Disambut Haru, Jenazah Pertama Korban Lion Air Tiba di Pangkalpinang

loading…

Persiapan penyambutan jenazah pertama (Karmin) saat tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang. Foto/Arsan Mailanto

Jenazah Karmin (68) asal Babel yang berhasil terindentifikasi tiba di Bandara Depati Amir, Senin (5/11) pukul 10.00 WIB. Jenazah diterbangkan menggunakan pesawat Lion Air JT-216 dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Identitas Karmin (68) manifest 77, warga Jalan Kenanga Koba RT 011, Bangka Tengah dan disambut pihak keluarga yakni Istri (Mie Sian) dan Adik (Harli). Suasana haru menyelimuti penyambutan jenazah oleh pihak keluarga, pejabat Pemprov, Kapolda Babel, Dandrem 045/Gaya, Kepala Basarnas Pangkalpinang, Jasa Raharja, serta pihak Angkasa Pura.

Berada di terminal kargo Bandara Depati Amir, peti jenazah bertuliskan Karmin 00/LION/TJ.PRIOK/0006 R tersebut diiringi personel Basarnas, TNI-Polri, Tagana dan TRC mengawal peti jenazah Karmin utnuk dibawa ke Posko Crisis Center Bandara mengunakan mobil ambulans PMI Babel.

Jenazah Karmin diterima langsung oleh pihak keluarga sang adik korban yakni Harli dan kemudian akan diberangkatkan ke rumah duka di Koba, Bangka Tengah.
Disambut Haru, Jenazah Pertama Korban Lion Air Tiba di Pangkalpinang
Manager SBOBET Director Lion Air Pangkalpinang Amar Fernando mengucapkan turut berduka cita terhadap keluarga korban yang ditinggalkan atas musibah Lion Air JT-610 kemarin. Terima kasih kepada pihak terkait yang telah membantu pencarian para korban.

“Atas nama management Lion Air Group, kami harap apa yang kami lakukan ini sebuah pelayanan membantu secara maksimal kepada keluarga korban yang ditinggalkan,” ucap dia dalam sambutannya, Senin (5/11/2018).

Selepas prosesi serah terima jenazah Karmin langsung dibawa ke rumah duka di Koba dengan pengawalan petugas tim gabungan, Dinas Kesehatan dan pihak Lion Air.
Disambut Haru, Jenazah Pertama Korban Lion Air Tiba di Pangkalpinang
Diketahui dalam identifikasi Tim DVI RS Polri, jenazah Karmin merupakan jenazah pertama asal Babel yang berhasil teridentifikasi. Sejumlah pihak keluarga yang menanti kedatangan jenazah Karmin pun, tampak terlihat dengan raut wajah sedih dan tampak tegar. Harli mengungkapkan rasa duka mendalam saat prosesi serah terima jemazag dari pihak Lion Air.

“Kejadian yang menimpa abang saya adalah takdir dari yang Maha Kuasa. Kami dari pihak keluarga juga memohon maaf yang sedalam-dalamnya jika semasa hidup abang saya (Karmin) pernah melakukan salah, mohon dimaafkan,” tuturnya dengan wajah lirihnya.

Harli dan pihak keluarga juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Babel, Lion Air Group, dan semua unsur tim gabungan yang telah bekerja keras dalam membantu mulai dari proses evakuasi, identifikasi, hingga pemulangan jenazah.

BNN Simalungun Gencar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Sekolah

loading…

BNN Simalungun bersama pelajar SMA Negeri 1 Panombean Panei usai sosialisasi bahaya narkoba, Selasa (30/10/2018). Foto/Ricky Hutapea

SIMALUNGUN – Badan Narkotika Nasional (BNN) persempit penyalahgunaan dan peredaran narkoba dengan gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

Kepala BNN Simalungun Simson Saut Tua Pardomuan Tambunan mengatakan, peredaran narkoba di kalangan generasi muda sangat mengkhawatirkan. Bahkan sudah kepada pelajar di seluruh tingkatan hingga ke mahasiswa.

Melalui sosialiasi bahaya narkoba di kalangan pelajar diharapkan peredaran dan penyalahgunaan narkoba bisa dipersempit. “Dengan gencar melakukan sosialisasi bahaya narkoba di kalangan pelajar diharapkan peredaran narkoba di kalangan pelajar dapat dicegah dan dipersempit,” ujar Simson kepada wartawan, Selasa (30/10/2018).

Saat ini menurutnya ada 71 jenis narkoba yang beredar di sbobet indonesia dan penggunanya dari berbagai lapisan masyarakat mulai orang kaya sampai masyarakat miskin.

Seperti yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Panombaen Panei dengan pembicara Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Junandar S Siahaan dan Marthin Tobing, BNN Simalungun yang belum genap satu tahun berdiri juga melakukan penindakan.

Pihaknya berharap masyarakat berpartisipasi aktif untuk peduli dalam pemberantasan narkoba di tengah-tengah masyarakat dengan memberikan informasi ke BNN Simalungun jika mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungannya.

Ketua DPRD Simalungun mengapresiasi soasialiasi bahaya narkoba yang dilakukan BNN Simalungun ke sekolah-sekolah. Dia berharap kegiatan ini bisa memberikan pemahaman kepada pelajar tentang bahaya narkoba.

(rhs)

Keluarga Tolak Autopsi, Empat Anak Korban Kebakaran Dimakamkan

loading…

Jenazah empat anak korban kebakaran di Desa/Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, dimakamkan, Rabu (24/7/2019). iNewsTV/Deni Irwansyah

BATU – Jenazah empat anak korban kebakaran di Desa/Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, dimakamkan, Rabu (24/7/2019). Atas permintaan keluarga, keempat jenazah tidak diautopsi dan langsung dimakamkan.

Keempat jenazah dari Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang dibawa dengan empat ambulans menuju Masjid Al Ashari, Desa Junrejo, untuk disalatkan. Kemudian, jenazah langsung dimakamkan ke pemakaman umum di desa setempat.

Puluhan warga mengiringi prosesi pemakaman keempat korban, Rahma Ramadhani (10), Na’ilah Fathinah (9), Anisa Dzahro (7), dan Naufal Nasrullah (6). Kesedihan dan isak tangis keluarga menambah kedukaan saat jenazah keempat anak Abdullah diturunkan ke liang lahat. (Baca juga; 4 Anak Tewas Terbakar saat Sedang Tidur)

Baca Juga:

Kapolsek Junrejo AKP Supriyanto mengatakan, proses autopsi keempat korban tidak dilakukan setelah ayah keempat korban, Abdullah menandatangai pernyataan menolak. Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi mata, yaitu ayah keempat korban dugaan penyebab kebakaran adalah lilin di meja belajar yang dinyalakan saat terjadi pemadaman listrik.

Kemudian api membakar buku-buku di meja belajar, akhirnya membesar membakar seluruh bangunan rumah. “Namun untuk memastikan, polisi tetap melakukan olah TKP, bahkan mendatangkan Labfor Polda Jatim,” katanya. (Baca juga; Warga Siapkan Satu Liang Lahat untuk Empat Jenazah Bocah Korban Kebakaran)

(wib)

Iqbal Suhaeb Sampaikan Terima Kasih di Penutupan FAN 2019

loading…

MAKASSAR – Forum Anak Indonesia (FAN) Tahun 2019 resmi ditutup oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Yohana Susana Yembise di Fort Rotterdam, Senin (22/7/2019) malam.

Pj Wali Kota Makassar Dr M Iqbal S Suhaeb dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada Menteri Yohana atas dipilihnya Makasar sebagai penyelenggara FAN Tahun 2019 sekaligus dijadikan pusat acara penghargaan Kota Layak Anak.

“Terima kasih ibu menteri atas kepercayaan yang diberikan kepada kota Makassar ditunjuk sebagai penyelenggara Forum Anak Nasional. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian terhadap perkembangan dan kreatifitas yang fokus pada nilai – nilai luhur serta menumbuhkan patriotisme kepada anak – anak sebagai generasi penerus bangsa,” ucap Iqbal.

Baca Juga:

Ia berharap kegiatan FAN Tahun 2019 ini bisa merekatkan ikatan persaudaraan anak – anak Indonesia dari seluruh provinsi dan kabupaten, kota dalam menyuarakan aspirasi dari hati nurani mereka.

Menurut Iqbal, penutupan acara FAN 2019 sengaja diadakan di Benteng Rotterdam agar anak – anak yang datang dari seluruh Indonesia dapat melihat langsung warisan budaya dan sejarah masa lalu di Sulawesi Selatan.

“Indonesia sangat kaya akan warisan budaya dan sejarah. Salah satunya Benteng Rotterdam yang dahulu dikenal dengan Benteng Panyyua jika dilihat dari udara, bentuknya menyerupai Penyu,” kata Iqbal.

FAN Tahun 2019 ditutup dengan penekanan sirine, dan penyerahan buku 1.000 Cerita Perjuangan Anak Negeri dari seluruh peserta FAN.

Juga penyerahan kenang- kenangan dari Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar Murni Djamaluddin Iqbal, dan penyerahan kenang-kenangan kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Yohana Susana Yembise, dan Menteri Keluarga, Ketenagakerjaan, dan Layanan Sosial Republik Turki Zehra Zumrut Selcuck.

(atk)

DPRD Kobar Dukung Pemkab Berikan Seragam Sekolah Gratis

loading…

Ketua Komisi A DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) Muhammad AR. Foto/iNewsTV/Sigit Dzakwan

KOTAWARINGIN BARAT – Ketua Komisi A DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) Muhammad AR mendukung langkah Pemkab Kobar untuk memberikan seragam gratis ke semua murid baru di semua tingkatan pada 2020.

“Pada 2020 kita akan perjuangkan semuanya mendapat seragam gratis. Ini sesuai dengan apa yang disampaikan oleh pemerintah daerah dan kita tinggal melihat kemampuan anggaran daerah kita,” ujar Muhammad, Rabu (24/7/2019).

Sebelumnya, Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah menyampaikan pada 2020 akan membagikan seragam gratis bagi semua murid baru baik yang mampu dan tidak mampu.

Baca Juga:

“Termasuk bagi murid baru tingkat SMA sederajat akan mendapatkan bantuan seragam batik khas Kobar secara gratis,” ungkapnya.

Dia menyampaikan, pembagian seragam gratis itu merupakan janji politik pasangan Bupati Kobar Nurhidayah-Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah akan memberikan bantuan seragam gratis bagi murid baru untuk meringankan beban orangtua murid.

Pada tahun ajaran 2019/2020 sementara didistribusikan seragam gratis untuk tingkat SD /MI sebanyak 3.700 murid baru dan tingkat SMP /MTs sebanyak 1.700 murid baru yang tidak mampu.

(shf)

Iqbal Suhaeb Gantungkan Mimpi Anak Makassar di Pohon Harapan HAN 2019

loading…

MAKASSAR – Pj Wali Kota Makassar, Dr M Iqbal S Suhaeb menuliskan mimpinya untuk anak-anak Makassar yang langsung digantungkan ke pohon harapan yang berada di area puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2019, di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (23/7/19).

Dalam secarik kertas ia menuliskan beberapa mimpi dan harapannya yakni anak-anak Makassar harus menjadi tangguh, jujur, adil dan berperilaku santun. Agar bisa menjadi penerus kekayaan bangsa Indonesia.

“Harapan ini saya gantungkan, semoga bisa terwujud. Ke depannya anak-anak akan menghadapi hal-hal yang lebih serius. Makanya saya berharap ia menjadi tangguh dan lebih banyak belajar agar bisa berprestasi,” ucap Iqbal.

Baca Juga:

Iqbal juga berpesan agar anak-anak harus menerapkan sistem mematikan handphone mulai dari pukul 18.00 – 21.00 Wita. Tiga jam itu wajib digunakan untuk belajar dan hal- hal yang bermanfaat seperti mengaji.

Pada kesempatan yang berharga itu juga dihadiri langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise, dan Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Susana Yembise, berpesan yang sama. Sebagai generasi penerus bangsa, anak-anak harus menggunakan waktu sebaik-baiknya untuk belajar.

Tak lupa juga anak-anak harus punya waktu khusus untuk bermain dan berkreasi.

Menteri Yohana mengatakan, pemerintah Indonesia menjamin setiap anak dapat mencapai impian dan cita-cita. Negara juga bekerja keras untuk selalu melindungi hak-hak anak sesuai amanat Undang-Undang (UU).

“Ibu Menteri sedang gencar mengampanyekan agar belajar dan belajar. Karena kalian generasi masa depan sehingga waktunya harus banyak diisi dengan belajar dan bermain,” kata Mama Yo, sapaan akrab Yohana dalam sambutannya.

Menurut Yohana, anak-anak adalah pewaris kepemimpinan bangsa. Indonesia di masa depan adalah milik anak-anak.

“Pada saat bermain, bermainlah dengan senang hati dan bergembira bersama kawan-kawan. Namun, jangan lupa saat belajar, belajarlah dengan tekun sungguh-sungguh agar dapat meraih prestasi,” katanya.

Usai sambutan, Mama Yo mengajak Nurdin Abdullah dan Iqbal Suhaeb berkeliling booth yang turut meramaikan HAN 2019.

Mereka bertiga berbaur dan berjoget bersama anak-anak yang menyajikan hal-hal yang kreatif. Seperti dance, games cerdas cermat, menyanyikan lagu daerah, seni bela diri. Mama Yo juga disajikan tarian paraga dan berbagai hal unik tentang dunia anak.

(atk)

Kejati Sumsel Usulkan Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba Dilaksanakan di Daerah

loading…

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) berkomitmen memberantas peredaran narkotika, salah satunya dengan mengusulkan eksekusi terpidana mati kasus narkotika di tingkat daerah. Foto/Istimewa

PALEMBANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) berkomitmen memberantas peredaran narkotika, salah satunya dengan mengusulkan eksekusi terpidana mati kasus narkotika di tingkat daerah.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Sugeng Purnomo mengatakan, pihaknya telah membicarakan usulan ini bersama para jaksa di tingkat Kejaksaan Tinggi dengan harapan dapat memperkuat upaya penegakan hukum kasus narkoba.

Sampai dengan saat ini, kata Sugeng, tercatat 11 orang terpidana kasus narkoba di Sumsel dijatuhi hukuman mati dan semuanya masih dalam tahap banding. Namun, jika kemudian usulan ini diakomodir, maka bagi terpidana mati yang telah berkekuatan hukum tetap (incracht) dapat segera dieksekusi di Sumatera Selatan.

Baca Juga:

“Apabila itu kita lakukan ditempat setidaknya akan menjadi peringatan keras kepada mereka yang akan melakukan penyalahgunaan narkotika, khususnya bagi yang masuk dalam kategori pengedar,” ujar Sugeng saat dibincangi SINDOnews di Kantor Kejati Sumsel, Rabu (23/07/2019).

Menurut dia, eksekusi terpidana mati selama ini dilakukan di luar daerah, yakni di Nusa Kambangan dengan pertimbangan kondisi dan situasi keamanan yang jauh lebih baik. Namun, di sisi lain dirinya menilai perlu ada langkah progresif dengan menerapkan ekseskusi mati di daerah yang memang diketahui memiliki tingkat kasus narkotika yang tinggi.

“Tapi ini perlu juga dipetakan dan perlu pertimbangan dari pihak kepolisian, apakah memang perlu ada daerah atau wilayah yang menerapkan seperti ini, Sebab, situasi kondisi setiap daerah tidak sama,” jelasnya.

Dari catatan yang dimiliki Kejati Sumsel, kasus narkotika di wilayah Sumsel masuk kategori tinggi, yakni mencapai 264 perkara Pidana Umum (Pidum) yang ditangani. “Sebanyak 169 kasus di antaranya merupakan perkara narkotika dan 11 orang telah divonis mati karena kasus penyalahgunaan narkotika. Namun, para terpidana mati ini masih mengajukan upaya hukum kasasi,” tandasnya.

(wib)

Gempa 4,9 SR di Jembrana Tak Ganggu Persembahyangan Galungan

loading…

JEMBRANA – Gempa 4,9 SR yang mengguncang wilayah Jembrana, Bali, Rabu (24/7/2019) sekitar pukul 08.29 tak mengganggu persembahyangan Hari Raya Galungan.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin menjelaskan, dari laporan sementara melalui radio komunikasi diketahui kondisi pascagempa aman terkendali.

“Kegiatan masyarakat yang melakukan aktivitas persembahyangan Hari Raya Suci Galungan tetap berjalan lancar,” katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (24/7/2019).

Demikian juga aktivitas wisatawan yang terpantau ramai lancar. “Aktivitas operasional Bandara Internasional Ngurah Rai tetap berjalan normal,” tandasnya.

Rentin menegaskan bahwa belum ada laporan kerusakan. “Kami BPBD sedang melakukan assesment ke semua daerah atau kabupaten/kota se-Bali untuk memastikan kondisi di masyarakat terkait dampak gempa yang baru saja terjadi,” terangnya.

Dia mengimbau masyarakat Bali untuk tetap tenang, mengikuti arahan petugas dan hanya percaya dengan informasi resmi yang dikeluarkan oleh lembaga pemerintah, yakni BPBD dengan BMKG.

BPBD Bali dan kabupaten/kota se-Bali selalu standby dan siap-siaga dengan personel lengkap yang didukung sarana prasarana untuk melakukan penanganan jika terjadi bencana.

“Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kegawat-daruratan agar menghubungi call center Pusdalops BPBD Provinsi Bali di nomor 0361-251177,” paparnya.

Menurut Rentin, BPBD Bali selalu siap-siaga dengan rumus 247. “Artinya 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu selalu melayani dan atensi serta siap-siaga antisipasi segala kemungkinan bencana, BPBD tidak pernah libur melayani bidang penanggulangan bencana termasuk kegawat-daruratan,” tegasnya.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi di 8,98 lintang selatan dan 114,17 bujur timur.

Sedangkan pusat gempa di laut yang berjarak 84 Km barat daya Jembrana dengan kedalaman 71 km.

Gempa ini dilaporkan dirasakan hingga kawasan Kuta, Denpasar, Gianyar, dan Tabanan di Bali; Kabupaten Lombok Utara di Nusa Tenggara Barat; serta Banyuwangi dan Jember di Jawa Timur.

(shf)

11 Tahun Tunggak Pajak, Dua Mobil Satpol PP Kabupaten Bima Ditilang

loading…

Dua unit mobil dinas Satpol PP Kabupaten Bima diamankan petugas seusai operasi gabungan karena menunggak pajak dan mati STNK. iNewsTV/Edy Irawan

BIMA – Dua unit Mobil Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditilang saat menggelar operasi gabungan bersama Satuan Lantas Polres Bima Kota dan Samsat di lokasi Taman Ria Kota Bima, pada Rabu (24/7/2019).

