Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan ini, dibekuk polisi setelah satu pelaku tangkap seusai merampok nasabah Bank BRI Cabang Manna.

Kepada polisi, pelaku mengaku telah melakukan aksi perampokan di empat lokasi berbeda. Tiga lokasi di wilayah Bengkulu Selatan, para pelaku berhasil merampok uang nasabah sebesar Rp235 juta. Para pelaku juga berhasil merampok uang nasabah bank sebesar Rp100 juta di pasar Panorama Kota Bengkulu.

“Spesialis, mereka telah mengincar korban saat berada di dalam bank. Berbagi tugas dan membuntuti korbannya dan melancarkan aksi saat waktunya dinilai tepat,” terang Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan AKP Enggarsyah Alim.

Baca Juga:

(wib)

Bupati Serang Tingkatkan Anggaran Bidang Keagamaan

loading…

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menyalurkan anggaran cukup besar di bidang keagamaan. Bahkan untuk membangun dan merehabilitasi pondok pesantren (ponpes), telah dianggarkan dari APBD Kabupaten Serang sebesar Rp2,6 miliar.

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menyalurkan anggaran cukup besar di bidang keagamaan. Bahkan untuk membangun dan merehabilitasi pondok pesantren (ponpes), telah dianggarkan dari APBD Kabupaten Serang sebesar Rp2,6 miliar.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, program bidang keagamaan salah satu prioritas Pemkab Serang. Ia yakin, melalui pembangunan bidang keagamaan, maka generasi Kabupaten Serang akan punya karakter dan akhlak yang baik.

“Program bidang keagamaan, salah satu upaya membentu karakter sumber daya manusia Kabupaten Serang yang berakhlak dan berintegritas,” kata Tatu usai membuka MTQ Kabupaten Serang di Kecamatan Anyer, Senin malam (18/3/2019).

Baca Juga:

Tahun ini Pemkab Serang memberikan beasiswa hafidz Alqur’an atau penghafal Alquran untuk 125 siswa tingkat sekolah dasar dan 87 siswa tingkat sekolah menengah pertama. Total anggaran Rp174.500.000

Kemudian insentif untuk 8.629 guru ngaji dengan total anggaran Rp 8.629.000.000. Selanjutnya insentif untuk 1.165 guru TPQ dengan total anggaran Rp 1.165.000.000. Insentif untuk 6.190 guru madrasah diniyah awwaliyah dengan total anggaran Rp 9.682.398.000.

Pemkab Serang juga memberikan bantuan pembangunan atau rehabilitasi 13 pondok pesantren (ponpes) dengan total anggaran Rp 2.600.000.000. “Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2018, yang telah dibantu pembangunan sebanyak 5 pondok pesantren,” ujar Tatu.

Sementara hibah bidang keagamaan mulai dari bantuan untuk Majelis Ulama Indonesia (MUI), pondok pesantren, yayasan, madrasah, hingga dewan kesejahteraan masjid, Pemkab Serang mengalokasikan anggaran Rp 3.458.485.000.

“Kami tengah merencanakan pembangunan Islamic Centre Syech Nawawi Albantani di Kecamatan Tanara, semoga segera terealisasi. Akan menjadi pusat kajian kitab kuning pertama di Indonesia,” imbuhnya.

Menurut Tatu, sejumlah program tersebut masih belum maksimal, sebab APBD Kabupaten Serang terbatas dan banyak program kebutuhan dasar lainnya yang harus terus kami prioritaskan. “Terutama pembangunan infrastruktur jalan yang akan kami targetkan hingga tahun 2021, Insya Allah semua kewenangan jalan Kabupaten Serang sepanjang 601,13 kilometer dalam kondisi dibeton atau dalam kondisi mantap,” tegasnya.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengapresiasi program Pemkab Serang di bidang keagamaan. Ia pun sependapat bahwa pembangunan bidang keagamaan harus menjadi prioritas seluruh daerah di Banten. “Kami juga, Pemerintah Provinsi Banten sudah merampungkan revitalisasi Kawasan Kesultanan Banten. Akan menjadi kebanggaan sekaligus destinasi wisata reliji terbaik di Provinsi Banten,” pungkasnya.

(akn)

GAPKI Dorong Ekspor Sawit ke Asia Selatan, Timur Tengah dan Afrika

loading…

Direktur Eksekutif GAPKI Dr Mukti Sardjono (kiri) dan Sekjen Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) Dr Bambang Aria Wisena di Hotel Ibis Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa malam (19/3/2019). Foto SINDOnews/SM Said

PONTIANAK – Gabungan Produsen Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mendorong pemerintah untuk bisa lebih meningkatkan kinerja ekspor sawit ke negara-negara tradisional seperti India, Pakistan dan Bangladesh. Hal ini perlu dilakukan terkait adanya keputusan Uni Eropa yang menyatakan budi daya kelapa sawit mengakibatkan deforestasi berlebihan dan penggunaannya dalam bahan bakar transportasi harus dihapuskan.

Direktur Eksekutif GAPKI Dr Mukti Sardjono mengatakan, untuk pasar India sebenarnya tahun 2017 mampu mengekspor 7,6 ton, namun tahun 2018 hanya 6,7 ton. “Kalau bisa kita kembalikan seperti tahun 2017 tentunya ada peningatan 1 juta ton. Kemudian Pakistan dan Bangladesh yang merupakan negara yang konsumsi minyaknya tinggi. Potensinya untuk bisa kita lebih tingkatkan. Selanjutnya China sekarang sudah mulai menerapkan bio diesel, ini juga potensi untuk ditingkatkan,” kata Mukti Sardjono di Hotel Ibis Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (20/3/2019).

Mantan staf ahli Menteri Pertanian ini juga menegaskan, pemerintah juga harus bisa mencari pasar pasar baru non tradisional yang potensial seperti Timur Tengah dan Afrika.

Baca Juga:

“Namun Afrika perlu perlakuan khusus karena umumnya belum mempunyai infrastruktur kaki timbun yang besar sehingga mereka memerlukannya dalam bentuk kemasan. berarti perlu ada kebijakan tarif ekspor sawit untuk pasar tersebut. Yang jelas potensi peningkatan untuk 2019 masih ok,” ungkap Mukti Sardjono.

Sementara terkait pelarangan Uni Eropa tersebut, GAPKI juga sudah melakukan lobi-lobi dan pemerintah pun sudah melakukan pembahasan terkait masalah ini.

“Sebelum keputusan ini keluar pemerintah sendiri sudah mempunyai posisi untuk diajukan ke World Trade Organization (WTO). Dimana pemerintah dan juga Malaysia sudah sepakat untuk mengajukan keberatan kepada WTO,” timpal Mukti.

Posisi GAPKI sendiri, kata dia, Pertama prihatin akan adanya keputusan ini apalagi kalau bicara mengenai kelapa sawit ini sebagai salah satu sumber untuk penanganan kemiskinan.

“Kalau ini dilarang berarti mereka tidak memperhatikan rakyat, kurang memperhatikan apa yang dihadapi. Sawit selama ini sebagai sumber pengurangan kemiskinan, pertumbuhan wilayah dan disamping sebagai sumber devisa yang besar. GAPKI tentunya akan mendukung keputusan pemerintah yang sudah diambil,” paparnya.

Menurut Mukti, sekarang juga sudah dicoba penggunaan CPO langsung untuk bahan bakar pengganti pembangkit PLN. “Kalau ini terjadi sangat bagus karena pembangkit PLN terletak di remote-remote area. Jika ini diterapkan akan semakin bagus untuk menambah serapan CPO dalam negeri lebih,” tuturnya.

Mukti juga menegaskan, kemungkinan adanya peningkatkan kinerja sawit terutama untuk bio energi yang tidak hanya bio diesel tapi juga bio bensin dan bio avtur.

Sementara Sekjen Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) Dr Bambang Aria Wisena mengatakan, pemerintah harus melawan langkah diskriminatif Uni Eropa (UE) terhadap pelarangan komoditas sawit nasional.