Dua unit mobil operasional Satpol PP Kabupaten Bima ditilang lantaran mati pajak serta STNK sejak2008. “Jika dihitung hingga 2019 ini, sudah 11 tahun dua mobil dinas Satpol PP tidak membayar pajak serta SNTK,” Kata Kepala UPT Samsat Kota Bima, Anwar.

Jika dihitung tunggakan dan denda, kata Anwar, untuk dua mobil dinas tersebut bisa mencapai Rp20 juta dengan perkiraan, setiap kendaraan menunggak Rp10 juta. Kedua unit mobil bernopol EA 9676 X dan EA 9679 X yang ditilang, saat ini ditahan di unit Satuan Lantas Polres Bima Kota.

Baca Juga:

“Kedua mobil dinas kami titip di Kantor Satuan Lantas dan baru bisa dikeluarkan setelah Pemerintah Kabupaten Bima atau dinas terkait bisa membayar dan melunasi pajak dan STNK nya,” tegas Anwar.

Tak hanya itu, dalam operasi gabungan yang rutin dilakukan setiap sekali seminggu ini, petugas juga mengamankan mobil dinas PUPR milik Kabupaten Bima. Mobil tangki tersebut ditilang lantaran mati pajak dan STNK.

“Hanya saja saat ditilang, sopirnya tak bisa menunjukan surat surat kendaraan. Akan tetapi, jika dilihat dari pelat nomornya, mobil dinas PUPR tidak membayar pajak sejak 2014,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, dari hasil setiap operasi gabungan yang selama ini dilakukan, lebih kurang 40 unit kendaraan baik roda dua maupun roda empat, ditilang. Dari jumlah tersebut, jika dikalkulasi sebanyak 25 unit kendaraan.

(wib)

Kedatangan Gubernur Kalteng di Tumbang Anoi Disambut Prosesi Adat

loading…

GUNUNG MAS – Tiba di Desa Tumbang Anoi, Kecamatan Damang Batu, Kabupaten Gunung Mas. Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran beserta jajarannya disambut meriah oleh masyarakat Desa serta para peserta Napak Tilas, Selasa (23/7/2019).

Berjalan kaki menuju betang Tumbang Anoi, Gubernur beserta rombongan melalui berbagai prosesi penyambutan, seperti penampilan seni beladiri kuntau, iringan tari-tarian dan dilanjutkan dengan prosesi potong pantan.

Kedatangan orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini menyita perhatian masyarakat Desa Karetau Rambangun, Kabupaten Gunung Mas.

Baca Juga:

Pasalnya kunjungan Sugianto kali ini menggunakan Helikopter, dan mendarat dengan mulus di halaman perumahan Guru Sekolah Dasar, Desa Karetau Rambangun.

“Hal ini tentu saja menarik perhatian warga kami, karena untuk pertama kalinya ada Helikopter mendarat di wilayah desa,” ujar Hendri selaku Kepala Desa Karetau Rambangun.

“Selain itu kami juga merasa bahagia sekaligus bangga karena beliau bisa hadir dan ikut serta dalam acara napak tilas tumbang Anoi ini,” tambahnya.

Kunjungan Gubernur ini dalam rangka menghadiri sekaligus membuka secara resmi acara Napak tilas dan Seminar Internasional di Desa Tumbang Anoi, Kabupaten Gunung Mas.

(atk)

SMPN 1 Arsel Wakili Kalimantan Tengah di FLS2N

loading…

Kelompok Tari Kreasi SMP N 1 Arut Selatan, Kotawaringin Barat menjuarai FLS2N SD/SMP Se-Kalteng. Foto/iNews TV/Sigit Dzakwan

KOTAWARINGIN BARAT – Kelompok Tari Kreasi pelajar SMP N 1 Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menjuarai FLS2N SD/SMP tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Atas prestasinya ini, selanjutnya kelompok tari ini akan mewakili Provinsi Kalimantan Tengah pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SD-SMP 2019.

“Alhamduliah tari kreasi asal Kobar mendapat juara 1 pada FLS2N tahun ini, maka SMP N 1 Arut Selatan akan mewakili Kalteng pada FLS2N Tingkat Nasional,” ujar Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar Ibramsyah, Rabu (24/7/2019).

Baca Juga:

Dia mengatakan, jadwal keberangkatan dan pelaksanaannya masih menunggu informasi dari pusat.

“Kami belum tahu tanggal pelaksanaannya, masih menunggu informasi dari pusat, adapun tempat informasinya di Banten,” ungkapnya.

(shf)

Sumbar ‘Hattrick’ Penghargaan Indonesia Attractiveness Award (IAA)

loading…

PADANG – Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) ‘hattrick’, yakni tiga kali menyabet penghargaan platinum Indonesia Attractiveness Award (IAA). Penghargaan yang diinisiasi Frontier Consulting Group dan Tempo Media Group itu diraih Sumbar pertama kali pada tahun 2017, 2018, dan tahun 2019 ini juga meriah penghargaan serupa.

“Pada tahun 2017 Sumbar pertama kali meriah penghargaan sebagai provinsi terbaik dan menarik dalam kemudahan berinvestasi, pelayanan publik, kepariwisataan dan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Di tahun 2018 kita menyabet dua penghargaan sekaligus, yaitu provinsi terbaik investasi dan provinsi potensial pariwisata. Pada saat itu Sumbar merupakan satu-satunya provinsi yang meraih dua gelar platinum,” ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Selasa (23/7) usai meraih penghargaan tersebut.

Dilanjutkan Irwan, pada tahun 2019 ini, provinsi Sumbar kembali meraih penghargaan IAA platinum, namun pada sektor lain, yaitu provinsi sedang dengan sektor pelayanan publik terbaik.

Baca Juga:

“Kita meraih 3 kali berturut penghargaan IAA kategori platinum dengan sektor berbeda, sehingga penghargaan ini membuktikan kerja keras kita bersama baik Pemprov maupun DPRD dalam meningkatkan kinerja setiap sektor yang ada,” katanya.

Pada sektor pelayanan publik, Pemprov Sumbar meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki inovasi untuk diaplikasikan guna meningkatkan efisiensi dan kinerja.

“Untuk itu, kita selalu menargetkan setiap OPD memiliki inovasi,” katanya.

Selain inovasi yang ditekankan kepada OPD, Pemprov Sumbar pada penilaian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tahun 2018 lalu,
dari 21 unit penyelenggara pelayanan publik yang dinilai, sebanyak 6 penyelenggara pelayanan publik berhasil memperoleh hasil sangat baik yakni terhadap RSUD Ali Hanafiah Batusangkar, Dinas Kependudukan dan Capil Kabupaten Tanah Datar, Dinas Kependudukan dan Capil Kota Payakumbuh, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Payakumbuh, Dinas Kependudukan dan Capil Kabupaten Padang Pariaman, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Padang Pariaman.

Kemudian ditahun 2018, Menpan RB juga menganugerahkan penghargaan Top 99 RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi dengan inovasi berjudul BASABA (Bapak Sayang Bayi) dan kepada Puskesmas Padang Pasir dengan inovasinya yang berjudul Kelas IMUD ( Ibu Muda). Bahkan RSUD Dr. Achmad Muchtar Bukittinggi dan Puskesmas Padang Pasir, berhasil masuk TOP 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018. Penghargaan TOP 40 inovasi pelayanan publik ini adalah penghargaan tertinggi, dan Pemerintah memberikan reward berupa Dana Insentif Daerah bagi Pemerintah Provinsi dan pemerintah Kota Padang.

Lalu, hasil evaluasi standar pelayanan pelayanan publik yang dilakukan oleh Ombudsman RI yang sebelumnya hanya lima Kabupaten/kota dan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat yang masuk pada zonasi hijau, maka pada tahun 2018 terjadi lompatan dan hasil yang mengagumkan. Dari sembilan Kabupaten/ Kota yang dilakukan evaluasi penilaian kepatuhan terhadap standar pelayanan, semuanya berhasil memperoleh zonasi hijau dengan tingkat kepatuhan tinggi. Sembilan Kabupaten dan Kota tersebut diantaranya Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Sijunjung, Kota Sawahlunto, Kota Bukittinggi, Kota Pariaman dan Kota Solok. Bahkan, Kabupaten Pasaman Barat berhasil memperoleh skor 98,88 dengan peringkat ke 6 dari 199 kabupaten yang dinilai dan Kota sawahlunto menduduki peringat ke 3 dari 49 Kota yang dinilai.

“Kita berharap penghargaan yang mengangkat nama Sumbar dikancah nasional ini dapat memotivasi untuk selalu berbenah memperbaik berapa sektor yang dirasakan masih kurang,
apalagi penghargaan yang sudah dicapai ini pada dasarnya adalah untuk seluruh komponen masyarakat di Sumbar,” tukasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Direktur Utama Tempo Inti Media, Toriq Hadad mengatakan, penyelenggaraan Indonesia’s Attractiveness Award 2019 sudah dilaksanakan sejak tahun 2015. Sudah lima tahun kegiatan ini dilaksanakan secara konsisten.

“Dan syukur Alhamdulillah, setiap kali penghargaan ini dilaksanakan selalu mendaparkan sambutan yang sangat baik. Kami juga berharap penghargaan ini bisa memberi dorongan semangat kepala kepala daerah untuk melakukan pembangunan,” katanya.

Toriq secara khusus memberi apresiasi kepada pemerintah daerah yang berhasil mempertahankan penghargaan yang diterima pada Indonesia’s Attractiveness Award.

Sementara itu, CEO Frontier Group, Handi Irawan, mengungkapkan, proses penghargaan telah melewati proses seleksi yang ketat. Dewan Juri terlebih dahulu membagi kriteria masing-masing daerah berdasarkan berapa indikator.

“Ada berapa indikator yang kita nilai dari masing-masing daerah, dan untuk menghasilkan pemeringkatan dalam IAA, juri menilai menggunakan metodologi yang bersifat kuantitatif. Data-data sekunder dan primer disisir termasuk melakukan mystery calling, analisis digital dan media sosial. Ini dilakukan kepada 508 kabupaten/kota dan 34 provinsi,” pungkasnya.

(atk)

14 Pegawai Pemprov Kepri Diperiksa KPK

loading…

Sebanyak 14 pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) dimintai keterangan penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) di Mapolresta Barelang, Batam, Kepri, Rabu (24/7/2019). Koran SINDO/Aini Lestari

BATAM – Sebanyak 14 pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) dimintai keterangan penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) di Mapolresta Barelang, Batam, Kepri, Rabu (24/7/2019). Pemeriksaan yang dilakukan sejak pagi ini guna pengembangan penyidikan kasus gratifikasi Gubernur Kepri non aktif, Nurdin Basirun.

Dari total 14 orang yang dimintai keterangan, 6 di antaranya merupakan kepala dinas dan sisanya merupakan kepala bidang, staf hingga sopir. Mereka dimintai keterangan sejak pukul 10.00 WIB dan hingga kini pemriksaan masih berlangsung.

Kepala Biro Hukum Pemprov Kepri, Herry Mochrizal yang ditemui di Mapolresta Barelang mengatakan, penyidik KPK hanya meminta keterangan terkait prosedur resmi terbitnya izin prinsip. “Masih sebatas saksi. Yang ditanya seputar prosedur resmi terbitnya izin prinsip seperti apa. Itu saja,” ujarnya.

Baca Juga:

Herry mengatakan, sejauh ini, penyidik KPK tidak meminta dokumen atau data dari dirinya. Dia hanya diharuskan menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan oleh penyidik. “Kalau ke saya tidak ada (permintaan dokumen atau data). Nggak tahu kalau ke yang lain,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Jamhur Ismail yang ditemui di lokasi yang sama tampak tersenyum saat dimintai keterangan awak media. “Salat dulu lah, ya,” ujarnya singkat.

Saat disinggung terkait pertanyaan yang diajukan oleh penyidik, Jumhur mengatakan, pertanyaan yang diajukan cukup ringan. “Yang ringan-ringan aje,” kata dia dengan logat melayu sembari tersenyum.

Berbeda dengan, Abu Bakar, Kepala Dinas PU yang juga ditemui sebelumnya. Dia enggan berkomentar banyak. “Nanti saja, ya. Saya mau salat dulu,” ujarnya sembari berlalu ke arah musala yang ada di Mapolresta Barelang.

Dari pantauan di Mapolresta Barelang, pemeriksaan berlangsung sejak pukul 10.00 Wib di lantai 3. Beberapa anggota provost tampak berjaga-jaga di depan lobi Mapolresta Barelang.

(wib)

Gubernur Kalteng Ajak Generasi Millenial Tingkatkan Budaya Membaca

loading…

PALANGKARAYA – Internalisasi Pemikiran Proklamator Bung Karno tentang revolusi Karakter Bangsa diselenggarakan oleh perpustakaan nasional RI-UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah di aula Bappeda Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (23/07/2019).

Turut hadir Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur bidang Permasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Yuel Tenggara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah Susana Ria Aden.

Kemudian narasumber Guru Besar PLS FKIP Universitas Palangka Raya Norsanie Darlan yang membawakan diskusi tentang strategi dan peran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam mencerdaskan bangsa serta membangun semangat nasionalisme Indonesia.

Baca Juga:

Ada Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Janti Suksmarini yang membawakan diskusi tentang internalisasi pemikiran Bung Karno serta pustakawan ahli utama Damber Liwan, yang mengajak para peserta dari berbagai universitas/perguruan tinggi serta SMA/SMK sekota Palangka Raya untuk berdiskusi tentang peran budayawan/akademisi dalam memantapkan rasa nasionalisme Indonesia bagi generasi muda.

Gubernur Kalimantan Tengah dalam sambutan yang dibacakan Yuel Tenggara, mengajak masyarakat untuk meningkatkan rasa nasionalisme Idalam diri sebagai anak bangsa yang bertanggung jawab untuk meneruskan perjuangan para pendahulu. Khusunya idealisme Bapak Proklamator Bung Karno agar bangsa tetap jaya sepanjang masa.

“Generasi milenial di Kalimantan Tengah harus meningkatkan budaya literasi terutama membaca dengan mengunjungi perpustakaan serta cerdas dalam memilih dan memilah informasi sehingga tidak terjebak dalam informasi yang dapat memecahbelahkan persatuan dan kesatuan bangsa,” tegas Yuel Tanggara membacakan sambutan Gubernur.

(atk)

Gempa 4,9 SR di Jembrana Tak Ganggu Persembahyangan Hari Raya Galungan

loading…

JEMBRANA – Gempa 4,9 SR yang mengguncang wilayah Jembrana, Bali, Rabu (24/7/2019) sekitar pukul 08.29 tak mengganggu persembahyangan Hari Raya Galungan.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin menjelaskan, dari laporan sementara melalui radio komunikasi diketahui kondisi pascagempa aman terkendali.

“Kegiatan masyarakat yang melakukan aktivitas persembahyangan Hari Raya Suci Galungan tetap berjalan lancar,” katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (24/7/2019).

Demikian juga aktivitas wisatawan yang terpantau ramai lancar. “Aktivitas operasional Bandara Internasional Ngurah Rai tetap berjalan normal,” tandasnya.

Rentin menegaskan bahwa belum ada laporan kerusakan. “Kami BPBD sedang melakukan assesment ke semua daerah atau kabupaten/kota se-Bali untuk memastikan kondisi di masyarakat terkait dampak gempa yang baru saja terjadi,” terangnya.

Dia mengimbau masyarakat Bali untuk tetap tenang, mengikuti arahan petugas dan hanya percaya dengan informasi resmi yang dikeluarkan oleh lembaga pemerintah, yakni BPBD dengan BMKG.

BPBD Bali dan kabupaten/kota se-Bali selalu standby dan siap-siaga dengan personel lengkap yang didukung sarana prasarana untuk melakukan penanganan jika terjadi bencana.

“Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kegawat-daruratan agar menghubungi call center Pusdalops BPBD Provinsi Bali di nomor 0361-251177,” paparnya.

Menurut Rentin, BPBD Bali selalu siap-siaga dengan rumus 247. “Artinya 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu selalu melayani dan atensi serta siap-siaga antisipasi segala kemungkinan bencana, BPBD tidak pernah libur melayani bidang penanggulangan bencana termasuk kegawat-daruratan,” tegasnya.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi di 8,98 lintang selatan dan 114,17 bujur timur.

Sedangkan pusat gempa di laut yang berjarak 84 Km barat daya Jembrana dengan kedalaman 71 km.

Gempa ini dilaporkan dirasakan hingga kawasan Kuta, Denpasar, Gianyar, dan Tabanan di Bali; Kabupaten Lombok Utara di Nusa Tenggara Barat; serta Banyuwangi dan Jember di Jawa Timur.

(shf)

1 Orang Jadi Tersangka Kasus Tewasnya Remaja di Wahana Kora Kora

loading…

Permainan kora kora di pasar malam Desa Jajar Wayang, Kecamatan Bojong, Pekalongan, Jateng didatangi warga pascamusibah jatuhnya empat remaja. Foto/iNews TV/Eko Suryono

PEKALONGAN – Polres Pekalongan Jateng menetapkan satu orang tersangka, pasca jatuhnya empat remaja dari wahana kora kora di pasar malam, Selasa 23 Juli 2019 malam.

Penyelidikan jatuhnya empat remaja dari permainan kora kora di pasar malam Desa Jajar Wayang, Kecamatan Bojong, Pekalongan terus dilakukan.

Polres Pekalongan telah menetapkan satu orang tersangka, yakni Bany Mahardika (21) warga Ulujami, Pemalang.

Baca Juga:

Tersangka dan sejumlah saksi hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Pekalongan.

Di hadapan petugas, tersangka Bany Mahardika menyebutkan bahwa saat kejadian hanya ada lima penumpang.

“Ada lima yang naik dan saya sudah memeriksa ada masalah. Kecepatan juga biasa saja. Namun tiba tiba ujung kora kora patah sehingga penumpang jatuh,” jelasnya.

Para remaja ini hanya naik berlima dan saat naik tidak ada yang janggal. “Mereka membeli tiket seharga Rp10.000 dan naik paling ujung, lalu tiba-tiba patah dan terjatuh,” ujarnya.

Sementara itu, jenazah Taufik Mailano (15) warga Kecamatan Bojong yang meninggal karena jatuh dari kora-kora dimakamkan di desa setempat, Rabu (24/7/2019) .

Suasana suka terlihat di rumah korban, puluhan pelayat nampak terus berdatangan.

Lokasi kejadian hingga kini masih terus didatangi warga yang penasaran dengan kasus ini.

Tempat kejadian diberi garis polisi yang pasang disekeliling wahana kora kora. Terlihat bekas patahan di ujung besi wahana permainan memacu andrenalin tersebut .

Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Hery Heriyanto menyebutkan bahwa dari pemeriksaan sementara, penyebab kejadian karena ayunan kora kora diduga terlalu cepat.

“Sehingga besi ujung patah lalu lima penumpang jatuh. Satu meninggal dan tiga luka luka,” jelas Kasatreskrim.

(shf)

Kota Depok Berhasil Pertahankan Penghargaan KLA Nindya

loading…

DEPOK – Kota Depok berhasil mempertahankan penghargaan Kota Layak Anak (KLA) dengan predikat Nindya untuk tiga kali secara berturut-turut dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPA) di tahun 2019. Sebelumnya, di tahun 2017 dan 2018 Kota Depok telah meraih penghargaan dengan kategori yang sama.

“Alhamdulillah, bagi kami penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi yang baik dari pemerinta pusat. Intinya, juara bukan yang utama, tetapi bagaimana hasil yang kita peroleh sudah diupayakan secara maksimal dari semua dinas yang ada di Gugus Tugas KLA,” tutur Kepala Bappeda Kota Depok, Widyati Riyandani kepada depok.go.id, usai menerima penghargaan di Ballroom Four Points by Serathon, Kota Makassar, Selasa (23/07/2019) malam.

Lebih lanjut, ucapnya, demi mempertahankan predikat yang diraih tersebut pihaknya akan terus melakukan berbagai upaya. Antara lain penguatan sinergisitas dengan seluruh Perangkat Daerah (PD) serta implementasi program KLA di kelurahan dan kecamatan.

“Yang perlu menjadi perhatian, saat ini indikator penilaian KLA lebih terukur. Untuk itu, strateginya kita harus melakukan evaluasi guna mengetahui apa saja yang masih kurang. Itulah yang nantinya akan kita sinergikan dengan seluruh dinas, sehingga tahun depan bisa mendapatkan hasil yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Gugus Tugas KLA Kota Depok, Elly Farida, berkomitmen untuk terus memperkuat sinergisitas dengan berbagai PD. Terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan dan pelaksanaan program KLA.

“Sebenarnya poin kita hanya selisih sedikit untuk meraih predikat yang lebih tinggi, tetapi kita tetap optimistis dan terus berusaha meningkatkan apa yang kita cita-citakan,” ucapnya.

(atk)

Imam Taufiq Jabat Rektor UIN Walisongo Semarang

loading…

Imam Taufik (kanan) saat dilantik menjadi Rektor UIN Walisongo di kantor Kemenag, Jakarta, Selasa 23 Juli 2019. Foto/Ist

JAKARTA – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melantik Imam Taufiq sebagai Rektor UIN Walisongo Semarang di Kantor Kementerian Agama Jakarta, Selasa 23 Juli 2019.

Pada saat yang sama juga dilantik Hamdan Juhanis sebagai Rektor UIN Alauddin Makasar, dan Mahmud sebagai Rektor UIN Sunan Gunungjati Bandung.

Menag berpesan kepada rektor baru untuk mengembangkan UIN dan memahami eksistensi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau PTKIN. Selain itu, Menag berharap bahwa kampus UIN harus semakin berkembang dan maju.

Baca Juga:

“Perguruan tinggi keagamaan harus menjaga Indonesia yang agamis dengan jalur moderat atau wasathiyyah” tegasnya.

Kampus agama, lanjut Lukman, tidak boleh lepas dari lima budaya kerja Kemenag, yakni integritas, profesional, inovasi, tanggungjawab dan keteladanan.

Sebelum jadi rektor, Imam Taufiq menjabat Wakil Rektor UIN Walisongo. Selain itu dia memegang beberapa jabatan penting.Di antaranya menjabat Sekretaris MUI Jateng, Sekretaris IPHI Jateng, Wakil Katib Syuriyah PWNU Jateng dan Wakil Sekretaris PMII Korcab Jateng.

(shf)

Gubernur Banten Fasilitasi Kesepakatan Kemenkumham dan Pemkot Tangerang

loading…

TANGERANG – “Dengan ditandatanganinya kesepakatan ini, yang telah dibahas sejak kemarin menjadi payung hukum dan aspek teknis kedua belah pihak.”

Demikian diungkap Gubernur Banten Wahidin Halim usai memimpin Rapat Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Oleh Gubernur Banten Sebagai Wakil Pemerintah Pusat di Hotel Aryaduta Lipo Karawaci Kota Tangerang pada Selasa (23/07/2019).

Rapat melibatkan Pemerintah Provinsi Banten sebagai fasilitator, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) diwakili Sekretaris Jenderal Bambang Sariwanto, serta Walikota Tangerang Arief R Wismansyah.

Baca Juga:

“Kesepakatan yang menjadi payung hukum dan aspek teknisnya bagi kedua belah pihak,” tambahnya.

Menurut Gubernur WH, untuk mencapai penyelesaian memang harus dipaksakan untuk disepakati bersama. Rapat membahas secara keseluruhan soal aset Kemenkumham yang berada di Kota Tangerang.

Kesepakatan bersama yang difasilitasi oleh Pemprov Banten adalah tentang Penataan, Pemanfaatan, dan Penertiban Asset Milik Negara Berupa Tanah Milik Kemekumham di Kota Tangerang

Sebelumnya, Gubernur WH hadir dalam mediasi antara Kemenkumham dan Pemkot Tangerang dalam Rapat Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Hubungan Pusat dan Daerah di Ruang Operation Room Lantai 2 Gedung B Kementerian Dalam Negeri Jakarta Pusat (Kamis, 18/07/2019).

“Kita akan memfasilitasi Walikota Tangerang dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk membangun kesepahaman. Semoga dalam tiga hari ke depan ada kejelasan,” ungkap Gubernur WH kepada wartawan.

“Kita akan membahas perbedaan persepsi terhadap Perda Rencana Tata Ruang Wilayah. Termasuk Perda Revisi Tata Ruang Wilayah Kota Tangerang,” tambahnya.

Gubernur WH ketika itu juga mendorong kedua belah pihak untuk mencabut pelaporan dan tidak saling melaporkan ke pihak Kepolisian.

Sementara itu, Walikota Tangerang Arief Wismansyah menjelaskan bahwa Pemkot Tangerang secara prinsip mendukung program-program Kemenkumham di Kota Tangerang.

“Bahkan Kemenkumham mendukung Kota Tangerang sebagai green city,” tegasnya.

Hal senada juga ditegaskan oleh Sekjen Kemenkumham Bambang Sariwanto bahwa persoalan dengan Kota Tangerang beres.

Sebagai informasi, selama dua hari (22 – 22 Juli) dilakukan rapat tripartit antara Pemkot Tangerang dengan Kemenkumham yang difasilitasi oleh Pemprov Banten. Hasil rapat tripartit ini menjadi kesepakatam bersama yang menjadi payung hukum dan aspek teknis penyelesaian kedua belah pihak.

(atk)

Warga Siapkan Satu Liang Lahat untuk Empat Jenazah Bocah Korban Kebakaran

loading…

Warga Desa/Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, telah menyiapkan satu liang lahat untuk keempat jenazah kakak beradik yang tewas terbakar. iNewsTV/Deni Irwansyah

BATU – Warga Desa/Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, telah menyiapkan satu liang lahat untuk keempat jenazah kakak beradik yang tewas terbakar. Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang menewaskan empat anak.

Olah TKP dilakukan Satreskrim Pores Kota Batu, Rabu (24/7/2019) pagi, untuk menyelidiki sumber api yang menyebabkan kebakaran yang menewaskan 4 orang anak Abdullah, pemilik rumah. Dugaan sementara, api berasal dari lilin tumpah yang dinyalakan saat terjadi pemadaman listrik di wilayah Junrejo, Kota Batu, Selasa 23 Juli 2019 malam.

Belum ada keterangan dari polisi, terkait hasil olah TKP. Sementara menunggu proses autopsi jenazah di Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang, warga terus berdatangan bertakziah ke rumah korban. Warga menunggu kedatangan keluarga yang tersisa, ayah-ibu dan kedua saudara keempat korban.

Baca Juga:

Warga juga menyiapkan satu liang lahat di Pemakaman Umum Junrejo, Kota Batu, untuk memakamkan keempat jenazah kakak beradik. Keempat korban, adalah Rahma Ramadhani (10), Na’ilah Fathinah (9), Anisa Dzahro (7), dan Naufal Nasrullah (6). (Baca juga; 4 Anak Tewas Terbakar saat Sedang Tidur)

(wib)

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Sejauh 1.000 Meter

loading…

Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih belum menurun. Ilustrasi/SINDOnews

SLEMAN – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih belum menurun. Gunung yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ini kembali mengeluarkan awan panas guguran atau dikenal dengan sebutan wedus gembel.

Awan panas guguran terpantau di seismogram pada pukul 06.16 WIB dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi ±100 detik. “Jarak luncur 1.000 meter atau 1 Km menuju ke arah hulu Kali Gendol,” terang Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida kepada Sindonews, Rabu (24/7/2019).

Dia menjelaskan aktivitas vulkanik Gunung Merapi memang mengalami peningkatan. Namun, tidak menyebabkan pertumbuhan kubah magma yang signifikan. Untuk itu status Gunung Merapi masih belum ada perubahan. “Status Merapi masih tetap waspada atau level II,” katanya.

Baca Juga:

Dari catatan BPPTKG, sehari sebelumnya pada Selasa 23 Juli 2019 Gunung Merapi juga menunjukkan aktivitas vulkanik berupa lava pijar. Selama 24 jam Merapi tercatat 3 kali mengeluarkan lava pijar dengan jarak luncur antara 650 hingga 700 meter.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Hindari jarak 3 km dari puncak Merapi,” pungkasnya.

(wib)

Banten Didapuk Sebagai Pelopor Provinsi Layak Anak

loading…

Kementerian Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Anak mendapuk Provinsi Banten menjadi Pelopor Provinsi Layak Anak. Foto/Istimewa

SERANG – Kementerian Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Anak mendapuk Provinsi Banten menjadi Pelopor Provinsi Layak Anak. Predikat itu setelah 8 daerah di tanah jawara berhasil menjadi Kota layak anak.

“Kita akan selalu berusaha yang terbaik dalam upaya memberikan tempat dan kondisi yang layak bagi anak-anak di Banten,” kata Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Rabu (24/7/2019).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana Pemprov Banten, Siti Maani Nina menambahkan, prestasi mendapatkan predikat koya layak anak oleh kabupaten/kota di Banten terus menunjukkan kenaikan dalam setiap tahunnya.

Baca Juga:

“Ini adalah hasil kerjakeras kita bersama untuk memenuhi hak anak dan melindungi anak. Karma anak merupakan investasi masa depan sesuai dg SDG’s yang merupakan penerus bangsa,” ujar Nina.

Nina menjelaskan, peningkatan kategorinya sendiri terjadi pada Kota Tangsel yang pada tahun ini menjadi kategori Nindya atau satu tahap lagi menuju kategori tertinggi penghargaan Kota Layak Anak yaitu kategori Utama. Kota Cilegon naik menjadi kategori Madya.

Sementara kabupaten/kota yang baru masuk dengan kategori Pratama adalah Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang. “Selain itu, Kabupaten Lebak tahun ini mendapat penghargaan Pembina Forum Anak Terbaik dan Kota Tangerang sebagai Puskesmas Ramah Anak Terbaik,” ujarnya.

(wib)

Operasi Adam-Malik Lancar, Orangtua Tak Sabar Bawa ke Kampung Halaman

loading…

Operasi pemisahan berjalan lancar membuat orang tua si kembar siam, Adam dan Malik sangat bahagia. SINDOnews/M Andi Yusri

MEDAN – Operasi pemisahan kembar siam Adam dan Malik berjalan lancar dan membuat kedua orangtuanya sangat bahagia. Bahkan sang Ayah Juliadi Silitonga (33) tidak sabar lagi ingin membawa keduanya pulang ke kampung halamannya.

Juliadi Silitonga tidak hentinya menebar senyum. Dia pun berulang kali mengucapkan syukur kepada Tuhan, dan menyampaikan terima kasih kepada para dokter, rumah sakit, dan pemerintah. (Baca juga; Biaya Operasi Pemisahan Kembar Siam Adam-Malik Rp700 Juta)

“Saya semangat luar biasa. Kalau sudah dikasi izin oleh Rumah Sakit Adam Malik ini, aku bawa ke kampung langsung anak-anak ku ini,” ujar Juliadi kepada wartawan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (23/7/2019).

Baca Juga:

Juliadi mengatakan, setelah tujuh bulan akhirnya anak ketiga dan keempatnya ini bisa dipisahkan dalam kondisi sehat. Dia bersyukur si kembar dalam keadaan stabil usai operasi pemisahan.

Operasi pemisahan itu memang berlangsung sukses. Selama empat jam tim dokter beranggotakan 30 orang dari berbagai spesialisasi berhasil memisahkan si kembar yang dempet di perut bagian atas sepanjang 4,2 cm dan organ dalam hati yang menempel.

Salah satu potensi masalah yang muncul adalah pembuluh darah yang menyeberang dari Adam ke Malik. Salah seorang tim dokter, dr Erjan Fikri menuturkan sebelum melakukan tindakan pemisahan, dokter sudah memeriksa dengan teliti dan membuat skenario serapi mungkin.

“Yang agak menjadi tantangan kemarin adanya pembuluh darah yang menyilang antara bayi yang satu dengan bayi dua. Kalau menurut deteksi dokter radiologi, di dalam hatinya menyilang, dan ditafsirkan sebagai vena porta,” terang Erjan.

Vena porta, lanjutnya, merupakan pembuluh darah yang berfungsi mengalirkan darah dari organ sistem pencernaan ke hati. Dokter sudah mengantisipasi kemungkinan pendarahan yang lumayan besar, karena bagi hati vena porta itu menyuplai 70% bagi kehidupan hati itu sendiri. Berbagai alat penghenti darah disiapkan. Ternyata, setelah diperiksa lapis demi lapis, di bawah kulit ditemukan pembuluh darah yang besar itu, yang ternyata berasal dari pusat.

“Kalau bayi normal, dari pusat ke arah hati itu namanya arteri umbilikalis. Kalau teman-teman dokter anak kesulitan memasukkan cairan atau infus untuk bayi-bayi yang dehidrasi itu bisa melalui pusatnya. Itu arteri umbilikalis, lumayan besar dan cukup menopang kehidupan kalau memang itu dehidrasi. Itulah yang kami temukan tadi, kami ligasi, kami ikat kiri dan kanan, baru kami putus. Pendarahan dapat diatasi,” kata Erjan.

Seperti diketahui, bayi kembar siam Adam dan Malik lahir pada 22 November 2018 di RSU Dr Fl Tobing, di Kota Sibolga. Keduanya merupakan anak ketiga dan keempat, pasangan Juliadi Silitonga dan Noorida Sihombing, warga Desa Manalu Purba, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut.

Mengingat keterbatasan fasilitas rumah sakit di Sibolga, si kembar lantas dirujuk ke RSUP Adam Malik, dan oleh orangtuanya dinamakan Adam dan Malik. Ketika dioperasi pada Selasa (23/7/2019), keduanya berusia 7 bulan. (Baca juga; Tim Dokter Rumah Sakit Adam Malik Berhasil Operasi Bayi Kembar Siam Dempet Perut)

(wib)

Temui KASAD, Rusli Bahas Pembangunan Secaba di Gorontalo

loading…

JAKARTA – Membangun Sekolah Calon Bintara (Secaba) di Gorontalo, memang sudah menjadi keinginan Rusli Habibie, Gubernur Provinsi Gorontalo sejak dulu. Setelah pihaknya sukses merealisasikan pembangunan Sekolah Kepolisian Negara (SPN) di Gorontalo. Untuk merealisasikan keinginannya itu untuk masyarakat, Selasa (23/07/2019) Rusli menemui Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa di Markas Besar TNI AD.

“Dipastikan pembangunan Secaba ini pada tahun 2020, hal ini seiring dengan respon serta dukungan penuh dari KASAD. Sebagai keseriusan dari KASAD, pihaknya dalam waktu dekat ini akan berkunjung ke Gorontalo meninjau langsung kesiapan di Gorontalo,” ujar Rusli.

Lahan yang dipersiapkan Pemerintah Provinsi Gorontalo, ada di dua wilayah yakni di Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Gorontalo. Ini menjadi alternatif yang bisa menjadi pilihan KASAD, untuk menetapkan lokasi yang layak dibangunnya Secaba. Di Kabupaten Gorontalo terdapat lahan seluas 100 hektare, yang berlokasi di Kecamatan Limboto Barat.

Baca Juga:

“Pembangunan Secaba ini akan melibatkan pihak Pemerintah Daerah, kabupaten dan kota, swasta serta unsur TNI. Tujuan kami, yakni menjadikan generasi muda yang ingin berkiprah di duan TNI, supaya bisa mengikuti pendidikan di daerah, bukan lagi di luar daerah,” ungkap Rusli.

Dukungan pembangunan Secaba di Gorontalo tersebut, lahir juga dari Wali Kota Gorontalo Marten Taha. Ia ungkapkan pembangunan Secaba menjadi peluang besar bagi generasi muda Gorontalo, yang ingin menjadi TNI. Dari sisi lain untuk daerah sendiri, dipastikan kuota perekrutan calon TNI pun akan bertambah, seiring dengan pembukaan penerimaan yang digelar pihak TNI.

“Kami sangat mendukung pembangunan Secaba. Sebab, melalui perekrutan dan pendidikan calon TNI yang digelar di daerah Gorontalo, membantu Pemerintah Daerah dalam menekan angka pengangguran di daerah. Kenapa demikian, karena setelah generasi muda ini lulus sekolah menengah atas, sebagian dari mereka ada yang menjadi pengangguran,” ungak Marten.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wali Kota Gorontalo Marten Taha, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Bupati Bone Bolango Hamim Pou, Bupati Boalemo Darwis Moridu, Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin serta Wakil Bupati Pohuwato Amin Haras. Hadir pula Danrem 133/Nani Wartabone beserta jajarannya.

(atk)

4 Anak Tewas Terbakar saat Sedang Tidur

loading…

Empat anak tewas terbakar saat sedang tidur ketika rumah mereka di Desa/Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, ludes terbakar. iNewsTV/Deni Irwansyah

BATU – Empat anak tewas terbakar saat sedang tidur ketika rumah mereka di Desa/Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, ludes terbakar. Sedangkan dua saudara mereka berhasil diselamatkan oleh orangtuanya.