DMSI, kata dia, juga akan mendukung langkah pemerintah untuk menyampaikan keberatan ke WTO terkait keputusan Uni Eropa yang menyatakan budi daya kelapa sawit mengakibatkan deforestasi berlebihan dan penggunaannya dalam bahan bakar transportasi harus dihapuskan.

(sms)

Ratusan Masih Hilang, Jumlah Pengungsi Terus Bertambah

loading…

JAYAPURA – Korban tewas banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Jayapura, Papua, terus bertambah karena luasnya wilayah yang terdampak bencana. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga siang kemarin tercatat sudah 89 orang meninggal dunia.

Sebanyak 82 korban meninggal akibat banjir bandang di Kabupaten Jayapura dan 7 korban meninggal dunia akibat tanah longsor di Ampera, Kota Jayapura. Sementara Polda Papua mengungkapkan, hingga sore kemarin sedikitnya 206 orang belum ditemukan. Angka ini diperoleh dari laporan yang diterima polisi dari masyarakat di Pos Induk Tanggap Darurat Sentani dan di Bidang Dokkes Polda Papua.

“Banyak keluarga korban datang melaporkan kehilangan anggota keluarganya. Pos Induk Sentani menerima laporan 75 nama dan Bidang Dokkes menerima laporan 131 nama,” jata Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, kemarin.

Baca Juga:

Mereka yang belum ditemukan antara lain penduduk Kampung Milinik sebanyak 34 orang, BTN Gajah Mada 20 orang, Komplek Perumahan Inauli 7 orang, Kampung Bambar 4 orang, BTN Bintang Timur 2 orang, Sosial 4 orang, Komba 1 orang dan Taruna Sosial 3 orang.

Lokasi terparah terdampak banjir di Kabupaten Jayapura adalah Distrik Sentani Kelurahan Hinekombe, Kelurahan Dobonsolo, Kelurahan Sentani Kota, Kampung Yahim, Kampung Sereh, Distrik Waibu pada Kampung Doyo Baru, Distrik Sentani Barat pada Kampung Kertosari, Distrik Ravenirara pada Kamung Yengu Dosoyo dan Distrik Depapre.

Kamal menyebutkan, dari 69 jenazah yang sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara, 33 di antaranya telah teridentifikasi. Sebanyak 31 jenazah telah diserahkan kepada keluaga dan 2 jenazah masih menunggu dijemput keluarga. Sementara itu sebanyak 159 orang luka-luka yaitu 84 orang luka berat dan 75 orang luka ringan. Korban terdampak terdata sebanyak 11.725 kepala keluarga (KK) meliputi Distrik Sentani, Waibu dan Sentani Barat.

Jumlah pengungsi pun kemarin terus bertambah. Banyak masyarakat yang memilih tinggal di pengungsian karena trauma dan takut terjadi banjir bandang susulan. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, sedikitnya ada 6.831 orang pengungsi yang tersebar di 15 titik pengungsian.

Dapur umum, pos pelayanan kesehatan dan posko sudah didirikan. Namun masih diperlukan beberapa bantuan kebutuhan dasar dan mendesak seperti MCK, air bersih, permakanan, matras, selimut, pakaian layak, genset, peralatan dapur, psikososial, dan sebagainya.

Data dampak kerugian dan kerusakan juga terus bertambah seiring masuknya data laporan ke posko. Bangunan dan infrastruktur yang rusak berat akibat bencana banjir bandang di Sentani meliputi 350 rumah, 3 jembatan, 8 drainase, 4 jalan, 2 gereja, 1 masjid, 8 sekolah, 104 ruko dan sebuah pasar.

Ini Tiga Faktor Penyebab Banjir Bandang Sentani

loading…

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo saat mengisi Kuliah Umum di Kampus IPB Dramaga, Bogor, Selasa 19 Maret 2019 petang. SINDOnews/Haryudi

BOGOR – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo menjelaskan, berdasarkan pengamatannya ke lokasi bencana banjir bandang di Sentani, Jayapura, Papua, ada tiga faktor penyebabnya. Kemudian sebagian besar korban meninggal akibat terbawa oleh arus yang berisi kayu-kayu berukuran mencapai 30 meter dengan diameter lebih dari satu meter.