Tiga anak yang tewas saat terjadi kebakaran sedang tidur di kamar depan, sedangkan satu anak tidur di kamar belakang. Api diduga berasal dari lilin yang dinyalakan saat terjadi pemadaman listrik, Selasa 23 Juli 2019 malam.

Saksi mata, Hamidah mengatakan, saat kebakaran orangtua keempat korban sempat minta tolong tetangga untuk menyelamatan keempat anak yang terjebak kobaran api di dalam kamar. Ibu korban juga minta tolong sambil menggendong kedua anaknya yang saat kebakaran nyaris ikut jadi korban.

Baca Juga:

Kapolsek Junrejo AKP Supriyanto mengatakan, keempat korban tewas sulit dikenali lagi. Untuk mengetahui jenis kelamin dan wajah korban, Tim Identifikasi Polres Batu melakukan identifikasi bersama orangtua korban.

“Keempat anak yang menjadi korban kebakaran, diduga tidak bisa menyelamatkan diri dari kobaran api karena dalam kondisi tertidur,” katanya. Jenazah empat anak yang menjadi korban kebakaran dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang.

(wib)

Bupati Kobar: Penanganan Karhutla Harus Terencana dan Berkelanjutan

loading…

Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah meminta agar penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus ditangani secara terencana, menyeluruh, terpadu, dan berkelanjutan. iNewsTV/Sigit Dzakwan

KOTAWARINGIN BARAT – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah meminta agar penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus ditangani secara terencana, menyeluruh, terpadu, dan berkelanjutan. Sebab pengendalian karhutla tidak hanya tertuju pada pemadaman saat kebakaran hutan, tetapi juga untuk pencegahan.

“Penanganan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di kabupaten Kotawaringin Barat harus terencana, menyeluruh, terpadu dan berkelanjutan,” kata Nurhidayah saat memimpin Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) tingkat kabupaten 2019 di Sampuraga Baru, Rabu (24/7/2019).

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat Kobar, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, Pelajar/Mahasiswa, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) hingga pihak perusahaan swasta.

Baca Juga:

Bupati juga meminta jajarannya agar penanganan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin Barat harus melibatkan seluruh stake holder, baik dari unsur TNI/Polri, instansi terkait, badan usaha/pihak perusahaan, dan masyarakat peduli api (MPA), relawan, unsur masyarakat sampai ketingkat desa/kelurahan.

“Karena upaya pengendalian karhutla tidak akan berhasil secara efektif dan optimal tanpa peran serta dan komitmen yang kuat dari semua pihak,” pungkasnya.

(wib)

Satu Remaja Tewas Terjatuh dari Kora-kora Pasar Malam Pekalongan, Tiga Luka-Luka

loading…

Seorang remaja tewas setelah terjatuh saat naik wahana kora-kora di pasar malam Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa 23 Juli 2019 malam. iNewsTV/Suryono Sukarno

PEKALONGAN – Seorang remaja tewas setelah terjatuh saat naik wahana kora-kora di pasar malam Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa 23 Juli 2019 malam. Sedangkan tiga remaja lainnya mengalami luka-luka.

Korban tewas, Taufik Mailano (15) warga Desa Rejosari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Saat ini jenazah korban tewas dan korban luka berada di Rumah Sakit Islam Pekajangan.

Kejadian berawal saat keempat remaja naik wahana kora-kora di pasar malam di Desa Jajar Wayang, Bojong, Kabupaten Pekalongan. Saat itu sedang naik wahana tersebut, tiba-tiba besi sandaran belakang patah, sehingga mereka terjatuh.

Baca Juga:

“Saat kejadian kora-kora sedang berjalan seperti biasa, namun tiba-tiba terdengar suara keras dengan empat orang korban sudah tergeletak di tanah,” jelas Tika, seorang saksi.

Satu Remaja Tewas Terjatuh dari Kora-kora Pasar Malam Pekalongan, Tiga Luka-Luka

Warga yang mengetahui kejadian langsung menolong dan membawa seluruh korban ke Rumah Sakit Islam Pekajangan kabupaten Pekalongan. “Anak saya izin keluar rumah bermain bersama teman-temannya, tiba- tiba mendapat kabar kecelakaan dan ternyata meninggal dunia,“ tutur Wargono, ayah korban.

Para remaja ini hanya naik berlima dan saat naik tidak ada yang janggal. Mereka membeli tiket seharga Rp10.000 dan naik paling ujung. Tiba-tiba besi sandaran patah dan terjatuh lalu, tidak ingat apa-apa lagi.

“Kami naik berlima dan saat naik tidak ada yang aneh, hanya memang pintu agak goyang. Saat sudah mulai berayun-ayun, tiba- tiba kami terjatuh dan tidak tahu apa- apa lagi,” jelas Evan Afis, korban luka.

Hingga kini aparat kepolisian Polres Pekalongan belum memberikan keterangan atas kejadian ini karena masih melakukan penyelidikan.

(wib)

Perjuangkan Guru Honorer, Pemkab Kebumen Sambangi Kemendikbud

loading…

Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto beserta Kepala Dinas Pendidikan dan jajarannya menyambangi kantor Kemendikbud di Jakarta. Foto/Ist

JAKARTA – Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto beserta Kepala Dinas Pendidikan dan jajarannya menyambangi kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Jakarta. Kehadiran orang nomor dua di lingkungan Pemkab Kebumen ini untuk mendampingi perwakilan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Sekolah Negeri Kabupaten Kebumen.

“Kita melakukan pertemuan dengan Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dit PG Dikmen dan Diksus), guna membahas afirmasi persyaratan seleksi administrasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan,” kata Arif keterangan yang diterima media, Rabu (24/7/2019).

Menurut dia, hingga kini kesejahteraan guru masih kurang. Padahal, tambahnya, guru merupakan pahlawan bagi kemajuan bangsa.

Baca Juga:

“Mereka itu Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, tapi nasibnya hingga kini belum jelas. Itu yang harus diperjuangkan,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Arif sempat menyampaikan masalah persyaratan seleksi administrasi guru honorer yang tidak memiliki SK Kepala Daerah atau minimal dari Kepala Dinas Pendidikan.

“Sehingga mereka tidak dapat melanjutkan atau mengikuti program sertifikasi guru atau PPG, untuk mereka ini agar dapat diafirmasi,” terang Arif.

Menurutnya, Pemkab Kebumen sudah berupaya menyusun peraturan Bupati mengenai pengangkatan GTT di lingkungan Kabupaten Kebumen. Namun sayangnya hal itu tidak mendapat persetujuan dari Kemendagri karena bertentangan dengan PP Nomor 48 tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil.

“Untuk itu, kami menyampaikan aspirasi dari GTT Sekolah Negeri yang tidak dapat memenuhi persyaratan seleksi administrasi, sehingga dapat mengikuti seleksi sebagaimana GTT dari Kabupaten atau Kota lainnya di daerah Jawa Tengah,” sambung Arif.

Terkait permasalahan itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyarankan Pemkab Kebumen untuk segera melakukan studi banding (benchmarking) dengan Pemda lain.

“Melakukan benchmarking dengan Pemda lainnya yang sudah berhasil menerbitkan SK bagi GTT Sekolah Negeri sebagai syarat seleksi administrasi,” jelas Kasi Subdit PKK, Dit PG Dikmen dan Diksus Putra Asga Elevri.

Dalam kunjungan yang dilakukan pada Senin 22 Juli 2019, rombongan diterima oleh Kasi Subdit PKK, Dit PG Dikmen dan Diksus Putra Asga Elevri, Kasi Subdit Program Nasyith Forefry beserta staf di Ruang Sidang Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus.

(mhd)

Banten Miliki Potensi Penghasil Kopi Terbaik

loading…

Banten Miliki Potensi Penghasil Kopi Terbaik. (Koran SINDO. Teguh Mahardika).

SERANG – Provinsi Banten tak hanya memiliki budaya unik yang paling terkenal, seperti debus dan pariwisatanya. Namun siapa sangka, provinsi termuda di Pulau Jawa yang dibentuk pada 2000 itu punya potensi kopi jenis robusta dan arabika yang tak kalah hebatnya dengan daerah lain di Indonesia.

Pada April 2019, kopi asal Tanah Jawara terse but dipamerkan dalam sebuah Festival Kopi Banten dengan tema “Banten Punya Kopi” di Pendopo Bupati Serang. Sejumlah komunitas barista hadir dan digelar berbagai kegiatan, mulai diskusi tentang kopi, melukis dengan bahan baku kopi, hingga memanjakan pengunjung dengan menggratiskan sekitar 1.000 gelas kopi.

Berdasarkan data yang di peroleh, Provinsi Banten memiliki luas tanaman kopi hampir 6.400 hektare tersebar di sejumlah daerah, seperti Kabupaten Pandeglang, Lebak, dan Serang. Namun, tingkat produksinya per tahun masih rendah, yakni 2.428 hektare.

Baca Juga:

Gubernur Banten Wahidin Halim beberapa waktu lalu sempat mam pir ke perkampungan petani kopi di Desa Wanagiri, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang. Menurut dia, Banten memiliki potensi hasil kopi robusta dan arabika terbaik. Ini merupakan aset pertanian yang harus diberdayakan dan terus dikembangkan. “Komoditas kopi di Banten sangat luar biasa, kedai kopi sudah banyak bermunculan. Hal ini menandakan tingkat perekonomian yang meningkat,” ujar Wahidin.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus Tauchid mengungkapkan, pengembangan komoditas kopi tidak lepas dari gaya hidup masyarakat, khususnya kaum milenial. Pertumbuhan kedai kopi di Banten merupakan hilir dari penjualan kopi.“Perkembangan kafe kopi muncul di mana-mana, semalam saja bisa dua kuintal,” ujar Agus. Soal kopi, kata dia, Banten memiliki sejarah sejak zaman kolonial, di mana tanaman kopi, vanila, dan lada, awalnya ada di Banten dan Maluku, sebelum akhirnya menyebar ke Sumatera dan daerah lainnya. Kopi di Pulau Jawa bisa menopang kehidupan para petani, bahkan baik untuk konservasi.

Menurut Agus, luas tanaman kopi di Banten hampir 6.400 hektare, tapi produksinya masih rendah di bawah satu ton per hektare. Padahal idealnya, kata Agus, tanaman kopi harus bisa mendapatkan dua ton per hektare.

“Dari 6.400 hektare tanaman kopi sebagian di antaranya belum digarap maksimal karena masih berbentuk hutan bukan kebun kopi. Artinya, kopi dibiar kan begitu saja sehingga tidak berbuah, harusnya dilakukan pemang kasan atau stek,” ujarnya.

Dia mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk menggenjot pro duksi kopi. Salah satunya memberikan bantuan pengering biji kopi sehingga harga jualnya menjadi lebih mahal.

Dia mencontohkan, sebelum ada bantuan alat, harga biji kopi kering harga kopi per kilonya mencapai Rp16.000. Setelah ada bantuan alat, harganya naik menjadi Rp50.000 per kilo. “Banten itu eksotik dan kebanyakan kopi robusta-arabika,” tambahnya.Petani Kabupaten Lebak juga mengembangkan perkebunan kopi karena memiliki lahan seluas 400 hektare sehingga dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi perdesaan. Pengembangan tersebut merupakan bantuan benih dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Kabupaten Lebak. Saat ini, perkebunan tersebut dikelola oleh lima kelompok.
Bahkan, para petani sudah menanam benih kopi bantuan Pemprov Banten sekitar 12.300 batang dan di antaranya sudah panen dan di jual biji kopi sebesar Rp75.000/kg. Mereka menjual kopi itu melalui jaringan internet secara online. “Kami mendorong petani agar meningkatkan produksi dan produktivitas karena permintaan pasar cukup tinggi,” kata Kepala Desa Jagaraksa Jaro Wahid.

Menurut dia, pengembangan perkebunan kopi juga diintegrasikan sebagai kawasan agrowisata karena terdapat destinasi wisata hutan meranti, wisata air terjun, dan budaya Kaolotan.

Ada juga wisata piknik mengelilingi perkebunan kopi. Hasilnya luar biasa, pengunjung yang datang ke lokasi agrowisata itu mencapai ribuan orang baik lokal maupun mancanegara. “Kami yakin pengembangan tanaman kopi dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat setempat,” terangnya.

Sejumlah petani mengaku bahwa mereka menyambut positif program pengembangan perkebunan kopi arabika dan robusta untuk meningkatkan pendapatan ekonomi. “Kami yakin pengembangan agro wisata perkebunan kopi akan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” kata Rusdi, 45, seorang petani warga Desa Jagakarsa.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak Dede Supriatna mengatakan, pengembangan perkebunan kopi di Desa Jagaraksa guna mendukung destinasi pariwisata. Para pengunjung, selain menikmati minuman kopi juga melihat keindahan panorama alam perkebunan kopi tersebut. Pengunjung bisa membeli kopi untuk dijadikan oleh-oleh.

“Kami optimistis pengembangan perkebunan kopi secara langsung dapat meningkatkan penda patan ekonomi warga setempat,” katanya. Dede mengatakan, pengembangan perkebunan tersebut menjadikan peluang usaha masyarakat di sekitar kawasan wisata hutan meranti Kaolotan Karang.

Selain itu, dapat meningkatkan produksi kopi arabika. Keunggulan tanaman kopi arabika sangat diminati masyarakat juga wisatawan dibandingkan kopi robusta. “Kami yakin, pengembangan perkebunan kopi di integrasikan dengan kawasan wisata sangat menjanjikan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tutupnya. (Teguh Mahardika/Ant)

(nfl)

Pukul Mundur OPM saat Baku Tembak, Satgas TNI Rampas Senjata dan Amunisi

loading…

Satgas TNI berhasil memukul KKSB Organisasi Papua Merdeka dalam kontak tembak di Distrik Mugi, Nduga, Papua. Dalam kontak tembak tersebut TNI berhasil merampas pistol organik serta amunisi milik OPM. Foto Pendam Cenderawasih

JAYAPURA – Kontak tembak antara Satgas TNI dan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali terjadi di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga Papua. Dalam kontak tembak tersebut pihak TNI berhasil memukul mundur dan merampas pistol organik serta amunisi milik OPM.

Kepala Dinas Penerangan Kodam XVII/ Cenderawasih Kol Inf M Aidi Nubic mengatakan, kronologi kejadian terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 05.40 WIT. Dimana cuaca masih gelap dan berkabut akibat hujan gerimis. Kemudian dari arah yang tidak terduga muncul serangan mendadak yang dilakukan oleh KKSB OPM diperkirakan kekuatan antara 15 -20 orang. Penyerang teridentifikasi dari kelompok Egianus Kogoya.

Atas berondongan senjata itu, meski masih sangat pagi, namun pasukan TNI di Pos Mugi dalam kondisi siap siaga.”Karena pasukan dalam keadaan siaga, maka dilaksanakan perlawanan balas tembakan sehingga KKSB melarikan diri secara berpencar. Pasukan TNI dibagi dua kekuatan sebagian mengamankan Pos, sedangkan satu Tim kekuatan 10 orang melaksanakan pengejaran,” ungkap Aidi dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (24/7/2019).

Baca Juga:

Dari hasil pengejaran ditemukan banyak jejak yang mengarah ke berbagai arah, namun ada satu jejak yang cukup besar yang mengarah ke suatu tempat sehingga dilaksanakan penjejakan atau menelusuri jejak tersebut.

“Ternyata jejak tersebut mengarah ke sebuah honai dengan jarak sekitar 2,5-3 KM dari kedudukan Pos TNI. Saat pasukan TNI berusaha mendekati honai tersebut, tiba-tiba sekitar 5 orang KKSB berhamburan keluar dan melarikan diri ke arah semak belukar di belakang honai yang ternyata merupakan jurang dan tertutup semak belukar yang rimbun,” ungkapnya.

Dengan kondisi itu, pasukan TNI langsung melancarkan tembakan secara terbidik dan melanjutkan pengejaran, namun KKSB berhasil meloloskan diri dengan cara berhamburan masuk jurang yang tertutup oleh semak belukar.

Saat dilaksanakan pemeriksaan ditemukan barang bukti di dalam honai berupa 1 pucuk pistol standar militer Caliber 9 mm, 3 buah HT, 1 buah GPS, 3 buah Magazen, dan ratusan amunisi caliber 5,56 mm dan 7,62 mm. Selain itu ditemukan beberapa unit Hp berbagai merk, dan sebuah KTP bernama Ebaroak Gwijangge, warga Kampung Man, Distrik Mam, Kabupaten Nduga.

“Selain berhasil mengamankan barang bukti, juga ditemukan bercak darah yang tercecer di luar Honai, dugaanya ada anggota KKSB yang terluka. Namun belum dapat dipastikan apakah ada korban jiwa dari KSB karena tidak ditemukan mayatnya. Pengejaran tidak dilanjutlan karena faktor keamanan,”jelasnya.

Sampai laporan ini diterima pasukan TNI masih bertahan melaksanakan pengamanan di sekitar honai tempat ditemukannya barang bukti. Hujan turun cukup deras. Namun di laporkan bahwa seluruh personel dalam keadaan selamat, baik yang melaksanakan pengamanan di Pos maupun yang melaksanakan pengejaran.

(sms)

4 Tahun Tak Bayar Hutang, Gubernur Gorontalo Laporkan Eks Ketua DPRD ke Polisi

loading…

GORONTALO – Oknum politisi yang juga mantan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo berinisial RA dilaporkan ke Mapolda Gorontalo akibat tidak membayar hutang selama empat tahun ke Rusli Habibie, Gubernur Provinsi Gorontalo. Menurut Dahlan Pido, Penasihat Hukum Gubernur Gorontalo, tidak ada itikad baik dari pelaku mengembalikan hutang yang mencapai Rp915 juta itu.

“Karena merasa dirugikan, maka oknum politisi ini dilaporkan ke Mapolda Gorontalo. Sudah berulang-ulang kali diberikan peringatan secara baik-baik, namun sampai dengan sekarang tidak ada itikad baik dari pelaku,” ujar Dahlan Pido ketika dihubungi terpisah melalui selular, Selasa (23/07/2019).

Tidak hanya itu, kata Dahlan, upaya hukum lain yakni perdata yang sudah dua kali dilakukan sebelumnya tidak digubris oleh pelaku. Laporan yang dibuat di Mapolda Gorontalo ini merupakan upaya hukum yang ke tiga kalinya.

Baca Juga:

“Terkait pelaku akan membayar hutangnya kepada korban, itu sudah di luar dari jalur hukum. Meskipun yang bersangkutan membayar, tetap proses hukum berjalan seperti biasanya. Sebab ada peristiwa hukum, yang diselesaikan secara hukum,” jelas Dahlan.

Unsur pidana yang dilaporkan ini, yakni dugaan penipuan atau penggelapan yang dilakukan pelaku. Dari penyampaian pihak Direskrim Umum Polda Gorontalo, tindak lanjut dari laporan ini yakni segera mengundang korban untuk dimintai keterangan.

“Sebab beliau langsung yang akan menandatangani laporan serta akan langsung di BAP,” tutup Dahlan.

Duke Arie, Tim Kuasa RA saat dihubungi terpisah melalui selular menjelaskan, ada tujuh poin yang telah pihaknya siapkan untuk menjawab laporan dari tim kuasa Gubernur Gorontalo. Tentang dugaan penipuan yang dilakukan RA, soal perjanjian pinjaman uang sebesar Rp950 juta.

“Dugaan kasus ini murni perdata, sehingga tidak benar jika kuasa hukum pelapor melaporkan ke pihak kepolisian. Selain itu, masih berkaitan dengan perjanjian pinjaman ini, di tahun 2017 lalu klien kami telah mengembalikan pinjaman itu Rp100 juta, kepada pelapor yakni Rusli Habibie di Kantor DPD I Golkar Gorontalo,” jelas Duke.

Karena kliennya sudah memiliki itikad baik, tentunya perjanjian pinjaman hutang itu sudah berkurang yakni bukan lagi Rp950 juta. Bahkan kliennya sendiri mempertanyakan bukti pengembalian uang sebesar Rp100 juta.

“Perjanjian pinjaman uang ini, menurut klien kami sebagian digunakan untuk kepentingan Rusli Habibie. Dan atas laporan yang sudah dilakukan oleh kuasa hukum Rusli, maka klien kami melaporkan balik perbuatan yang menurut kami melawan hukum,” tutur Duke.

(kri)

Temui KSAD, Rusli Habibie Bahas Pembangunan Secaba di Gorontalo

loading…

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Wali Kota Gorontalo Marten Taha, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Bupati Boalemo Darwis Moridu saat menemui KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa di Markas Besar TNI AD. Foto/SINDOnews/Sabrin Maku

JAKARTA – Membangun Sekolah Calon Bintara (Secaba) di Gorontalo memang sudah menjadi keinginan Gubernur Provinsi Gorontalo, Rusli Habibie sejak dulu. Setelah pihaknya sukses merealisasikan pembangunan Sekolah Kepolisian Negara (SPN) di Gorontalo.

Untuk merealisasikan keinginannya itu untuk masyarakat, Rusli menemui Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Selasa (23/07/2019).

“Dipastikan pembangunan Secaba ini pada tahun 2020, hal ini seiring dengan respons serta dukungan penuh dari KSAD. Sebagai keseriusan dari KSAD, pihaknya dalam waktu dekat ini akan berkunjung ke Gorontalo meninjau langsung kesiapan di Gorontalo,” ujar Rusli.

Baca Juga:

Lahan yang dipersiapkan Pemerintah Provinsi Gorontalo, ada di dua wilayah yakni di Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Gorontalo. Ini menjadi alternatif yang bisa menjadi pilihan KSAD untuk menetapkan lokasi yang layak dibangunnya Secaba. Di Kabupaten Gorontalo terdapat lahan seluas 100 hektare, yang berlokasi di Kecamatan Limboto Barat.

“Pembangunan Secaba ini akan melibatkan pihak pemerintah daerah, kabupaten dan kota, swasta serta unsur TNI. Tujuan kami, yakni menjadikan generasi muda yang ingin berkiprah di dunia TNI, supaya bisa mengikuti pendidikan di daerah, bukan lagi di luar daerah,” jelas Rusli.

Dukungan pembangunan Secaba di Gorontalo tersebut, lahir juga dari Wali Kota Gorontalo Marten Taha. Ia ungkapkan pembangunan Secaba menjadi peluang besar bagi generasi muda Gorontalo, yang ingin menjadi TNI. Dari sisi lain untuk daerah sendiri, dipastikan kuota perekrutan calon TNI pun akan bertambah seiring dengan pembukaan penerimaan yang digelar pihak TNI.

“Kami sangat mendukung pembangunan Secaba. Sebab, melalui perekrutan dan pendidikan calon TNI yang digelar di daerah Gorontalo, membantu Pemerintah Daerah dalam menekan angka pengangguran di daerah. Kenapa demikian, karena setelah generasi muda ini lulus sekolah menengah atas, sebagian dari mereka ada yang menjadi pengangguran,” tutur Marten.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wali Kota Gorontalo Marten Taha, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Bupati Bone Bolango Hamim Pou, Bupati Boalemo Darwis Moridu, Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin serta Wakil Bupati Pohuwato Amin Haras. Hadir pula Danrem 133/Nani Wartabone beserta jajarannya.

(kri)

Isak Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah Korban Pesawat Jatuh di Indramayu

loading…

Jenazah Muhamad Salman Alfarisi (25), korban Pesawat Latih Cessna yang jatuh di Indramayu, Jawa Barat akhirnya tiba di rumah duka Kota Pasuruan, Selasa (24/7/2019) malam. Foto/Ilustrasi/SINDO

PASURUAN – Jenazah Muhamad Salman Alfarisi (25), korban Pesawat Latih Cessna yang jatuh di Indramayu, Jawa Barat akhirnya tiba di rumah duka Jalan Durian Raya 2a No 19, Perumnas Bugul Permai, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Selasa (24/7/2019) malam tadi.

Begitu ambulans tiba, para keluarga dan pelayat korban menyambut jenazah Salman yang dibungkus peti tersebut dengan haru dan penuh duka mendalam. Tangis keluarga pun pecah saat peti jenazah diturunkan dari ambulans dan dibawa masuk ke rumah untuk dimasukkan ke keranda mayat.

Mereka tak menyangka anak kedua dari empat bersaudara pasangan Iriyanto dan Nunung ini, seharusnya tahun ini lulus sekolah menjadi pilot justru pulang kekampung halamannya terbujur kaku tak bernyawa. Meski begitu, pihak keluarga dan teman sekolahnya ikhlas atas kepergian Salman selama-lamanya.

Baca Juga:

“Salman orangnya baik dan supel. Saya sudah berteman sejak TK dengan beliau,” ujar Dany, teman akrab korban dengan nada haru.

Setelah ratusan kerabat yang hadir memberikan penghormatan terakhir pada almarhum, jenazah dibawa ke masjid untuk disalatkan dan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) setempat malam ini juga.

Tampak sejumlah karangan bunga dan ucapan bela sungkawa menghiasi rumah duka. Diketahui korban bersama temannya mengalami kecelakaan setelah pesawat jenis Cessna jatuh di Sungai Rambatan, Cimanuk, Indramayu saat melakukan latihan. Rekannya selamat atas kecelakaan itu, sementara Salman meninggal dunia.

(kri)

Pemerintah Diminta Atasi Hambatan Teknis Penangganan Pasca-Bencana Sulteng

loading…

Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI Ahmad Ali. Foto/Istimewa

JAKARTA – Pemerintah pusat diharapkan tidak lepas tangan atas proses penanganan pascabencana di Sulawesi Tengah (Sulteng). Pemerintah bisa membantu agar hambatan-hambatan teknis tidak mempengaruhi tertundanya hak-para pengungsi.

“Kasihan masyarakat yang hidup dalam serba ketidakpastian, akibat gagalnya proses komunikasi dan hal-hal teknis di lapangan. Kita berharap Pemerintah pusat tidak lepas tangan dengan dalih hanya berfungsi asistensi dan membiarkan managemen pengelolaan pasca bencana di Sulteng menjadi lamban,” kata Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI Ahmad Ali melalui pesan elektronik, Selasa (23/7/2019).

Lebih jauh Ahmad Ali memandang perlu dilakukan evaluasi secara komperehensif, yakni evaluasi hambatan-hambatan teknis proses penanganan bencana. Serta, inventarisasi masalah yang timbul dari sejumlah proses tahapan bencana dari transisi ke pemulihan.

Yang tak kalah penting, kata Ali, perlu dilakukan peninjauan terhadap kelembagaan dan fungsi setiap Kementeriaan dan Lembaga untuk menemukan cara kerja efektif dan cepat dalam penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi di Sulawesi Tengah.

Ahmad Ali menjelaskan, berdasarkan amanat Instuksi Presiden No 10/2018 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Gempa Bumi dan Tsunami di Provinsi Sulawesi Tengah dan Wilayah Terdampak lainnya, Kementerian PPN/Bappenas diinstruksikan untuk memberikan asistensi kepada Pemerintah Daerah dalam penyiapan rencana pemulihan ekonomi dan pembangunan kembali wilayah terdampak bencana.

“Kalau prosesnya hanya menunggu hasil kerja teknis berdasarkan panduan dari Jakarta, proses tentu tidak akan sama, ketika proses asistensi itu dilakukan secara faktual di lapangan,” ujar anggota Komisi VII yang kembali terpilih dari Dapil Sulawesi Tengah ini.

(wib)

38 Perwira Muda Polri Ikuti Pelatihan Khusus

loading…

Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Eko Indra Heri. iNews.id/Taufik Budi

SEMARANG – 38 perwira muda Polri yang disiapkan menjadi calon-calon pemimpin, mengikuti pelatihan khusus di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang. Para perwira polisi ini berasal dari seluruh Polda di Indonesia beserta Satuan Kerja (Satker) Mabes Polri. Mereka sebelumnya merupakan lulusan terbaik Akpol mulai dari peringkat 1-38, dan telah ditempatkan ke berbagai Polda maupun Satker.

“Mereka adalah lulusan Akpol tahun lalu yang ditempatkan di seluruh Indonesia dan sekarang kita nilai dan diberikan penguatan-penguatan bagaimana yang bersangkutan dalam penugasan sehari-hari,” ujar Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Eko Indra Heri, Selasa (23/7/2019).

Pria yang pernah menduduki posisi Kapolres Demak itu menambahkan, pelatihan bertajuk Manajemen Talenta Polri itu dilaksanakan selama dua hari. Mereka akan mendapatkan beragam materi termasuk outbond untuk meningkatkan kekompakan serta kerja sama tim.

Baca Juga:

“Pada masanya nanti menjadi pemimpin, dia sudah punya bekal yang cukup. Untuk materi kita ada dua hari. Hari ini pengarahan internal nanti juga outbound untuk membangun kebersamaan juga ada assessment center, kemudian kemampuan manajerial,” terangnya.

Menurut dia, selama masa pelatihan para peserta akan dipantau secara khusus. Peringkat yang diperoleh sewaktu lulus Akpol, bisa berubah sesuai hasil penilaian tim. Bahkan, penilaian akan dilanjutkan hingga mereka kembali lagi ke tempat tugas.

“Setiap kegiatan, mereka juga kita nilai termasuk di daerah (penugasan), termasuk para Kasatker atau Kapolda yang ada di sana, Kapolres yang ditempatkan akan mengirimkan hasil (penilaian) kepada kita. Perkembangan apa yang dilakukan, sehingga bisa menjadi bahan kita untuk menentukan menaikkan atau menurunkan ranking mereka (peserta),” tambahnya.

Pelatihan khusus bagi perwira muda Polri ini merupakan program baru dan saat ini baru memasuki angkatan kedua. Tahun sebelumnya, pelatihan diikuti oleh 36 peserta yang merupakan delegasi dari 34 Polda dan dua Satker.

“Kita ingin setiap Polda, satu (peserta) karena pada 34 (Polda), tapi kita ternyata ada yang di Satker-Satker, ada di Brimob jadi kita tambahkan itu total 38 (peserta). Untuk seleksi berdasarkan kelulusan tahun lalu rangking 1 sampai 38,” pungkasnya.

(wib)

Sambut Hari Anak Nasional, Ada Spiderman di Bandara Adi Soemarmo

loading…

Tokoh Spiderman saat menemani anak-anak bermain di Bandara Adi Soemarmo, Selasa (23/7/2019). Foto/Ary Wahyu Wibowo

SOLO – Pengelola Bandara Adi Soemarmo menyajikan sejumlah permainan tradisional di terminal keberangkatan dalam menyambut Hari Anak Nasional.

Pejabat Sementara (PTS) General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Goentoro mengatakan, permainan tradisional yang disediakan antara lain dakon (congklak), gangsingan, menyusun puzzle, dan mewarnai.

Permainan dakon dan gangsingan sengaja dihadirkan karena mulai ditinggalkan oleh anak-anak milenial. Dengan kehadiran permainan tradisional, diharapankan anak-anak sejenak dapat terlepas dari gadget.

Baca Juga:

“Kami juga menghadirkan tokoh Spiderman untuk menemani bermain. Tokoh spiderman ini untuk menemani dan bisa berfoto bersama anak-anak,” ungkap Goentoro, Selasa (23/7/2019).

Pihaknya turut menyemarakkan Hari Anak yang setiap tahun diperingati guna untuk menghormati hak anak sesuai Keputusan Presiden No 44/1984. Kegiatan tahunan ini diselenggarakan juga bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada para penumpang bandara yang terletak di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, tersebut.

(wib)

Pabrik Pengolahan Kayu PT Harigo Wood Indonesia di Probolinggo Terbakar

loading…

Kebakaran hebat menghanguskan gudang material pabrik pengolahan kayu PT Harigo Wood Indonesia di Desa Wringin Anom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Selasa malam (23/7/2019). Foto iNews TV/Hana P

PROBOLINGGO – Kebakaran hebat menghanguskan gudang material pabrik pengolahan kayu PT Harigo Wood Indonesia di Desa Wringin Anom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Selasa malam (23/7/2019). Mobil pemadam kebakaran yang datang terlambat membuat seluruh isi gudang ludes terbakar. Selain itu angin kencang dan bahan material mudah terbakar membuat kobaran api semakin besar hingga merembet ke bagian mesin boiler. Sehingga membuat api sulit dipadamkan secara manual.

Zainudin sekuriti PT Harigo Wood Indonesia mengatakan, api pertama kali diketahui dari gudang material koral (tempat limbah kayu) dan kemudian membesar merembet ke ruang boiler.

“Kebakaran ini diketahui pertama kali sekitar jam 17.00 WIB namun kobaran api tidak bisa dipadamkan dan kian membesar karena pemadam kebakaran yang dihubungi juga masih belum juga datang,” kata Zainudin.

Baca Juga:

Sementara Kapolsek Tongas AKP Taviv mengatakan, selang setengah jam kemudian unit Damkar dari Pemerintah Kota Probolinggo disusul Damkar Pemkab Probolinggo mulai datang ke lokasi sehingga api baru bisa dipadamkan sekitar jam 21.00 WIB.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena saat kebakaran semua karyawan perusahaan sudah pulang dan hanya tinggal securiti. Sementara jumlah kerugian kebakaran ini belum bisa dipastikan, saat ini kita masih mendalami kasus ini untuk memastikan penyebab kebakaran.

(sms)

Bupati Boalemo Jelaskan Pembangunan Kodim 1315 Dihadapan KSAD

loading…

Bupati Boalemo H. Darwis Moridu ikut mendampingi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat audiensi dengan KSAD TNI AD Jendral Andika Perkasa di Mabes TNI AD, Selasa (23/7/2019). Turut hadir pada kegiatan tersebut Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Gorontalo.

GORONTALO – Bupati Boalemo H. Darwis Moridu ikut mendampingi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat audiensi dengan KSAD TNI AD Jendral Andika Perkasa di Mabes TNI AD, Selasa (23/7/2019). Turut hadir pada kegiatan tersebut Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Gorontalo.

Dalam audiensi tersebut Darwis Moridu memaparkan kesiapan Kabupaten Boalemo untuk pembangunan Kodim. Keseriusan Bupati Boalemo Darwis Moridu dalam pembangunan Kodim 1315 mendapat respons dari KSAD TNI AD Jendral Andika Perkasa.

Bupati Boalemo Darwis Moridu mengatakan hingga saat ini pemerintah daerah telah menyediakan lahan seluas 8 hektare untuk pembangunan Kodim 1315.

Selain itu juga telah memberikan bantuan lahan seluas 2 hektare untuk pembangunan Koramil Kecamatan Wonosari dan Koramil Kecamatan Pag. Pantai.

KSAD TNI AD Jendral Andika Perkasa yang didampingi Pangdam XIII Merdeka Tiopan Aritonang dengan seksama memperhatikan apa yang telah dilakukan Bupati Boalemo.

“Mudah-mudahan dengan bantuan fasilitas ini dapat mempererat hubungan Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo dengan pihak TNI,” harap Bupati Darwis.

(alf)

Menpora Berharap Tarian Seka Ditampilkan pada Pembukaan PON 2020

loading…

Menpora Imam Nahrawi ikut dalam festival tarian Seka massal di Lapangan Eks Pasar Swadaya, Jalan Yos Sudarso Timika. Foto/Istimewa

TIMIKA – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengharapkan tarian Seka, tari pergaulan masyarakat Mimika bisa ditampilkan saat acara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Provinsi Papua.

“Saya minta tarian Seka bisa ditampilkan di pembukaan PON 2020, sehingga semua peserta nanti bisa ikut tarian Seka massal dan tarian Seka bisa dikenal luas di seluruh Indonesia,” kata Imam Nahrawi di Timika, Selasa (23/7/2019).

Menpora Imam Nahrawi bersama istri dan sejumlah Deputi Kemenpora ikut dalam festival tarian Seka massal bertempat di Lapangan Eks Pasar Swadaya, Jalan Yos Sudarso Timika. Kondisi Lapangan Eks Pasar Swadaya yang becek dan berlumpur akibat diguyur hujan sepanjang hari tidak menyurutkan langkah Menpora Imam Nahrawi untuk ikut bergoyang bersama lebih dari 1.000 pelajar SMP se-Kota Timika.

Baca Juga:

Menpora Imam Nahrawi yang hanya mengenakan sandal jepit didampingi Wakil Bupati Mimika Yohanis Bassang beberapa kali masuk ke dalam rombongan pelajar mengikuti irama musik tifa Kamoro menggoyangkan kaki, pinggul, dan tangan membuat para pelajar Timika semakin bersemangat.

Menpora berharap Pemkab Mimika bisa menata dan mengelola Lapangan Eks Pasar Swadaya agar dijadikan lokasi untuk kegiatan pemuda kreatif, kegiatan olahraga, kegiatan kesenian, kebudayaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.

“Pak Wakil Bupati, tolong jadikan tempat ini sebagai taman yang bagus karena tempatnya keren banget. Kalau tidak keren, saya tidak mungkin lepas sepatu tadi. Saya sengaja lepas sepatu dan memakai sandal untuk memastikan lumpur itu bagus, termasuk celana saya tidak akan dicuci sebagai kenang-kenangan lumpur Mimika,” kata Imam Nahrawi dengan nada gurau.