“Dan ini korban yang paling banyak justru sebagian besar berada di daerah aliran sungai. Jadi ketika debit airnya tinggi dengan curah hujan tinggi, tidak bisa terbendung, akibatnya perumahan – perumahan yang berada di dataran rendah, itu semuanya habis kena terjangan air banjir bandang yang disertai lumpur cukup tebal serta juga pasir,” ungkapnya seusai mengisi Kuliah Umum di Kampus IPB Dramaga, Bogor, Selasa 19 Maret 2019 petang.

Terkait jumlah korban meski pihaknya belum kembali mengupdate, namun diperkirakan akan terus bertambah. “Sebab tadi pagi saya terbang dari Papua pukul 08.45 sampai sekarang saya tidak mendapatkan data terkini. Tapi saya pikir ada kemungkinan bertambah, nanti untuk jumlah korban harus satu pintu sumber yaitu posko,” jelasnya.

Baca Juga:

Dia memaparkan berdasarkan pengamatan langsung ke lokasi penyebab banjir bandang Sentani ada tiga faktor yang satu sama lainnya saling berpengaruh. “Pertama karena intensitas curah hujan yang sangat tinggi, berdasarkan laporan BMKG, pada malam kejadian, total debit air mencapai 240 milimeter dan itu tak lazim, biasanya 100 milimeter itu sudah cukup tinggi,” jelasnya.

Kedua yakni faktor topografi dari lingkungan pegunungan cycloops di sekitar Sentani berstatus cagar alam dengan kemiringan 60-90 derajat, sampai yang di kaki gunung itu, sekitar 30 derajat. Ketiga, lanjut dia, berdasarkan informasi dari Bupati dan Wali Kota Jayapura, bencana banjir bandang juga disebabkan karena sebagian wilayah (pegunungan cycloops) itu telah dihuni oleh masyarakat tanpa menyadari dampak pembukaan ladang dan kebun serta menggunakan areal cagar alam sebagai tempat hunian itu berdampak negatif terhadap lingkungan.

“Jadi bencana banjir bandang di sentani karena tiga faktor, cuaca curah hujan tinggi, topografi gunung cycloops sendiri, dan perbuatan manusia,” katanya.

(wib)

Caleg Perindo Akan Gencar Kampanyekan Jokowi-Ma’ruf di Kalbar

loading…

Politisi Partai Perindo, Girry Pratama, berjanji akan lebih intensif mengkampanyekan capres-cawapres, Jokowi-Ma’ruf Amin di Provinsi Kalimantan Barat. SINDOnews/Raka Dwi Novianto

JAKARTA – Seorang Politisi Partai Perindo, Girry Pratama, berjanji akan lebih intensif mengkampanyekan capres-cawapres, Jokowi-Ma’ruf Amin di Provinsi Kalimantan Barat. Hal itu disampaikannya seusai menjalani Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2019 Partai Perindo di Jakarta.

Dia sebagai caleg memiliki tanggung jawab dalam mengemban tugas untuk memenangkan Partai Perindo dan pasangan Jokowi-Ma’ruf. Dengan, meluruskan informasi yang salah di masyarakat.

“Ini caleg-caleg gunanya untuk meluruskan kembali. Kita jelaskan lewat data soal program Jokowi. Sehingga tidak menimbulkan pandangan negatif,” ujarnya seusai acara Rakornas Partai Perindo di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (18/3/2019).

Baca Juga:

Girry menjelaskan, alasan dirinya akan lebih gencar mengkampanyekan paslon nomor urut 01 itu karena ia meyakini jika keduanya merupakan sosok pemimpin yang dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik ke depannya.

Dirinya pun akan turun ke masyarakat dengan menyajikan data berupa prestasi-prestasi Jokowi selama memimpin Tanah Air dalam 4,5 tahun ini. “Saya secara pribadi akan masuk ke daerah memberi pengetahuan dan berita positif soal Jokowi dan Perindo. Agar tidak tepengaruh dengan berita hoaks,” ungkapnya.