Meski kondisi Lapangan Eks Pasar Swadaya Timika berlumpur dan becek, Menpora mengaku tidak risih turut ambil bagian dalam tarian Seka massal bersama ribuan pelajar SLTP Timika. “Saya ingin berbaur dengan anak-anaku sekalian, para penari seka yang luar biasa,” tuturnya.

Bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional, Menpora meminta semua pihak wajib memberikan motivasi kepada para generasi muda untuk bisa meraih pendidikan setinggi-tingginya karena di pundak generasi mudalah masa depan bangsa dan negara Indonesia dipertaruhkan.

“Terima kasih kepada para guru dan orang tua yang terus mendorong anak-anak untuk belajar dan bersekolah agar mereka kelak menjadi pemimpin-pemimpin yang hebat,” ujar Menpora.

Asisten Deputi Bidang Kepemudaan Kemenpora RI Djunaidi dalam laporannya menjelaskan kegiatan festival tari Seka massal bersama Menpora Imam Nahrawi yang digelar di Timika tersebut dalam rangka menyongsong PON XX tahun 2020 di Papua.

Penari yang terlibat sebanyak 1.500 orang, terdiri atas para pelajar SMP se-Kota Timika, para pemuda dan masyarakat serta ASN di lingkungan Pemkab Mimika. Melalui pergelaran tari Seka massal tersebut diharapkan para pemuda Mimika bisa menjadi atlet berprestasi sekaligus menjaga dan melestarikan kearifan lokal.

(wib)

Kembangkan Wisata Muslim, Hotel di Makassar Diimbau Miliki Sertifikasi Halal

loading…

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai mendorong pengembangan wisata halal. Tujuannya, untuk memberikan fasilitas dan pelayanan yang maksimal bagi para wisatawan muslim. Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai mendorong pengembangan wisata halal. Tujuannya, untuk memberikan fasilitas dan pelayanan yang maksimal bagi para wisatawan muslim. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Kamalia Tamrin mengatakan Makassar memiliki banyak potensi wisata halal, mulai dari ketersediaan aksesbilitas yang baik hingga daya tarik wisata kuliner.

“Yang terpenting adalah market wisatawan itu meningkat sampai 1,5 miliar di dunia, dan Sulsel khususnya Makassar ini masuk dalam peringkat 10 berdasarkan Indonesia Moslem Travel Index,” kata Memei, sapaan akrab Kamalia Tamrin, Selasa (23/7/2019).

Saat ini, kata Memey, ada beberapa faktor pendukung yang bisa membawa Makassar menjadi destinasi wisata halal. Diantaranya, ketersediaan hotel atau restoran bersertifikat halal, kemudahan beribadah, serta fasilitas wudhu dan toiter yang berstandar.

Baca Juga:

Untuk itu, pihaknya juga mendorong seluruh pengusaha hotel agar memiliki sertifikat halal, mengingat hotel juga merupakan salah satu daya tarik wisatawan muslim yang perlu memiliki standar sesuai syariat.

Berdasarkan data yang diperoleh, hingga saat ini baru lima hotel di Makassar yang memiliki sertifikat halal. Diantaranya, Hotel Aston, Hotel Pesonna, Hotel Almadera, Hotel Claro dan Hotel Dalton.

“Kita harapkan semua hotel mau ikut bersertifikasi karena itu menjadi daya tarik wisata. Makanya kami imbau semua hotel-hotel untuk segera mendapatkan sertifikat halal,” ujarnya.

Diakui Memey, meski pihaknya belum memiliki wisata halal disektor destinasi, namun hal itu tetap menjadi target kedepannya. Mengingat potensi wisata bahari juga sangat mumpuni untuk menarik wisatawan datang ke Makassar.

Hanya saja, kesadaran masyarakat pulau untuk ikut berpartisipasi dalam mengembangkan kawasan wisata halal di pulau juga perlu diperhatikan, sehingga ada sinergitas antara masyarakat setempat dengan pemerintah.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa memiliki wisata halal di pulau, tapi inikan semuanya berproses. Misalnya kemarin itu saya sempat ke Pulau Lae-Lae, disana tempatnya sudah rapi dan sudah ada musallah, cuma kan mungkin masih ada beberapa hal yang perlu di komunikasikan dengan warga setempat,” jelasnya.

Sementara Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengatakan hal yang lebih dulu dilakukan adalah penyamaan persepsi terkait konsep wisata halal di Makassar sebelum membuat regulasinya.

“Jadi kita samakan persepsi dulu, sehingga kalau regulasinya keluar mereka sudah paham dengan apa yang dimaksud halal tourism atau wisata halal,” ungkapnya.

Dia menjelaskan wisata halal yang dimaksud adalah pelayanan yang baik kepada seluruh wisatawan muslim, mulai dari makanan yang bersertifikat halal hingga pelayanan dan ketersediaan tempat ibadah di lokasi wisata.

“Kami berharap Makassar bisa menjadi salah safu contoh yang baik di Indonesia, karena di negara-negara lain pun mereka sudah mulai memberikan standar pelayanan halal,” tandasnya.

(sms)

Bea Cukai Kualanamu Gagalkan Penyelundupan Tanaman Kath

loading…

Petugas memaparkan tersangka WNA Ethiopia, inisial SAA bersama barang bukti narkotika jenis tanaman daun Kath seberat 10,6 kg di Kantor Bea dan Cukai Kabupaten Deliserdang, Sumut, Selasa (23/7/2019). SINDOnews/M Andi Yusri

DELISERDANG – Petugas Bea dan Cukai Kualanamu menggagalkan penyelundupan narkotika jenis tanaman daun Kath. Petugas berhasil menyita sebanyak 10,6 kilogram narkoba jenis daun kath (Catha edulis) dari Ethiopia dari tangan seorang warga Negara (WN) Ethiopia, berinisial SAA (30) yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Kualanamu, Bagus Nugroho Tamtomo Putro mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan kerja sama Tim satgas pemberantasan narkoba di Bandara Kualanamu.

“Tersangka dan barang bukti selanjutnya diserahkan kepada Polda Sumut,” kata Bagus di Kantor Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) Kabupaten Deliserdang, Selasa (23/7/2019).

Baca Juga:

Pengungkapan kasus ini, lanjutnya, bermula dari kecurigaan petugas Bea dan Cukai Soekarno Hatta terhadap hasil x-ray terhadap dua kardus paket yang masing-masing seberat 5,3 kg. Dalam consignment note, paket yang dikirim menggunakan jasa pos itu hanya diinformasikan sebagai ‘daun kering’.

Begitu paket tiba di Bandara Kualanamu, Kamis 18 Juli 2019, langsung diperiksa. Setiap kardus ternyata berisi dua bungkus plastik berwarna merah muda dibungkus plastik kado yang berisi daun kering warna hijau dan berbau, yang dikenal sebagai daun kart. Tumbuhan ini termasuk kategori narkoba golongan 1.

Temuan ini lantas dikoordinasikan dengan kepolisian, maupun Kantor Pos. Berikutnya dilakukan delivery control ke alamat pengiriman di Jalan Binjai KM 12,7 Diski Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang, dan berhasil diamankan pria WN Ethiopia, berinisial SAA.

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut AKBP Frenky Yusandi mengatakan, tersangka SAA diketahui merupakan seorang imigran. Alamat pengiriman itu sendiri merupakan penampungan untuk para imigran.

“Tersangka sudah lima tahun berada di Indonesia. Status tersangka masih dalam pengawasan UNHCR di Jalan Binjai Km 12,7. Negatif penggunaan narkotika, hanya menerima sebagai kurir. Tersangka sudah 5 tahun di tempat penampungan,” jelasnya.

Dari tangan tersangka, pihaknya masih mendalami motif, jaringan maupun keterangan lainnya. Untuk sementara diketahui tersangka ditugaskan untuk menerima barang dan kemudian akan dikirim lagi ke negara Kanada. “Barang bukti ini akan dikirim ke Kanada,” pungkasnya.

(wib)

21 Rumah Sakit di Banten Turun Kelas, Gubernur Meradang

loading…

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) memprotes kebijakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menurunkan tipe kelas 21 rumah sakit (RS) di Banten. Dokumen/SINDOnews

SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) memprotes kebijakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menurunkan tipe kelas 21 rumah sakit (RS) di Banten. Protes akan dilayangkan secara resmi ke pemerintah pusat.

“Itu (penurunan tipe RS) yang kita protes. Kalau kita melihat kebijakan ini kontraproduktif, ketika pemerintah daerah sedang mengembangkan, meningkatkan kualitas rumah sakit pelayanan. Ini menjadi ironi,” kata Wahidin, Selasa (23/7/2019).

WH juga mempertanyakan alasan Kemenkes merekomendasikan penurunan tipe 21 RS di Banten. Padahal, Pemprov Banten secara aktif melakukan peningkatan kapasitas RS.

Baca Juga:

“Kita melakukan peningkatan di bidang kesehatan, apa alasannya (merekomendasikan penurunan tipe). Ketika untuk (tipe) B sudah kita penuhi dengan mengangkat dokter spesialis dan fasilitas enam poli yang kita penuhi,” katanya.

Gubernur mensinyalir, penurunan kelas RS berkaitan dengan pelayanan asuransi Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS). Sebab, penurunan kelas tersebut terkesan dilakukan secara tiba-tiba.

“Rumah sakit kita bangun, kita tingkatkan tapi tiba-tiba kenapa diturunkan, degradasi peringkatnya. Apa ada kaitan dengan pelayanan BPJS? Ini kita lagi coba pertanyaan,” pungkasnya.

(nag)

Berkat TMMD 105 di Klaten, Jembatan Penghubung Jimbung-Krakitan Jadi Kenyataan

loading…

Mimpi warga miliki jembatan penghubung Jimbung dengan Krakitan, kini jadi kenyataan berkat program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler 105 Kodim Klaten. Foto Ist

KLATEN – Mimpi warga miliki jembatan penghubung Jimbung dengan Krakitan, kini jadi kenyataan berkat program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler 105 Kodim Klaten. TMMD Reguler ke 105 Tahun 2019 yang dilaksanakan di Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten telah berjalan 13 Hari, sejak dibuka oleh Ganjar Pranowo Gubernur Jateng, Selasa (23/07/2019).

Berkat TMMD 105 di Klaten, Jembatan Penghubung Jimbung-Krakitan Jadi Kenyataan

Jembatan yang dibikin Satgas TMMD ini merupakan penghubung Desa Jimbung Kalikotes dengan Desa Krakitan Bayat, yang dijadikan akses jalan oleh warga baik petani, pedagang dan anak sekolah.

Menurut Kepala Desa Jimbung Siti Sumarsih mengatakan, awalnya jembatan ini terbuat dari bambu yang sangat memprihatinkan, warga yang akan menuju Desa Krakitan dan Waduk Rowo Jombor harus berputar sejauh 3 km, karena dirasa berbahaya saat melewati jembatan bambu.

Berkat TMMD 105 di Klaten, Jembatan Penghubung Jimbung-Krakitan Jadi Kenyataan

“Banyak petani yang memilik hasil tani yang bagus namun dihargai sangat murah karena kendaraan tidak bisa masuk lokasi sawah. Karena sempitnya jalan dan kondisi jalan yang masih tanah, sehingga harus mengeluarkan anggaran untuk melangsir hasil panen ke jalan besar. Pernah terjadi anak sekolah yang lewat jembatan bambu terjatuh, karena mungkin terburu buru untuk masuk sekolah dan kalo berputar akan terlambat masuk sekolah,“ tutur Siti Sumarsih dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Selasa (23/7/2019).

Sekarang, kata dia, jembatan sudah dibuatkan oleh Satgas TMMD Reg 105 dan Kodim Klaten, dan hebatnya baru berjalan sekitar 10 hari jembatan sudah selesai dicor dan sekarang tinggal proses finising.

Baca Juga:

Sementara itu Dandim Klaten Letkol Inf Eko Setyawan, mengungkapkan kondisi jembatan bambu sangatlah tidak layak dan sangat berbahaya, kini pembuatan jembatan tinggal finising, dan tentunya akan dikebut oleh pasukan Satgas agar cepat selesai.

“Dengan adanya jembatan baru ini, dapat memperpendek jarak menjadi hanya 650 meter, apabila warga Jimbung akan menuju Rowo Jombor maupun Desa Krakitan, “ kata Dandim Klaten Letkol Inf Eko Setyawan.

(sms)

Pemkab Lebak Menandatangani Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD 2020

loading…

Penyusunan KUA dan PPAS dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian penyusunan APBD sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 21 Tahun 2011.

LEBAK – Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak Dede Jaelani menghadiri Rapat Paripurna dalam Nota Kesepakatan, Kantor Urusan Agama (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2020 bertempat di Gedung Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak. Selasa, 23/7/2019.

Dalam sambutannya Dede menjelaskan bahwa Penyusunan KUA dan PPAS dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian penyusunan APBD sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 21 Tahun 2011. Dan berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2020 bahwa tema pembangunan adalah “Pembangunan Destinasi Wisata Unggulan dan Penguatan Kelembagaan Kepariwisataan”.

Dan telah dirumuskanlah prioritas pembangunan daerah, yaitu Peningkatan Ekonomi Masyarakat, Peningkatan Kualitas Infrastruktur Wilayah, Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup, dan Peningkatan Tata Kelola Pemerintah.

“Dari tema itu sebagai upaya dalam menjawab isu strategis sebagai berikut: Pemerataan Ketersediaan Infrastruktur (Jalan, Jembatan, Air Bersih, dan Sanitasi), Peningkatan Sarana Prasarana Serta Tenaga pada Bidang Pendidikan dan Kesehatan belum Memadai, Optimalisasi Pengembangan Potensi Pariwisata Dalam Rangka Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Peningkatan Kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, Menjaga Kelestarian Lingkungan untuk Pembangunan yang berkelanjutan” ujar Dede.

DPRD Kabupaten Lebak juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak, yang telah sangat berani melakukan terobosan dimana aspek pariwisata menjadi “Magnum Opus” pembangunan Kabupaten Lebak.

Juru bicara DPRD Kabupaten Lebak Djudju Yumiarsih mengatakan besarnya potensi sumber daya alam disektor kelautan, pertambangan dan pariwisata, serta potensi sektor perdagangan dan jasa di sejumlah wilayah perkotaan, diprediksi akan mengubah basis ekonomi Kabupaten Lebak di masa yang akan datang.

(alf)

800 Bus Akan Didatangkan Kemenhub untuk Sukseskan PON XX Papua

loading…

Anggota Komisi IV DPR Papua Sinut Busup, dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Reky. Foto iNews TV/Edy S

JAYAPURA – Sebanyak 800 bus rencananya akan didatangkan dari Jakarta oleh Kementerian Perhubungan RI untuk mensukseskan pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX Provinsi Papua Tahun 2020 mendatang. Hal ini diungkapkan anggota Komisi IV DPR Papua Sinut Busup setelah melakukan pertemuan bersama pihak Dinas Perhubungan Provinsi Papua, di salah satu hotel di Abepura Jayapura, Selasa (23/7/2019) siang.

Sinut menyebutkan, langkah Dinas Perhubungan Provinsi Papua selaku koordinator transportasi pada PON mendatang tersebut sangat baik.

“Apa yang dilakukan ini sangat bagus ya, mereka berkordinasi dengan kementeriannya di Jakarta, dan apa yang direncanakan itu tidak mengganggu APBD Provinsi Papua ataupun dana Otsus Papua,” kata Sinut.

Baca Juga:

Dijelaskan, bus yang akan didatangkan nantinya adalah bus besar layaknya bus Pariwisata, yang nantinya akan didroping ke sejumlah Kabupaten yang menjadi tempat Venue PON.

“Jadi nanti didrop ke Biak, Serui, Timika, Merauke dan Jayapura, sementara transportasi di wilayah Jayawijaya, Tolikara disepakati menggunakan kendaraan doubel gardan semisal Hilux yang ada disana,” jelasnya.

Ditegaskan, untuk PON Papua pada prinsipnya harus sukses. Pihaknya selaku kepanjangan tangan dari rakyat Papua bertugas mengecek seluruh kesiapan jelang perhelatan akbar tersebut.

“Semua harus sukses, dan semua instansi yudikatf dan eksekutif harus jalan. Kita cek terminal bus yang akan dipakai, itu tipe B dan telah ada di beberapa wilayah, hanya harus segera diselesaikan. Untuk Kota Jayapura sudah rampung, hanya tinggal beberapa kelengkapan, sementara yang lainnya itu, di empat klaster harus segera diselesaikan. Ini tinggal menghitung bulan,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Reky, mengaku 800 bus yang didatangkan oleh Kementerian Perhubungan RI untuk suksesi PON tersebut dengan sistem sewa.

“Sebanyak 800 bus yang disiapkan nantinya akan dilakukan sistem sewa menyewa, namun anggaran dari mereka, kita tunggu saja, prinsipnya mereka mendukung untuk PON Papua. Hanya untuk Wamena dan Tolikara nanti disesuaikan, karena topografinya berbeda,” jelasnya.

Diungkapkan, pihak Kementerian Perhubungan RI juga meminta dipersiapkan penginapan untuk para sopir bus tersebut, yang rencananya juga disiapkan oleh pihak Kementerian.

“Yang mereka minta adalah kita persiapan pull-pullnya, termasuk penginapan untuk sopir, yang tidak jauh dari penginapan. Mereka juga menanggung Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk bus-bus itu,” tandasnya.

(sms)

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Mahasiswa Stikes Achmad Yani

loading…

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro (tengah). SINDOnews/Adi Haryanto B

CIMAHI – Pelaku penusukan terhadap dua mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Achmad Yani, Kota Cimahi, Jawa Barat, ditangkap Satreskrim Polres Cimahi. Tersangka berinisial AM (23) yang tercatat sebagai anggota salah satu geng motor itu dibekuk petugas pada Minggu 21 Juli 2019 di kediamannya di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Pelakunya berhasil ditangkap, sudah ditetapkan tersangka dan ditahan,” kata Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro, Selasa (23/7/2019).

Dia mengungkapkan, tersangka AM mengakui telah melakukan penganiayaan serta penusukan terhadap korban Alfi Defriansyah dan Fikri pada Sabtu 20 Juli 2019 sekitar pukul 22.00 WIB. Hal tersebut juga dikuatkan dengan keterangan yang diperoleh dari tujuh saksi yang dimintai keterangan termasuk dari korban.

Baca Juga:

Alasan dari tersangka melakukan tindakan itu karena didorong untuk membantu temannya yang memiliki masalah dengan korban bernama Fikri. Motif yang mendasari penganiayaan hingga penusukan itu didasari oleh permasalahan percintaan antara teman AM dengan korban Fikri.