Menurut Caleg DPR RI nomor urut 6 Dapil Kalbar 1 itu, dengan mengkampanyekan Jokowi-Ma’ruf ke konstituennya maka akan berdampak positif terhadap perolehan suaranya di Pileg nanti. Selain itu, bila dirinya terpilih sebagai anggota parlemen, Girry pun berjanji akan meningkatkan usaha ekonomi kreatif dan pariwisata di Kalimantan Barat, yang akan menambah, pundi-pundi tambahan pendapatan asli daerah (PAD).

“Saya akan fokus membangun dapil saya, seperti ke ekonomi kreatifnya, dan pariwisata, agar lebih dikenal masyarakat,” pungkasnya.

(wib)

Dua Bocah Perempuan Tewas Terbakar Dalam Rongsokan Mobil

loading…

Dua bocah perempuan kakak beradik tewas terbakar di dalam rongsokan mobil di garasi rumah tetangganya, Selasa (19/3/2019) siang. Ilustrasi/SINDOnews

ASAHAN – Dua bocah perempuan kakak beradik Dwi Anisa Putri (5) dan adiknya Meila Paramita (3) tewas terbakar di dalam rongsokan mobil yang berada di garasi rumah warga di Desa Silau Barat, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Selasa (19/3/2019) siang. Keduanya tewas dengan kondisi luka bakar di sekujur tubuh.

Diduga kedua korban keracunan asap saat terjebak dan tidak bisa menyelamatkan diri saat bermain api di dalam rongsokan mobil yang ada di garasi milik Otman Puas Bangun. Kedua bocah perempuan tersebut diduga tidak bisa menyelamatkan diri hingga keracunan asap.

Saat kejadian orangtua korban, Tika dan Nano, tidak mengetahui kalau kedua anaknya masuk ke dalam mobil rongsokan tersebut. Mereka baru tahu setelah melihat kepulan asap dan api tiba-tiba keluar dan nyaris membakar seluruh isi garasi.

Baca Juga:

Menurut keterangan Arifin, warga sekitar, melihat kobaran api seketika warga langsung memadamkan dan berusaha menyelamatkan korban. “Namun akibat luka bakar serius,nyawa kedua korban tidak terselamatkan dan meninggal dunia di lokasi kejadian,” katanya.

Kini kedua jasad korban bocah malang tersebut diautopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya. Hal ini menjadi perhatian buat orang tua untuk mengawasi putra-putirnya saat bermain.

(wib)

Puting Beliung Porak Porandakan Kota Bangko

loading…

Hujan disertai angin kencang melanda Kota Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi, Selasa (19/3/2019) sore. iNewsTV/Nanang Fahrurozi

MERANGIN – Hujan disertai angin kencang melanda Kota Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi, Selasa (19/3/2019) sore. Akibatnya dua unit Bilboard di Kota Bangko rusak parah, tenda-tenda kaki lima di pasar bawah Bangko porak poranda, pohon beringin besar, dan jaringan listrik putus.

Informasi yang didapat, satu unit bilboard yang terletak di depan Pasar Rakyat tiang penyangganya patah, sehingga terpaksa dilepas. Satu unit bilboard yang jaraknya masih berdekatan nyaris roboh akibat kencangnya terpaan angin.

Wandi (45) warga setempat yang dikonfirmasi mengatakan, rusaknya bilboard tersebut saat hujan disertai angin kencang. “Saat hujan itu tiba-tiba ada suara keras, dan nyaris saja menimpa bangunan, ternyata itu bilboard yang tiangnya patah,” ungkapnya.

Baca Juga:

Sementara itu, Dandim 0420 Sarko Letkol Rohyat membenarkan kejadian bencana angin puting beliung ini. “Saya langsung instruksikan anggota untuk segera langsung ke lokasi untuk kembali menata lapak-lapak yang porak poranda, ” terangnya.

Lebih lanjut Dandim mengatakan jika sejauh ini belum ada laporan terkait jatuh korban jiwa. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait,” pungkasnya.

(wib)