“Masalah sebenarnya adalah teman pelaku dan korban (Fikri). Sementara pelaku AM dan korban tidak saling kenal. Akibat perbuatannya, pelaku terancam dikenakan Pasal 351 Ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” sebutnya.

(wib)

Cegah Longsor, TNI dan Warga Tanam Ratusan Anak Bambu di Titik Rawan

loading…

Ratusan anak bambu ditanam pada sejumlah titik di daerah rawan longsor yang kerap menutupi badan jalan penghubung Kabupaten Malaka dan Kabupaten Belu. iNews TV/Sefnat

MALAKA – Ratusan anak bambu ditanam pada sejumlah titik di daerah rawan longsor yang kerap menutupi badan jalan penghubung Kabupaten Malaka dan Kabupaten Belu. Dimana jalan rusak tersebut terletak di Dusun Lalimaren dan Dusun Tamankakaluk, sedangkan di Desa Alas Utara berada didusun Lakuran.

Kedua Desa tersebut merupakan Desa binaan Satgas Perbatasan TNI Pos Ailala sehingga seluruh anggota Pos Ailala merasa terpanggil untuk melaksanakan penghijauan ini. Penghijauan yang dibilang kreatif karena menggunakan bambu. Bambu dipilih karena selain murah, tanaman bambu mampu mencegah erosi karena akarnya cukup lebat sebagai pengikat tanah.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Mayor Inf Hendra Saputra mengatakan, penghijauaan yang dilakukan anggotanya bersama masyarakat setempat dengan menanam 350 anakan bambu dengan tujuan bisa mencegah erosi di musim hujan nanti.

Baca Juga:

“Kami menanam bibit bambu di titik yang dinilai mengalami bencana longsor. Harapan kami dengan adanya penghijauan ini bisa mencegah terjadinya tanah longsor di kawasan Desa Kotabiru dan Alas Utara,” sebutnya.

Menurut Mayor Hendra, pencegahan ini sangat perlu dilakukan mengingat jika terjadi longsor lagi akan sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Dan tentunya juga agar menambah rasa sejuk. “Mudah-mudahan ada program yang berkelanjutan bagi penanggulangan bencana agar kegiatan ini bisa terus dirasakan manfaatnya,” pungkasnya.

(nag)

Berprestasi, Anak Tukang Becak Ini Diminta Jadi Dosen Luar Biasa

loading…

Impian Herayati Sawitri, anak tukang becak untuk menjadi seorang dosen akhirnya terwujud. SINDOnews/Rasyid

SERANG – Impian Herayati Sawitri untuk menjadi seorang dosen akhirnya terwujud. Pasalnya, anak pengayuh becak asal Kota Cilegon, Banten itu diminta pihak kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) untuk bergabung menjadi dosen luar biasa.

Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Rektor Untirta Soleh Hidayat kepada anak dari pasangan Sawiri dan Durah warga Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon. Pihak kampus mengetahui bahwa Hera telah menempuh pendidikan S2 di Institut Tekhnologi Bandung dengan waktu 10 bulan saja.

“Dia punya cita-cita menjadi dosen, anaknya berprestasi, dari keluarga dengan perekonomian kurang. Maka kami menyambut baik keinginan dari Herayati yang ingin menjadi dosen di Banten,” kata Rektor Untirta Soleh Hidayat saat dikonfirmasi, Selasa (23/7/2019).

Baca Juga:

Dengan prestasi dan potensi yang dimiliki oleh lulusan terbaik Institut Tekhnologi Banding (ITB), Soleh mengaku dapat memberikan motivasi dan inspirasi kepada anak muda di Banten. Nantinya, Hera akan menjadi dosen di Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan atau Tekhnik Kimia Fakultas Teknik Untrita.

“Semester ini bulan September akan mulai mengajar sebagai Dosen Luar Biasa. Sambil menunggu adanya penerimaan dosen. Nanti Herayati untuk ikut tes sebagai dosen tetap,” jelasnya.

Herayati mengaku bahagia setelah mendapatkan tawaran dan menerimanya menjadi dosen luar biasa dari Untirta. “Tadi diminta menjadi dosen luar biasa untuk ngajar tekhnik kimia dasar di beberapa jurusan. Lebih banyaknya di Fakultas teknik, dan Alhamdulillah hera seneng, kan memang inginnya menjadi dosen tetap di sana (untrita),” ujarnya.

Sebelumnya, kata Hera, saat lulus S1 dan memperoleh predikat Cum Laude dengan IPK 3,77 sudah diminta untuk mengabdikan diri menjadi dosen di Untrita jika sudah menempuh pendidikan S2. “Emang inginnya begitu (menjadi dosen), dari tahun lalu sudah saya sampaikan ingin menjadi dosen,” kata Hera.

Untuk diketahui, Program Magister Kimia yang sudah dilaluinya menggunakan Program Fast Track dalam waktu satu tahun saja. Hebatnya lagi, Hera lulus dengan tidak mengeluarkan biaya sedkitpun, bahkan bisa memberi kepada orang tua.

Hera menyelesaikan tesis dengan judul “The Sulfonated Chitosan Derivatives: Synthesis and Their Application for Curcumin Delivery”, dengan pembimbing dari ITB yakni Dr. Deana Wahyuningrum dan advisor dari Chulalongkorn University Dr. Varawut Tangpasuthadol dan Dr. Voravee P. Hoven.

Hera akhirnya Wisuda pada Juli 2019 Hera mendapatkan predikat Cum Laude. Inilah hasil dari kerja kerasnnya meski pun dengan keterbatasan ekonomo keluarganya.

(nag)

Bupati Kobar Bagikan Seragam Gratis untuk Siswa SD dan SMP yang Kurang Mampu

loading…

Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah secara simbolis menyerahkan paket seragam gratis, kepada perwakilan siswa setingkat SD dan SMP di enam kecamatan. iNewsTV/Sigit Dzakwan

KOTAWARINGIN BARAT – Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah secara simbolis menyerahkan paket seragam gratis, kepada perwakilan siswa setingkat SD dan SMP di enam kecamatan. Pemberian seragam gratis tersebut merupakan janji politik pasangan Nurani pada saat kampanye pemilihan kepala daerah kabupaten dua tahun lalu.

“Program pemberian seragam gratis ini adalah salah satu kebijakan pemerintah daerah di tahun kedua pemerintahan pasangan Nurani. Program seragam gratis merupakan janji politik kami pada saat itu,” kata Nurhidayah seusai menyerahkan secara simbolis seragam gratis kepada perwakilan siswa di SMPN 1 Pangkalan Bun, Selasa (23/7/2019).

Dia menjelaskan, berdasarkan data yang diterima, pada 2018 jumlah siswa SD dan SMP yang memperoleh seragam gratis sebanyak 4.700 orang. Pada 2019 ada sebanyak 3.700 siswa tidak mampu setingkat SD yang menerima seragam gratis dan 1.700 untuk siswa setingkat SMP yang tersebar di enam kecamatan di Kobar.

Baca Juga:

Nurhidayah mengakui penyaluran seragam gratis yang sudah memasuki tahun kedua, pelaksanaannya sedikit terlambat. Sebab masih ada beberapa regulasi yang harus diselesaikan.

Doa meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk secepatnya mendistribusikan seragam gratis yang terdiri dari seragam putih merah, seragam pramuka, dan batik Kobar. Untuk siswa SMP Putih Biru, seragam pramuka, dan batik Kobar,

“Janji kepala daerah di tahun kedua pemerintahan sudah kami selesaikan. Insyaallah satu minggu bisa kita selesaikan distribusinya, terutama untuk siswa yang jauh seperti di Sungai Cabang dan Teluk Pulai,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Nurhidayah menyampaikan, program seragam gratis untuk 2018 dan 2019 masih dikhususkan bagi siswa tidak mampu. Namun, pada 2020 seragam gratis akan diberikan bagi seluruh siswa SD dan SMP tanpa terkecuali.

“Untuk tahun 2020 sasaran bukan hanya untuk siswa tidak mampu, namun kita upayakan untuk seluruh siswa yang mendapatkan seragam gratis tersebut,” ucapnya.

(wib)

8 Nelayan Ditangkap karena Gunakan Jaring Trawl

loading…

Anggota Satpolair Polres Gresik memgamankan delapan nelayan dari dua perahu yang memakai jaring trawl. SINDOnews/Ashadi

GRESIK – Satpolair Polres Gresik menangkap delapan nelayan dari Panceng dan yang menggunakan jaring trawl.

Kasatpolair Polres Gresik AKP Nur Mahfud melalui Kanit Gakum Aiptu Hajar Widagdo menyampaikan, penangkapan jaring trawl itu berawal dari kegiatan patroli dua kapal, yakni kapal X-1029 dan X-1017.

“Setelah kami menyisir kami mencurigai dua perahu nelayan memakai trawl di barat perairan Ujungpangkah,” ungkapnya, Selasa (23/7/2019).

Baca Juga:

Patroli dilakukan di bawah pukul 06.00 WIB. Petugas menyisir wilayah hingga alur pelayaran barat Surabaya. Kemudian bertolak ke perairan Ujungpangkah, Gresik, Jawa Timur. Saat itu, mendapati dua perahu trawl bernama Pangeran Muda dan Isbah Jaya sedang menarik ikan. Akhirnya, kedua perahu langsung diamankan bersama delapan kru.

Ikut diperiksa, dua pemilik perahu Absul Halim dan Subiyanto warga Campurejo, Kecamatan Panceng. Penggunaan jaring trawl itu melanggar Pasal 85 Po Pasal 9 dan Pasal 100 huruf (b) Undang-Undang Perikanan No 45/2009.

Dari hasil penangkapan tersebut, petugas mengamankan dua perahu, dua set jaring trawl, dan ikan hasil tangkapan sekitar 5 kg. Kepolisian akan menindak tegas akan diberikan jika masih menemukan nelayan yang menggunakan trawl.

(wib)

Polisi Amankan Miras Tradisional di Bombana Sultra

loading…

Jajaran Polsek Rumbia, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara berhasil mengamankan sejumlah minuman keras tradisional jenis tuak, Selasa (23/7/2019). Foto iNews TV/Sudirman

BOMBANA – Jajaran Polsek Rumbia, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara berhasil mengamankan sejumlah minuman keras tradisional jenis tuak, Selasa (23/7/2019). Seorang warga berinisial BN (55) diduga pemilik miras turut diamankan, namun tidak ditahan hanya dilakukan pembinaan.

Operasi penyakit masyarakat (pekat) yang digelar Polda Sulawesi Tenggara secara serentak, dimulai hari ini Selasa (23/7/2019). Operasi ini akan berlangsung selama 20 hari kedepan, guna menekan penyakit masyarakat dengan sasaran minuman keras baik yang berlabel maupun miras tradisional, narkoba, judi, praktek prostitusi, premanisme dan kejahatan jalanan di wilayah hukum Polda Sulawesi Tenggara.

Kejahatan dengan mengomsumsi miras kerap terjadi seperti perkelahian dan pemerasan. Namun tahun 2019 ini, wilayah hukum Polsek Rumbia cenderung menurun akibat pendekatan secara langsung yang dilakukan oleh Babinkamtibmas. Pendekatan dinilai tepat sasaran dan berhasil menekan angka kriminal diantaranya penikmat miras tradisional jenis tuak yang kerap ditemukan,miras tersebut di produksi oleh warga setempat.

Baca Juga:

Kanit Reskrim Polsek Rumbia Bripka Andi Ilyas yang turun langsung memimpin operasi Pekat Anoa 2019 mengatakan, pihaknya hanya menyita barang buktinya dan pemiliknya dilakukan pembinaan saja.

Anda Ilyas menambahkan operasi Pekat Anoa ini akan intens dilakukan dan akan kami tindak tegas kalau masih kedapatan membuat ataupun kepergok berpesta miras.

“Kami bersama anggota akan intens melakukan operasi pekat Anoa ini 20 hari kedepan ini, apabila kami dapat kami akan tindak tegas,” tegasnya.

Operasi Pekat yang digelar di wilayah hukum Polres Bombana ini dilakukan secara terjadwal, hari ini Polsek jajaran yakni Polsek Rumbia dan Polsek Kabaena selanjutnya Polsek jajaran dengan Polres Bombana hingga 20 hari kedepan.

(sms)

Tim Dokter Rumah Sakit Adam Malik Berhasil Operasi Bayi Kembar Siam Dempet Perut

loading…

Orangtua bayi Adam dan Malik, Juliadi Silitonga mengaku senang ketika anaknya berhasil dipisahkan. iNewsTV/Ahmad Ridwan Nasution

MEDAN – Tim Dokter Rumah Sakit Adam Malik Medan berhasil melakukan operasi pemisahan terhadap bayi kembar siam dempet perut, Adam dan Malik, Selasa (23/7/2019). Operasi bayi kembar siam Adam dan Malik, putra pasangan Juliadi Silitonga dan Noorida Sihombing, dilakukan di Gedung Pusat Jantung Rumah Sakit Adam Malik, medan, Sumatera Utara, selama empat jam.

Meskipun organ hati keduanya menyatu, tim dokter melakukan optimalisasi sampai keduanya siap untuk dipisahkan. Selain itu terdapat pembuluh darah di antara keduanya yang menyilang, namun hal ini dapat diatasi oleh tim spesialis Rumah Sakit Adam Malik.

Operasi awalnya dipersiapkan oleh dokter anak dan dokter anastesi, kemudian setelah kedua bayi dibius dilakukan pemasangan perangkat steril mulai dari kulit. Kemudian ditutup dengan kain steril, tim dokter juga membuat rancangan pemotongan kulit yang sangat penting karena setelah operasi harus ditutup.

Baca Juga:

“Tim dokter sangat berhati hati dalam melakukan pemisahan, karena organ hati bertemu atau menyatu dan dalam pemotongan dibekali dengan berbagai alat terutama alat untuk menghentikan pendarahan,” kata Ketua Tim Dokter Guslihan Dasa Tjipta.

Dalam waktu 1×24 jam tim dokter akan kembali melakukan pertemuan untuk melihat kondisi bayi kembar siam Adam dan Malik pascaoperasi pemisahan. Waktu operasi lebih pendek dibandingkan operasi kembar siam yang pernah ditangani Rumah Sakit Adam Malik pada 2017, terhadap kembar siam Sahira dan Fahira.

Orangtua bayi Adam dan Malik, Juliadi Silitonga mengaku senang ketika anaknya berhasil dipisahkan. Juliadi berharap kondisi bayi cepat pulih agar segera dibawa pulang ke kampung halaman di Tapanuli Utara.

Saat ini bayi kembar Adam dan Malik sudah sadar dan dalam proses pemulihan di Rumah Sakit Adam Malik. Menurut dokter proses pemulihan ini memakan waktu hingga 1 atau 2 bulan bergantung pada nutrisi yang diperoleh oleh si anak. (Baca juga; Biaya Operasi Pemisahan Kembar Siam Adam-Malik Rp700 Juta)

(wib)

Kepal Pengangkut Ternak Tenggelam, Ratusan Sapi dan 2 Penumpang Hilang

loading…

Kapal Motor Arta Jaya pengangkut 488 sapi dan 300 kambing untuk kurban, tenggelam di Perairan Tanjung Sambar, Selat Karimata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (20/7/2019) lalu. iNews TV/Uun

PONTIANAK – Kapal Motor Arta Jaya pengangkut 488 sapi dan 300 kambing untuk kurban, tenggelam di Perairan Tanjung Sambar, Selat Karimata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (20/7/2019) lalu. Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih mencari dua orang penumpang yang ikut tenggelam bersama hewan-hewan kurban itu.

Kapal kayu ini sebelumnya berlayar dari Pelabuhan Telaga Biru, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur sejak 18 juli 2019. Saat tenggelam, beruntung ada kapal lainnya yang sedang berlayar di perairan yang sama.

Sehingga dua puluh tiga orang berhasil diselamatkan, sementara hewan-hewan kurban dan dua penumpang lainnya hingga saat ini masih belum ditemukan. Tim Sar gabungan yang dikomandoi Kantor Sar Pontianak masih melakukan penyisiran di tiga sektor pencarian. Dengan luas pencarian hingga 120 nautikal mil, pencarian pun sempat terkendala karena cuaca kurang bersahabat.

Baca Juga:

Kepala Kantor SarPontinanak Heru Marantika mengatakan, hingga Selasa (23/7/2019) sore, pihakknya masih melakukan pencarian terhadap dua orang penumpang kapal motor yang hilang.

“Kita juga telah berkoordinasi dengan SROP Pontianak dan ketapang untuk menyiarkan berita tersebut ke kapal-kapal yang melintas di Perairan Tanjung Sambar agar dapat memberi bantuan apabila kemungkinan melihat korban,” pungkasnya.

(nag)

Polisi Selidiki Penyebab Bocah SD Tewas Tenggelam di Kolam Renang Raukuku

loading…

Peristiwa tenggelamnya Alfiansyah (12) bin Erpan Supriyanto warga Kelurahan Kumai Hulu, Gang Kapuk, RT 15, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng menyisakan duka pihak keluarga. Ilustrasi/SINDOnews

KOTAWARINGIN BARAT – Peristiwa tenggelamnya Alfiansyah (12) bin Erpan Supriyanto warga Kelurahan Kumai Hulu, Gang Kapuk, RT 15, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng menyisakan duka pihak keluarga.

Alfian meregang nyawa karena tenggelam di Kolam Renang Raukuku di Jalan Pasir Panjang , Senin (22/7/2019) sekitar pukul 15.00 WIB. Jenazah korban kelas enam, SD 2 Kumai Hulu ini sudah dikebumikan di kuburan sekitar rumah korban di Kumai Hulu.

Kasat Reskrim Polres Kobar AKP Tri Wibowo mengatakan, kasus ini masih di dalami pihaknya apakah ada kelaian pihak guru atau tidak. “Yang menangani Polsek Kumai. Masih penyelidikan di lapangan. Kalau ada kelalaian pihak guru nanti kita tunggu perkembangannya,” ujar Tri saat di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Selasa (23/7/2019).

Baca Juga:

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang sudah dilaporkan ke Polsek Kumai pada Senin (22/7/2019) sekitar pukul 14.00 WIB sebagian siswa SDN 2 Kumai Hulu berkumpul di sekolah untuk pergi berenang ke Kolam Renang Raukuku termasuk korban.

“Kemudian setelah sampai di kolam renang, anak-anak baris di depan loket untuk masuk ke wilayah kolam renang. Saksi Sahai sebagai penjaga di loket melihat anak-anak langsung masuk ke wilayah kolam renang,” ujar Tri.

Kemudian guru yang mendampingi bernama Ery sedang mengurus tiket masuk dan menunggu di Gazebo kolam renang sebentar. “Namun anak sudah ada yang memaksa berenang di kolam renang,” sebutnya.

Baru sekitar 10 menit usai masuk, Ery mendapat informasi dari anak-anak bahwa Alfian tenggelam. “Kemudian saksi Ery dan Sahai menuju lokasi tersebut lalu menyelamatkan anak dengan cara memberi pertolongan pertama dan bantuan pernafasan. Dan langsung dilarikan ke RSUD Sultan Imanuddin namun sudah meninggal di dalam perjalanan,” pungkasnya.

(nag)

Rusak CCTV, Komplotan Pembobol Minimarket Beraksi di Sidoarjo

loading…

Sebuah minimarket di Kawasan Masangan Wetan, Sukodono, Sidoarjo dibobol pelaku yang diduga lebih dari satu orang dengan merusak dan mencuri peralatan CCTV, Selasa dinihari (23/7/2019). Foto iNews TV/Pramono P

SIDOARJO – Meski polisi telah menembak mati otak pelaku jaringan perampok dan pembobol minimarket di Sidoarjo beberapa waktu lalu. Namun aksi pembobolan minimarket hingga kini masih saja terjadi di Sidoarjo, Jawa Timur. Kali ini terjadi di sebuah minimarket di Kawasan Masangan Wetan, Sukodono, Sidoarjo pelaku yang diduga lebih dari satu orang ini merusak dan mencuri peralatan CCTV sebelum berhasil membobol minimarket, Selasa dinihari (23/7/2019).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, Selasa (23/7/2019) diketahui jika kawanan pembobol ini masuk ke dalam minimarket dengan cara membobol atap di bagian gudang yang terletak di belakang. Selain uang tunai Rp13 juta dalam aksi pembobolan ini pelaku juga membawa sejumlah barang minimarket khususnya rokok berbagai merk dan jenis yang tersimpan di sekitar area kasir.

Diduga kuat pelaku pembobolan minimarket di Sukodono-Sidoarjo ini professional. Kondisi ini tampak dari rusak dan hilangnya peralatan CCTV yang dipasang di area minimarket.

Baca Juga:

Sementara aksi pembobolan ini sendiri berhasil diketahui setelah karyawan minimarket membuka gerbang toko dan diketahui kondisi berantakan di sekitar area kasir. Menurut Hesty karyawati minimarket, aksi pembobolan di minimarket tersebut sudah ketiga kalinya setelah sebelumnya mengalami aksi serupa.

Saat ini kasus pembobolan minimarket di Masangan Wetan Sukodono, Sidoarjo telah ditangani Satreskrim Polresta Sidoarjo. Polisi hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap kawanan pembobol minimarket yang telah diketahui identitasnya.

(sms)

Peta Geospasial Dijadikan Acuan Rencana Tata Ruang Wilayah

loading…

DPRD Jabar menjadikan peta geospasial sebagai acuan dalam pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) Provinsi Jabar. SINDOnews/Agung Bakti Sarasa

BANDUNG – Ketua Panitia Khusus (Pansus) VII DPRD Jabar Herlas Juniar mengatakan, peta geospasial dijadikan sebagai acuan dalam pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) Provinsi Jabar.

Pemanfaatan peta atau informasi geospasial yang dikeluarkan Badan Informasi Geospasial (BIG) sangat penting dalam pengambilan kebijakan tentang pemanfaatan ruang. Oleh karenanya, dalam pembahasan Raperda Perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jabar Nomor 22 Tahun 2010 tentang RTRW Provinsi Jabar Tahun 2009-2029, pihaknya memerlukan peta tersebut sebagai pedoman.

“Peta dari BIG tentunya menjadi acuan yang kita harapkan dapat menjawab berbagai persoalan. Karena dengan peta dari BIG ini, kita mendapatkan gambaran yang utuh bagaimana pola dan tata ruang dalam raperda yang kita susun,” jelas Herlas di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (23/7/2019).

Baca Juga:

Herlas melanjutkan, pimpinan dan anggota Pansus VII DPRD Jabar juga telah melakukan kunjungan kerja ke BIG untuk mendapatkan informasi jelas terkait peta geospasial Provinsi Jabar tersebut, Jumat 12 Juli 2019.

Berdasarkan hasil kunjungan kerja tersebut, kata Herlas, selain peta eksisting, ada beberapa persoalan yang juga mencuat, yakni persoalan abrasi dan tanah timbul yang tentu mempengaruhi peta sebelumnya.

“Karena memang acuan kita dari sini, peta terbaru yang kita dapatkan sebagai upaya penyempurnaan dari raperda RTRW yang sedang disusun. Mudah-mudahan datanya akurat, sehingga ada kecocokan dengan apa yang selama ini kita bahas dalam pembahasan raperda,” jelas Herlas.

Hal senada diungkapkan Wakil Ketua Pansus VII DPRD Jabar Daddy Rochanadi. Menurut dia, pihaknya sengaja datang ke BIG untuk menyinkronkan peta. “Karena salah satu syarat dalam Perda RTRW itu terlampir juga peta, jadi Pansus VII ingin memastikan bahwa peta dasar sudah dimiliki,” katanya.

(wib)

PKS Pertanyakan Indikator Penurunan Angka Kemiskinan di Pangandaran

loading…

Persentase penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Pangandaran dipertanyakan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). SINDOnews

PANGANDARAN – Persentase penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Pangandaran dipertanyakan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pertanyaan tersebut terlontar pada pandangan umum Fraksi PKS terhadap penjelasan Bupati Pangandaran atas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun 2020.

Salah satu anggota Fraksi PKS Solehudin mengatakan, capaian indikator makro pembangunan tentang persentase penduduk miskin di Pangandaran rata-rata per tahun turun 19,91 persen.

Baca Juga:

“Dalam penurunan persentase penduduk miskin, ada permasalahan umum dilapangan terkait penentuan indikator kemiskinan yang berbeda-beda antar lembaga,” kata Solehudin.

Solehudin menambahkan, selain perbedaan indikator kemiskinan juga diperparah dengan adanya beberapa program yang di indikasikan tidak tepat sasaran. “Kami pertanyakan apa dasar penurunan penduduk miskin yang digunakan oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran,” tambahnya.

Masih dikatakan Solehudin, apakah penurunan angka kemiskinan tersebut benar terjadi penurunan atau karena kesalahan data awal dari hasil perbaikan data yang tidak sesuai dengan penerima manfaat program.

“Fraksi PKS berharap Kebijakan Pemerintah Kabupaten Pangandaran di tahun 2020 nanti ada upaya updating data keluarga, sehingga kedepan memang benar-benar penurunan angka kemiskinan berdasarkan dari basis data yang berstatus keluarga pra sejahtera” jelasnya.

Dipaparkan Solehudin, dengan updating data maka akan sangat berpengaruh pada ketetapan sasaran program, sebab tidak tepat sasaran penerima manfaat program menjadi polemik di masyarakat.

“Harus jadi acuan bersama bahwa indikator penurunan angka kemiskinan benar berdasarkan data yang tadinya tidak mampu menjadi mampu atau berdaya bukan dari pendeletan data,” pungkasnya.

(nag)

Bupati Kobar Nurhidayah Sambut Kedatangan KSAU di Bandara Iskandar Pangkalan Bun

loading…

Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah menyambut kedatangan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna bersama rombongan di Lanud Iskandar Pangkalan Bun, Selasa (23/7/2019) pagi. iNewsTV/Sigit Dzakwan

KOTAWARINGIN BARAT – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah menyambut kedatangan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna bersama rombongan di Lanud Iskandar Pangkalan Bun, Selasa (23/7/2019) pagi. Kedatangan orang nomor satu di TNI AU ini bertujuan untuk melihat sarana dan prasarana di Lanud Iskandar atas wacana kepindahan ibu kota ke Kalteng.

“Alhamdulillah Kobar selalu dikunjungi para jenderal selama ini. Kali ini kita dikunjungi orang nomor satu di TNI AU Jenderal Bintang 4 dan jajarannya,” ujar Bupati seusai menyambut kedatangan KSAU.

Bupati mengatakan, Kobar memiliki sejarah yang tak akan dilupakan oleh TNI AU. Sebab penerjun pertama TNI AU di Pulau Kalimantan saat penjajahan dulu berada di Desa Sambi, Kecamatan Aruta, Kobar. “Ini tidak lepas dari sejarah TNI AU di Kobar,” katanya.

Baca Juga:

Semantara itu, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna mengatakan, kunjungan kali ini menindaklanjuti rencana pemerintah pusat yang akan memindahkan ibu kota ke Pulau Kalimantan. Salah satunya yang menjadi alternatif adalah Kalteng.

“Jadi paling tidak saya ini mengetahui operasional di Lanud Iskandar. Sebab jika memang nanti dipilih Kalteng sebagai ibu kota negara secara tidak langsung tugas TNI AU adalah terkait keamanan udara di wilayah Kalteng,” tuturnya.

Tak hanya ke Kalteng, rencananya rombongan KSAU juga akan mengunjungi Kaltim untuk melakukan hal serupa. “Saya juga ke Kaltim untuk melakukan hal yang sama. Karena pemerintah pusat sudah memberikan sinyal pasti kedua provinsi ini yang akan dijadikan ibu kota negara,” katanya.

(wib)

Anggota Polda Riau Tertembak saat Kontak Tembak dengan Pecatan Polisi

loading…

Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo saat memberikan keterangan kepada pers terkait penggerebekan jaringan pengedar narkoba Satriandi Cs di sebuah rumah Jalan Sepakat, Pekanbaru, Riau, Selasa (23/7/2019) pagi. Okezone/Banda Haruddin Tanjung

PEKANBARU – Tim Ditreskrimum Polda Riau terlibat baku tembak dengan jaringan pengedar narkoba Satriandi Cs di sebuah rumah Jalan Sepakat, Pekanbaru, Riau, Selasa (23/7/2019) pagi. Dalam penggerebakan itu, satu anggota polisi terluka.

Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo mengatakan, anggota yang tertembak adalah Bripka Lius Muliadin. Lius tertembak pada bagian lengan saat upaya penyergapan Satriandi, pecatan polisi.

“Bripka Lius Muliadin anggota Ditreskrimum Polda Riau. Saat ini dia dirawat di salah satu rumah sakit di Pekanbaru,” ucap Irjen Widodo Eko Prihastopo saat memberikan keterangan pada pers..

Baca Juga:

Jenderal bintang dua ini mengatakan, anggotanya yang tertembak itu terlibat kontak tembak dengan Satriandi di rumahnya Jalan Sepakat, Pekanbaru. Saat ini anggotanya dalam perawatan oleh tim medis.

“Saat dilakukan upaya penggerebakan, Satriandi melawan. Dialah yang menembak anggota kita,” imbuhnya.

Dalam kontak tembak itu, Satriandi pecatan anggota polisi dari Polres Rohil ini tewas. Selain itu satu rekanya yang juga melakukan perlawan berinisial HM juga tewas. Keduanya tewas di tempat.

Sementara satu tersangka berinisial RM ditangkap dan saat ini dalam pemeriksaan Polda Riau. Pada awalnya anggota berhasil menangkap satu tersangka inisial RN. Kepada polisi RN mengaku bahwa Satriandi bersama dua rekannya ada dalam rumah.

“Saat anggota mengerebek rumah tersebut, ada perlawanan. Dua pelaku menembaki petugas dan mengenai Bripka Lius Miliadin,” imbuhnya.

(wib)

Kejari Didesak Tuntaskan Kasus Korupsi Penjualan Aset Pemkot Serang

loading…

Mahasiswa serahkan berkas hasil kajian ke Kejari Serang. SINDOnews/Rasyid

SERANG – Kejari Serang didesak agar mengusut secara tuntas kasus dugaan korupsi penjualan tanah persil 53/S di Batok Bali, Kelurahan Serang, Kota Serang seluas 8.200 meter persegi pada tahun 2014 senilai Rp14 miliar.

Padahal, dalam kasus tersebut, nama Wali Kota Serang Syafrudin disebut terlibat lantaran menandatangani akta jual beli (AJB) lahan milik pemerintah tersebut saat menjabat sebagai camat Serang.

Presidium Aliansi Gerakan Mahasiswa Kota Serang, Andi Dioba Ilham mendatangi kantor Kejari Serang untuk memberikan hasil kajian dan salinan putusan persidangan di Pengadilan Negeri Serang yang telah memvonis bekas Lurah Serang M. Faizal Hafiz dengan hukuman pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan.

Baca Juga:

“Kami ingin terus Kejari memproses kasus Tipikor yang melibatkan Wali Kota Serang Syafrudin. Kami juga sudah melampirkan berkasnya,” kata Andi di kantor Kejari Serang, Selasa (23/7/2019).

Pihaknya menilai penanganan kasus rasuah tersebut setengah hati dan tidak tuntas. “Hasil putusan PN Serang 2014 sudah vonis sudah melibatkan Lurah Serang. Kalau Lurah divonis kenapa Camat tidak (waktu itu dijabat Syafrudin). Kan Pak Syafrudin yang menandatangani AJB,” jelasnya.

Terpisah, Acvo yang juga pegiat anti korupsi Banten Bersih menilai proses penanganan kasus tersebut belum tuntas dan setengah hati. Dalam fakta persidangan, nama Wali Kota Serang Syafrudin disebut terlibat dalam proses penjualan aset milik Pemkot Serang tersebut ketika ia menjabat sebagai Camat Serang.

“Melihat dari kasus tersebut dan dari fakta persidangan yang di rilis, keterlibatan Syafrudin dalam kasus korupsi tanah tersebut dapat dijerat pasal 2 atau 3 UU tipikor yg menyatakan secara bersama-sama, dan menguntungkan diri sendiri atau orang lain, serta merugikan keuangan negara,” kata Aco.

(nag)

Jadwal Konser Padat, Nella Kharisma Batal Bersaksi di PN Surabaya

loading…

Penyanyi dangdut Nella Kharisma hari ini batal memberi kesaksian di PN Surabaya dalam kasus kosmetik ilegal. Foto/SINDOnews/Dok

SURABAYA – Sidang kasus dugaan kosmetik ilegal di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur batal menghadirkan penyanyi dangdut Nella Kharisma sebagai saksi.

Pelantun lagu Jaran Goyang itu batal jadi saksi untuk terdakwa Karina Indah lantaran terbentur jadwal konser yang padat, Selasa (23/7/2019).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Winarko mengatakan, Nella Kharisma sebenarnya telah hadir di PN Surabaya sekira pukul 09.00 WIB.

Baca Juga:

Mengingat ada jadwal syuting, Nella kemudian meninggalkan PN Surabaya setelah sebelumnya mengkonfirmasi ke Winarko lewat pesan WhatsApp (WA).

“Dia (Nella Kharisma) WA saya, sudah datang pagi, sekitar jam 08.30 – 09.00 WIB. Tapi karena ada jadwal syuting pukul 12.00 WIB, dia minta izin (tidak hadir di sidang),” kata Winarko, Selasa (23/7/2019).

Kegiatan syuting perempuan kelahiran Kediri itu dilakukan di sekitaran Surabaya dan Sidoarjo. Disisi lain, lanjut Winarko, hakim yang menyidangkan perkara ini juga masih sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Surabaya. Akhirnya sidang terpaksa ditunda pekan depan.

“Untuk saksi Via Vallen, yang bersangkutan akan hadir pada sidang Senin (29/7/2019) mendatang,” ungkap Winarko.

Diketahui, kasus ini berawal keberhasilan Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar praktik produksi kosmetik ilegal yang diduga dilakukan Karina, warga Putuk Banaran Kandangan Kediri.

Kosmetik itu diberi merek Derma Skin Care (DSC) Beauty. Kosmetik ini menjadi bermasalah ketika diketahui, bahan yang digunakan merupakan campuran dari sejumlah merek terkenal.

Antara lain, Marcks Beauty Powder, Mustika Ratu, Sabun Papaya, Vivo Lotion, Vasseline, Sriti dan lain-lain.

Dalam pemasarannya, produk kosmetik oplosan ini menggunakan jasa artis terkenal Indonesia untuk jadi endorse produk tersebut.

Di antaranya, Nella Kharisma, Via Vallen dan Olla Ramlan. Para artis ini melakukan promosi via media sosial seperti Instagram.

Produk DSC Beauty dibanderol mulai dari Rp350.000 hingga Rp500.000 per paketnya. Dalam sebulan, tersangka mampu menjual sebanyak 750 paket.

Wilayah penjualannya mulai dari Surabaya, Jakarta, Bandung, Medan dan Makassar. Dalam perkara ini, tersangka dijerat Pasal 197 jo Pasal 106 ayat (1) UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1,5 miliar.

(shf)

Basarnas Gencar Sosialisasi Sistem Deteksi Dini Kecelakaan

loading…

Sosialisasi sistem deteksi dini pada kecelakaan pelayaran dengan memperkenalkan fasilitas dan peralatan yang digunakan Basarnas makin gencar dilakukan. SINDOnews/Cahya

BITUNG – Sosialisasi sistem deteksi dini pada kecelakaan pelayaran dengan memperkenalkan fasilitas dan peralatan yang digunakan Basarnas makin gencar dilakukan.

Direktur Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Brigjen TNI (mar) Bambang Suryo Aji menjelaskan, kecelakaan atau bencana merupakan kejadian yang tidak dapat diketahui datangnya.

Menurutnya, dengan kegiatan kontingensi SAR dan sosialisasi deteksi ini dimaksudkan untuk mensinergikan dan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan Operasi SAR dan memberikan gambaran tentang Sistem Deteksi Dini yang dimiliki Basarnas.

Baca Juga:

“Kami mengajak semua komponen yang mengoperasikan radio Beacon agar meregistrasikannya ke Basarnas. Dengan tidak langsung anda telah berkontribusi dalam peningkatan respon time dan tentunya dapat meminimalisir jumlah korban kecelakaan. Radio Beacon di Basarnas dengan jenis Emergency Position Indicator Radio Beacon (EPIRB) sampai Juni 2019 hanya sebanyak 450 yang terdata,” jelasnya dalam rapat koordinasi (Rakor) yang melibatkan TNI, Polri, instansi pemerintah terkait serta organisasi masyarakat seperti asosiasi nelayan, di Peoplesight Learning Center Bitung, Selasa (23/7/2019).

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Manado Gede Darmada berharap kegiatan sosiasliasi ini dapat menimbulkan kesadaran akan pentingnya komunikasi antara stakeholder dan masyarakat.

“Serta pentingnya diregistrasikan alat sosialisasi deteksi dini pada kecelakaan pelayaran. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri. Mantiri berharap ke depan sistem layanan pencarian dan pertolongan (SAR) ke masyarakat Sulawesi Utara oleh Kantor Basarnas Manado dapat terus ditingkatkan.

(nag)